BEM-FT Sukses Gelar Reuni Akbar Perdana Fakultas Teknik

Tidak ada komentar

Minggu, 31 Desember 2017

Unswagati, setaranews.com - Masa saat menjadi mahasiswa merupakan momen yang meninggalkan kenangan menarik, tak terkecuali bagi alumni Fakultas Teknik Unswagati Cirebon. Semangat untuk menjalin tali silaturahim antar alumni akhirnya mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM-FT) Unswagati untuk mengadakan Reuni Akbar Fakultas Teknik Unswagati Cirebon.

Reuni akbar yang melibatkan 27 angkatan dari tahun 1983 sampai 2010 dihadiri oleh sekitar 46 alumni, digelar di Auditorium Kampus I Unswagati pada hari Sabtu (30/12), dengan mengusung tema Berjumpa, Bercerita, dan Berbagi Rasa Untuk Membangun Ikatan Alumni dalam Silaturrahim Keakraban.

Pupung Saepulloh, selaku ketua pelaksana reuni akbar FT Unswagati 2017 menjelaskan, kegiatan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan dan akan menjadi cikal bakal terbentuknya sebuah wadah Ikatan Alumni (IKAL) Mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Unswagati Cirebon.

“Tujuan dari kegiatan ini sebagai langkah awal untuk mempererat tali silaturahim, saling bertukar informasi dunia kerja, dan mengenang masa-masa perjuangan ketika menjadi mahasiswa”, terang Pupung.

Adapun agenda kegiatannya yaitu menyusun dan merumuskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART), Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), dan Garis Besar Haluan Kerja (GBHK), serta menetapkan Ketua IKAL FT yang pertama. Hendara Kurniawan alumni angkatan 2002 terpilih menjadi ketua IKAL FT yang pertama.

Reuni akbar FT 2017 juga merupakan salah satu Program Kerja (Proker) BEM FT periode 2016/2017. “Semoga acara ini bisa berkelanjutan dan berperan aktif dalam membangun negeri dengan karya, dan acara ini juga menjadi program kerja terakhir Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM-FT) periode 2016/2017“, jelas Suharto, Ketua BEM-FT.

Unswagati Lahirkan Pemimpin Baru Mahasiswa Melalui Pemira

Tidak ada komentar

Sabtu, 30 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon telah sukses melaksanakan Pemilihan Umum Mahasiswa Raya (Pemira) pada Kamis (28/12). Pesta demokrasi tahunan yang diadakan guna memilih pemimpin yang menjadi nahkoda Organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat Universitas (BEM-U) dan jajaran Dewan Perwakilan Mahasiswa tingkat Universitas (DPM-U) dari partai yang bertarung di Pemira.

Kesuksesan Pemira tahun ini ditandai dengan meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam memilih pemimpinnya dibandingkan tahun 2016 kemarin. Terdapat kenaikan 249 mahasiswa yang mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tiga kampus dari yang mulanya 1471 mahasiswa pada 2016 menjadi 1720 mahasiswa pada tahun 2017. Kenaikan tersebut diakui Hadi Utomo, Ketua Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) merupakan capaian yang cukup baik dan menjadi bahan evaluasi PPUM kedepan agar terus menaikkan partisipasi pemilih. Meningkatnya partisipasi mahasiswa tahun ini pun tidak akan terjadi cukup besar tanpa dibarengi track record dari para pasangan calon sehingga dapat mendobrak angka partisipasi mahasiswa.

Tahun ini terdapat empat pasangan calon dengan tujuh partai yang bertarung mendapatkan kursi kekuasaan. Dari empat pasangan calon tersebut, keluarlah pasangan Fikri-Kiki yang berada di nomor urut dua sebagai pemenang. Suara yang diperoleh mencapai 31,16% dari total pemilih yang datang ke TPS. Pasangan pemenang ini diusung oleh tiga partai yakni Partai Damai Amanah Mahasiswa (PDAM), Partai Ekonomi Mobile Legend dan Partai Premium. Fikri sendiri merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris sedangkan Kiki adalah mahasiswa jurusan Manajemen.

Untuk tapuk kekuasaan pimpinan DPM-U datang dari Partai Pendidikan dengan perolehan suara 17,67% dari total mahasiswa yang menyuarakan pilihannya. Partai yang memiliki lambang Ganesha ini diketuai oleh Ahmad Jalaludin, mahasiswa jurusan Manajemen.

Terpilihnya pemimpin baru di kalangan mahasiswa Unswagati diharapkan dapat menjaga kepercayaan mahasiswa yang telah memilih agar bisa menjalankan tugas dan kewajibannya bagi kepentingan mahasiswa seperti yang diungkap Hadi,

“Harapannya bisa menjaga amanah mahasiswa dan menjalankan tanggung jawab sesuai kepentingan mahasiswa.” Tutupnya. (Anisa/Reporter)

Terkait Pemira Unswagati 2017, TPS 3 Sempat Alami Perdebatan

Tidak ada komentar

Kamis, 28 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com – Pemilihan Raya (Pemira) 2017 Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 yang terletak di Kampus 3 Unswagati sempat mengalami perdebatan.

Perdebatan tersebut terjadi antar mahasiswa lebih tepatnya terjadi antara ketujuh partai yakni PDAM, Premium, Ekonomi ML, Pendidikan, KITA, Garuda dan PAHAM yang melakukan musyawarah mufakat pada pukul 15.45 WIB. Musyawarah ini terjadi karena menentukan penutupan TPS khususnya pada TPS 3.

Partai PDAM, Premium, Ekonomi ML mengajukan untuk meminta diperpanjang karena TPS 3 dibuka pada pukul 09.15 WIB, mengingat hal ini telah melanggar aturan bahwa seharusnya TPS dibuka pada pukul 08.00 WIB, disisi lain Partai Pendidikan, KITA, Garuda dan PAHAM menolak untuk perpanjangan waktu karena hal tersebut sudah tertulis jelas jika TPS harus tutup pada pukul 15.00 WIB. Mereka meminta agar mahasiswa bisa mengikuti aturan yang telah dibuat.

Sementara menurut Wakil Ketua Partai PDAM yakni Hotman jika merujuk pada aturan, seharusnya ada punishment bagi penyelenggara terkait keterlambatan pembukaan TPS 3 yang seharusnya pukul 08.00 WIB tetapi menjadi 09.15 WIB. “Jika merujuk pada aturan kita minta konsekuensi bagi pelanggar aturan,” ujarnya, Kamis (28/12).

Sementara pihak penyelenggara yakni Ketua PPUM, Hadi mengikuti kesepakatan yang diambil dari musyawarah. "Kita sesuai kesepakatan yang di ambil dari musyawarah ini, karena kan musyawarah sudah tapi tidak menemukan solusi, jadi voting."

Setelah melalui perdebatan yang cukup alot akhirnya TPS 3 ditutup pada pukul 15.00 WIB dengan menandatangani berita acara yang disetujui oleh perwakilan saksi partai mahasiswa, PPUM dan Panwaslu.

Simak Hasil Pemira FE Unswagati 2017

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com - Fakultas Ekonomi Unswagati baru saja menyelenggarakan PEMIRA (Pemilihan Raya), ialah salah satu pesta demokrasi yang di selenggarakan di lingkungan kampus biasanya untuk memilih Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) tingkat Fakultas. Pada kesempatan ini diselenggarakan dalam rangka pemilihan Ketua dan Wakil Ketua ORMAWA (Organisasi Mahasiswa) Fakuktas Ekonomi  tahun 2017/2018 diantaranya pemilihan Gubernur BEM Fakultas Ekonomi, Ketua HIMAJEMEN (Himpunan Mahasiswa Manajemen), HIMATANSI (Himpunan Mahasiswa Akuntansi) yang berlangsung pada Rabu, 27 Desember 2017 di depan  Gedung Baru Kampus 1 Unswagati. Acara yang di diselenggarakan oleh PPUM  (Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa) DPM FE (Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi) ini bertemakan “Mengawal PEMIRA SEHAT (Sportif, Efektif, Harmonis, Aspiratif, Taat Azaz)" dan acara ini di mulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Panitia hanya membuka satu TPS (Tempat Pemungutan Suara) dikarenakan anggaran yang diberikan oleh pihak kampus yang hanya mencukupi untuk satu TPS saja. Namun demikian, dengan dibukanya satu TPS banyaknya mahasiswa yang melakukan proses pemilihan tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk PEMIRA FE (Pemilihan Raya) kali ini. Jumlah surat suara yang disiapkan sesuai dengan DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 3.423 surat suara. Setelah proses perhitungan selesai yang dilaksanakan di Auditorium Kampus 1 Unswagati, terakumulasi bahwa surat suara yang terpakai sebanyak 406 untuk pemilihan ketua HIMAJEMEN, 377 untuk pemilihan HIMATANSI, dan 786 untuk pemilihan ketua BEM FE.

Jadi total keseluruhan surat suara yang terpakai sebanyak 1.569 surat suara. Sedangkan dari total keseluruhan jumlah surat suara yang GOLPUT (tidak memilih) hanya 22 surat suara. Hal inilah  yang menjadi bukti adanya kemajuan tingkat partisipasi mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Ormawa di Fakultas Ekonomi tahun ini. “Harapan saya, semoga nanti siapa pun yang terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua ORMAWA (Organisasi Mahasiswa) bisa memenuhi dan melaksanakan semua visi misinya sesuai dengan apa yang dipaparkan saat kampanye berlangsung.” Tutur Oci Mahasiswa dari Prodi Manajemen usai pemilihan pada LPM Setara (27/12/17)

Akhirnya setelah tahap demi tahap terlewati dengan cukup baik, maka tadi malam sudah terpilih beberapa nama yang sah menjadi Ketua dan Wakil Ketua Ormawa FE diantaranya, Ketua Himajemen terpilih atas nama M. Rahmat Dzakiyudin dengan perolehan 256 surat suara, Ketua Himatansi terpilih atas nama Faisal Muharram dengan perolehan surat suara sebanyak 203. Gubernur BEM FE terpilih atas nama Widha Wahidah dengan Wakil Gubernur Gugun Gunawan dengan perolehan surat suara sebanyak 497.

“Menurut saya sih PEMIRA tahun ini lebih banyak partisipannya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Soalnya tahun sekarang ini mahasiswanya masih banyak yang masih aktif kuliah, jadi lumayan banyak yang ikut memilih. Harapan untuk semua paslon (pasangan calon) semoga siapapun yang nanti terpilih bisa ikhlas menerima apapun hasilnya, karena kami selaku panitia sudah berusaha memfasilitasi dalam kegiatan ini.” Tutup Ana Rosiana selaku Ketua PPUM FE 2017. (Riska Aulia/Reporter)

 

Puisi: Kosong

Tidak ada komentar
Kutumpahkan kesaktian langit

Dikeluarkannya angin dengan lembut

Pun kabut halus

Untuk disampaikannya pada relung

Ia pada kenangan sejalan demi setapak

Keringatnya dicucurkan tidak untuk menerima lelah pada perjalanan

Tapi teruntuk mengendalikan

Yaitu

Lebih menerima kenyataan

Bahwa di dalam benak adalah ingatan yang tak bisa terhapus oleh masa

Sejengkal pun tanah ,tikungan dimana pernah berebut

hujan badai yang menahan

Bahkan langir cerah dengan gelayutan monyet

Juga kelip kelip indah malam hari

Masih kita nikmati

Dulu bisa bersamaan

Tapi kali ini ku tengok langitnya kosong

PPUM Unswagati: Dana Kampanye Bersifat Mandiri

Tidak ada komentar

Selasa, 26 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Di Unswagati sedang berlangsung perhelatan akbar mahasiswa yakni Pemilihan Raya (Pemira) tingkat Universitas 2017. Dimana calon yang diusung ada 4 pasang yakni nomor urut 1 Lisa-Gerry, nomor urut 2 Fiqri-Rizki, nomor urut 3 Dhannar-Reja, dan nomor urut 4 Tessa-Kelly.

Pemilihan Umum Mahasiswa (PUM) sendiri rencana akan dilaksanakan pada Kamis, 28 Desember 2017. Dimana banyak kampanye yang dilakukan partai mahasiswa beserta pasangan calon yang diusungnya.

Berbagai cara kampanye pun dilakukan oleh partai mahasiswa untuk memperkenalkan calon Prsiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa yang diusungnya. Pemasangan spanduk, pamflet dan stiker menjad media untuk berkampanye.

Terkait dana kampanye, Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) mengungkapkan, bahwa sudah ada aturan yang mengatur tentang sumber dana kampanye partai mahasiswa maupun calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa.

“Dana kampanye itu sifatnya mandiri, yang jelas di dalam aturan itu sudah dijelaskan bahwa ada larangan terkait sumber dana kampanye, diantaranya tidak boleh bersumber dari Partai Politik, Lembaga, dan sejenisnya," ungkap Hadi Utomo, Ketua PPUM Unswagati 2017.

Ketika ditanya mengenai dana PUM dari Universitas, Hadi pun menjelaskan dana dari universitas hanya diperuntukan untuk jalannya kegiatan PEMIRA saja. "Dana dari universitas itu pasti ada, tapi hanya untuk jalannya pemira saja," tutupnya. (Trusmiyanto/Reporter)

Makna Historis Hari Ibu Nasional yang Disahkan Presiden Soekarno

Tidak ada komentar

Jumat, 22 Desember 2017

Nasional, Setaranews.com – Di Indonesia sosok Ibu diapresiasi lewat Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Banyak orang akan berbondong-bondong mengungkapkan kasih sayang dengan cara yang bermacam-macam. Biasanya ada yang memberikan sebuket bunga atau membebaskan seorang Ibu dari tugas domestik seharian. Tapi tahukah Anda bahwa Hari Ibu di setiap negara berbeda-beda dan mempunyai sejarah yang bermacam-macam?

Misalnya saja di India, Hari Ibu dilakukan selama 10 hari di bulan Oktober. Umat Hindu di India akan merayakannya dengan Festival Pujha Durga. Festival ini bertujuan memberikan penghormatan kepada Dewi Durga yang dianggap Ibu alam semesta.

Atau Amerika Serikat yang menjadikan minggu kedua di bulan Mei sebagai Hari Ibu. Pelopor utamanya ialah Anna Marie Jarvis. Tiap tanggal 9 Mei ia memperingati kematian Ibunya dengan cara membagikan tangkai-tangkai bunga Anyelir ke tiap Ibu. Ibunya ialah Ann Maria Jarvis yang meninggal pada tahun 1905 yang merupakan seorang aktivis sosial selama Perang Sipil Amerika. Pada tahun 1908, Anna mulai memperjuangkan keberadaan Hari Ibu dan mengajukan proposal untuk menjadikannya sebagai hari libur nasional, tapi ditolak. Baru pada tahun 1914, deklarasi tersebut disetujui oleh Presiden Amerika ke-28, Woodrow Wilson.

Kemudian, berangkat dari sanalah Hari Ibu di Amerika Serikat diperingati tiap minggu kedua di bulan Mei dan diikuti oleh 75 negara seperti Australia, Denmark, Italia, Jerman, Afrika Selatan, Malaysia, Filipina, China, Hong Kong dan Jepang.

Sementara di Indonesia, tanggal 22 Desember diambil dari tanggal sejak terselenggaranya Kongres Perempuan Indonesia pertama tahun 1928 di Yogyakarta. Kongres ini bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dalam bidang pendidikan dan pernikahan. Acara yang dihadiri oleh 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera ini berlangsung selama 4 hari. Dan ternyata, organisasi wanita di Indonesia ini sudah ada sejak tahun 1912. Keberadaannya terinspirasi oleh para pahlawan wanita Indonesia seperti Kartini, Cut Nyak Meutia, Martha C. Tiahahu, Dewi Sartika dan Rasuna Said. Kini Kongres Perempuan Indonesia lebih dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Lantas tercetusnya tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu telah diputuskan lewat Kongres Perempuan Indonesia ketiga pada tahun 1938 di Bandung. Lalu dikukuhkan lewat Dekret Presiden RI No. 316 tanggal 16 Desember 1953 oleh Presiden Soekarno. Jika Amerika Serikat menjadikan Hari Ibu sebagai hari libur nasional, maka Indonesia hanya menjadikannya sebagai hari nasional.

Adanya Hari Ibu di Indonesia sebagai bentuk jawaban atas protes masyarakat. Karena sebelumnya Presiden Soekarno menetapkan Hari Kartini tiap tanggal 21 April sebagai bentuk perayaan emansipasi wanita nasional. Banyak masyarakat menganggap perjuangan Kartini tidak menyeluruh—hanya di Jepara dan Rembang. Maka Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Salah satu cara untuk mengenang jasa para pahlawan wanita Indonesia, selain Kartini, yang disatukan kedalam simbol sosok Ibu.

Selamat Hari Ibu! Semoga kita tidak lupa jasa para pahlawan wanita Indonesia dan Ibu yang telah melahirkan kita.

SKK Migas Kenalkan Industri Hulu Migas ke Mahasiswa Unswagati

Tidak ada komentar

Kamis, 21 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Pagi yang cerah mengiring Satuan Kerja Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Divisi Humas mengadakan acara Kuliah Umum Hulu Migas Goes To Campus 2017, di Ruang Auditorium Kampus Utama, Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) pada Rabu, 20 Desember 2017, dengan menggandeng pihak Fakultas Teknik bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM-FT) sebagai panitia.

Adapun pemateri dalam acara ini yaitu Benyamin (SKK Migas), Agus Sudaryanto (Humas Pertamina Hulu Energi), dan Ali Dharmayasa (Asset 3 Legal & Relation Manager), dimana ketiga pemateri ini memang berkompeten di bidangnya.

Program ini merupakan kuliah umum dan diskusi seputar masalah terkini industri hulu migas. Program ini dilakukan serentak di 42 kampus di Indonesia. Dimana teknisi-teknisi migas ini sudah dipegang oleh anak bangsa, maka perlu diadakannya pengetahuan mengenai industri hulu migas.

Benyamin yang membawakan materi tentang industri hulu migas, dia menegaskan bahwa harus mengganti ketergantungan pemakaian minyak dan beralih ke gas. Benyamin juga menegaskan pentingnya bantuan dana dan teknologi yang mendukung dalam industri migas. “Industri ini membutuhkan biaya dan teknologi yang besar sehingga semua ditanggung oleh pemerintah," tegasnya.

Melihat kondisi sumber daya alam akhir-akhir ini memaksa masyarakat harus beralih dari minyak ke gas. Dimana di daerah perbatasan memiliki potensi besar jika menggiatkan kegiatan hulu migas maka akan ada kemungkinan untuk bisa lebih maju. “Kita mencoba memberi pengertian dan merubah pola fikir masyarakat dengan komponen lain yang juga dapat memberikan pendapat bagi negara,” tutupnya.

Peran kehumasan dalam pertamina hulu migas yang disampaikan oleh Agus Sudaryanto, membangun hubungan dan menjalin kerjasama memang sangatlah penting untuk keberhasilan dalam sebuah industri tak lain dengan pertamina pula, dengan menerapkan kehumasan berbasis kemasyarakatan. "Peran pertamina hulu energi bekerja pada laut dalam, dimana kehumasan merenerapkan kehumasan berbasis kemasyarakatan,” katanya.

Sependapat dengan Benyamin, Ali Dharmayasa menegaskan pentingnya kelangsungan pasokan gas bagi kehidupan masyarakat.

Berikut Cara Agar Tidak Mudah Sakit Saat Musim Hujan

Tidak ada komentar
Tips dan Trik, Setaranews.com - Akhir tahun hingga menjelang bulan baru ditahun baru iklim di Indonesia biasanya terasa dingin, hujan yang terus menerus mengguyur dari pagi hingga malam terkadang menjadi rutinitas yang mau tidak mau harus kita hadapi. Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.

Jika tidak segera mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius maka kemungkinan tubuh terkena penyakit akan lebih besar. Sehingga tak heran jika ruang tunggu dokter akan lebih penuh saat musim ini. Penyakit yang menjangkit dimusim penghujan ini bukan hanya rentan menyerang orang dewasa, anak-anak juga justru lebih beresiko. Berikut beberapa tips agar tidak mudah sakit saat musim hujan seperti yang dikutip dari Konsultasi Syariah Blogspot.

1. Saat Kehujanan, segera mandi dan keramas

Sebisa mungkin saat kita kena air hujan dan segera dibersihkannya dengan mandi dan keramas. Karena partikel polusi ada di udara hujan dan kita tidak bisa menjamin kebersihannya. Air hujan juga membuat tubuh kedinginan. Mandi air hangat bisa menjadi solusi.

2. Usahakan tubuh selalu hangat

Misalnya dengan memakai jaket atau sweater. Minum minuman atau makanan yang hangata. Karena suhu dingin saat musim hujan bisa turun daya rahan tubuh jika terpapar terlalu sering.

3. Tidur yang cukup dan jangan begadang

Bagi orang dewasa minimal tidur 6-8 jam sehari. Usahakan saat bagadang, balas dengan tidur siang. Jangan sampai tidur nanti kehujanan atau mandi air hujan. Tidur adalah fase di mana tubuh memperbaiki daya tahan tubuh dan meningkatkannya selama turun.

4. Tetap rutin berolahraga

Musim hujan jangan menjadi alasan tidak berolahraga. Selama musim hujan tetap rutin berolahraga. Banyak olahraga indoor yang bisa dijadikan piliha. Misalnya gym, futsal, bulutangkis dan lain-lain. Tidak bisa ditawar akibat udara dingin selama musim hujan

5. Banyak minum air putih

Air putih merupakan sarana detokfisiksi yang baik. Air bisa membantu membebaskan racun-racun dalam tubuh. Minum air minimal 8 gelas sehari dan usahakan bawa tempat minuman di mana saja anda berpergian. Bisa saja kapan saja dan tidak bisa terjadi gejala awal dehidrasi.

6. Jaga Makanan anda

Musim hujan buat bakteri dan kuman mudah menyebar dan penyakit infeksi menular menjadi lebih banyak kejadiannya. Anda perlu menjaga makanan anda dan melihat sumber makanan anda. Misalnya makanan di pinggir jalan. Perhatikan kebersihannya, jika layak dan cukup bersih anda bisa memilihnya jika meragukan keluar cari yang lain.

7. Jaga kebersihan rumah anda

Kesehatan rumah anda, gangguan genangan udara dan saluran airnya. Musim hujam terjaga menjadi penyakit sarang. Jaga kebersihannya agar anggota keluarga bisa terjaga dair kuman dan virus yang bisa menyerang kapan saja di musim hujan.

8. Konsumsi Vitamin

Saat pergantian musim dari musim kemarau menuju musim penghujan tubuh biasanya akan tidak secara langsung menyesuaikan kondisinya, melainkan melalui sebuah proses terlebih dahulu. Proses inilah yang biasanya mempengaruhi system imun atau kekebalan tubuh manusia menjadi lebih lemah. Saat sistem kekebalan tubuh menurun, maka penyakit akan lebih rentan menyerang. Untuk itulah konsumsi vitamin amat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan system imun. Oleh sebab itu, konsumsi vitamin terutama vitamin C amat dianjurkan. Kandungan vitamin C ini bisa juga anda peroleh secara alami dari kandungan buah-buahan seperti buah jeruk, buah strawberry dan masih banyak lagi. Mengkonsumsi vitamin C secara rutin akan memastikan kebutuhan vitamin C dalam tubuh terpenuhi, yang pada akhirnya akan membantu anda meningkatkan fungsi sistem imun dalam tubuh. (Nanang Abdul F./Anggota Magang)

Bersama Fakultas Teknik Unswagati, SKK Migas Adakan Kuliah Umum

Tidak ada komentar

Rabu, 20 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Satuan Kerja Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Divisi Humas adakan acara Kuliah Umum Hulu Migas Goes To Campus 2017 di Ruang Auditorium Kampus Utama, Universitas Swadaya Gunung Jati, pada Rabu, 20 Desember 2017.

Acara yang dihadiri oleh 250 peserta dari kalangan umum namun di khususkan untuk mahasiswa Fakultas Teknik Unswagati itu, menggaet pihak Fakultas Teknik dan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM-FT) sebagai panitia.

Adapun tujuan dari acara tersebut untuk menyebarkan informasi yang tepat tentang industri migas. “Yaa untuk menyebarkan informasi yang tepat tentang migas itu sendiri,"ungkap pihak Humas SKK Migas Jakarta. Unswagati dipilih sebagai tuan rumah acara tersebut karena Unswagati adalah kampus besar yang dekat dengan daerah operasi Industri Migas.

“Ini kan di daerah Jawa barat dekat dengan daerah operasi industri migas, jelas ini menjadi stakholder yang penting sekali bagi kalangan akademisi di daerah operasi,” Tegasnya. Pihaknya juga mengharapkan Masyarakat dan mahasiswa dapat menjelaskan dengan benar dan rasional jika suatu saat nanti ada pemberitaan tentang Industri migas.

Disisi lain Suharto selaku Ketua BEM-FT Mengungkapkan Acara ini adalah acara tahunan. Ketika di singgung mengenai persiapan, Ketua BEM-FT yang sebentar lagi dimisiyoner itu menyatakan semua persiapan dengan maksimal, serba Dadakan karena waktu untuk Prepare tidak lama. “semua serba mendadak, yaa kita sih berusaha semaksimal mungkin, dan bisa di bilang acara ini alakadarnya, karena kita persiapan tuh cuma 4 hari” Tegasnya. Dia juga mengharapkan bisa menjalin kerjasama baik itu untuk Beasiswa, Lapangan kerja dan sebagainya.

Wakil Rektor III Berikan Dukungan Untuk Kepengurusan Baru UKM Seni danBudaya

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com – Berdiri di podium di hadapan puluhan mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Dr Ipik Permana, M.Si selaku Wakil Rektor III yang mewakili Rektor Unswagati memberikan dukungannya terhadap Organisasi Mahasiswa Unswagati. Beliau membagi pengalamannya berorganisasi semasa menjadi mahasiswa Fisip Unswagati, dari mengikuti organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tataran Fakultas hingga Universitas. Lika-liku yang dialami ketika berorganisasi diyakininya menjadi sebuah proses kedewasaan mahasiswa.

Menurutnya, para pemimpin dapat terlahir dari organisasi mahasiswa. Untuk itulah beliau menghimbau agar mahasiswa dapat mengikuti organisasi yang berada di Fakultas maupun Universitas sesuai dengan keinginannya guna mengasah kepemimpinan masing-masing.

“Organisasi Kemahasiswaan merupakan kawah candradimuka. Tempat lahirnya pemimpin. Akan sangat rugi jika mahasiswa tidak mengikuti organisasi mahasiswa.” Tutur Dr. Ipik Permana, M.Si. pada acara Serah Terima Jabatan dan Pelantikan Kepengurusan UKM Seni dan Budaya periode 2017/2018 di Aula Unswagati, Senin (18/12).

Sementara itu, Safeti Winarsih, ketua umum UKM Seni dan Budaya terpilih periode 2017/2018 sempat mengeluhkan dukungan dari pihak Universitas terkait kegiatan yang diadakan UKM Seni dan Budaya, serta keikutsertaan UKM Seni dan Budaya selaku organisasi mahasiswa yang berfokus pada bidang kesenian dan kebudayaan dalam partisipasinya di acara tahunan Universitas. Hal itu dikarenakan universitas kerap menggunakan pihak luar untuk mengisi kesenian lengser pada kegiatan wisuda.

“Kami kurang mendapat dukungan dari universitas, padahal kami sering membawa nama baik Unswagati baik di dalam maupun luar kampus.” Ujar Safeti, yang juga merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

Namun tak sejalan dengan pernyataan Safeti, Dr. Ipik Permana, M.Si mengaku sudah melakukan dukungan dari awal untuk UKM Seni dan Budaya. Beliau juga menegaskan untuk melakukan diskusi secara baik-baik antara ketua umum dan pihaknya jika ada permasalahan dalam bidang kemahasiswaan tanpa membawa masa ramai-ramai.

“Kan sudah ada Ketua, kita memberi amananat kepada ketua. Jadi kalau ada masalah apa-apa, bicarakan saja tapi gak usah rama-ramai.” ucapnya.

Terkait keluhan Safeti mengenai partisipasi UKM Seni dan Budaya di kegiatan wisuda, dirinya berjanji akan selalu melibatkan UKM Seni dan Budaya pada setiap acara tahunan yang diadakan Universitas, khususnya yang berkaitan dengan kesenian dan kebudayaan.

Asclepius 2018 Sparta Jadi Ajang Promosi FK Unswagati

Tidak ada komentar

Selasa, 19 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Unswagati, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran (FK) Unswagati akan menyelenggarakan pertandingan bola basket SMA Putra/i se-wilayah 3 Cirebon.

Kegiatan yang di beri nama ASCLEPIUS 2018 SPARTA ini memiliki tema Sportivity, Unity, and Glory. Kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 25 Februari hingga 4 Maret 2018 ini diselenggarakan di GMC Basketball Arena Cirebon.

ASCLEPIUS merupakan event bola basket tahunan se-Wilayah 3 Cirebon. Pendaftaran pun sudah mulai di buka dari tanggal 4 Desember-10 Januari 2018 (Rp.700.000) dan tanggal 11 Januari – 15 Februari 2018 ( Rp. 750.000). Sistem pendaftaran ini disediakan dengan dua cara yakni bisa secara online atau pun offline (transfer) pada REK BNI 0585350050 a.n. Dina Alfiana. Total hadiah untuk acara ini sebesar Rp.10.000.000,-

Hanif selaku Ketua Pelaksana berujar bahwasanya tujuan acara ini selain untuk mempererat persaudaraan dengan tim-tim basket tingkat SMA se-Wilayah 3 Cirebon juga sebagai ajang promosi Fakultas Kedokteran (FK) Unswagati.

“Acara ini diadakan sebagai ajang promosi Fakultas Kedokteran Unswagati, selain itu juga tujuan kami mengadakan acara ini untuk mempererat tali persaudaaraan & sportifitas tim-tim basket tingkat SMA yang ada di wilayah 3 Cirebon. Tentunya dengan diselenggarakan acara ini selain para siswa lebih mengenal Fakultas Kedokteran Unswagati, dengan di adakannya acara ini para siswa diharapkan bisa terus berkarya dan mengembangkan bakatnya di bidang olahraga bola basket.” Tutupnya. (Riska Aulia/Reporter)

7 Tips Memanage waktu Kuliah dan Organisasi

Tidak ada komentar
Tips dan Trik, Setaranews.com - Jika kamu seorang mahasiswa jangan sampai kamu menjadi mahasiswa yang hanya menjadi mahasiswa kupu – kupu (kuliah pulang kuliah pulang). Aktiflah di berbagai organisasi yang kamu sukai. Tidak akan rugi ketika kamu mengikuti kegiatan selain kegiatan kuliah. Karena dengan berorganisasi, kamu bakal terbiasa bekerjasama dengan orang lain (work as a team), memiliki jiwa kepemimpinan (work as a leader), terbiasa bekerja dengan manajemen (work with management). Di dalam kehidupanmu setelah kuliah, skill tersebut sangat dibutuhkan ketika memasuki dunia yang sebenarnya. Tetapi kadang seorang mahasiswa aktivis organisasi menemui kendala dalam membagi waktu antara kuliah dan organisasi. Berikut tips-tips membagi waktu kuliah dan organisasi:

1. Kenali Dirimu

Pertama yang harus kalian lakukan adalah, kenali dirimu dengan baik. Kenali cara kerja kalian, dan dalam kondisi yang bagaimana kalian dapat bekerja secara efektif. Cara ini menurut penulis penting banget. Simak ilustrasinya dibawah ini:
A orangnya harus di cicil kalo nugas, karena tidak bisa begadang sampai malem, jadi waktu efektif A buat nugas itu pagi-sore, biasanya A sering kebut nugas di weekend pagi. Terus A bukan termasuk orang yang perfectionist, jadi kalo nugas bisa cepet yang penting hasilnya rapih dan sesuai, gak harus perfect dan muluk-muluk yang penting pas ngerjain do the best aja dan yakin sama karya kamu! Jadi A udah tahu butuh berapa lama untuk ngerjain tugas-tugasnya.

2. Kenali Aktivitasmu

Nah, setelah kamu tahu gimana cara kamu bekerja dan kapan aja kamu bisa bekerja efektif, kamu harus tau apa aja aktivitas yang akan kamu lakukan, minimal kamu udah punya list kegiatanmu dalam seminggu. Bagi aktivitasmu berdasarkan prioritas, kamu harus bisa nentuin mana yang paling penting dan paling urgent, mana yang penting aja tapi gak terlalu urgent, dll.

3. Aturlah Waktumu

Biasakan memanage perencanaan waktu. Buatlah jadwal kuliah dan kegiatan organisasi dalam satu timeline yang detail – baik hari, jam, dan tempatnya. Artinya buatlah schedule di Notes sebagai agenda dan acuan kamu.

4. Komunikasi

Biasakan bersikap dan berkomunikasi asertif.
Contoh: besok, kamu menghadapi ujian semester. Akan tetapi, kamu juga memiliki agenda rapat organisasi nampakny mendesak. Dalam situasi ini, kamu harus berani mengatakan tidak, tetapi tetap dalam koridor kesantunan. Ujian semester adalah Prioritas I, rapat bisa diganti waktu lain, namun ujian semester tidak bisa.

5. Jangan menunda pekerjaan

Kebiasaan yang satu ini pasti hobi banget nih, nah ini adalah salah satu juga kendala penghambat kegiatan kuliah ataupun kegiatan organisasi yaitu “menunda pekerjaan”. Kebiasaan yang menyenangkan bagi kamu, membuat kamu menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya kamu lakukan sekarang juga. Apalagi jika sudah mendekati kata “deadline”. Jangan pernah salahkan siapapun jika tugas-tugas yang kamu kerjakan menjadi terbengkalai atau lupa. Kebiasaaan mahasiswa banget memang, suka mengerjakan tugas pada saat menjelang deadline. Atau melakukan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) Ini merupakan suatu kebiasaan yang buruk bagi kamu. Efeknya mungkin tidak akan tersasa pada saat ini, melainkan pada masa depan yang akan datang. Jika kamu sudah terjun ke dalam suatu komunitas masyarakat atau suatu organisasi masyarakat, lalu kamu diberi tugas untuk menjalankan suatu pekerjaan jangan pernah menunda pekerjaan tersebut, karena kelak kamu akan menjadi publicfigure yang akan dinilai banyak orang. Segala pekerjaan kamu akan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya dan dari situlah mereka akan melihat kamu itu pribadi yang seperti apa.

6. Totalitas diri

Dalam kegiatan kuliah maupun kegiatan suatu organisasi, kamu harus memiliki totalitas diri yang baik. Jika kamu di organisasi, pada saat itu juga totalitaskan diri kamu di kegiatan organisasi. Begitu juga dengan kuliah. Pandai-pandailah memposisikan totalitas diri kamu pada suatu organisasi. Jika kamu berada di organisai tersebut, totalitaskan diri kamu pada kegiatan tersebut. Sebaliknya, saat kuliah totalitas dan fokuskan diri kamu pada mata kuliah yang kamu pelajari tidak pada satu mata kuliah saja tapi semua mata kuliah.

7. Kesehatan

Kesehatan tubuh juga sangat penting, karena kalau kita tidak bisa menjaga kesehatan tubuh kita bagaimana kita mau menjalani kegiatan sehari-hari yang padat tentunya. Apalagi masa-masa kuliah, masa yang sibuk-sibuknya, waktu liburpun atau kosong tidak tentu. Saking asiknya main dengan teman-teman kamu jadi lupa dengan kesehatan diri sendiri. Hal tersebut tidak boleh sampai terjadi karena kesehatan itu tetap nomor 1. Bagaimana kita mau ikut banyak kegiatan organisasi kalau kesehatan tubuh kita gampang down. Pasti kita jadi tidak bisa banyak mengikuti kegiatan-kegiatan organisasi atau kegiatan lainnya. Jadi sayangilah tubuhmu jangan pernah menyepelekan sakit, jika kalian sedang sakit beristirahatlah jangan memaksakan tubuh kalian untuk melakukan kegiatan yang membuat tambah sakit. (Shara Maharani/Anggota Magang)

PPUM Telah Terbentuk, PEMIRA Unswagati 2017 Siap Digelar

Tidak ada komentar

Senin, 18 Desember 2017

Unswagati, Setaranews.com - Pemilihan Raya Universitas Swadaya Gunung Jati (PEMIRA Unswagati) 2017 tinggal menghitung hari, tahap demi tahap telah dilalui mulai dari open recruitment panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) sebagai pelaksana PEMIRA Unswagati, hingga pada proses pendaftaran partai mahasiswa.

Tercatat oleh PPUM terdapat 8 calon partai mahasiswa yang mendaftar. Untuk menjadi partai mahasiswa yang terdaftar secara sah dalam PEMIRA Unswagati 2017, ke-8 calon partai mahasiswa tersebut harus melengkapi beberapa persyaratan diantaranya persyaratan administrasi dan verifikasi. Setelah melakukan verifikasi, PPUM menetapkan hanya ada 7 partai mahasiswa yang lolos dengan status terpenuhi, dan 1 partai mahasiswa yang tidak lolos yakni Partai Semar, dikarenakan tersandung oleh persyaratan administrasi.

Pada Rabu kemarin (13/12) adalah tahap pengambilan nomor urut partai mahasiswa, dengan menghasilkan:

1. Partai PDAM
2. Partai PAHAM
3. Partai Pendidikan
4. Partai KITA
5. Partai PREMIUM
6. Partai Ekonomi ML
7. Partai Garuda Merah

Kemudian, pada tanggal 14-16 Desember 2017 adalah tahap pendaftaran calon ketua dan wakil ketua BEM tingkat Universitas. Ketika disinggung terkait data Daftar Pemilih Tetap (DPT), Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) masih menunggu data dari Pusat Data (PUSDAT) Unswagati. Namun, pihaknya sudah melayangkan surat untuk mendapatkan DPT. ”Kami sudah melayangkan surat ke Pusdat untuk dapatkan DPT, tapi sampai saat ini belum ada respon,” ujar Hadi Utomo Ketua PPUM Unswagati 2017.

Adapun puncak pelaksanaan PEMIRA Unswagati 2017 yaitu proses pemilihan umum dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 28 Desember 2017 di kampus 1, 2, dan 3 Unswagati.

Diksar Klise Jadi Ajang Penguatan Emosional Anggota Muda

Tidak ada komentar

Rabu, 06 Desember 2017

Cirebon, Setarnews.com - Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Fotografi Klise adakan acara Pendidikan Dasar (Diksar) untuk anggota muda Klise. Acara yang dilaksanakan tanggal 2-3 Desember 2017 ini dilaksanakan di Vila Getsemani, Kuningan.

Diksar Klise angkatan ke-10 ini membawa 21 orang anggota muda, namun 1 diantaranya tidak bisa hadir karena sakit. Acara yang mengusung tema “Wild Life Photography” ini dianggap lebih santai dan tidak monoton di banding dengan Diksar yang sebelumnya. Acara ini diawali dengan pengalungan bunga dan mencoret-coret wajah. Ini bermaksud menjadi senjata utama Klise merekatkan emosional satu sama lain.

Adapun alasan dibalik pemilihan tema “Wild Life Photography” ini karena hasil jepretan tangan anggota muda Klise dianggap tidak biasa. "Ya, karena melihat hasil foto-foto sesuai dengan hasil jepretan anggota muda Klise yang terlihat lebih out of the box, dimana hasil-hasil jepretan mereka tidak biasa dengan menggunakan angel yang berbeda,” tutur Ayu Lestari sebagai Ketua Pelaksana acara.

Acara Diksar ini merupakan tahapan pertama yang harus ditempuh anggota muda Klise untuk menjadi anggota tetap Klise, dimana Pendidikan Lanjutan (Dikjut) akan digelar sebagai tahap akhir pengukuhan dengan penerimaan uniform klise sebagai bentuk penetapan anggota tetap Klise.

Penguatan emosional dan tidak meninggikan ego menjadi harapan Ayu untuk anggota muda. “Diksar kan ajang pengakraban antara anggota tetap dan anggota muda ya harapan nya sih tetap saling menguatkan emosional dan jangan sampai terpecahkan karena ego, karyanya harus terus di kembangkan jangan cepat puas dengan pujian 'waaah ini bagus' jangan cepet puas dan harus terus belajar,” tutupnya.

Lewat Pra-Diksar Mapala Gunati Siapkan Calon Anggota Baru

Tidak ada komentar

Selasa, 05 Desember 2017

Kuningan, Setaranews.com – Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Swadaya Gunung Jati (Mapala Gunati) Cirebon telah melaksanakan kegiatan Pra Pendidikan Dasar (Pra Diksar) bagi para calon anggota baru. Kegiatan tersebut di laksanakan di Kebun Raya Kabupaten Kuningan pada 02-03 Desember 2017.

Pra Diksar merupakan jenjang keanggotaan sebagai tahap awal untuk menjadi anggota Mapala Gunati. Calon anggota harus mengikuti beberapa proses terlebih dahulu sebelum melakukan Pra Diksar yaitu melakukan pendaftaran, melewati seleksi yang terdiri dari tes tulis, fisik, dan interview, selanjutnya perserta akan melanjutkan ke tahap pemberian materi kelas.

“Di dalam materi kelas terdiri dari materi dasar tiga buana dari delapan divisi tentang Kegiatan Alam Terbuka (KAT), barulah selanjutnya mendapatkan materi Pra Pendidikan Dasar sebagai pemantapan calon anggota terhadap pemahaman pada materi-materi yang telah disampaikan sebelumnya.” menurut Abu Nashor selaku Ketua Pelaksana yang juga akrab disapa Laceng.

Laceng juga menambahkan, dengan jumlah peserta yang awalnya yaitu 25 orang terdaftar mengkerucut lagi menjadi 10 orang, kegiatan tersebut di adakan agar calon anggota tidak kaget saat terjut ke medan.

Puisi: Daun Gugur Tinggal Kenangan

Tidak ada komentar
Ohhh... Mawarku

Tak sepanjang usiaku mengharapmu

Tak setinggi gunung aku memintamu

Ohhh... Mawarku

Sepatah kata saja kau bilang merindu

Cukuplah itu menjadi penawar empedu

Sekaligus penebus laraku

Dari waktu yang cepat berlalu

Ohh... Mawarku

Ada kenangan yang tak mau di kenang

Ada kerinduan yang tak bisa merindukan

Ada cerita yang tak mau di ceritakan

Kau Mawarku

Ada keinginan yang tak terelakan

Sudikah engkau menjadi penghias hidupku

Mewarnai taman rumahku

Mengharumkan ruang kamarku

Ahhh... Mawarku

Aku terlalu lama menunggu

Tak sudilah aku denganmu
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews