Responsive Ad Slot

Tak Terawat, Beginilah Kantin Baru Kampus Tiga

Tidak ada komentar

Kamis, 05 Februari 2015

Permasalahan lahan parkir di kampus III Universitas swadaya gunung jati (Unswagati) membuat kampus mengambil sebuah kebijakan. Lahan yang tadinya ditempati sebagai tenpat makan (Kantin) disulap menjadi sebuah lahan parkir baru. Sedangkan kantin ditempatkan tepat diatas lahan parkir baru tersebut.

Akan tetapi permasalahan baru muncul setelah kantin baru selesai dibangun. Kantin baru yang sudah rampung lebih dari sebulan lalu ini nyatanya terbengkalai. dari pantauan setaranews di lokasi, banyak sekali sampah yang berserakan mulai dari gelas bekas minuman, plastik sampai dengan bungkus nasi. Selain itu, besi yang menjadi kerangka utamapun terlihat banyak berkarat.
Ana, salah seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) menuturkan kekecewaanya terhadap kantin baru yang tak terurus tersebut.

“Sayang banget itukan masih baru tapi udah ga layak. Kotor. Saya juga ga ngerti itu tuh (kantin) sebenernya udah selesai dibangun apa belum” ujar mahasiswa tingkat tiga Ilmu Komunikasi tersebut.

Sebelumnya kantin baru tersebut dibangun untuk mensiasati semakin minimnya lahan parkir di kampus tiga. Perencanaan dibangunya kantin baru ini timbul setelah banyak mahasiswa mengeluhkan lahan parkir yang kurang terfasilitasi.

Perkenalkan Motivation Picture, Wadah Mahasiswa Pembuat Film

Tidak ada komentar

Senin, 02 Februari 2015

Cirebon, setaranews.com – Beberapa mahasiswa FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) saat ini tengah membangun komunitas film yang diberi nama Motivation Picture. Tujuan utama mereka untuk membangun UKM Film (Unit Kegiatan Mahasiswa), Namun, sampai saat ini masih terkendala dengan waktu. “Pengennya saya di Unswagati punya wadah untuk yang suka dengan film, tapi kalau  langsung UKM terlalu berat, harus ngumpulin perwakilan dari tiap-tiap fakultas. Sebenarnya udah sempet masuk-masuk ke setiap fakultas tapi belum ketemu aja buat ngumpulin waktu yang pas untuk kumpul semuanya” ujar Irfan salah satu pendiri komunitas tersebut saat diwawancarai (2/2).

Akan tetapi menurut Irfan sampai saat ini belum ada niatan untuk melegalkan dan melaporkannya ke dekan.  “kita buat karya lebih dulu baru nanti kita tunjukin ke dekan. Ini loh kita sudah buat karya jadi sok terserah mau disetujui atau tidak”. Kata pria yang sempat menjabat sebagai Gubernur Fisip itu.

Sampai sejauh ini mereka baru mengadakan kegiatan berbagi materi perfilman dan mengumpulkan ide-ide dari para anggotanya. Diharapkan dengan pembuatan komunitas film ini akan mampu  untuk memotivasi orang lain dan mempengaruhi orang lain kearah yang lebih positif.

“Sebenarnya gini sih, kita ngeliat kebelakang kalau kebanyakan mereka (Mahasiswa) ketika menyampaikan sesuatu harus turun ke jalan, tetapi kalau saya maunya lewat karya” tambahnya

Awalnya komunitas ini ddiberi nama 3C (Cut Cinema Club) tetapi diganti dengan Motivation Picture dengn kesepakatan bersama “awalnya, Cut Cinema Club tapi ketika saya hubungi temen yang ada di Bandung ternyata sudah ada yang pakai nama Cut dengan nama Cut Movie Maker Club” tambahnya.

Ketika ditanya soal bagaimana proses rekruitmenya, motivation picture baru merekrut anggota baru secaara ajakan. Belum leewat promosi poster atau banner.

“Untuk ngumpulin anggota kita Cuma lewat ajakan personal aja, belum secara terang-terangan” tutupnya..
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews