Reformasi : Cita-cita dan Realita

Sumber gambar : http://mapcorner.wg.ugm.ac.id/ Saat dunia lama telah runtuh, tetapi dunia baru belum datang, demikianlah revolusi selalu ber...

Sumber gambar : http://mapcorner.wg.ugm.ac.id/

Saat dunia lama telah runtuh, tetapi dunia baru belum datang, demikianlah revolusi selalu bermula   –Designated Surirvor: 60 Days-

Opini, Setaranews.com - Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa mahasiswa dan Soeharto memiliki hubungan yang baik diawal masa orde baru, kedekatan Soekarno dan PKI membuat mahasiswa angkatan 66 menaruh harapan yang besar kepada Soeharto dan angkatan darat, maka pada 25 Oktober 1965, Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu pengetahuan (PTIP) Prof. Dr. Syarif Thayeb yang juga keluarga ABRI bersama dengan beberapa organisasi mahasiswa seperti HMI, GMNI, MAPANTJAS, SOMAL, PELMASI membentuk KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia). KAMI merumuskan penurunan Soekarno dengan membuat tiga tuntutan yang disebut dengan Tritura yaitu : Bubarkan PKI, Rombak Kabinet Dwikora, dan Turunkan Harga.

KAMI yang hampir setiap hari melakukan aksi-aksi demonstrasi secara besar-besaran pada Januari-Maret 1966 akhirnya berhasil menjatuhkan Soekarno dari tampuk kekuasaannya. Ditandai dengan dikeluarkannya SUPERSEMAR (Surat Perintah Sebelas Maret) pada tanggal 11 Maret 1966, pada saat itu Soekarno menyerahkan mandat kepada Soeharto untuk memulihkan keadaan dan menghidari pertumpahan darah. Kemudian disusul dengan dikeluarkannya Tap MPR NO.XXXIII/MPRS/1966 tentang pencabutan kekuasaan Presiden Soekarno yang kelak menjadi tanda berakhirnya pemerintahan Soekarno dengan Orde Lama serta menandai masuknya era kepemimpinan Soeharto dengan Orde Barunya.

Pada awalnya, kelahiran rezim Orde Baru ini disambut baik oleh mahasiswa karena dianggap memberi harapan untuk terbentuknya pemerintahan yang demokrasi dan transparan di Indonesia. Namun pada akhirnya harapan itu kandas ketika elit Orde Baru yang banyak diisi oleh faksi militer dan didukung oleh sekelompok sipil justru membatasi kebebasan pendapat dikalangan mahasiswa yang dianggap sudah tak sejalan lagi dengan penguasa, serta pemerintah Orde Baru juga mengeluarkan Undang-Undang No. 1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing, yang menjadi pembuka bagi izin investasi asing masuk ke Indonesia. Kelak UU ini lah yang menjadi legitimasi bagi PT Freeport untuk bisa mengeruk emas sebanyak-banyaknya di Papua, sesuatu kebijakan yang dulu sangat diharamkan oleh pemerintahan Soekarno.

Mulai Renggangnya Hubungan Mahasiswa dan Orde Baru

Kritik mahasiswa kepada Orde Baru sudah muncul sejak 1970-an. Mahasiswa saat itu mengkritisi pembangunan yang dilakukan oleh Orde Baru hanya menekankan pada penanaman modal asing. Alih-alih ingin memperbaiki citra Indonesia di mata dunia, Orde Baru justru melakukan kesalahan yang fatal dengan menjalin hubungan kembali bersama IMF dan bank dunia yang mengakibatkan Indonesia terjerumus ke dalam cengkraman modal asing dengan model pembangunan yang bersifat neoliberal. Hal ini juga yang menjadi penyebab dari diserahkannya pusat-pusat sumberdaya alam seperti minyak, emas, batubara hingga hutan kepada korporasi internasional untuk dikuras habis dan dirampok.

Liberalisme ekonomi yang dilakukan oleh Orde Baru justru tidak dibarangi dengan demokrasi politik sehingga kontrol publik yang dilakukan pada saat itu sangatlah kecil, hal inilah yang menyebabkan pemerintahan saat itu sangat korup. Karena dengan dalih pembangunan dan stabilitas nasional rezim Orde Baru membangun kekuasaannya dengan membuka keran bagi masuknya modal asing, tetapi justru menutup rapat-rapat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh orang-orang disekitar elit Orde Baru untuk mengambil keuntungan dari pada mempercepat proses pembangunan.

Mahasiswa yang saat itu merasa bahwa Orde Baru semakin kapitalis dan menindas, maka mulai muncul kritik mahasiswa terhadap dominasi modal asing di Indonesia hingga akhirnya muncul peristiwa 15 Juli 1974 yang merupakan protes awal masuknya modal asing ke negeri ini. Dengan menolak kedatangan Tanaka, perdana Menteri Jepang yang menjadi simbol neokolonialisme di Indonesia. Pada saat itu mahasiswa juga mengeluarkan tiga tuntutan yang kelak dikenal dengan tritura baru, yaitu : bubarkan aspri (asisten pribadi Presiden), turunkan harga, dan berantas korupsi. Maka pada saat itulah hubungan baik antara mahasiswa dan Orde Baru mulai renggang. Dan mulai saat itulah mahasiswa kembali menggunakan jalanan sebagai medium untuk menyampaikan kritik kepada rezim Orde Baru walaupun tindakan represif terus dilakukan oleh rezim Orde Baru kepada mahasiswa.

Orde Baru Mulai Menunjukan Watak Aslinya

Setelah meletusnya peristiwa 15 Juli 1974 pemerintah melakukan penangkapan-penangkapan terhadap tokoh-tokoh mahasiswa, beberapa diantaranya dijebloskan kedalam penjara dengan bukti yang meragukan. Tidak hanya itu pemerintah melalui Syarif Thayeb mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 028 tahun 1974, yang isinya adalah tentang keharusan mahasiswa melaporkan setiap kegiatan kepada pimpinan kampus, juga larangan keras melakukan protes ataupun demonstrasi di dalam dan di luar kampus. Keluarnya SK 028 dan ditangkapnya tokoh-tokoh mahasiswa menjadi pukulan telak bagi mahasiswa karena mereka tidak menyangka pemerintah akan bertindak sekeras itu kepada mereka.

Namun pada kenyataanya SKM 028 tidak efektif, mahasiswa yang menyadari adanya rekayasa pemilu 1977 tidak tinggal diam, pada tanggal 24-27 Oktober 1977 Dewan Mahasiswa ITB mengadakan pertemuan DM se-Indonesia di Bandung. Tepat sehari diadakannya pertemuan DM se-Indonesia pada tanggal 28 oktober 1977 yang bertepatan hari sumpah pemuda, seluruh delegasi perwakilan DM/SM se-indonesia mengadakan aksi turun ke jalan di Bandung yang diikuti kurang lebih oleh 8000 mahasiswa. Pada hari yang sama di Jakarta mahasiswa IKIP Jakarta dan UI mengadakan long march dari kampus IKIP Rawamangun ke kampus UI Salemba.

Mahasiswa menilai Soeharto yang telah gagal memegang amanat rakyat dengan bukti tingginya tingkat korupsi dan penyelewengan jabatan negara untuk kepentingan pribadi dan kelompok pada era kepemimpinannya tidak pantas menjabat kembali menjadi presiden. Dengan mengeluarkan pernyataan secara terang-terangan menentang agar Presiden Soeharto tidak mau atau menolak dicalonkan kembali menjadi Presiden yang ketiga kalinya atau mengundurkan diri bila terpilih nantinya, pernyataan ini dikeluarkan pertama oleh Dewan Mahasiswa ITB pada 14 Januari 1978, yang kelak disusul oleh pernyataan yang sama dari DM/SM lainnya seperti dari IKIP Jakarta, UI, dan USU.

Rencana aksi pada 20 Januari 1978 yang disusun oleh mahasiswa bocor ke tangan aparat, hingga akhirnya aparat melakukan penangkapan besar-besaran terhadap aktivis mahasiswa di kota-kota besar tercatat 223 dan 17 orang non-kampus ditangkap oleh rezim orde baru, pada tanggal 20 Januari 1978 Laksaman Soedomo juga membredel pers nasional dan pers mahasiswa yang rangkaian pemberitaannya dianggap telah menjurus kepada sifat menghasut aksi-aksi mahasiswa. Dengan dalih mengamankan situasi nasional menjelang Sidang Umum MPR, pada tanggal 21 Januari 1978, Soedomo melalui surat Keputusan Pamkobkamtib (Panglima Komando Pengendalian Keamanan dan Ketertiban) NO/02/KOPKAM/1978 membekukan Dewan Mahasiswa seluruh Indonesia. Pada 3 Maret 1978 di dinding-dinding kampus Rawamangun dan Salemba mahasiswa menempel poster-poster yang bernada protes. Mendengar kabar kalau di kampus mulai terdengar suara protes dari mahasiswa, militer menyerbu kampus-kampus dan mendudukinya dalam beberapa waktu. Tercatat, tentara mendobrak masuk gerbang Kampus UI Salemba yang telah dirantai dan menurunkan poster-poster tersebut.

Pendudukan kampus oleh militer memang tak bisa dibenarkan, karena kritik dan protes di dalam negara demokrasi harus diberi ruang, namun tindakan yang dilakukan oleh rezim Orde Baru kepada mahasiswa semakin memperlihatkan watak rezim Orde Baru yang antidemokrasi. Rezim Orde Baru tak segan-segan menghancurkan kelompok-kelompok yang berseberangan dengan kepentingan pemerintah. Maka untuk menghilangkan aktivitas politik mahasiswa, Orde Baru tidak hanya membekukan Dewan mahasiswa. Pemerintah melalui Daoed Joesoef juga mengeluarkan SK 0156/U/1978 tentang Normalisasi Kehidupan Kampus pada tanggal 19 April 1978 yang benar-benar berdampak pada gerakan mahasiswa di kampus.

Membangun Kembali Gerakan Mahasiswa Menuju Reformasi Indonesia

Setelah pemberlakuan NKK (Normalisasi Kehidupan Kampus), kemudian muncul BKK ( Badan Kordinasi Kemahasiswaan). Kampus benar-benar menjadi “steril” mahasiwa datang ke kampus hanya untuk belajar karena ada ancaman drop out bagi mahasiswa yang lulus tidak tepat waktu, hanya sedikit mahasiswa yang aktif di unit kegiatan saat itu. Hal ini menyababkan kampus terlihat sepi dari kegiatan politik pada awal 1980an. Karena mahasiswa saat itu kesulitan untuk menyalurkan kritik politiknya sebab tidak adanya organisasi mahasiswa atau dewan mahasiswa yang dapat memobilisasi mahasiswa hingga akhir 1980an aksi-aksi mahasiswa hanya mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan masalah internal kampus, seperti: fasilitas kampus, kualitas pembelajaran dosen, uang kuliah yang naik dll.

Baru diawal tahun 1990an gerakan mahasiswa kembali bangkit, hal ini didasari dari mulai banyaknya aktivis-aktivis mahasiswa yang mempertahankan basis-basis pergerakan dari penghancuran yang dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. Belenggu NKK/BKK dapat didobrak dengan memulai pergerakan diluar kampus seperti membangun kelompok studi dan pers mahasiswa. Dari kedua basis pergerakan itulah perlawanan mahasiswa dapat selalu terjaga. Hingga pada tahun 1992 pemerintah menginisiasi berdirinya Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) suatu organisasi internal kampus ditingkat universitas yang semi-independen. SMPT umumnya dikuasai oleh organisasi extra kampus seperti GMNI, HMI, PMII, PMKRI. SMPT inilah yang kelak dipergunakan sebagai organisasi legal di kampus untuk memobilisasi dan mengordinir massa mahasiswa.

Bangkitnya gerakan mahasiswa 98 tidak terlepas dari krisis ekonomi yang kian parah, hal ini disebabkan karena banyaknya praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dibiarkan oleh pemerintahan Orde Baru guna melenggangkan kekuasaannya. Aksi mahasiswa mulai marak sepanjang bulan Februari-Mei 1998, aksi yang semulanya dilakukan di dalam kampus mulai diadakan di luar kampus mulai Mei. Jalan-jalan di kota pun dipenuhi oleh massa-massa yang menuntut reformasi total. Bentrok fisik yang terjadi antara mahasiswa dan militer sejak bulan Februari digunakan oleh mahasiswa sebagai alat untuk menelanjangi pemerintahan Orde Baru. Tuntutan yang awalnya hanya tentang masalah krisis ekonomi akhirnya berkembang menjadi isu politik hingga muncul tuntutan untuk “Menurunkan Soeharto”.

Soeharto yang saat itu sedang ada di Kairo mengisyarakatkan akan mundur serta mengawal reformasi dan akan mudur setelah pemilu dilaksanakan. Namun tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh massa aksi. Hingga pada tanggal 18 Mei, akhirnya Harmoko selaku ketua MPR, yang selama ini menjadi “anak emas” Soeharto, membuat sebuah pernyataan yang mengejutkan. Bersama Syarwan Hamid, ketua Fraksi ABRI di Parlemen, Harmoko menuntut pengunduran diri Soeharto. Para loyalis mulai meninggalkan Soeharto. Para mahasiswa menyambut gembira berita itu. Hingga tibalah pada hari yang bersejarah 21 Mei 1998 Soeharto menyatakan mundur dari jabatan kepresidenan dan digantikan oleh wakilnya Habibie.

Ujian Besar Setelah Kejatuhan Soeharto

Kejatuhan Soeharto begitu jauh lebih cepat dari perkiraan mahasiswa, hal ini membuat mahasiswa kaget dan terbagi dua, Sebagian mahasiswa meninggalkan Gedung DPR/MPR karena merasa bahwa tuntutan mereka telah tercapai. Sedangkan sebagian mahasiswa lainnya, tetap bertahan di parlemen jalanan hingga hasil perjuangan benar-benar terwujud. Mahasiswa yang masih bertahan di gedung DPR/MPR menginginkan adanya reformasi di segala bidang karena jatuhnya Soeharto tidak membuat serta merta struktur politik dan ekonomi Orde Baru sepenuhnya runtuh. Salah satunya adalah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Kota menyatakan menolak Habibie yang mereka anggap sebagai bagian dari rezim Orde Baru. mahasiswa yang menolak Habibie, menuntut diadakannya Sidang Rakyat serta pembentukan KRI (Komite Rakyat Indonesia) yang akan bertugas sebagai lembaga eksekutif dan legislatif dalam pemerintahan transisi menuju Indonesia baru.

Sedangkan, Kelompok mahasiswa yang mendukung Habibie menyatakan bahwa peralihan kekuasaan dari Soeharto ke Habibie itu konstitusional, dan mereka ingin memberikan kesempatan kepada Habibie untuk melaksanakan agendaagenda reformasi. Kelompok inilah yang meninggalkan Gedung DPR/MPR setelah Soeharto meletakan jabatan kepresidenannya. Komite Rakyat Indonesia yang berperan sebagai pemerintahan transisi diberikan tugas dan wewenang untuk; (1) membubarkan DPR/MPR hasil Pemilu 1997, (2) menyusun dan menetapkan amandemen untuk menafsirkan pasal-pasal UUD 1945 secara jelas, (3) mencabut 5 paket UU Politik. (4) menyelenggarakan pemilu ulang yang jujur dan adil untuk memilih DPR/MPR yang baru pilihan rakyat. (6) DPR/MPR yang baru mengadakan sidang umum untuk memilih presiden dan wakil presiden yang baru. (7), Komite Rakyat Indonesia membubarkan diri. Terakhir, presiden dan wakil presiden yang baru mengadili Soeharto.

Jika mahasiswa 1980an mengalami kemunduran akibat dari diberlakukannya NKK/BKK, maka gerakan mahasiswa pasca kejatuhan Soeharto mengalami kemunduran akibat perpecahan internal. Sementara itu dukungan tokoh-tokoh dari oposisi tua yang dulu menentang Soeharto makin melemah karena figur-figur tersebut justru sibuk membentuk partai politik untuk mengikuti pemilu. Gerakan mahasiswa pun melemah akibat mengalami perpecahan di tubuh gerakan mereka sendiri. Aksi-aksi mahasiswa semakin lama semakin surut karena kurangnya dukungan dari rakyat. Hal inilah yang membuat kelak reformasi tidak berjalan dengan tuntas karena unsur-unsur dari Orde Baru masih bertahan meskipun Soeharto telah turun dari kursi kepresidenan.

 

Penulis: Aditya Panca Nugraha, Anggota DPM KM UGJ Periode 2021/2022

COMMENTS

Nama

#berbagitips,3,#Berita,2,#cirebon,7,#covid19,2,#dirumahaja,2,#HUT_TNI,1,#mahasiswa,3,#photography #fotografi #cirebon #allaboutcirebon #iconcirebon,1,#puisi #sastra,3,#seriuanaksi,2,#Suara Rakya,1,#tipsandtrik,5,1000 mangrove,1,15 agustus,1,15 Agustus 1995,1,2017,3,2018,3,2021,3,24 September,1,24 September 20118,1,28 Oktober,1,5 negara pendidikan terbaik di dunia,1,5 Pintu,1,5G,1,6 bahan alami,1,Abdul Rozak,1,accounting festival,1,adat dan budaya,1,Addendun,1,ADP 2019,1,AEF,2,agribisnis,2,agriculture festival,1,Ahok,2,air,1,Akbar tandjung,1,akreditasi,2,akreditasi a,1,aksi,11,Aksi bela islam,1,aksi damai tolak omnibus law,1,Aksi Demonstrasi,8,aksi mahasiswa,12,Aksi Refleksi,1,Aksi solidaraitas buku,1,aksi solidaritas,3,Aksi Solidaritas Peduli Banjir Cirebon Timur,1,aksi22mei,1,akuntasi,1,Alat pendeteksi covid-19,1,Alergi,1,aliansi mahasiswa Ciayumajakuning,3,aliansi mahasiswa cirebon,2,aliansi mahasiswa cirebon raya,3,Aliansi Mahasiswa Peduli Unswagati Bersih,2,Aliansi Mahasiswa UGJ,5,Aliansi Mahasiswa Unswagati,1,Aliansi Pemuda Kecamatan Panguragan,1,aliansi rakyat cirebon raya,1,all about cirebon,4,Alun alun majalengka,1,amalan nisfu syaban,1,AMC,1,AMCER,3,AMPU,1,AMPUH UNSWAGATI,2,AMPUN,1,anak,1,angkatan xx,1,Annual drama performance,1,Annual English Festival,2,anti korupsi,2,anti-erdogan,1,anti-kritik,1,arca,1,ARMY,1,Artikel,7,ascleoius 2018,1,Audiensi,5,audiensi terbuka,1,auri,1,ayah,2,Badan Eksekutif Mahasiswa,1,bahaya oportunisme,1,bait,1,baksos,1,Bakti Sosial,1,Balap Sepeda,1,bali,2,ban pt,1,Bancakan,1,Bandung,1,bangsal witana,1,bangunan,1,bangunlah jiwa pemberontak,1,Banjir,1,Banjir Cirebon Timur,1,bansos,1,bapak pers nasional,1,Basket,1,bawang dayak,1,bbm,1,Beasiswa,2,beauty career talk,1,beauty vlogger,1,bekas jerawat,1,belajar online,1,bem,3,BEM Faperta,2,bem fe,7,BEM FH UGJ,1,BEM FH unswagati,1,BEM FH Unswagati Adakan Pertandingan Futsal Sewilayah III Cirebon,1,BEM FISIP,6,bem fk unswagati,2,bem fkip,3,BEM FP,1,Bem Ft,3,BEM Teknik,1,BEM U,15,BEM UGJ,4,BEM Universitas,2,bem unswagati,6,BEMFT,1,BEMFTunswagati,1,bemu,2,Bencana Alaam,1,Bencana Banjir,1,Bencana Banjir Cirebon Timur,1,Berbagi Tips,23,berita,21,berita acara,1,berita cirebon,17,berita foto,1,Berita Indramayu,2,berita internasional,6,Berita Kampus,57,Berita kutipan,2,berita nasional,20,berita regional,7,BIJB,1,biography,1,Birth Rate,1,bisu,1,BNN,2,BNN Kota Cirebon,1,bold make up,1,BPKel-Oi,1,BTS,1,budaya,19,budaya korea,1,budaya makan korea,1,Budidaya Jamur Tiram,1,Bukber,3,buku,3,bulan bahasa,2,bulu tangkis,1,bulutangkis,1,Bupati Cirebon,3,bupati sangihe,1,bursa efek indonesia,1,bus rapid transid,1,buya yahya,1,cacar monyet,1,campdik,1,campus on stage,1,cara memutihkan gigi,1,central batik cirebon,1,Cerpen,6,cfj 2k19,1,China,1,Ciayumajakuning,2,cindercella,1,cinta,3,cinta sejati,1,Cipasung,1,cirebon,107,Cirebon Bersatu,1,cirebon historia fun run 2019,1,Cirebon Merdeka,1,cirebon raya,1,Cirebon timur,1,civilfestival,1,Comfest2017,1,Comfestjeh 2K17,1,comfestjeh 2k19,2,comfestjeh2k18,1,corona virus,4,Cover Dance Competition,1,covid 19,8,covid19,4,Curug Cipeteuy,1,D'Box CC,1,dak,14,DAK 96 M,20,DAK 96M,1,dana,1,dana DPP,1,dana kampanye,1,darurat demokrasi,3,daruratdemokrasi,4,daun katuk,1,daun pepaya,1,debat kandidat,1,Debat Perdana,1,debus,1,deddy mizwar,1,Dedi Mizwar,1,dekan baru,1,dekan fisip,1,dekan FKIP,1,Demo Sopir Angkot,2,Demokerasi,1,demonstrasi,3,dengar pendapat,1,desa kalimeang,1,desa wadas,2,desain,1,desain grafis,1,dewan pers,2,dewasa,1,Diah Agustina,1,dies natalis,4,Dies natalis Himakom,1,diesnatalis,7,Diesnatalis ke-59,1,Diesnatalis Mapala Gunati,3,Diesnatalis UGJ,1,Diesnatalis UKM Seni & Budaya,1,DiesnatalisUnswagati57,3,diksar,2,dikti,1,dilarang gondrong,1,Dilarang Gongrong,1,DISBODPURPAR,3,diskon PPnBM,1,Diskusi,5,Diskusi Lingkungan,1,Diskusi Perempuan,1,Diskusi Publik,3,Diskusi Rasa,1,Dispensasi,1,DKI Jakarta,1,DKISKotaCirebon,1,dlh,1,dokter ortopedi,1,Donor darah,3,dosen unswagati,2,down,1,down syndrome,1,dpm,5,DPM FE,4,DPM FH unswagati,1,dpm ugj,3,dpm unswagati,1,DPM-U,11,dpmu,2,dpmunswagati,1,dpp,1,DPPKAD,1,dpr ri,1,DPR-RI,4,DPRD,4,DPRD Cirebon,4,DPRD Kabupaten Cirebon,2,DPRD Kabupaten Majalengka,2,dpupr,7,drama,1,Drama Korea,1,driver amt,1,dunia,2,Dunia Kampus,63,Duta Unswagati 2018,1,e-gamelan,1,e-ktp,1,Ekonomi,2,ekonomi indonesia,1,empat sehat lima sempurna,1,English Student Association,1,Enterpreneur Festival,1,entertainment,1,erdogan,1,erich fromm,1,ESA,4,esa unswagati,3,esai nasional,1,Esensi Hari Kartini,1,essai,3,Even kampus,1,Event Kampus,139,expo,1,expo pasar modal,1,fajar merah,1,fakultas,7,fakultas ekonomi,5,fakultas ekonomi unswagati,4,fakultas hukum,3,fakultas Hukum UGJ,1,Fakultas hukum unswagati,3,fakultas kedokteran,8,fakultas kedokteran unswagati,2,fakultas pertanian,4,fakultas teknik,7,fakultas teknik sipil,2,fakultas teknik unswagati,5,Faperta,3,fatwa,1,FB,1,FE,12,Feminisme,1,Festial Kraton,1,Festifal Islami,1,festival budaya sunyaragi,9,Festival Keraton Nusantara,8,festival komunikasi,1,festival literasi,1,festival literasi cirebon cirebon,1,Fh unswagati,1,Fiersa Besari,1,film,1,film indonesia,1,Filsafat,1,Final piala dunia 2018,1,fisif,1,fisip,14,FISIP UGJ,3,FISIP Unswagati,9,FisipUnswagati,1,fk unswagati,1,fkip,9,fkip bahasa inggris,3,fkip bahasa inggris unswagati akreditasi a,1,fkip unswagati,4,FKIPUnswagati,1,FKN XI,10,flu,1,fordisma,1,forsidas,1,forum ormawa,1,foto,4,fotografi,2,Fotografi,4,FP,1,fp unswagati,1,FPTI,1,fun run 2019,1,g30spki,2,gagasmedia,1,Gambar,1,garut,1,Gatot Nurmantyo,3,gaya hidup,3,Gaza,1,gebyar matematika,1,gedung baru,1,gedung BAT Kota Cirebon,1,gedung gt unswagati,1,Gegesik,1,gema,1,gemilang kreasi setara,2,GeNose,1,Genosida,1,gerakan mahasiswa cirebon,1,Gerakan pemuda,2,Gerakan Perempuan UGJ,1,Gerhana,1,gerhana matahari,1,gigi anak,1,gmp,1,GMPK,1,GMT,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,google,1,gor ranggajati,1,GOW,1,GRAGE CITY MALL,1,gratis,1,greenbuilding,1,gugus tugas,1,Gunung Ciremai,1,guru,1,hak cipta,1,hak jawab,2,halaman parkir,1,harapan dalam impian,1,hardiknas,2,hari buku,1,Hari buku sedunia,1,hari bumi,2,Hari gizi nasional,1,hari ibu,1,hari kartini,1,Hari lingkungan hidup,1,Hari pahlawan,4,hari pers nasional,1,hari sejuta pohon dunia,1,Hari Tani Nasional,2,harta,1,hasil suara,1,HATHI,1,health,1,healthy,1,Hemat baterai,1,Heregistrasi,4,herregistrasi,1,hiburan,2,hidup berawal dari mimpi,1,highlighter,1,hihiburan,1,himagara,1,HIMAJEMEN,4,himakom,9,Himakom UGJ,2,Himakom Unswagati,2,HimakomUnswagati,2,Himapemi,1,Himaptika,2,himatansi,2,hipmagri,3,hipmagro,1,hmj,1,hmj akuntansi,4,hmj diksatrasia,2,HMJ-M,1,HMJAK,1,HMJM,4,HMS,9,hms unswagati,2,HMSUnswagati,1,hoax,1,hubungan,1,hujan bulan juni,1,hukum rimba,1,hut RI,1,HUT RI Ke-72,1,IAI BBC,2,IAIN,1,ibu,2,ibu-ibu,1,Ida Rosnidah,1,Idental Radio,1,Idul Fitri,1,Ikatan Pedagan Pasar Sumber,1,Ilmu administrasi negara,1,ilmu komunikasi,5,Immni,4,inagurasi,1,inaugurasi,2,indonesia,21,indonesia berduka,2,indonesia waspada,1,indramayu,3,industry 4.0,1,infografis,2,insiden,1,insomnia,1,intelektual,1,Internasional,21,Internasional Exhibition for Young Inventors,1,Internation Women's Day,1,investasi,1,Investigasi,4,ipik permana,1,IPTI,1,isna silvia,1,ISO,1,isu jam malam,1,isu nasional,1,isu penghapusan kkn,1,ITB kampus cirebon,1,IWD2020,1,jadimulya cirebon,1,jadwal pelaksanaan PMB ITB Kampus Cirebon,1,Jaga jari,2,Jagajari,1,jagakali,1,jagakali art festival,2,jagakali international art festival,1,Jakarta,1,Jaringan 5G,1,jawa barat,4,jenny marx,1,jenny von westphalen,1,JFMI9,1,jiaf8,2,jodoh,1,Joe Biden,1,jokowi,4,junaedi noer,1,Juntinyuat,1,jurnalis,2,jurnalistik,2,k-pop,1,kabar,1,Kabarku Yang Usang,1,kabinet,1,kabupaten cirebon,1,kacang hijau,1,kacirebonan,1,Kadung Kait,1,kaji media,1,kampus,20,kampus tiga,1,kankaer,1,kanoman,1,kapal selam setaranews,1,kapolresta cirebon,1,Karakter,2,karl marx,1,karya sastra,8,kata rindu,1,kawan,1,Keamanan,2,kearifan lokal,1,kebakaran,2,Kebudayaan,3,Kebun Teh,1,Kecantikan,1,kecewa,1,kegiatan bersih-bersih,1,kegiatan mahasiswa,5,kehidupan,1,Kehilangan,3,Kejari,1,kejari kota cirebon,1,kekerasan seksual,3,kelautan dan periklanan,1,keluarga,2,Keluarga wisudawan,3,kemacetan,1,Kemenkeu RI,1,kemenpora,1,KEMENRISTEKDIKTI,2,Kemenristerkdikti,1,Kemensos,1,kemerdekaan indonesia,1,kemerdekaan republik indonesia,2,Kerajaan majapahit,1,keraton,2,keraton kasepuhan,2,keraton kasepuhan cirebon,1,keringkan baju,1,kerusakan jalan,1,Kesehatan,25,kesetaraan gender,1,ketahanan air,1,Ketua Umum,1,kilang minyak balongan,2,kimchi,1,KitaUnswagati,4,KKM,1,KKN,7,KKN Desa Slendra,1,kkn online,2,kkn unswagati,2,KLISE,9,KLJ,1,KLJI,1,knil,1,KNPI,3,Kodim,1,kolusi,1,KOMANDO,2,KOMANDO V,1,komik,1,kompetisi panjat tebing,1,komunikasi,1,komunitas,2,komunitascirebon,1,konferensi internasional,1,konser,1,Konsolidasi,2,Konsumsi,1,Koordinasi,1,koperasi,1,kopi gayo,1,kopi rasa wine,1,korea,1,korupsi,10,korupsi E-KTP,1,kota cirebon,13,KPI,1,KPK,2,KPM,1,kpop,1,kri nanggala,1,kristen gray,1,kristen grey,1,Kronologis,1,ksehatan,1,KSR,3,ksr pmi unswagati,1,kudeta,2,kudeta myanmar,1,kuliah,1,kuliah kerja nyata,1,kuliah offline,1,kuliah online,6,kuliah umum,3,kuliner,7,kuliyah umum,1,kuluah online,1,kuningan,2,kupi,1,Laila jangan bersedih,1,LAKSI,1,laku pejabat,1,larangan mudik,1,larik,2,Lawan Patriarki,1,LBKH,1,LBU,2,LDK IMMNI,1,ldko,1,lebaran,1,Lelaki,1,lgbt,2,LIDI,1,lifestyle,7,lift,1,Lingkungan,2,Lipsus,1,literasi,4,Literasi Digital,1,LLMB 2019,1,lomba,1,Lomba Bahasa Inggris,1,lomba fotografi,1,Lomba Hadroh,1,lomba opini,1,Lombok Bangkit Mandiri,1,lompat tali,1,Longsor Kuningan,1,LPJ,4,lpj pkkmb 2019,3,lpm,1,lpm fatshoen,1,lpm setara,25,lpm usu,1,lulusan terbaik,1,Maba,2,mahasiswa,28,mahasiswa aksi,2,mahasiswa baru,4,mahasiswa cirebon,2,mahasiswa day,1,Mahasiswaa,1,Majalengka,6,makanan khas cirebon,1,make up,1,makna historis,1,makrab,2,malaysia,1,manajamen,1,mandat presiden,1,manfaat,1,manfaat menangis,1,mangrove,2,manusia,1,manusia dari kamar mandi,1,Mapala Ciayumajakuning,4,mapala gunati,13,marlina si pembunuh empat babak,1,marsha timothy,1,martha c. tiahahu,1,Masa lalu,1,mata kuliah drama,1,Matahari,1,matinya etika dan moral,1,Maulid Nabi,1,Maulid Nabi Muhammad 1441 H,1,Media Kampus,1,media massa,1,media palsu,1,membaca buku,1,membenarkan pikiran kita,1,memilih perguruan tinggi,1,menghilangkan,1,menikah,1,Menristekdikti,2,menteri keuangan,1,menwa,2,merdeka,1,metropolitan,3,minat membaca,1,moonrise over egypt,1,Moral,1,moralitas,1,Mpr,1,MUBES,5,mubes fisip,1,Mubtada Kopi,2,mudik 2017,1,mudik lebaran,1,mukarto siswoyo,2,mukbang,1,muludan,1,museum batik,1,MUSIC,1,musik,2,musim hujan,1,Muslim Uighur,1,musyawarah besar,1,musyawarah pkkmb,1,Nadin Amizah,1,Nasional,60,Natal,1,Nazli Ilicak,1,nepotisme,1,News,61,Ngopi Bareng,2,nisfu syaban,1,nonton bareng,1,novel,2,nusantara,1,Objek Wisata,1,Oi Cirebon,1,ojk,1,okke 'sepatumerah',1,Olahraga,11,olimpiade,1,Omnibus Law,3,Open House,1,open recruitment,2,Operasional,1,Opini,77,oprec,3,Orangtua,1,orasi,1,orasi kebudayaan,1,organisasi,1,Ormawa,6,Ormawa day,1,ormawa fisip,1,Otomotif,1,overdosis kafein,1,P2M,3,pahlawan,2,pajak pulsa,1,palestina,1,Pameran,2,pameran fotografi,2,pameran museum,2,pamp;k,1,Pancasila,2,pandemi covid19,9,panggung rakyat,1,panti asuhan,1,Panwaslu,1,pariwisata,6,Parkiran motor,3,Partai Politik,1,pasar mambo,1,pasar sumber,2,pascasarjana,4,PDIP,1,pecinta alam,3,pecinta motor klasik,1,Pedagang,1,Pedagang Pasar Sumber Tolak Relokasi,1,pedati pustaka,1,pejabat,2,pejambon,1,Pelanggaran HAM,3,pelantikan,4,Pelatihan,1,pelecehan seksual,2,Pelepasan,3,pelepasan wisudawan wisudawati,5,pembangunan,2,Pembayaran Shopee,1,Pembekalan,1,Pemerintah Kabupaten Cirebon,1,Pemerintahan Mahasiswa Bukan Dagelan,1,pemilihan dekan,2,Pemilihan Dekan FE,1,Pemilihan Raya,1,pemilihan rektor,3,pemilihan serentak 2019,1,Pemilu,4,pemimpin,1,pemira,3,pemira 2019,5,pemira fe,4,pemira online,1,pemira ugj,1,pemira unswagati,7,Pemkab Cirebon,1,PEMKOT,1,pemkot cirebon,1,pena,1,penangkapan,1,pencurian motor,1,pendaftaran,1,pendidikan,4,pendidikan bahasa inggris unswagati,1,pendidikan ekonomi,1,pendidikan terbaik di dunia,1,penegerian unswagati,1,pengembaraan,1,pengerian,1,penggusuran lahan,1,penghijauan,1,pengibaran bendera 1.000 meter,1,pengukuhan mapala gunati,1,Peraturan,2,Perbaikan,1,perempuan,3,Perempuan Menggugat,1,perempuan yang sedang belajar,1,perempuan-perempuan tersayang,1,perilaku,1,PERISAI,1,perjal bandung,1,perjal cirebon,1,perjal menyambut fajar,1,pernikahan dibawah umur,1,Pernyataan Sikap,2,perpustakaan jalanan,1,perpustakaan jalanan cirebon,1,perpustakaan keliling,1,pertamina,2,pertukaran mahasiswa,1,pesta demokrasi,3,peta,1,petani,1,petani kendeng,1,petisi,2,petisi online,2,pgsd,1,piala aff,1,piala_dunia,1,pini mahasiswa,1,PKKMB,25,PKKMB 2017,4,pkkmb 2019,2,PKKMB 2020,3,pkkmb fakultas 2019,1,pkkmb fakultas kedokteran,1,pkkmb fakultas teknik,1,pkkmb fakultas teknik unswagati,1,pkkmb fisip,1,PKKMB FT 2018,1,PKKMB Online,1,pkkmb ugj,2,pkkmb ugj 2019,1,PKKMB UNSWAGATI,6,pkkmb unswagati 2016,2,PKKMB-FE,1,pkkmb-fh,1,PKKMB-U,5,pkkmbfisip2017/2018,1,PkkmbUnswagati1617,3,pkkmbunswagati17/18,1,PKL,3,pmb,3,PMB2019,1,PMI,1,pohon,1,Pohon natal,1,POK,1,Pokemon Go,1,Polemik,1,Politik,4,politik praktis,1,polres cirebon kota,1,Polres Kota Cirebon,1,PON XIX JABAR,1,Popmasepi,1,potret,1,ppg,1,PPHP,2,PPK,1,PPN,2,PPnBM,2,PPUM,5,PPUM-FE,1,PPUM2017,1,pr unswagati,1,pra diksar,1,praktis,1,pray for randi,1,presiden AS,1,presiden soekarno,1,presidium,1,presma,2,prodi,2,professional,1,Profil,9,program kerja,1,proker,5,proklamasi,1,prosesi budaya,1,Provokatif,1,prussia,1,ps3,1,psbb,1,psbb jabar,1,psbb proposional,1,PSM,3,PT.Jasa Raharja Cirebon,1,PTN,1,puasa,1,public relations,1,puisi,38,puisi baru,1,Puisi dan Sastra,50,puisi tuan,1,PUM,12,PUM FE,1,PUPR,1,Purbalingga,1,purnama,1,purworejo,1,pusaran amuk,1,queer,1,rachel goddard,1,radharpancadahana,1,ragam,2,Raisa Kamila,1,rakernas,2,rakyat,1,rakyat cirebon tolak omnibuslaw,1,Ramadhan,3,Rapat,2,rapat pleno,1,razia buku,1,rctv,1,reakreditasi,1,reformasi dikorupsi,5,Regional,195,rekomendasi film,1,rektor,6,rektor unswagati,2,rektor usu,1,relokasi,1,Resensi,13,resensi buku,9,resensi film,3,resensi film 2018,1,reuni akbar ft,1,Revitalisasi pasar,1,revolusi industri,1,revolusi industri 4,1,rio de janeiro,1,ritual,1,RKUHP,1,robot,1,royalty,1,RPD,1,rth,1,rubrik,1,RUU KUP,1,RUU PKS,1,RUUKPK,2,saaung perjuangan,1,sahur,1,sains,1,sajak,5,sakit,1,saksi kunci,1,sakura science,1,sandi,1,sanggar lingkungan hidup,1,sanggar sunda rancage,1,sanggar tari,1,sangihe,1,sanjungan,1,sao paulo,1,sapardi djoko damono,1,sarah ayu,1,sarjana,3,sastra,38,Saungjuang,1,save kpk,2,Save Pasar Sumber,3,sayaka murata,1,sayap-sayap patah,1,sea games,1,sejarah,7,sejarah kerajaan majapahit,1,sekuritas,1,Self healing,1,Self Love,2,semarak keilmuan,1,Sembako,1,Sembako kena PPN,2,seminar,5,Seminar fotografi,1,Seminar Internasional,1,seminar kebudayaan,1,Seminar Konsentrasi,2,seminar nasional,2,seminar nasional 2020,1,Seminar Umum,1,seni,5,seni tari,1,senja di Alexandria,1,senja sastra,2,seoul,1,sepak bola,1,serayu,1,serba-serbi ramadhan,1,Seren tahun,1,serikat buruh,2,Sertifikat ISO,1,setara friends,1,setara news,1,Setara TV,1,setaranews,13,setelah Addendum,1,Setya Novanto,2,Sexual Consent,1,shalat tarawih,1,Shalawat Nabi,1,Shopee,1,SIMFONI,2,singapura,1,single,1,sirnas,1,sispala,1,siswa sma,1,situs,1,sk,1,sk rektor,1,skk migas,1,SKK_Migas],1,Skripsi,2,sks,1,sks dan dpp,2,sleep apnea,1,SMAN 1 Arjawinangun,1,SMAN 7 CIREBON,1,smk al-jabbar,1,SMS,1,Socrates,1,sosial,1,Sosial distancing,1,Sri Lanka,1,Stadium Goverment,1,STARS AND RABBIT,1,Stop Narkoba,1,stop tindakan represif aparat,5,studi banding,1,suara mahasiswa,1,Suara Pedagang,1,suara rakyat,8,suara realitas,1,suara yang hilang,1,Subsidi Kuota,2,suhay salim,1,Suherli,1,sumpah pemuda,3,sunda wiwitan,1,Sunyaragi,2,Supersemar,1,Surat Perintah Sebelas Maret,1,surat untuk puan,1,Susukanlebak,1,syaikh ali jabber,1,sylviana murni,1,syndrome,1,Syukuran,1,takjil,1,talkshow,1,tamansari,1,tambang mas sangihe,1,tari tradisional,1,tasya farasya,1,Teater,2,Teater Dugal,2,teatermantu,1,technology,2,Teknik Sipil,2,teknik sipil unswagati,3,TeknikSipilUnswagati,3,Teknologi,12,Telekomunikasi,2,temab,1,tempo,1,TentaraNasionalIndonesia,1,TEP,3,terasi,1,Terjebak “in Bad Culture”,1,Terkini,1649,tes masal,1,tesla inc,1,the grand old man,1,tim pemberantas pungli,1,tindak represivitas,2,tindakan represifitas,4,Tips,11,tips and trik,3,tips dan trik,4,tips presentasi,1,tips traveling,2,tips untuk anak,1,tirto adhie soerjo,1,tki,1,tkw indonesia,1,tni,1,TNI AL,1,Tokoh,3,tolak narkoba,1,tolak omnibuslaw,9,Tolak Relokasi Pasar,1,Tolak Relokasi pasar sumber,3,Tolak Relokasi Pasar umber,1,tolak ruu cipta kerja,1,topma,1,Tour de Linggarjati,1,TPA,1,TPA Kopi Luhur,1,tps 3,1,Tradisi,1,Training Legislasi,1,Transaransi Kampus,1,Transparansi,6,transportasi,2,trauma healing,1,traveling murah,1,tri darma perguruan tinggi,1,tribun jabar,1,True beauty,1,trupark museum,1,trusmi cirebon,1,turki,1,tutorial keislaman,3,tutorial keislaman unswagati,2,tv kampus,2,tv kampus cirebon,1,tv kampus unswagati,1,uang,1,UAS,2,UGJ,70,UGJ Cirebon,12,UGJ Cirtebon,1,ukm,1,UKM KSR,1,UKM P&K,1,ukm Pamp;K,2,UKM Rohis Usahid,1,ukm seni budaya,1,UKM Seni dan Budaya,8,ukm seni dan budaya unswagati,1,ulama,1,un,1,un online,1,unit kegiatan mahasiswa,1,universitas,13,Universitas Swadaya Gunung Jati,26,unjuk rasa,2,Unswagati,214,unswagati akreditasi a,1,unswagati cirebon,12,UNSWGATI,1,Unswgati cup 2017,1,untag cirebon,1,USB,5,usbn,1,uswagati,1,UTS,2,UU Cipta Kerja,2,vaksin,4,Video,5,vietnam,1,virus corona,2,virus zika,1,vlogger indonesia,1,volunteer,1,Wadek II,1,wagub jabar,1,wakil rektor,1,walikota cirebon,1,wapresma,1,Warga Cirebon,1,warisan kesenian dan kebudayaan,6,Warta,1,Warta Kampus,318,watu semar,1,we are the real united kingdom,1,wine halal,1,wiranto,2,wirayuwana choir,1,wisata,4,wisuda,8,wisuda ke 46,2,wisuda ke 47,1,wisuda ke 58 dan 59,1,wisuda unswagati,2,wisuda XLIX,2,wisuda XLVII,1,Women's March 2020,1,Women's March Cirebon,1,workshop,1,Workshop fotografi,1,wr III,3,wr3,1,Yayasan,2,yayasan unswagati,4,yono maulana,2,YPSGJ,1,yudisum,1,zionis Israel,1,
ltr
item
Setaranews.com: Reformasi : Cita-cita dan Realita
Reformasi : Cita-cita dan Realita
https://1.bp.blogspot.com/-4ZUA7j3WW7k/YKe2vQpL4vI/AAAAAAAAC8w/h-Fsl3Ey2xwFqtSkIw35hoiisLr9Bo2_wCLcBGAsYHQ/w640-h308/gambar-website-reformasi-total-yang-dikorupsi-dan-perjuangan-demokrasi-indonesia.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4ZUA7j3WW7k/YKe2vQpL4vI/AAAAAAAAC8w/h-Fsl3Ey2xwFqtSkIw35hoiisLr9Bo2_wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h308/gambar-website-reformasi-total-yang-dikorupsi-dan-perjuangan-demokrasi-indonesia.jpg
Setaranews.com
https://www.setaranews.com/2021/05/reformasi-cita-cita-dan-realita.html
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/2021/05/reformasi-cita-cita-dan-realita.html
true
5774345634689947304
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy