Responsive Ad Slot

Badan Sehat dengan Rutin Mengkonsumsi Teh

Tidak ada komentar

Sabtu, 29 Oktober 2016

Kesehatan, Setaranews.com - Sejak jaman dahulu kala teh sudah dipercaya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan dan kehidupan manusia. Hingga saat inipun penelitan tentang teh tidak pernah berhenti dilakukan. Teh juga merupakan salah satu minuman populer di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Masyarakat Indonesia sangat familiar dengan teh dan lebih dari 75% masyarakat Indonesia adalah pengkonsumsi teh. Teh sendiri dipisahkan menjadi 3 kelompok utama, yaitu teh hitam, teh oolong, dan teh hijau. Seiring perkembangan jaman, varian teh menjadi semakin banyak sebagai hasil dari berbagai persilangan jenis teh yang telah ada.


Berikut ini adalah beberapa manfaat teh untuk kesehatan:




  1. Memperkuat gigi dan mencegah karies gigi. Kandungan Flouride yang cukup tinggi pada teh bisa membantu mencegah tumbuhnya karies pada gigi serta bisa memperkuat gigi.

  2. Membantu mengurangi resiko keracunan makanan. Unsur Catechin yang terdapat di dalam teh mampu menghentikan pertumbuhan beberapa jenis bakteri penyebab keracunan makanan.

  3. Memperkuat daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C dan E di dalam teh dipercaya dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh.

  4. Menyegarkan tubuh. Teh mengandung kafein yang berbeda dengan kafein yang terdapat di dalam kopi. Kandungan kafein pada teh dapat merangsang sistem syaraf tubuh sehingga sirkulasi oksigen di dalam tubuh menjadi lancar.

  5. Mencegah tekanan darah tinggi. Varian Catechin yang berupa Epigallocatechin dan Epicatechin yang terdapat di dalam teh memiliki kemampuan untuk mengurangi kolesterol dalam darah dan menangkal radikal bebas sehingga bisa mengurangi resiko penyakit cardiovascular.

  6. Menangkal kolesterol. Hasil penelitian membuktikan bahwa Catechin dalam teh mampu mengurangi penimbunan kolesterol dalam darah serta mempercepat pembuangan kolesterol melalui tinja.

  7. Mengoptimalkan metabolisme gula. Kandungan Mangan (Mn) dalam teh bisa membantu mengurai gula menjadi energi sehingga bisa membantu menjaga kadar gula dalam darah.

  8. Mencegah pertumbuhan sel kanker. Ini merupakan salah satu kemampuan Catechin yang lain, yaitu menghambat terjadinya mutasi pada sel - sel tubuh serta menetralisir radikal bebas.


3 Tips Sederhana Atasi Gejala Flu

Tidak ada komentar
Kesehatan, Setaranews.com - Mengahadapi cuaca dingin atau musim hujan tentunya kita seringkali terjangkit penyakit yang tidak asing lagi yaitu flu. Namun flu juga tidak hanya disebabkan oleh cuaca dingin tapi bisa juga karena penyebaran virus orang yang sudah terjangkit flu sebelumnya di sekitar anda, dan berikut adalah cara sederhana yang patut dicoba untuk mengatasi flu

1. Madu.

Para pakar kesehatan merekomendasikan satu sendok teh untuk mengatasi pilek. Namun ingat, hal ini tidak berlaku bagi bayi.

Image result for ilustrasi madu

2. Konsumsi Makanan Hangat

Mengkonsumsi makanan hangat dapat meredakan kerongkongan anda dan mengurangi efek bersin dari flu yang diderita, cobalah dengan memakan sup ayam atau sayur berkuah lainnya dengan dimakan dalam keadaan masih hangat.

Image result for kesehatan makanan hangat

3. Bawang Putih

Bawang putih mentah bisa membantu dalam menangkal common cold dan flu. Kandungan dalam bawang putih bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Image result for kesehatan bawang putih


Ingat, bahwa penyakit flu yang datang pun bisa jadi karena gaya hidup anada kurang sehat ,seperti kurang memperhatikan kebersihan lingkungan yang menimbulkan virus dan bakteri. Mulailah melakukan pola hidup sehat, apabila penyakit flu masih tetap berkepanjangan cobalah mengkonsumsi obat parasetamol atau anjuran resep Dokter. Hal terpenting lainnya adalah jangan abaikan penyakit sekecil apapun, sebab upaya mencegah adalah langkah yang lebih baik.

Waspadai 7 penyebab alergi paling umum

Tidak ada komentar
Kesehatan, Setaranews.com - Gejala alergi bukan hanya berupa sesak nafas dan gatal, tetapi  ada beberapa alergi yang bersifat ringan dan fatal bahkan dapat menyebabkan penderita meninggal dunia. Maka dari itu, kita perlu mewaspadai penyebab terjadinya alergi entah itu dari makanan, cuaca udara atau kontak kulit. Berikut ini beberapa penyebab alergi paling umum seperti dilansir Healthline, Jumat (28/10):

1. Alergi suhu udara /cuaca. Seperti halnya saat udara dingin atau musim penghujan untuk sebagian orang bisa terkena alergi seperti sesak nafas atau kulit gatal, hal ini disebabkan karena antibodi tidak bisa menahan suhu ekstrim tersebut.
2. Alergi binatang atau serangga. Hewan juga bisa menyebabkan alergi seperti halnya kucing dan anjing, untuk sebagian orang yang alergi terhadap bulu kucing cenderung akan bersin dan sesak nafas.

3. Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam gatal kemerahan, yang muncul akibat kontak dengan zat tertentu. Ruam yang muncul akibat peradangan ini tidak menular atau berbahaya, tapi bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya.

4. Alergi pada makanan. Merupakan alergi yang sangat umum, misal dengan alergi udang yang menyebabkan  ruam atau pembengkakan pada  sekitar bibir dan sakit pada perut. Dalam kasus terparah, alergi makanan bisa mengancam jiwa karena menyebabkan lidah dan tenggorokan membengkak.

5. Alergi pada obat, biasanya terjadi ruam pada kulit muka dan gatal.


6. Penyebab eksim, atau dermatitis atopik, tidak begitu dipahami. Tapi yang jelas, orang eksim cenderung memiliki alergi terhadap sesuatu.
7. Anafilaksis, adalah jenis alergi yang sangat  parah. Anafilaksis atau syok anafilaksis bisa berkembang cepat dan mengancam nyawa. Tidak seperti reaksi alergi lain, gejala-gejala anafilaksis antara lain:

- sesak di tenggorokan dan dada
- pembengkakan wajah, bibir, dan tenggorokan
- gatal-gatal atau ruam merah di seluruh area tubuh
- kesulitan bernapas atau mengi
- pucat ekstrem atau kemerahan di area  wajah

 

 

Opini: Pelajaran Dari Hari Kemarin, Kongres Sumpah Pemuda Ketiga Kapan?

Tidak ada komentar
Opini, SetaraNews.com - Hari itu, pada tempo dulu para pemuda melebur egonya menjadi satu, mengorbankan kepentingannya demi tujuan yang satu, dari berbagai golongan dan latar belakang organasasi kala itu, dalam rangka persatuan pemuda Indonesia. Berkumpul dan menindak persoalan yang di anggap kepentingan rakyat Indonesia. Dimana sekarang kita menyebutnya Hari Sumpah Pemuda, tepatnya pada 28 Oktober 1928, hari dimana oleh para pemuda, mahasiswa, golongan, dan kalangan pelajar selalu dilakukan ritual peringatan dengan berbagai cara.  Di kondisi yang serba minim, tapi tidak menyurutkan usaha-usaha pemuda kala itu untuk melakukan sesuatu untuk bangkit dari keterpurukan. Keren bukan?

Lalu, bagaimana dengan sikap pemuda saat ini? Jika diam bukan berarti tentram, jika teriak bukan berarti benar, jika bersatu bukan berarti nyatu, namun lebih dari itu. Seringkali banyak perdebatan antara pihak dan golongan pemuda dalam menyikapi persoalan di masyarakat, ahh, itu biasa, tapi apa yang di perdebatkan kadang tidak subtansial dan terkesan kurang bijak. Padahal persoalan yang dihadapi tidak lain dan tidak beda adalah masalah yang sama.

Pemuda dalam golongannya membangun karakternya dengan caranya masing-masing, kadang menjadi inspirasi, kadang banyak juga yang membuat miris, dimana banyak persoalan di depan mata namun tidak disikapi dengan cermat dan cerdas. Katanya pemuda adalah tulang punggung bangsa, katanya pemuda adalah jiwa penerus bangsa, katanya pemuda bisa mengguncang dunia.

Sekarang perlu di renungkan kembali, apakah kita besar karena sejarah? Dimana kaum muda tempo dulu melakukan pergerakan-pergerakan yang revolusioner, sehingga citaranya terhembuskan kepada generasi sekarang secara turun temurun. Atau, lain cerita ada pemuda yang memang meneruskan perjuangan tempo dulu untuk mencapai perbaikan-perbaikan dijamannya. Menorehkan jejak rekam yang menjadi sejarah yang layak di kenang.

Pelajaran dari hari kemarin, jika sumpah pemuda adalah hasil dari kesepakatan dalam kongres pemuda kedua itu, dan berlatar belakang bersatunya pemuda dari berbagai organisasi dan golongan untuk menyelesaikan persoalan saat itu. Apa bedanya dengan kondisi sekarang? Kenapa masih saja meributkan bendera mana, dan dari mana, kenapa selalu ego sektoral yang menjadi orientasi untuk bergerak, bukankah eksistensi gagasan lebih penting dari itu.

Melihat kondisi saat ini, coba tengok dan introspeksi sendri, pertanyaannya kapan kongres pemuda ketiga? Untuk kembali menjadi putra putri yang satu, bangsa yang satu dan bahasa yang satu!

KBRI Vietnam Gelar Pameran Vietnam Expo 2016

Tidak ada komentar
Hociminh City-Vietnam, Setaranews.Com - Indonesia merupakan salah satu negara terkaya di dunia. Terdapat berbagai aneka ragam kekayaan yang ditemukan di Indonesia. Diantaranya terdapat banyaknya wisata alam yang sangat menarik untuk diramaikan oleh pengunjung, karena keindahannya dapat memanjakan mata para traveler. Tak sampai disitu, keramahan warga negaranya juga menjadi ciri khas bagi Indonesia.

Di tinjau dari faktor tersebut, Vietnam salah satu negara yang tergabung dalam Association of Southheast Asian Nations (ASEAN) akan mempromosikan wisata alam Indonesia melalui pameran dagang berskala besar Vietnam Expo yang akan digelar 30 November 2016 di Hociminh City. Dalam hal ini, Komisi Berita Republik Indonesia (KBRI) di Vietnam sebagai penyelenggara kegiatan tersebut.

Ibnu Hadi, Dubes untuk Vietnam mengungkapkan tujuan dari kegiatan tersebut untuk mempromosikan perkembangan pariwisata Wonderful Indonesia, menarik Investor Asing masuk ke Indonesia dan memperluas kerjasama bilateral. Vietnam Expo diselenggarakan setahun 2 kali, di Hanoi dan di Ho Chi Minh City

“Ini akan berguna dalam mempromosikan perkembangan pariwisata Wonderful Indonesia, menarik investor asing masuk ke Indonesia, memperluas kerja sama bilateral, serta memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional khususnya Vietnam secara lebih luas," Ungkapnya seperti dikutip dari http://www.detik.com, Sabtu (29/10)

Pameran tersebut akan diikuti oleh lebih dari 20 negara dengan 465 jumlah booth dan Indonesia akan mengisi 60 stand sekaligus menjadikan Indonesia sebagai Honor Country dengan pengisi stand terbanyak. "Indonesia akan mengisi 60 stand yang menjadikan Indonesia sebagai Honor Country dengan jumlah stan terbanyak," Ujar Ibnu. (Riska)

sumber berita dari http://news.detik.com/berita/3332221/kbri-di-vietnam-promosikan-wisata-indonesia-lewat-pameran-dagang-skala-besar

Kemenpora: Jika Penuhi Syarat, Sepak Bola Berkesempatan Ikuti SEA Games 2017

Tidak ada komentar
Jakarta, SetaraNews.com - Cabang Olahraga (Cabor) Sepak Bola mendapat kesempatan untuk dapat berpartisipasi dalam Pesta Olahraga Asian Tenggara atau Southeast Asian Games (SEA Games) yang akan dilaksanakan di Malaysia pada 2017 mendatang. Namun syarat yang diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait hal tersebut yaitu Sepak Bola harus meraih setidaknya posisi runner-up dalam Piala AFF 2016.

"Semestinya, Sepak Bola tidak ikut dalam SEA Games 2015 di Singapura. Tapi, itu adalah olahraga populer sehingga harus ikut. Kami tidak menutup pintu bagi Sepak Bola jika dia mendapatkan posisi kedua dalam Piala AFF," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, dikutip dari Antaranews.com, Sabtu (29/10).

Cabor Sepak Bola tidak akan disertakan dalam SEA Games 2017 jika kalah dalam penyisihan Piala AFF 2016 yang akan berlangsung pada 19 November-17 Desember. Hal ini berdasarkan ketentuan dari Satlak Prima, cabang-cabang olahraga harus dipastikan meraih medali, minimal perak. Dalam SEA Games nanti, Kemenpora yang diwakilkan oleh Gatot mengungkapkan tidak akan mengirim lagi cabang-cabang olahraga yang hanya berpartisipasi sebagai penggembira.

Diesnatalis DPM-U ke-45, Tahun ini baru di Rayakan

Tidak ada komentar

Jumat, 28 Oktober 2016

Unswagati, SetaraNews.com – Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U) mengadakan rangakaian acara dalam memperingati Diesnatalis ke- 45 tahun.Dimulai dengan aksi Donor darah pukul 07.00 – 12.00 WIB, dilanjut dengan kuliah umum dalam memperingati sumpah pemuda, dimulai pukul 14.00 – 16.30 WIB di auditorium di kampus 1 unswagati. Kemudian ditutup dengan acara hiburan pada jum'at malam (28/10) di halaman parkir kampus.

Perayaan diesnatalis tahun ini merupakan kali pertama, meskipun demikian, acara ini sudah masuk ke dalam program kerja DPM-U, karena pihaknya merasa membutuhkan eksistensi agar keberadaannya diketahui dan dikenal oleh mahasiswa.

“Kalau ini murni program kerja DPM karena sejak awal sudah direncaknakan bahwa tgl 28 ini harus diadakan diesnatalis mungkin ini yang pertama, sebelum-sebelumnya ini kan enggak ada. karena butuh juga identitas, harus kita perkenalkan apalagi eksistensi kita, dalam artian eksistensi DPM-U ini dikalangan mahasiswa kan kurang” Ujar Ferry Ramadhan Selaku Ketua DPM-U sekaligus penyenglenggara acara saat ditemui setaranews.com (28/10)

Ferry berharap jika peran legislatif harus lebih dominan terhadap mahasiswa dan organisasi. “Peran legislatif  semakin dominan dalam mengembangkan mahasiswa dan organisasi pada khususnya” Tuturnya.

Acara diesnatalis ini dipersiapakan oleh DPM-U dengan waktu yang singkat yaitu satu minggu. Meskipun demiakian rangkaian acara tersebut berlangsung dengan lancar.

Walikota Tidak Hadir, Peserta Kuliah Umum Merasa Kecewa

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengadakan Kuliah Umum yang bertempat di Ruang Aula Kampus Utama Unswagati Cirebon, Kuliah Umum yang mengangkat tema “Pemuda Cirebon Kudu Gerak” tersebut tak lain sebagai persembahan untuk memperingati hari sumpah pemuda.

(Baca juga http://www.setaranews.com/knpi-adakan-kuliah-umum-dalam-memperingati-hari-sumpah-pemuda.html)

Namun sayangnya, dalam Kuliah Umum tersebut tidak tampak sosok wajah Nasrudin Aziz, selaku Walikota Cirebon, padahal Aziz salah satu dari ketiga pemateri yang ditampilkan dalam kuliah umum peringatan hari sumpah pemuda tersebut.

Ferry Ramadhan, Ketua DPM Unswagati menyampaikan alasan ketidakhadiran Walikota Cirebon kepada setaranews.com "Menurut informasi yang kami dapat, walikota tidak bisa hadir dikarenakan beliau sedang sakit, begitupun dengan stafnya yang sebagai pengganti dari beliaupun sama sedang sakit juga” Ujarnya, Kamis (28/10)

Bukan hanya hal tersebut, Peserta juga banyak yang merasa kecewa atas mekanisme yang dilaksanakan dalam kuliah umum tersebut, karena ditinjau dari satu per-satu peserta meninggalkan ruangan dan ada salah satu peserta yang memotong pembicaraan pemateri, karena dinilai pemaparan materinya sudah keluar dari koridor dan tema Kuliah Umum hari sumpah pemuda.

"Intrupsi, maaf saya potong pembicaraan bapak pemateri, pembicaraan bapak ini sudah keluar dari koridor momentum hari sumpah pemuda, karena kita hadir disini itu tak lain hanya untuk membakar semangat kami sebagai pemuda melalui momentum ini, bukan mendengarkan materi yang menurut saya sudah keluar dari koridor atau tema hari ini. terbukti tak sedikit peserta yang meninggalkan ruangan, ngobrol sendiri, main handphone sendiri, dan harusnya juga ketika suasana seperti ini moderator harus bisa meluruskanya bukan malah diam saja" Pungkasya sambil memotong pembicaraan pemateri.

Kuliah umum dimulai Pukul 14.00 WIB dan dihadiri oleh puluhan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. (Syahru/Awank)

 

KNPI adakan Kuliah Umum dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda

1 komentar
Unswagati, SetaraNews.com - Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum mengenang kembali semangat para pemuda Indonesia di era pra kemerdekaan bangsa Indonesia, masyarakat tak sedikit yang memanfaatkan momentum ini dengan melakukan berbagai acara untuk memperingati momentum hari sumpah pemuda.

Terbukti, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengadakan Kuliah Umum yang bertempat di Ruang Aula Kampus Utama Unswagati Cirebon, Kuliah Umum yang mengangkat tema "Pemuda Cirebon Kudu Gerak" tersebut tak lain sebagai persembahan untuk memperingati hari sumpah pemuda, dan pemateri yang dihadirkan langsung dari Walikota Cirebon (Nasrudin Aziz), Ratu Keraton Kanoman (Arimbi Nurtina), dan Agung Suryamay, selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat (Kadin-Jabar).

Arimbi, salah satu pemateri kuliah umum mengungkapkan bahwasanya faktor moral dan himpitan ekonomi menjadi sebab musabab terjadinya kasus tindak kriminalisasi di kota cirebon, dimana kota yang tengah menuju kota metropolitan. “Degradasi moral dan himpitan ekonomi sangat dirasakan oleh masyarakat kita khususnya pemuda bahkan pelajar, anak-anak sudah jarang sekali belajar tentang tatakrama yang seharusnya itu sebagai landasan perilaku mereka. Makadari itu kita harus persiapkan mereka sedini mungkin dengan pendidikan sebagai garda untuk membentengi mereka dari tindakan kriminalitas” Ungkapnya saat ditemui setaranews.com, Jumat (28/10).

Kuliaah Umum tersebut dimulai pukul 14.00-16.30 WIB dan dihadiri oleh kisaran puluhan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. (Syahru/Awank)

 

 

 

Mahasiswa Faperta Nilai Biaya Pratikum Tidak Rasional

Tidak ada komentar

Kamis, 27 Oktober 2016

Unswagati, Setaranews.com - Rencana kebijakan pemungutan biaya praktikum yang akan diberlakukan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) dinilai sangat membebankan sebagian besar mahasiswa. Sejumlah mahasiswa pertanian menyampaikan pesannya dengan melakukan aksi demonstrasi kepada Dekan Faperta terkait penuntutan adanya pemungutan biaya tambahan praktikum.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menilai kebijakan pemungutan biaya praktikum yang direncanakan oleh Fakultas Pertanian membebani para mahasiswa.

"Kami mahasiswa pertanian merasa terbebani jika nanti diberlakukannya biaya tambahan praktikum, karena biaya kuliah yang sudah ada praktikumnya sudah dianggarkan dalam biaya SKS yang kami tempuh, dan menurut kami praktikum dalam SKS tersebut belum dilaksanaan dengan baik oleh dosen-dosen Faperta, karena memang praktikumnya tidak kami rasakan karena lagi-lagi terkendala dengan fasilitas kampus, lalu duit pembayaran SKS yang kami bayar itu kemana," pungkas Arif mahasiswa Fakultas Pertanian saat ditemui Setaranews.com disela-sela aksi (27/10).

Aksi demonstrasi dimulai di depan gedung Rektoriat Kampus Utama Unswagati Cirebon dengan berbagai orasi yang diungkapkan oleh mahasiswa pertanian, kemudian masa aksi pun menerobos masuk kedalam kampus tepatnya di depan Ruang Kelas Fakultas Pertanian dimana keberadaan Dekan Faperta sedang melakukan rapat bersama jajaran Dekanat.

Awalnya, terjadi negosiasi yang alot untuk dapat bertatap muka dengan Dekan Faperta yang sedang rapat diruang kelas tersebut. Akhirnya, Fakih selaku Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) keluar menemui dan memaparkan kepada massa aksi terkait rencana biaya praktikum.

"Ini baru wacana, belum diberlakukan buat mahasiswa, kami juga masih harus meminta operasional Surat Keputusan (SK) Rektor atas biaya praktikum tersebut, kesimpulanya kami rapat disini tidak membicarakan soal itu, nanti kami akan memberitahu kepada mahasiswa bagaimana hasil dan prosesnya, dan kami siap melakukan rapat ini bersama teman-teman mahasiswa, nanti kami agendakan. Jadi, lebih baik kalian kembali karena disini sedang ada rapat," jelasnya menutup sesi jumpa bersama masa aksi.

Aksi Demonstrasi pun berakhir dan mahasiswa meninggalkan Dekan yang sedang melakukan rapat di Ruang Kelas Fakultas Pertanian.

 

LPJ BEM Universitas Dilaksanakan Secara Tertutup

Tidak ada komentar
Unswagati, SetaraNews.com – Sidang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon telah dilaksanakan Selasa (25/10) di Ruang Aula Kampus I Unswagati Cirebon.

Tapi, LPJ BEM-U tahun ini dilaksanakan secara tertutup, hanya disaksikan oleh jajaran BEM-U dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U) sebagai fasilitator pelaksanaan Sidang LPJ BEM-U. Fery Ramadhan Selaku Ketua DPM-U mengungkapkan terkait pelaksanaan Sidang LPJ BEM-U yang tertutup dikarenakan DPM-U menganut asas trias politika pengawasan terdapat pada badan legislatif.

“LPJ BEM-U tahun ini memang pelaksanaanya tertutup, bukan karena terdapatnya peraturan baru terkait pelaksanaan LPJ harus tertutup, tetapi memang kita, DPM-U menganut asas trias politika, dimana pengawasan ada pada badan legislatif. Selain itu, kami juga sengaja tidak menghadirkn mahasiswa pada umumnya, tak lain hanya untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan sidang LPJ BEM-U. Jadi, saya rasa cukup pihak DPM-U saja yang menyaksikan LPJ tersebut dan setelah selesai pembahasan, DPM-U sendiri akan sampaikan dan sebarkan hasilnya berupa berita acara ke publik yaitu mahasiswa Unswagati.” Ungkapnya saat diwawancarai oleh SetaraNews.com, Rabu (26/10).

Sidang LPJ BEM-U yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 22.00 WIB akhirnya menorehkan hasil, yaitu diterimanya LPJ BEM-U dengan syarat-syarat yang tertulis dalm berita acara.

“Terdapat dua indikator terkait diterimanya LPJ BEM-U yaitu, kinerja dan anggaran, karena kinerjanya selama satu periode kepengurusan sudah cukup baik, dalam artian memang perencanaan dengan pelaksanaan itu seimbang, mungkin terdapat beberapa program kerja yang tidak terlaksana, tapi lebih dominan semua terlaksana dalam jangka waktu satu periode tersebut, dan selanjutnya penganggaran, disitu tidak ada namanya bahasa penggelapan atau manipulasi dari laporan anggaran yang mereka laporkan,” Tutup Fery Ramadhan di sesi akhir wawancara. (Dinda/Awank).

Bangun Rasa Percaya Diri Kaum Wanita, HMJ-M Selenggarakan Seminar Kecantikan

Tidak ada komentar

Rabu, 26 Oktober 2016

Cirebon, SetaraNews.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJ-M) Universitas Swadaya Gunung Jati  (Unswagati) menyelenggarakan seminar  Kecantikan bertempat di Ruang Aula Kampus satu Unswagati Cirebon, Rabu (26/10). Seminar yang mengusung tema, “Beauty Class Be Confident, Because The Beauty Is You” menghadirkan narasumber dari Wardah dan Shopie Paris Indonesia yang membidangi Skin Care yaitu dr. Novia.

Silvi De Ratnasari, ketua pelaksana seminar kecantikan mengungkapkan bahwasanya tujuan dilaksanakannya seminar tersebut  untuk membangun rasa percaya diri bagi kaum wanita.

“Tujuan utamanya sih lebih tertuju pada kaum wanita untuk mengekpresikan wajah dia itu seperti apa dan bisa percaya diri membangun rasa eksistensi khas sebagai  layaknya seorang wanita gitu, cantik, indah, dan pastinya menarik,” ungkapnya saat ditemui setaranews.com disela-sela seminar berlangsung.

Silvi juga mengharapkan kepada para wanita untuk tampil maksimal layaknya menjadi seorang wanita seutuhnya, dan menjadi acara rutin tahunan buat HMJ-M.

"Saya sih berharap acara seminar kecantikan ini menjadi acara tahunan, khususnya bagi HMJ-M, dan tak lupa juga mengharap kepada kaum wanita yang mengikuti seminar ini ubtuk bisa memakai Make Up dan berpakaian sesuai dengan umur, serta mengetahui cara merawat wajah dengan baik dan benar menurut para ahlinya, yah intinya sih wanita yah harus menampilkan dirinya layaknya wanita pada umumnya gitu," harapnya.

Seminar Kecantikan tersebut dilaksanakan untuk umum dan dihadiri oleh 100 Peserta. (nda/do)

 

HMJ Diksatrasia Unswagati Peringati Sumpah Pemuda dengan Bulan Bahasa

Tidak ada komentar
Unswagati, SetaraNews.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Diksatrasia) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon akan mengadakan acara tahunan yaitu Bulan Bahasa pada 7-12 November 2016 di Kampus II Unswagati dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Dalam Bulan Bahasa sendiri melingkupi berbagai macam perlombaan untuk tingkat SD, SMP, SMA/sederajat dan seminar untuk tingkat Universitas se-wilayah III Cirebon. Setiap perlombaan pertingkat tentu berbeda, misalnya perlombaan Mendongeng untuk SD (7-8 November), Pidato untuk SMP (8-9 November), Drama dan Membaca Puisi untuk SMA/sederajat (10-11 November) dan puncaknya untuk mahasiswa terdapat Seminar Kurikulum Membedah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), Kurikulum 2013 yang lama maupun yang telah direvisi (12 November).

Kemudian, tema dari berbagai macam perlombaan tersebut mengenai perjuangan, terkait masih memperingati Hari Sumpah Pemuda.

“Kita sebagai anak Bahasa Indonesia, jadi kita harus turut berapresiasi dalam lahirnya sumpah pemuda, jadi kita mengadakan Bulan Bahasa yang diadakan setahun sekali, dan ini sudah yang ke-11 kalinya,” ujar Syahroni selaku Ketua Umum HMJ Diksatrasia saat ditemui SetaraNews.com di Kampus II Unswagati, Selasa (25/10).

Dengan diadakannya Bulan Bahasa, sambung Syahroni, diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Bahasa Indonesia.

“Ingin lebih menumbuhkan rasa kecintaan terhadap bahasa, maksudnya siswa ataupun mahasiswa biar tahu juga lahirnya sumpah pemuda, atau biar semangat juangnya tinggi, rasa nasionalisme nya ada,” lanjutnya.

Persiapan Bulan Bahasa pun sudah memasuki tahap akhir, tinggal pelaksanaan technical meeting dan menunggu hingga hari pelaksanaan acara.

“Persiapannya sudah lumayan, dari mulai peserta itu kita sudah lumayan banyak, ada dari Majalengka, Kuningan, dan Cirebon. Persiapan sudah siap semua, penyebaran surat ke sekolah-sekolah se-wilayah III Cirebon juga sudah, tinggal technical meeting, dan bagaimana menunggu berjalannya acara,” tutur Miftah Amarudin selaku Ketua Pelaksana Bulan Bahasa.

Baik Syahroni dan Miftah, keduanya berharap acara tersebut dapat berjalan dengan lancar, tidak ada kendala yang berarti, dan Bulan Bahasa dapat diikuti oleh lebih banyak pelajar dan mahasiswa se-wilayah III Cirebon.

Pendaftaran perlombaan Bulan Bahasa sendiri dibuka dari Senin-Sabtu pukul 08.00 WIB-15.00 WIB di Public Area Kampus II Unswagati hingga 2 November 2016.

Malam Puncak Perayaan Diesnatalis HMS ke-34

Tidak ada komentar

Senin, 24 Oktober 2016

Unswagati, SetaraNews.com – Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon merayakan malam puncak Diesnatalis ke-34 di halaman parkir Unswagati pada Sabtu (22/10).

Dalam acara tersebut, HMS Unswagati menampilkan beberapa persembahan, seperti Engineering Percussion dan tarian tradisional yang ditampilkan oleh para mahasiswa dari Teknik Sipil Unswagati.

“Yang pertama tadi ada tarian tradisional juga, yang kedua ada engineering percussion, selanjutnya ada band, terus ada panturaan sebagai hiburan. Tujuan adanya tari tradisional disini tidak hanya menampilkan modern tapi disini juga kita menampilkan kembali budaya-budaya yang dulu biar mahasiswa sekarang tahu akan budaya,” ungkap Asep Kurniawan, Penanggung Jawab acara malam puncak Diesnatalis HMS, Sabtu (22/10).

Selain menampilkan beberapa hiburan, dalam acara malam puncak perayaan Diesnatalis HMS ke-34 tersebut, mengumumkan juara dari perlombaan yang telah diselenggarakan oleh HMS sebagai rangkaian kegiatan Diesnatalis.

Denny Aprianto selaku Ketua HMS, memberikan harapannya untuk HMS yang telah merayakan Diesnatalis ke-34. Ia berharap HMS kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi dari tahun ini.

“Yang saya harapkan, ini kita HMS yang ke 34 tahun semakin membaik. Terus apa yang kami agendakan sekarang semoga tahun depan pergantian pengurus kembali lebih baik dan semoga tambah sukses,” ujarnya kepada SetaraNews.com disela-sela acara.

Butuh Pemimpin Berjiwa Solidaritas, Hipmagro Adakan TOPMA

Tidak ada komentar

Minggu, 23 Oktober 2016

Unswagati, SetaraNews.com - Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Hipmagro) Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengadakan Training Organisasi Profesi Mahasiswa (TOPMA), dengan tema "Membentuk Karakter Mahasiswa yang Memiliki Kredibilitas dan Dedikasi terhadap Pertanian" untuk mahasiswa Fakultas Pertanian prodi Agroteknologi.

Putri Nurjanah selaku Ketua Umum Hipmagro mengungkapkan bahwasanya tujuan dari kegiatan tersebut sebagai proses pembentukan kepribadian mahasiswa.

"Tujuannya adalah sebagai proses pembentukuan pribadi untuk bisa menjadi seorang pemimpin, khususnya bagi mahasiswa tingkat satu Agroteknologi yang berkecimpung dalam Hipmagro. Karena dalam kegiatan TOPMA sendiri terdapat penyampaian materi-materi dan terdapat juga diskusi didalamnya, seperti public speaking, kepemimpinan dan manajemen organisasi keprofesian dan saya rasa itu semua semata-mata sebagai pondasi dasar mereka," ungkapnya saat ditemui oleh SetaraNews.com, Minggu (23/10).

Kemudian, Putri menambahkan, acara tersebut selain berisi materi, ada pula praktik didalamnya.

"Bukan sekedar materi saja, tapi kita juga melakukan Praktikum Keprofesian berupa Pembuatan Mikro Organisasi Lokal (MOL). Karena jurusan kami Agroteknologi, maka dari itu, tentunya kami membutuhkan praktik tersebut dan di Hipmagro ini dibidangi oleh Penalaran dan Keilmuan," tambahnya.

Dengan diadakannya TOPMA diharapkan dapat menciptakan jiwa-jiwa pemimpin yang solidaritas, seperti yang diharapkan oleh Putri diakhir sesi wawancara.

"Saya mengharapkan, semoga dari kegiatan TOPMA ini khususnya untuk mahasiswa tingkat satu jurusan Agroteknologi akan tercipta pemuda-pemudi yang memiliki jiwa kepemimpinan yaitu pemimpin yang solidaritas terhadap organisasinya," tutupnya.

Kegiatan tersebut pun berlangsung selama dua hari yakni Sabtu, 22 Oktober-Minggu, 23 Oktober 2016 di Lahan GT Kampus 4 Unswagati Cirebon. (Awank)

PSM Gelar Awakening Concert

Tidak ada komentar
 Unswagati, Setaranews.com – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UKM Seni dan Budaya Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, menggelar pertunjukan konser yang bertajuk Awakening Concert “Comeback and Celebrate” yang diadakan di Auditorium kampus I Unswagati pada Jumat (21/10).

Konser ini digelar untuk memperkenalkan PSM UKM Seni dan Budaya Unswagati kepada masyarakat dan juga untuk merayakan kembali PSM yang sempat berhenti.

“Tujuan dari kita bikin konser ini adalah memperkenalkan PSM UKM Seni dan Budaya kepada masyarakat. Jadi awalnya ini adalah konser perdana kami, dimana lewat konser ini kami bangkit membangun jati diri kembali mulai dari awal meraih prestasi,” jelas Mayniko selaku Ketua Pelaksana kepada setaranews.com, Jumat (21/10).

Konser yang digelar ini menampilkan beberapa lagu-lagu tradisional Indonesia yang dibawakan oleh PSM UKM Seni dan Budaya, seperti lagu asal Jawa Barat dan Sik Sik Batumanikam asal Sumatera Utara. Selain lagu tradisional, konser tersebut menampilkan lagu Indonesia seperti Cinta Indonesia karya Guruh Soekarno Putra dan Bunda karya Melly Goeslaw.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews