Responsive Ad Slot

Unswagati Lahirkan Pemimpin Baru Mahasiswa Melalui Pemira

Tidak ada komentar

Sabtu, 30 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon telah sukses melaksanakan Pemilihan Umum Mahasiswa Raya (Pemira) pada Kamis (28/12). Pesta demokrasi tahunan yang diadakan guna memilih pemimpin yang menjadi nahkoda Organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat Universitas (BEM-U) dan jajaran Dewan Perwakilan Mahasiswa tingkat Universitas (DPM-U) dari partai yang bertarung di Pemira.

Kesuksesan Pemira tahun ini ditandai dengan meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam memilih pemimpinnya dibandingkan tahun 2016 kemarin. Terdapat kenaikan 249 mahasiswa yang mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tiga kampus dari yang mulanya 1471 mahasiswa pada 2016 menjadi 1720 mahasiswa pada tahun 2017. Kenaikan tersebut diakui Hadi Utomo, Ketua Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) merupakan capaian yang cukup baik dan menjadi bahan evaluasi PPUM kedepan agar terus menaikkan partisipasi pemilih. Meningkatnya partisipasi mahasiswa tahun ini pun tidak akan terjadi cukup besar tanpa dibarengi track record dari para pasangan calon sehingga dapat mendobrak angka partisipasi mahasiswa.

Tahun ini terdapat empat pasangan calon dengan tujuh partai yang bertarung mendapatkan kursi kekuasaan. Dari empat pasangan calon tersebut, keluarlah pasangan Fikri-Kiki yang berada di nomor urut dua sebagai pemenang. Suara yang diperoleh mencapai 31,16% dari total pemilih yang datang ke TPS. Pasangan pemenang ini diusung oleh tiga partai yakni Partai Damai Amanah Mahasiswa (PDAM), Partai Ekonomi Mobile Legend dan Partai Premium. Fikri sendiri merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris sedangkan Kiki adalah mahasiswa jurusan Manajemen.

Untuk tapuk kekuasaan pimpinan DPM-U datang dari Partai Pendidikan dengan perolehan suara 17,67% dari total mahasiswa yang menyuarakan pilihannya. Partai yang memiliki lambang Ganesha ini diketuai oleh Ahmad Jalaludin, mahasiswa jurusan Manajemen.

Terpilihnya pemimpin baru di kalangan mahasiswa Unswagati diharapkan dapat menjaga kepercayaan mahasiswa yang telah memilih agar bisa menjalankan tugas dan kewajibannya bagi kepentingan mahasiswa seperti yang diungkap Hadi,

“Harapannya bisa menjaga amanah mahasiswa dan menjalankan tanggung jawab sesuai kepentingan mahasiswa.” Tutupnya. (Anisa/Reporter)

Terkait Pemira Unswagati 2017, TPS 3 Sempat Alami Perdebatan

Tidak ada komentar

Kamis, 28 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com – Pemilihan Raya (Pemira) 2017 Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 yang terletak di Kampus 3 Unswagati sempat mengalami perdebatan.

Perdebatan tersebut terjadi antar mahasiswa lebih tepatnya terjadi antara ketujuh partai yakni PDAM, Premium, Ekonomi ML, Pendidikan, KITA, Garuda dan PAHAM yang melakukan musyawarah mufakat pada pukul 15.45 WIB. Musyawarah ini terjadi karena menentukan penutupan TPS khususnya pada TPS 3.

Partai PDAM, Premium, Ekonomi ML mengajukan untuk meminta diperpanjang karena TPS 3 dibuka pada pukul 09.15 WIB, mengingat hal ini telah melanggar aturan bahwa seharusnya TPS dibuka pada pukul 08.00 WIB, disisi lain Partai Pendidikan, KITA, Garuda dan PAHAM menolak untuk perpanjangan waktu karena hal tersebut sudah tertulis jelas jika TPS harus tutup pada pukul 15.00 WIB. Mereka meminta agar mahasiswa bisa mengikuti aturan yang telah dibuat.

Sementara menurut Wakil Ketua Partai PDAM yakni Hotman jika merujuk pada aturan, seharusnya ada punishment bagi penyelenggara terkait keterlambatan pembukaan TPS 3 yang seharusnya pukul 08.00 WIB tetapi menjadi 09.15 WIB. “Jika merujuk pada aturan kita minta konsekuensi bagi pelanggar aturan,” ujarnya, Kamis (28/12).

Sementara pihak penyelenggara yakni Ketua PPUM, Hadi mengikuti kesepakatan yang diambil dari musyawarah. "Kita sesuai kesepakatan yang di ambil dari musyawarah ini, karena kan musyawarah sudah tapi tidak menemukan solusi, jadi voting."

Setelah melalui perdebatan yang cukup alot akhirnya TPS 3 ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan menandatangani berita acara yang disetujui oleh perwakilan saksi partai mahasiswa, PPUM dan Panwaslu.

Simak Hasil Pemira FE Unswagati 2017

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com - Fakultas Ekonomi Unswagati baru saja menyelenggarakan PEMIRA (Pemilihan Raya), ialah salah satu pesta demokrasi yang di selenggarakan di lingkungan kampus biasanya untuk memilih Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) tingkat Fakultas. Pada kesempatan ini diselenggarakan dalam rangka pemilihan Ketua dan Wakil Ketua ORMAWA (Organisasi Mahasiswa) Fakuktas Ekonomi  tahun 2017/2018 diantaranya pemilihan Gubernur BEM Fakultas Ekonomi, Ketua HIMAJEMEN (Himpunan Mahasiswa Manajemen), HIMATANSI (Himpunan Mahasiswa Akuntansi) yang berlangsung pada Rabu, 27 Desember 2017 di depan  Gedung Baru Kampus 1 Unswagati. Acara yang di diselenggarakan oleh PPUM  (Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa) DPM FE (Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi) ini bertemakan “Mengawal PEMIRA SEHAT (Sportif, Efektif, Harmonis, Aspiratif, Taat Azaz)" dan acara ini di mulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Panitia hanya membuka satu TPS (Tempat Pemungutan Suara) dikarenakan anggaran yang diberikan oleh pihak kampus yang hanya mencukupi untuk satu TPS saja. Namun demikian, dengan dibukanya satu TPS banyaknya mahasiswa yang melakukan proses pemilihan tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk PEMIRA FE (Pemilihan Raya) kali ini. Jumlah surat suara yang disiapkan sesuai dengan DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 3.423 surat suara. Setelah proses perhitungan selesai yang dilaksanakan di Auditorium Kampus 1 Unswagati, terakumulasi bahwa surat suara yang terpakai sebanyak 406 untuk pemilihan ketua HIMAJEMEN, 377 untuk pemilihan HIMATANSI, dan 786 untuk pemilihan ketua BEM FE.

Jadi total keseluruhan surat suara yang terpakai sebanyak 1.569 surat suara. Sedangkan dari total keseluruhan jumlah surat suara yang GOLPUT (tidak memilih) hanya 22 surat suara. Hal inilah  yang menjadi bukti adanya kemajuan tingkat partisipasi mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Ormawa di Fakultas Ekonomi tahun ini. “Harapan saya, semoga nanti siapa pun yang terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua ORMAWA (Organisasi Mahasiswa) bisa memenuhi dan melaksanakan semua visi misinya sesuai dengan apa yang dipaparkan saat kampanye berlangsung.” Tutur Oci Mahasiswa dari Prodi Manajemen usai pemilihan pada LPM Setara (27/12/17)

Akhirnya setelah tahap demi tahap terlewati dengan cukup baik, maka tadi malam sudah terpilih beberapa nama yang sah menjadi Ketua dan Wakil Ketua Ormawa FE diantaranya, Ketua Himajemen terpilih atas nama M. Rahmat Dzakiyudin dengan perolehan 256 surat suara, Ketua Himatansi terpilih atas nama Faisal Muharram dengan perolehan surat suara sebanyak 203. Gubernur BEM FE terpilih atas nama Widha Wahidah dengan Wakil Gubernur Gugun Gunawan dengan perolehan surat suara sebanyak 497.

“Menurut saya sih PEMIRA tahun ini lebih banyak partisipannya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Soalnya tahun sekarang ini mahasiswanya masih banyak yang masih aktif kuliah, jadi lumayan banyak yang ikut memilih. Harapan untuk semua paslon (pasangan calon) semoga siapapun yang nanti terpilih bisa ikhlas menerima apapun hasilnya, karena kami selaku panitia sudah berusaha memfasilitasi dalam kegiatan ini.” Tutup Ana Rosiana selaku Ketua PPUM FE 2017. (Riska Aulia/Reporter)

 

Puisi: Kosong

Tidak ada komentar
Kutumpahkan kesaktian langit

Dikeluarkannya angin dengan lembut

Pun kabut halus

Untuk disampaikannya pada relung

Ia pada kenangan sejalan demi setapak

Keringatnya dicucurkan tidak untuk menerima lelah pada perjalanan

Tapi teruntuk mengendalikan

Yaitu

Lebih menerima kenyataan

Bahwa di dalam benak adalah ingatan yang tak bisa terhapus oleh masa

Sejengkal pun tanah ,tikungan dimana pernah berebut

hujan badai yang menahan

Bahkan langir cerah dengan gelayutan monyet

Juga kelip kelip indah malam hari

Masih kita nikmati

Dulu bisa bersamaan

Tapi kali ini ku tengok langitnya kosong

PPUM Unswagati: Dana Kampanye Bersifat Mandiri

Tidak ada komentar

Selasa, 26 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Di Unswagati sedang berlangsung perhelatan akbar mahasiswa yakni Pemilihan Raya (Pemira) tingkat Universitas 2017. Dimana calon yang diusung ada 4 pasang yakni nomor urut 1 Lisa-Gerry, nomor urut 2 Fiqri-Rizki, nomor urut 3 Dhannar-Reja, dan nomor urut 4 Tessa-Kelly.

Pemilihan Umum Mahasiswa (PUM) sendiri rencana akan dilaksanakan pada Kamis, 28 Desember 2017. Dimana banyak kampanye yang dilakukan partai mahasiswa beserta pasangan calon yang diusungnya.

Berbagai cara kampanye pun dilakukan oleh partai mahasiswa untuk memperkenalkan calon Prsiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa yang diusungnya. Pemasangan spanduk, pamflet dan stiker menjad media untuk berkampanye.

Terkait dana kampanye, Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) mengungkapkan, bahwa sudah ada aturan yang mengatur tentang sumber dana kampanye partai mahasiswa maupun calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa.

“Dana kampanye itu sifatnya mandiri, yang jelas di dalam aturan itu sudah dijelaskan bahwa ada larangan terkait sumber dana kampanye, diantaranya tidak boleh bersumber dari Partai Politik, Lembaga, dan sejenisnya," ungkap Hadi Utomo, Ketua PPUM Unswagati 2017.

Ketika ditanya mengenai dana PUM dari Universitas, Hadi pun menjelaskan dana dari universitas hanya diperuntukan untuk jalannya kegiatan PEMIRA saja. "Dana dari universitas itu pasti ada, tapi hanya untuk jalannya pemira saja," tutupnya. (Trusmiyanto/Reporter)
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews