Responsive Ad Slot

Futsal Cup: Menejemen Berhasil Bekuk Teknik Sipil

Tidak ada komentar

Kamis, 02 November 2017

Cirebon, Setaranews.com – Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon telah melaksanakan kompetisi futsal untuk SLTA sederajat dan antar Fakultas se-Unswagati, pada 30-31 0ktober 2017 di Gedung Olahraga Bima Kota Cirebon. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara Civil Festival HMS-FT 2017 yang di isi dengan lomba-lomba seperti Seminar, Auto Cad, Fotografi, Futsal Cup, dan di tutup dengan malam puncak acara pagelaran seni musik.

Dalam kompetisi futsal antar fakultas se-Unswagati itu di ikuti oleh enam tim yakni fakultas Ekonomi(FE), Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik (FT), yang masing-masing mengirimkan dua tim,dan dimenangkan oleh prodi manajemen dari Fakultas Ekonomi setelah mengalahkan Prodi Teknik Sipil dari Fakultas Teknik dengan skor 7-2.

“Acara ini bertemakan Membangun Mental, Menjungjung Tinggi Sportifitas dalam Bermain. Pemenangnya akan mendapatkan uang pembinaan, trofi dan sertifikat pada malam puncak nanti. Selain itu juga, kami mengadakan suporter terbaik untuk tingkat SLTA, dan top skor untuk semua tingkat kompetisi. Semuanya akan di sampaikan pada malam puncak nanti.” Menurut Sulistio selaku penanggung jawab kegiatan, (31/10).

Salman, capten tim manajemen yang berhasil membawa timnya juara mengatakan “ ini menjadi pertandingan terakhir untuk saya, karena sekarang sudah tingkat empat, taun kamarin kami hanya bisa menjadi runner-up, alhamdulillah tapi sekarang bisa menjadi juara.” Saat di wawancara setelah usainya pertandingan.

Di level lain, acara kompetisi futsal ini untuk  Futsal Cup tingkat SLTA sewilayah tiga Cirebon di menangkan oleh SMK Negeri 1 Cirebon, setelah mengalahkan SMA Negeri 1 Kandanghaur dengan skor 5-2. Dari 26 Tim yang mengikuti kompetisi.

Mukarto Siswoyo: Unswagati Bisa Jadi Harvard-nya Cirebon

Tidak ada komentar

Selasa, 31 Oktober 2017

Unswagati, Setaranews.com – Ruang pertemuan yang bisa memuat 500 orang itu hanya dipenuhi kisaran seperempat dari muatan. Situasi di sekitar tampak formal dan sakral. Sidang Senat Terbuka dengan agenda khusus Pemilihan Rektor tengah berlangsung. Panitia telah menetapkan tanggal pelaksanaan, tepat dipenghujung bulan Oktober.

Di tengah-tengah tersedia podium bicara. Para hadirin yang duduk dan menyimak datang dari kalangan petinggi kampus dan segelintir mahasiswa. Di podium itu, telah berdiri tegap satu-satunya calon Rektor yang ada, Dr. H. Mukarto Siswoyo Drs., M.Si., yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Ia tampak cakap menyampaikan visi dan misinya. Segala program kerja (proker) yang ia canangkan tertera pula di proyektor. Secara garis besar proker itu antara lain meningkatkan mutu segala aspek di Unswagati, membangun kerjasama dengan pihak internal dan eksternal, serta revitalisasi local wisdom dalam kehidupan kampus.

Seusai pemaparan visi dan misi, acara dilanjut dengan sesi tanya jawab. Yang menarik yakni tatkala Rektor lama Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata mempertanyakan sikap Mukarto kelak terkait moratorium Unswagati dari PTS ke PTN yang akan dicabut.

Kemudian Mukarto berkata bahwasanya setelah disepakati dan dilantik sebagai Rektor ia akan berunding dengan pihak Yayasan dan bertanya pada pihak-pihak terkait. “Tentu saya harus bertanya juga pada Bapak dan Ibu sekalian, apakah kita masih menyepakati penegerian Unswagati? Kalau iya, iya, kalau tidak, tidak.”

Lebih lanjut, menurutnya kalaupun Unswagati tidak menjadi negeri, bukan menjadi satu masalah besar. “Mengapa Unswagati harus menjadi negeri, mengapa tidak menjadi Harvard-nya Cirebon? Menjadi negeri bukanlah satu-satunya pilihan. Tapi yang paling terpenting menjadi negeri atau tidak negeri, Unswagati harus maju,” tutupnya yang disambut gemuruh tepuk tangan para audience.

Dengan ini, sebagai satu-satunya calon Rektor yang ada, maka Mukarto telah terpilih secara aklamasi dan disahkan oleh Senat. Ia akan mulai memimpin Unswagati untuk 4 tahun mendatang. Terhitung sejak periode 2018-2022. Tentu 4 tahun bukan waktu yang sebentar, ya? Ia masih punya banyak waktu untuk membawa Unswagati ke arah yang lebih baik.

Unswagati Bakal Sambut Rektor Baru

Tidak ada komentar

Senin, 30 Oktober 2017

Unswagati, Setaranews.com – Memasuki penghujung tahun 2017 artinya pagelaran akbar Pemilihan Rektor di Unswagati segera terlaksana. Mengapa Pemilihan Rektor disebut-sebut sebagai pagelaran akbar? Sebab Rektor ialah pimpinan utama dalam ranah perguruan tinggi. Tentu ia akan menjadi nahkoda untuk 4 tahun mendatang.

Lantas siapakah calon yang akan dan berhak memimpin Unswagati dalam kurun waktu tersebut? Ternyata menurut Dr. H. Ida Rosnidah selaku Ketua Panitia yang dijumpai pada Senin, (30/10). Bahwasanya calon yang mendaftar ke panitia hanya ada satu orang yakni Dr. H Mukarto Siswoyo Drs., M.Si yang sempat menjabat sebagai Dekan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Unswagati.

Meski hanya ada satu orang yang mendaftar. Tentu hal tersebut tidak menghambat alur acara. Sebab sesuai Tata Tertib Pemilihan Rektor pada Pasal 11 Ayat 8 apabila hanya ada satu calon, maka pemilihan dilakukan secara aklamasi.

Jika terjadi aklamasi, maka sudah jelas tidak ada pemungutan suara. Tinggal menunggu pernyataan setuju secara lisan dari seluruh peserta dalam Sidang Senat Terbuka esok hari, Selasa (31/10) di Aula Kampus Utama Unswagati.

Di gelarnya esok Pemilihan Rektor artinya hanya dalam hitungan jam Unswagati akan mempunyai pemimpin baru. Harapan-harapan tentang pelaksanaan acara dan akan adanya Rektor baru pun tidak luput terlontar dari mulut Dr. H. Ida Rosnidah selaku Ketua Panitia.

“Acara Pemilihan Rektor bisa berjalan lancar, sehingga tugas panitia dengan demikian selesai. Untuk Rektor baru nanti, bisa membawa Unswagati lebih maju, bisa mencapai visi dan misi yang telah disusun.” Ujarnya.

Sidang Senat Terbuka esok pun selain dihadiri oleh anggota senat, akan dihadiri pula oleh pembina yayasan, pengurus yayasan, perwakilan dosen, perwakilan mahasiswa yakni BEM dan DPM Universitas. Sekedar informasi, dalam Pemilihan Rektor sebelumnya aklamasi pun terjadi. Maka dengan ini, akan segera tuntaslah masa jabatan Rektor Unswagati lama, Prof. DR. H. Rochanda Wiradinata, MP.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews