Responsive Ad Slot

HUT Mapala Ciayumajakuning,hadirkan Sanggar Lingkungan Hidup

Tidak ada komentar

Sabtu, 10 Maret 2018

setaranews.com,Kuningan. Hari ulang tahun Mapala Ciayumajakuning yang ke-3 tahun diselenggarakan di Objek Wisata Tenjo Laut Kabupaten Kuningan pada Kamis 08 Maret 2018. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Mapala Wilayah III yaitu Kuningan,Cirebon,Majalengka,Indramayu, Sanggar Lingkungan Hidup serta Pengelola Objek Wisata di Wilayah Kabupaten Kuningan pun ikut serat berpartisipasi hadir dalam kegiatan tersebut.


Hari ulang tahun tersebut diisi dengan saresehan atau diskusi. Diskusi tersebut membahas tentang agenda ke depan untuk Program Mapala Ciayumajakuning dan lebih memahami makna dari esensi Pecinta Alam serta meningkatkan tali persaudaraan dengan menjaga silaturahmi. Melalui kegiatan diskusi tersebut Mapala Ciayumajakuning menghadirkan Sanggar Lingkungan Hidup untuk memberikan edukasi dan sharing untuk memahami bersama beberapa tentang cara pengelolaan sampah non organik yang belum ada penanganannya di setiap objek wisata di Kuningan.Padahal jika diolah dengan baik sampah tersebut bisa menghasilkan nilai rupiah. "Seru acaranya ,selain jadi makin akrab antar Mapala atau Pegiat Lingkungan kita juga bisa dapat ilmu sambil refresh dengan berkegiataan di alam bebas" Ungkap Tri Retno Anindita Mapala Gunati Unswagati Cirebon.


Selama ini kegiatan Mapala Ciayumajakuning selain tugas utama sebagai Mahasiswa Kuliah. Mereka pun mengadakan pembentukan tim siaga bencana supaya lebih memudahkan untuk informasi dan pergerakan relawan kebencanaan .Seperti beberpaa waktu lalu bencana di Kuningan,Cirebon dan Brebes Mapala Ciayumajakuning ikutserta membantu bencana tersebut. Selain itu juga mereka membuat sekolah konservasi untuk memberikan pembelajaran cara membuat bibit pohon dan penghijauan untuk ke depannya di sekitar lingkungan ."Perayaan hari ulang tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan tujuan yang sama dengan Taman Nasional Gunung Ciremai, bahwa sampah non organik yang dihasilkan pengunjung objek wisata jika dikelola secara berkala maka nantinya sampah tersebut bukan menjadi barang kotor lagi" Ungkap Adi Barokah Ketua Kordinator Mapala Ciayumajakuning

Duta Unswagati, Kebanggaan Universitas

Tidak ada komentar

Jumat, 09 Maret 2018

Unswagati, Setaranews.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (BEM Unswagati) Cirebon menggelar Grand Final Duta Unswagati 2018 pada malam tadi, Kamis (08/03) di Autidorium Kampus 1 Unswagati.

Acara yang bertemakan "Menjadikan Mahasiswa Unswagati Yang Mandiri, Berintelektual, Berjiwa Sosial, dan Berbudaya" tersebut sebelumnya telah dibuka pendaftaran pada tanggal 19-24 Februari 2018 yang dimulai pukul 08:00-15:00 WIB, dan telah terdaftar sebanyak 20 peserta Duta Unswagati 2018 hingga akhirnya sebanyak 7 peserta yang memasuki fase final.

7 Finalis tersebut diantaranya yaitu, Fawaz (Fakultas Teknik), Hani (Fakultas Ekonomi), Hamzah (Fakultas Teknik), Dea (Fakultas Teknik), Leo (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Rika (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), dan Hamzah, (perwakilan dari Fakultas Hukum).

"Acara ini sangat membanggakan bagi Universitas, karena ini merupakan acara yang pertama kali diselenggarakan di Unswagati dan merupakan bukti bahwa mahasiswa kita penuh dengan kreatifitas dan inovatif, serta saya akan selalu mendukung dan membackup berbagai program-program yang positif," ungkap Mukarto Siswoyo, selaku Rektor Unswagati saat menyampaikan sambutannya pada malam puncak Grand Final Duta Unswagati 2018.

"Saya harap untuk output nya tak sampai disini saja, melainkan kita bisa dapat bersaing diluaran sana sampai ke tingkat nasional dan tentunya hal tersebut dapat mengharumkan nama besar kampus kita Unswagati." harapnya.

Duta Unswagati merupakan acara dari program unggulan Kabinet SIAP (Smart, Inovativ, Aspiratif, Produktif) BEM Unswagati 2018, hal tersebut diungkapkan oleh Nu'man, Ketua Pelaksana acara, "tujuannya untuk seleksi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) di tingkatan nasional, dan ini merupakan program perdana, selepas itu untuk gagasanya kita sedikit ikutin dari program jaka rara yang diselenggarakan di cirebon, yah kurang lebih nya begitu" katanya saat ditanya oleh setaranews.com.

Pemenang Duta Unswagati 2018 dibagi menjadi  4 kategori, kategori ke-4 sebagai Duta lingkungan yang diraih oleh Fawaz, kemudian kategori ke-3 sebagai Duta Pendidikan yang diraih oleh Hani dan Hamzah, kategori ke-2 sebagai Duta Sosial Mahasiswa (Sosma) yang diraih oleh Dea dan Leo, Kemudian Kategori Utama sebagai Duta Unswagati dan dinyatakan sebagai pemenang yaitu Rika dan Miftah.(Awank/LPM Setara)
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews