Responsive Ad Slot

Bangun Persaudaraan dan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Makrab

Tidak ada komentar

Sabtu, 27 Oktober 2018

Unswagati, Setaranews.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM-FISIP) Menggelar acara Malam Keakraban (Makrab), Jumat (26/10) di Area Parkir Kampus 3 Unswagati Cirebon.

Makrab yang bertemakan “Persaudaraan dan Semangat Sumpah Pemuda” tersebut bertujuan sebagai ajang pengakraban bagi mahasiswa baru, seperti yang dikatakan oleh Ali Sodik selaku Ketua Pelaksana (Ketuplak) acara, “Dengan diselenggarakannya acara ini khususnya bagi mahasiswa baru FISIP ini dapat mengenal dan membangun persaudaraan kita semua,” katanya saat ditanya oleh setaranews.com disela-sela acara Makrab berlangsung.

Sesuai dengan tema yang dicanangkan acara ini sekaligus sebagai refleksi momentum pada hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober mendatang “ Untuk menumbuhkan semangat pemuda atau kita sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa baru FISIP 2018,”tegasnya menjelaskan kepada setaranews.com.

Lebih lanjut, mahasiswa Semester 3 jurusan Administrasi Negara (AN) tersebut menambahkan bahwasannya acara Makrab kali ini merupakan yang pertamakalinya diselenggarakan oleh BEM-FISIP Unswagati Cirebon.

“Memang baru pertama kali, karena pengurus BEM-FISIP sebelumnya dirasa kurang efektif, makanya pengurus BEM tahun ini sengaja mengambil langkah untuk menggelar makrab khusunya buat mahasiswa baru FISIP sebagai acara puncak dari serangkaian kegiatan PKKMB FISIP 2018.” Pungkasnya.

Kemudian Ali juga mengharap kepada mahasiswa baru untuk antusias dalam berbagai program, “saya mengharap khusunya untuk mahasiswa baru FISIP paska acara ini dapat lebih aktif pada acara-acara yang diselenggarakan di FISIP kedepannya,” harapnya kepada setaranews.com.(Arj/Anggota magang LPM SETARA)

Menuju Cirebon Era Digitalisasi

Tidak ada komentar

Jumat, 26 Oktober 2018

Setaranews.com – Anak-anak muda yang hidup di zaman ini memang tidak bisa menghindari arus Industry 4.0. Begitulah sekiranya ujaran pertama yang disampaikan Iing Daiman, S.Ip., M.Si selaku Kepala DKIS (Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik) Kota Cirebon dalam diskusi MIDANG LAN MEDANG #2 mengenai “Menuju Indonesia 4.0” di Mubtada Kopi, Kamis (25/10).

Pembahasan ini masih terikat dari MIDANG LAN MEDANG #1, tapi menelisik lebih jauh peran pemerintah dalam menyikapi arus Industry 4.0. Bagi Iing, Industry 4.0 bisa menjadi sesuatu yang positif ataupun negatif. Dikatakan positif tatkala Industry 4.0 ini memunculkan kreatifitas dan inovasi karena adanya kompetitif atau persaingan. Sementara dikatakan negatif tatkala Industry 4.0 ini justru menggeser peran manusia dalam berbagai bidang. “Bisa positif atau negatif. Sederhananya, positif karena ada persaingan yang menuntut kreatif dan inovatif. Negatif ketika peran manusia mulai tergeser oleh teknologi.” Ujarnya pada peserta diskusi.

Cirebon yang digadang-gadang segera menjadi smart city pun tidak lepas dari tuntutan menuju era Industry 4.0. Menurutnya, wilayah kota yang sempit dengan jumlah penduduk yang cukup padat ini, bagi Iing punya sejumlah kekuatan yakni; sudah mulai menjadi pusat kegiatan nasional, Cirebon metropolitan area di wilayah Timur Jawa Barat dan punya semangat kolaborasi. “Kan modal terbesar sekarang adalah akselerasi, kolaborasi dan berkelanjutan.” Paparnya.

DKIS Kota Cirebon sendiri menuju era Cirebon digitalisasi, mulai membuat berbagai aplikasi berbasis android dan kearifan lokal yang memudahkan warga Cirebon khususnya untuk lebih mudah mengakses suatu informasi. Sebut saja ada Cirebon Lengko (Layanan Elektronik Kesehatan Online) mengacu pada sistem pelayanan antrian kesehatan online dan informasi ketersediaan ruang rawat inap di RSUD Gunung Jati Cirebon. Pembuatan akta dan kartu keluarga online bernama Cirebon Brojol Aja Klalen (Akta Kelahiran Langsung Jadi Kalau Laporan Secata Online) sehingga masyarakat tidak usah repot datang ke DISDUKCAPIL dan mempersingkat waktu pembuatan menjadi 2 hari dari 14 hari. Atau di Playstore bisa dijumpai Cirebon Wistakon yang memuat informasi terkait industri pariwisata Cirebon seperti perhotelan, restaurant, perbelanjaan, hiburan hingga akses informasi event dan berita seputar Cirebon.

Terakhir, yang menarik ialah ketika Amerika Serikat punya panggilan darurat 911, maka Cirebon pun punya Cirebon Siaga 112 semacam layanan panggilan darurat yang terintegrasi antara Kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan.

Selain itu, DKIS Kota Cirebon pun membuka akses dan ruang diskusi bernama “Relawan TIK” sebagai solusi untuk anak-anak muda yang butuh wadah mempersiapkan dirinya di era Industry 4.0 atau sekedar mengeksplorasi minatnya. “Kan budaya kreatifitas dimulai dari optimistik.” Pesan Iing di akhir sesi diskusi.

 

 

 

 

Diesnatalis HMS Unswagati ke-36: Adakan Syukuran

Tidak ada komentar

Rabu, 24 Oktober 2018

Unswagati, Setaranews.com - Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Swadaya Gunung Jati (HMS Unswagati) adakan Diesnatalis ke 36 yang bertemakan " Harmoni Mengikat Hati Yang Suci " pada Senin, 22 Oktober 2018 di Kampus Utama Unswagati Cirebon.

Acara yang dimulai pada pukul 20.00 Wib itu di hadiri oleh mahasiswa/i Fakultas Teknik, para alumni dan Badan Mahasiswa Himpunan (BMH), selain untuk memperingati Hari Ulang Tahun HMS acara ini juga sebagai ajang pendekatan bagi para alumni dan Mahasiswa Baru Fakultas Teknik dalam berbagi gagasan dan pengetahuan, melingkupi dunia organisasi ataupun duni kerja.

"Tujuan diadakan acara tersebut selain untuk memperingati hari ulang tahun HMS, acara ini juga sebagai upaya bentuk pengenalan serta pendekatan para senior dan alumi terhadap para maba (Mahasiswa Baru) untuk mengenal lebih jauh dunia teknik sipil dan organisasi-organisasinya serta berbagi pengalaman kepada maba sebagai salah satu upaya dari leadership/kepimimpinan". Papar Syahril Assidiq sebagai Ketua Pelaksana kegiatan.

Selain pendekatan emotional acara Ulang Tahun HMS tersebut juga diselipi dengan acara musik, diskusi, dan keagamaan seperti pembacaan ayat suci Al-qur’an serta muhadhoroh agama juga pemotongan Nasi tumpeng sebagai simbolisasi yang dinikmati bersama, kegiatan tersebut berlangsung sampai dengan Selasa malam 23 Oktober 2018. (Irf/Anggota magang LPM SETARA)
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews