Responsive Ad Slot

BEM FP: Cabut Biaya Tambahan, Penuhi Kebutuhan Mahasiswa

Tidak ada komentar

Jumat, 11 November 2016

Unswagati, setaranews.com - Kelanjutan rencana kebijakan biaya tambahan praktikum yang diperuntukan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian sampai saat ini masih belum ada keputusan. Namun, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP) berharap agar pihak Fakultas mencabut rencana kebijakan tersebut.

"dari pihak BEM sendiri meminta pihak fakultas mencabut kebijakan Dekan tersebut. Mahasiswa dan Ormawa meminta dilibatkan bilamana pihak fakultas ingin membuat keputusan yang ada sangkut pautnya dengan mahasiswa" ujar Indra (5/11)

Lebih lanjut, Indra mengungkapkan bahwa yang terpenting adalah memenuhi segala kebutuhan mahasiswa seperti fasilitas praktikum, menghapus biaya tambahan paktikum dan juga adanya transparansi pihak fakultas kepada mahasiswa.

Namun, pihak Fakultas Pertanian masih menanyakan kepada Rektor tentang kebijakan biaya operasional tersebut. "belum saya situasikan, saya akan menanyakan kepada Rektor. Uang ini kebijakannya bagaimana, lalu operasionalnya seperti apa." ujar Dekan Fakultas Pertanian, Achmad Faqih kepada setaranews.com, selasa (8/11).

U-ERC, Usaha Untuk Tingkatkan Minat Baca Mahasiswa

Tidak ada komentar
Unswagati, SetaraNews.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris atau English Student Association (ESA) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengadakan acara Unswagati-Extensive Reading Competition (U-ERC) yang dibuka sejak 1 Oktober 2016-25 April 2017.

Acara tersebut mengusung tema “To Relieve Student’s Reading Habit with The Intention of Raising Educational Quality Through Extensive Reading” yang kurang lebih bermakna membantu membiasakan membaca di kalangan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan lewat membaca secara ekstensif.

“Awalnya, Pak Hendri hanya mau meningkatkan minat baca di mata kuliahnya beliau saja, tapi setelah didiskusikan lagi, tidak ada salahnya dibuat lebih besar, akhirnya menghubungi ESA untuk bekerja sama dan mendapatkan satu hasil, bagaimana jika dibuat kompetisi,” papar Iis Nur Aisyah selaku Ketua Pelaksana U-ERC saat ditemui di Sekretariat ESA oleh SetaraNews.com, Jumat (11/11).

Kompetisi tersebut di latarbelakangi karena melihat kondisi Indonesia dan Kampus yang memiliki minat baca rendah. Beberapa Dosen di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris seperti Hendriwanto dibantu oleh Nunung Nurjanah dan Apandi selaku penggagas yang bekerja sama dengan ESA untuk meningkatkan minat baca dikalangan mahasiswa lewat U-ERC.

“Kebiasaan membaca di kalangan mahasiswa masih rendah. Hanya sebagian saja mahasiswa yang memiliki (reading habit). Padahal sejatinya mahasiswa harus memiliki kebiasaan dalam membaca agar bisa menunjang perkuliahan dan pencarian literatur,” ujar Hendriwanto saat dihubungi melalui WhatsApp oleh SetaraNews.com, Jumat (11/11).

Setiap hari para peserta U-ERC harus membaca dan seminggu sekali lapor ke Dosen Reading dan Kordinator dengan menggunakan reading-log. Laporan juga di upload ke www.relawanmembaca.org. Sementara, sepuluh orang tertinggi yang banyak membaca akan mendapatkan bingkisan berupa paket pendidikan.

“Sepuluh orang tertinggi yang banyak membaca akan mendapatkan bingkisan paket pendidikan, walaupun tidak besar hadiahnya tapi yang penting reading habit mereka bertambah,” lanjutnya. Dan sementara, U-ERC hanya dibuka untuk mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, adapun kedepannya akan mencoba dibuka untuk seluruh mahasiswa Unswagati.

MAPALA Gunati Lakukan Penghijauan di Desa Jemaras

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Swadaya Gunung Jati (Mapala Gunati) Cirebon melakukan penanaman pohon di Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon bekerjasama dengan Karang Taruna setempat, yang di agendakan mulai Jumat-Minggu, 11 November-13 November 2016.

Dalam hal ini, Mapala Gunati genjar melakukan penghijauan di beberapa daerah, seperti kerjasamanya dengan Karang Taruna Panji Sureng Rana Desa Jemaras, dengan mengirimkan 300 pohon yang terdiri dari Pohon Jati dan Mahoni untuk di tanam di daerah tersebut.

Tujuan dari penghijauan itu sendiri, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, bahwa sudah seharusnya setiap orang menjaga dan melestarikan alam sekitar. “Kita juga mengajak warga dan pemuda setempat untuk bersama-sama melakukan kegiatan tersebut, agar kita semua mengerti bahwa perlunya mempertahankan lingkungan agar tetap lestari dan nyaman bagi orang sekitar, dan juga kado untuk anak cucu kita kelak,” Papar M. Dudung Abdulhakim selaku Anggota Mapala yang mendampingi di lapangan pada SetaraNews.com, Jumat (12/11).

Junedi (36) selaku Ketua Karang Taruna setempat merespon positif kerjasama penanaman pohon tersebut, ini merupakan agenda ketiga kali penanaman pohon di desanya, kali ini dengan bibit yang sudah cukup besar, pihaknya optimis dari proses penanaman dan pemeliharaan bisa merawatnya sesuai harapan.

“Dengan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kami juga mengajak pemuda dan masyarakat untuk bergabung dalam proses penanaman, supaya rasa memiliki dan tanggung jawabnya untuk merawatnya ada, penanaman tersebut dilakukan di bantaran kali, pinggir jalan, dan sekitar lapangan bola,” tutupnya. (Mumu)

Opini: (Jangan) Menyempitkan Arti Pahlawan

Tidak ada komentar

Kamis, 10 November 2016

Opini, Setaranews.com - Surabaya, 71 tahun lalu menjadi saksi dari perjuangan 'Hidup atau Mati' yang dilakukan oleh rakyat dalam rangka membebaskan Indonesia dari penjajahan Belanda. Dengan semangat anti kolonialisme, rakyat berhasil mengusir penjajah dan membuat merah putih berkibar dengan gagah. Sejarah itu yang akhirnya mendasari ditetapkannya 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional. Tentunya hal tersebut dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang pada masa lampau. Sejarah itu pula yang pada akhirnya men-drive pikiran-pikiran kita semua dalam memaknai Hari Pahlawan Nasional. Ya, hal terdekat yang bisa kita lihat adalah ketika seseorang diminta menjawab pertanyaan tentang nama-nama pahlawan yang mereka ketahui, maka tokoh-tokoh tenar macam Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, Bung Tomo dan lainnya yang akan mereka sebut dalam jawabannya. Lantas siapa saja sebenarnya orang-orang yang layak disebut pahlawan?

Kata 'Pahlawan' sendiri berasal dari bahasa sanskerta. Secara sederhana dapat diartikan pahla-wan adalah orang yang banyak berbuat kebaikan (pahala). Dalam KBBI, definisi dari pahlawan yaitu orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Maka mari kita mulai bicara tentang pahlawan dalam konteks yang lebih luas, agar kita semua mendapatkan sebuah pemaknaan baru dalam merefleksi Hari Pahlawan Nasional.

Jika pada bagian awal dari tulisan ini penulis mengambil perspektif masa lampau dalam memaknai Hari Pahlawan Nasional, maka selanjutnya penulis mengajak pembaca semua untuk mau terlibat dalam pikiran menentukan siapa yang bisa disebut pahlawan pada masa kini? Semua orang bisa jadi pahlawan di era kekinian. Karena sekali lagi, pahlawan bukan hanya tentang pertempuran melawan kolonialisme, nama besar atau sumbangsihnya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pahlawan masa kini bisa lahir dari rumah-rumah, sekolah-sekolah bahkan di pinggiran jalan sekalipun. Kita sering lupa bahwa ada pahlawan yang bernama Ayah dalam keluarga, ada pahlawan yang bernama guru dalam sekolah, dan ada pahlawan yang bernama petugas kebersihan di pinggiran jalan. Layaknya super hero, dengan melaksanakan tugasnya masing-masing para pahlawan ini terus melakukan pekerjaan pahlawan yang tentunya berbeda dengan yang dilakukan oleh para pahlawan yang berjuang di masa lampau. Tanpa nama besar, tanpa penghormatan dan riuh gemuruh tepuk tangan yang mewarnai kisah-kisah perjalanan pahlawan pada umumnya. Mereka tidak menjadi kecil karena berbeda tugasnya dari pahlawan-pahlawan perjuangan, karena pada dasarnya cara kita memaknai arti kepahlawanan terkadang terlalu sempit sampai melupakan apa yang dilakukan oleh orang sekeliling kita memiliki nilai kepahlawanan.

Tentu maksud dari tulisan ini juga bukanlah mengecilkan peranan dari pahlawan masa lampau yang namanya telah tercatat sebagai sejarah perjalanan bangsa. Tapi, melihat arti pahlawan dalam konteks yang lebih luas. Seorang rekan pernah mengatakan kepada penulis, "Setiap orang ada zamannya dan setiap zaman ada orangnya". Setidaknya kalimat tersebut memberikan gambaran pula tentang pahlawan dan waktu. Lalu, setelah bicara tentang masa lampau dan masa kini, kita semua akan sampai pada sebuah pertanyaan tentang siapa pahlawan di masa depan?

Jawabannya masih sama! Semua orang bisa jadi pahlawan masa depan. Tapi dalam hal ini penulis ingin menyampaikan pandangannya tentang pahlawan yang dibutuhkan oleh Indonesia masa depan. Pahlawan yang mampu menjadi ide dan potret wajah masa depan Indonesia. Pahlawan yang bisa mewarisi semangat anti kolonialisme untuk menghadapi berbagai krisis yang terjadi di masa depan. Pahlawan yang mampu membuat sebuah peradaban hasil dari karya akumulatif antar generasi. Penulis coba memberikan opini bahwa harapan terbesar lahirnya pahlawan masa depan ada di pundak-pundak para MAHASISWA hari ini. Di tangan mahasiswa tergenggam arah bangsa. Karena sejatinya mahasiswa selalu menjadi aktor penting dalam setiap peralihan sejarah bangsa, pahlawan yang kadang tak terlihat. Semoga di masa yang akan datang para mahasiswa hari ini dapat berkontribusi secara nyata menjadi pahlawan dalam bidangnya masing-masing.

Selamat Hari Pahlawan Nasional 10 November 2016.

Hidup Mahasiswa!

Hidup Rakyat Indonesia!

Penulis: A. Ihsan Amala

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unswagati

Rencana Perjalanan Lebih Mudah dengan Google Flight

Tidak ada komentar

Rabu, 09 November 2016

Teknologi, Setaranews.com - Aplikasi terbaru google dalam memudahkan layanan perjalanan menggunakan pesawat, google flight kini sudah diluncurkan di Indonesia. Google flight bisa diakses pada https://www.google.com/flights/ dengan menggunakan perangkat mobile dan komputer secara mudah.

Tidak berbeda dengan layanan pesan tiket pesawat lainnya, melalui google flight pengguna dapat dengan mudah membandingkan harga tiket pesawat kemudian bila cocok bisa langsung dipesan, dan pengguna juga bisa menentukan waktu terbaik. Aplikasi ini pun sudah menggunakan bahasa Indonesia dengan nilai mata uang rupiah dalam segala transaksi yang dilakukan.

Informasi yang diberikan cukup lengkap meliputi informasi transit, penerbangan menuju destinasi hingga ketersediaan tiket beserta harganya. Terdapat pilihan pulang-pergi dan sekali jalan juga untuk mempermudah pengguna dalam memilih penerbangannya. Untuk perjalanan pulang-pergi, pengguna bisa menentukan tanggal berangkat dan kembali dengan banyak penawaran harga yang beragam.

Apabila pengguna ingin melakukan penundaan pembelian tiket, terdapat pilihan untuk memantau harga tiket yang akan dikirimkan melaui email. Pemberitahuan  tersebut dilakukan apabila terjadi perubahan harga tiket. Melalui google flight, perencanaan perjalanan udara menjadi lebih mudah baik secara domestik maupun internasional. (Anisa)

 

Cantik dan Cerdas dengan Lompat Tali

Tidak ada komentar
Kesehatan, setaranews.com - Olahraga memiliki banyak sekali manfaat baik untuk kesehatan, kecantikan sampai meningkatkan kinerja otak. Kali ini, setaranews akan mencoba mengulik tentang manfaat dari olahraga lompat tali. Olahraga ini tergolong mudah, murah, dan bisa dilakukan dimanapun.

Lompat tali secara rutin dapat membakar kalori lebih banyak, bagi yang ingin menurunkan berat badan atau diet maka olahraga ini bisa menjadi pilahan yang tepat. Menurut Science Daily, lompat tali bisa membakar kalori sampai 1.300 kali per jamnya. Bahkan 10 menit lompat tali setara dengan olahraga lari sejauh 1 mil selama 8 menit.  selain itu, dengan melakukan lompat tali dapat menjadikan kulit tubuh ternutrisi, salah satunya membuat kulit terhindar dari jerawat.  hal ini dikarenakan pada saat melakukan lompat tali dapat melancarkan peredaran darah

Menurut Jump Rope Institute, yang dikutip dari vemale.com menjelaskan jika melakukan olahraga lompat tali secara rutin bisa membuat otak menjadi cerdas. Saat melakukan lompat tali, kita perlu menyeimbangkan tubuh dan pikiran. Sehingga bisa meningkatkan keseimbangan tubuh, refleks tubuh, kepadatan tulang, dan ketahanan otot-otot tubuh. Pada akhirnya tanpa disadari bisa memberikan dampak posiif seperti meningkatkan kemampuan membaca, daya ingat, dan menjaga kesehatan mental.

Hal yang perlu diingat sebelum memulai olahraga adalah pemanasan, cukup 5-10 menit.. Pemanasan yang benar dapat membuat tubuh menjadi lebih fleksibel pada saat melakukan olahraga, sehingga dapat meminimalisir terjadinya cedera.

Berikut Adalah Cara Olahraga Sederhana

Tidak ada komentar
Kesehatan, Setaranews.com - Olahraga merupakan kegiatan yang menyehatkan bagi tubuh kita dan sudah menjadi pola hidup yang menjadikannya sebagai kebutuhan. Semakin banyak bergerak tentu lemak dan kalori yang dibakar semakin banyak. Melalui keringat, maka zat-zat sisa yang tidak diperlukan tubuh dapat dikeluarkan, hal itu membuat tubuh kita semakin bugar. Lalu bagaimana caranya ditengah kesibukan kita yang padat namun tetap bisa berolahraga, maka cara berikut adalah olahraga sederhana yang bisa anda coba :

  1. Berjalan kaki.


Berjalan kaki memang sudah keharusan kita dalam menjalankan aktivitas, namun cobalah berjalan kaki dengan jarak cukup jauh dan bisa terjangkau. Contohnya, ketika ingin pergi ke minimarket terdekat jika biasanya anda menggunakan kendaraan maka cobalah untuk berjalan kaki. Begitupun untuk segala aktivitas yang bisa terjangkau dengan berjalan kaki, lakukanlah.

  1. Bersepeda


Selain bersepeda menyenangkan tentu anda mendapatkan manfaatnya dengan mengayuh jarak tempuh yang cukup jauh sembari mencari suasana yang menyegarkan. Anda bisa lakukan pada sat pagi hari atau sore hari.

  1. Push Up


Olahraga ini tidak tertalalu banyak menyita waktu anda, justru membantu dalam pembentukan otot. Olahraga yang satu ini sangat bisa anda lakukan ketika ada waktu luang di rumah atau sempatkan beberapa menit meluangkan waktu untuk melakukan push up.

  1. Berlari


Sempatkanlah berlari pada pagi atau sore hari selepas anda melakukan pekerjaan. Olahraga lari paling ampuh untuk membuat tubuh anda bugar kembali karena relatif cepat membuat keringat keluar, membakar lemak dalam tubuh serta jantung anda akan lebih sehat.

  1. Senam


Olahraga senam kini bisa dilakukan di rumah anda. Perbanyak ragam gerakan senam dengan melihat tayangan di Youtube atau dengan mendengarkan lagu yang energik membuat anda semakin bersemangat dan menyenangkan.

Nah, sudah tahu kan bagaimana sederhananya untuk memulai olahraga. Ingat, bahwa olahraga merupakan pola hidup yang menjadi kebutuhan bagi kesehatan tubuh anda, luangkanlah waktu dengan olahraga sederhana. Selamat mencoba.

DPM-U Pilih Perpanjang SK, Bukan Presidium

Tidak ada komentar

Senin, 07 November 2016

Unswagati, setaranews.com - Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (DPM-U ) periode 2015 - 2016 telah mengadakan musyawarah umum terkait perpanjangan Surat Keputusan (SK) atau pembentukan Presidium baru. DPM-U telah mengirim surat kepada setiap Ormawa (Organasisai Mahasiswa) namun hanya ada delapan Ormawa yang memberikan keputusan yaitu dua menolak perpanjangan SK dan enam Menyetujui perpanjangan SK, selebihnya belum ada kejelasan.

Mengingat waktu dan banyak pertimbangan, maka DPM-U mengambil langkah dengan mengajukan perpanjangan SK  hingga 6 Desember mendatang, surat permohonan tersebut dikirim pada kamis (3/11).

Alasan tidak dibentuknya presidium baru yaitu kurang kuatnya landasan pembentukan PPUM (Panitia Pemilihan Umum Mahasiwa) oleh presidium sehingga rentan untuk dibubarkan megingat presidium bukanlah organisasi yang berwenang membentuk PPUM. "Batasan-batasan kewenangan presidium ini pun tidak jelas,  bagaimana jika ditengah-tengah perjalanan PPUM, PPUM tersebut membutuhkan aturan yang belum diatur mengenai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu), apakah presidium sendiri memiliki kewenangan dibidang regulasi,” tutur Ferry selaku Ketua DPM-U saat diwawancarai setaranews.com melalui pesan singkat Blackberry Messenger.

Lebih lanjut, Ferry menjelasan bahwa DPM-U telah menerbitkan aturan baru tentang pemilu dan partai mahasiswa sehingga PPUM masih membutuhkan arahan dan koordinasi dengan DPMU yang dalam hal ini memahami tujuan, serta materi dari peraturan tersebut agar dapat dilaksanakan. "Mengingat dinamika mahasiswa yang tinggi menjelang pemilu raya, ada kekhawatiran dari kami terjadi perselisihan antara peserta pemilu dengan PPUM atau Panwaslu perihal teknis penyelenggaraan pemilu, sehingga  apabila terjadi dan terbukti ada kesalahan di PPUM dan Panwaslu, maka DPM-U sendiri dapat memberikan sanksi langsung kepada PPUM dan Panwaslu,” tambahnya.

Dengan perpanjangan SK DPM-U yang sekarang, DPM-U berharap dapat meminimalisir resiko tadi yang sudah dijelaskan perihal kebutuhan aturan, pemberian sanksi terhadap PPUM dan Panitian Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) serta memperbaiki penyelenggaraan pemilu. (Hikmah)

MU Mapala Gunati: Bersatu Untuk Membentuk Generasi Yang Baru

Tidak ada komentar

Minggu, 06 November 2016

Unswagati, SetaraNews.com - Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Swadaya Gunung Jati (Mapala Gunati) pada tanggal 4-5 November telah adakan Musyawarah Umum (MU)  ke-XX yang bertemakan “Bersatu Untuk Membentuk Generasi yang Baru”.

Adanya Musyawarah Umum ini diharapkan akan memunculkan generasi baru dengan pemikiran, ide-ide serta kreativitas yang baru.

“Musyawarah Umum Mapala Gunati ke-XX diharapkan nantinya akan muncul generasi baru yang memiliki pemikiran yang baru, MU ini tentunya akan ada pemilihan ketua umum serta kepengurusan yang baru.” Ujar Wening selaku Pimpinan Sidang I.

Musyawarah berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama merupakan pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepengurus, lalu dilanjut dengan Pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) dan pada hari kedua lanjutan pembahasan AD dan ART serta pemilihan Ketua Umum yang baru.

"Kemarin itu pembahasan LPJ, ada evaluasi yaitu ada beberapa kegiatan yang belum terealisasi dari kepengurusan ketua umum tahun lalu yaitu kegiatan Pelatihan Besar Air, nah insya allah ditahun depan bisa terlaksana, lalu ada pembahasan AD dan ART dimana AD dan ART di kaji kembali barangkali ingin di perbaiki agar lebih baik.” Jelas Wening saat ditemu SetaraNews.com, Sabtu (5/10)

Musyawarah Umum (MU) Mapala Gunati sendiri sempat mengalami kendala kurangnya kelengkapan administrasi dan kelengkapan pendukung lainnya sehingga pelaksanaan yang semula akan dilaksanakan pada 30-31 Oktober harus mundur menjadi tanggal 4-5 November, namun hal tersebut tidak mengurangi esensi dari pelaksanaan MU Mapala Gunati dan akhirnya terpilihlah Imam Wahyudi yang biasa disapa Berok sebagai Ketua Umum Mapala Gunati. (Silvia)

BEM FKIP Buka Penerimaan Anggota Baru

Tidak ada komentar
Unswagati, SetaraNews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon sedang mengadakan open recruitment (oprec) untuk menjadi anggotanya.

Oprec tersebut diadakan hingga tanggal 17 November 2016 dan mengusung tema “Membangkitkan Semangat Keorganisasian dalam Meningkatkan Kualitas, Integritas, dan Wawasan Mahasiswa serta Mewujudkan Relasi Yang Bersinergi”.

Yuyun Fatmawati selaku Ketua Pelaksana, mengungkapkan bahwa tujuan diadakan oprec adalah untuk meningkatkan kualitas setiap pribadi. “Membangkitkan semangat dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya berorganisasi untuk meningkatkan kualitas dan integritas setiap pribadi,” ujarnya kepada SetaraNews.com, Sabtu (5/11).

Untuk sasaran oprec, lanjut Yuyun, lebih memfokuskan pada mahasiswa tingkat satu dan dua. “Untuk sasaran inti sih kita menginginkan dari tingkat satu dan tingkat dua mengingat kesibukan mereka belum terlalu banyak. Tapi kalau tingkat tiga ingin gabung dengan kita ya gapapa,” tambahnya.

Bagi mahasiswa FKIP yang ingin mendaftarkan diri dapat mengunjungi langsung Sekretariat BEM FKIP di Kampus 2 Unswagati. Sementara, pelaksanaan open recruitment ini berlangsung pada 19-20 November 2016.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews