Responsive Ad Slot

Yudisium FH Unswagati Berbeda Dengan Fakultas Lain

Tidak ada komentar

Sabtu, 13 Agustus 2016

Unswagati, Setaranews.com – Acara pelepasan lulusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon diadakan di Auditorium Kampus memiliki tradisi yang berbeda dibandingkan dengan fakultas lain.

Fakultas Hukum melepas 80 mahasiswa pada 11 Agustus 2016. Pelepasan tersebut mengutamakan agar mahasiswa bisa senang dan sebagai bentuk penghormatan karena sudah menempuh perkuliahan selama empat tahun.

“Pelepasan khusus oleh fakultas bertujuan untuk menghargai mahasiswa, tradisi nya beda dengan fakultas lain, jadi bukan mahasiswa yang terbaik saja di panggil ke depan, tapi semua mahasiswanya agar senang dan merasa dihargai.” Ujar Montisa selaku sekretaris Kabag saat ditemui di Ruang Akademik Fakulas Hukum pada Jumat (12/08).

Acara tersebut dihadiri oleh Civitas Akademik dengan agenda acara pemberian surat kelulusan, sambutan-sambutan, dan kesan-kesan dari mahasiswa cumlaude serta orang tuanya, dan acara hiburan. Selain agar mahasiswa bisa senang, Montisa juga berharap agar mahasiswa bisa bersaing ketika dihadapkan dengan lulusan dari berbagai perguruan tinggi lainnya.

Keseruan saat yudisum juga dirasakan oleh Dian, salah satu mahasiswa yang baru saja mendapat gelar sarjana dibidang hukum. “Pelayanan saat yudisium udah enak, kami merasa terhormat dan acaranya juga bagus.” Ucapnya.

Manusia dari Kamar Mandi

Tidak ada komentar
Keyakinan runtuh

Rasa takut menghantam

Yang timbul hanya patuh

Teror mental menghujam

Manusia bermandikan  dosa

Menyabuni diri dengan kebohongan

Mengahandukinya  dengan argumentasi

Jijik!

Jangan percaya padaku

Jangan juga menghakimiku

Aku bukan Tuhan yang harus kau percayai

Kamu juga bukan Tuhan yang pantas menghakimi

Tak ada kebenaran yang hakiki

Benar hanya menurut definisi

Manusia yang menyucikan diri di kamar mandi.

 

Oleh: Adrian N

Fakultas Kedokteran Unswagati Akan Bangun Gedung Baru

Tidak ada komentar

Jumat, 12 Agustus 2016

Unswagati, Setaranews.com – Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati telah menyiapkan lahan sebanyak 2.200 meter persegi untuk membangun gedung baru Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon.

Informasi tersebut terlontar langsung dari mulut dr. Catur Setiya Sulistiyana selaku Dekan baru Fakultas Kedokteran Unswagati.

“FK Unswagati kemungkinan tahun ini akan membangun gedung baru, sudah disiapkan lahan sekitar 2.200 meter persegi oleh yayasan,” ujarnya saat ditemui oleh Setaranews.com di ruangannya pada Jumat (12/08).

Lebih lanjut, lahan sebanyak 2.200 meter persegi tersebut berada di Jalan Terusan Pemuda dekat Stadion Bima. Dan rencananya, pembangunan gedung baru paling lama Oktober tahun ini sudah dapat terlaksana.

"Lahan tersebut berada di Jalan Terusan Pemuda dekat Stadion Bima, dan kemungkinan paling lama Oktober ini kita akan mulai ngebangun," lanjut Catur.

Lantas dengan diberikannya lahan sebanyak 2.200 meter persegi, pihak yayasan menaruh harapan besar terhadap Fakultas Kedokteran.

“Yayasan inginnya supaya FK Unswagati berkembang maju, sehingga tahun depan FK Unswagati bisa pindah saat gedung baru sudah jadi,” tambahnya.

Kemudian, terkait adanya pembangunan gedung baru, kemungkinan gedung lama lantai satu akan tetap dipakai, dimaksimalkan untuk ruang laboratorium.

“Kalo kita sudah pindah kesana kan disini kosong, rencana akan dimaksimalkan untuk Ruang Laboratorium Biomedik 1, Biomedik 2, dan Anatomi yang memakai mayat asli, atau bahasa mediknya cadaver,” tutup Catur.

Ini Alasan Wadek III FISIP Soal Pembentukan Presidium

Tidak ada komentar
Unswagati, setaranews.com – Organisasi Mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Swadaya GunungJati (Unswagati) Cirebon, memang tengah dalam masa pembekuan akibat masa Surat Keputusan (SK) telah habis.

Dengan tidak adanya organisasi mahasiswa (ormawa) di FISIP, maka dibentuklah Presidium sesuai dengan Pedoman Organisasi Kemahasiswaan (POK) yang berlaku di Unswagati. Namun, dari pihak dekanat FISIP sendiri belum membentuk presidium hingga saat ini.

"Presidium belum terbentuk. Masih menunggu kesepakatan antar mahasiswa," ungkap Khaerudin Imawan selaku Wakil Dekan III FISIP saat ditemui disela-sela acara pelepasan sarjana FISIP di Hotel Zamrud, Kamis (12/08).

Terkait hal tersebut, pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di tingkat fakultas khususnya di FISIP sendiri menjadi tidak jelas arahnya. Pasalnya, pelaksanaan PKKMB hanya tinggal menunggu waktu saja. Namun, dari pihak dekanat FISIP belum mengambil langkah siapa yang akan menjadi ketua Presidium itu sendiri.

“Ya mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kalau memang peraturan sudah ada dari Universitas. Kita masih menunggu aturan dari Univeristas tentang PKKMB itu,” tutup Khaerudin.

Dekan Baru FK Unswagati Inginkan Akreditasi B Tahun Ini

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK Unswagati) Cirebon periode 2016/2020, dr. Catur Setiya Sulistiyana yang baru saja dilantik pada 21 Juli 2016 memiliki sejumlah program kerja. Namun yang utama dirinya ingin meningkatkan akreditasi Fakultas Kedokteran yang semula C menjadi B.

"Intinya sih yang menjadi tanggung jawab besar saya sekarang adalah akreditasi Fakultas Kedokteran, sampai sekarang kita akreditasi C, karena memang pada saat kita di visitasi tahun 2010 keluar tahun 2011. Pada saat itu kan Fakultas Kedokteran belum memiliki lulusan, padahal di borangnya harus ada lulusan, yang akan menaikkan nilai," papar Catur saat ditemui oleh Setaranews.com di ruangannya pada Jumat (12/08).

Lebih lanjut, target akreditasi B tersebut bisa terwujud di tahun 2016.

"Untuk sekarang harus B, karena kami tahun ini akan terakreditasi. Akreditasi Fakultas Kedokteran kan tidak sama dengan akreditasi fakultas yang lain, kalo yang lain di pegang BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi), sedangkan untuk Fakultas Kedokteran atau bidang kesehatan di pegang LAMPTKS (Lembaga Akreditasi Pendidikan Tinggi Kesehatan), dan itu lebih sulit, katanya." lanjutnya.

Terakhir, Catur berharap untuk FK Unswagati semuanya dapat berjalan lebih baik lagi, melanjutkan apa yang telah dirintis oleh dr. Affandi selaku Dekan lama menjadi berkembang lebih baik lagi.

"Kedepan sih berharapnya FK Unswagati bisa lebih maju lagi. Saya kira apa yang telah dirintis oleh dr. Affandi selaku Dekan lama sudah sangat mulia, makanya saya punya tanggung jawab besar untuk bisa mengembangkan lebih baik lagi. Semoga apa yang diamalkan beliau kepada saya, bisa saya jalankan lebih baik lagi." tutup Catur.

FISIP Melepas 132 Lulusan Sarjana

Tidak ada komentar

Kamis, 11 Agustus 2016

Cirebon,Setaranews.com - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon melepaskan 132 Sarjana dari Jurusan Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi pada Kamis 11 Oktober 2016 di Hotel Zamrud Cirebon.

Dari total lulusan tersebut, 10 orang dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Pemegang Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari Jurusan Administrasi Negara diraih oleh Anggi Melati dengan angka 3,69 sedangkan dari Ilmu Komunikasi diraih oleh Gina Oktavia dengan angka 3,62.

Dalam acara pelepasan tersebut banyak lulusan yang tidak dapat hadir, karena sudah terikat pekerjaan. Presentasi lulusan yang sudah bekerja mencapai angka 10% kebanyakan berasal dari Jurusan Ilmu Komunikasi.

Pihak Fakultas sendiri selalu berupaya untuk meningkatkan daya serap perusahaan dengan meningkatkan kemampuan mahasiswa dan kualitas sumber daya pengajar, tercatat terdapat sembilan dosen FISIP yang sedang menempuh kuliah berjenjang S3 baik dari Jurusan Ilmu Administrasi Negara maupun Ilmu Komunikasi.

“Peningkatan daya serap perusahaan dilakukan dengan cara memperbanyak pengalaman lapangan mahasiswa, melakukan kegiatan yang memacu dan memicu prestasi mahasiswa, mengikuti perlombaan sehingga mahasiswa terpacu untuk berprestasi dan juga meningkatkan kualitas sumber daya dosen,” Ujar Mukarto Siswoyo selaku Dekan FISIP.

Mukarto berharap agar lulusan FISIP 2016 dapat mencapai apa yang dicita-citakannya baik bekerja, berwirausaha maupun segala yang diharapkan.

“Kami dari pihak fakultas sudah berusaha membangun karakter, membentuk pribadi dan mendidik mereka, selebihnya kami doakan agar mereka sukses di dalam masyarakat sesuai dengan yang diinginkan,” Tutupnya.

Gemar Membaca Buku, Proker BEM FKIP Tahun Ini

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com - Kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Unswagati Cirebon periode 2016/2017 yang baru dilantik pada 27 Juli 2016 lalu, menamai kepengurusannya dengan nama Kabinet Mata Air.

"Penamaan Kabinet Mata Air tersebut memiliki filosofi bahwa BEM FKIP dapat memberikan sumber inspirasi dan kreatifitas bagi mahasiswa dalam berbagai hal," ujar Ivan Rahadiansyah selaku Wakil Gubernur BEM FKIP saat ditemui oleh Setaranews.com pada Kamis (11/9), di Sekretariat BEM FKIP Kampus 2 Unswagati.

Dalam kepengurusan satu tahun kedepan BEM FKIP memiliki berbagai macam program kerja (proker) yang nanti dalam pelaksanaannya, esensinya akan menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Program kerja terbesar yang akan dilaksanakan yaitu Dies Natalis FKIP yang akan baru dihadirkan tahun ini. Sedangkan program kerja yang rutin dilaksanakan oleh BEM FKIP adalah Festival FKIP dimana didalamnya terdapat berbagai perlombaan yang pesertanya terdiri dari mahasiswa dan siswa-siswi SMA sederajat, serta Bakti Sosial (Baksos) yang diadakan tiap bulan Ramadhan.

Selain itu, BEM FKIP akan mencanangkan Program Gemar Membaca Buku untuk menumbuhkan minat membaca yang mulai hilang dikalangan para mahasiswa.

“Program kerja kita tahun ini sih ingin mencanangkan Program Gemar Membaca Buku, program kerja tersebut diharapkan akan menumbuhkan minat baca dikalangan mahasiswa yang saat ini mulai memudar," tutupnya. (Silvia)

Waspada 44 Narkoba Jenis Baru Beredar di Indonesia!

Tidak ada komentar
Bandung, Setaranews.com  – United Nations Office on Drugs Crime atau semacam organisasi dunia yang menangani masalah narkotika dan kriminal melaporkan terdapat 643 narkoba jenis baru yang beredar di dunia dan diantaranya 44 beredar di Indonesia.

"Yang sudah masuk ke Indonesia ada 44 jenis. Ini harus diwaspadai terutama oleh generasi muda," tutur Deddy Mizwar selaku Wakil Gubernur Jawa Barat di sela-sela peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat provinsi Jawa Barat di halaman parkir Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Selasa (09/08).

Lebih lanjut, menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN) sekarang narkoba bukan hanya berbentuk sabu atau heroin, bahkan terdapat pula yang disisipkan ke dalam makanan yang sering dijumpai.

"Sekarang bentuknya bisa permen, kue kering, kue bolu, berbentuk rokok. Di Bogor terakhir berbentuk permen. Biasanya ada campuran sabu-sabu dan zat psikotropika lainnya," tambah Deddy.

Masih menurut Deddy, masyarakat harus turut berperan dalam memberantas narkoba, sebisa mungkin melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

"Dan kalau hanya mengandalkan penegak hukum saja agak sulit, masyarakat harus melawan juga, melaporkan kejadian di sekelilingnya," ucapnya.

Jawa Barat dengan penduduk lebih dari 33 juta jiwa menjadi salah satu pasar yang potensial untuk para pengedar narkoba. Sementara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat telah merehabilitasi sekitar 5.500 pecandu narkoba dalam satu tahun terakhir.

Menjaga Kearifan Lokal, Kacirebonan Gelar Prosesi Budaya

Tidak ada komentar
Cirebon, Setaranews.com - Keraton Kacirebonan yang bertempat di Jalan Pulasaren Kota Cirebon pada Rabu (10/9), menggelar prosesi “Memayu Agunge Budaya Ingsun” di Bangsal Prabayaksa. Memayu yang dalam Bahasa Indonesia berarti memperindah, pesan yang diusung oleh Keraton Kacirebonan.

Tradisi tersebut merupakan tradisi khas Keraton Kacirebonan yang kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal. Prosesinya pun dilakukan oleh seniman-seniman Cirebon dari berbagai macam usia dari yang muda sampai yang tidak muda lagi.

Prosesi tersebut cukup mengundang perhatian sebagian masyarakat sekitar Jalan Pulasaren karena pada kesempatan tersebut hadir pula Sanggar Sinar Surya Santa Barbara California Amerika yang dipimpin oleh Mr. Richard Nort atau yang kerap disapa Mama Erik. Sanggar Sinar Surya Santa Barbara mempersembahkan Tarian Topeng Kelana yang di mainkan oleh Noah.

Prosesi Memayu Agunge Budaya Ingsun ditutup dengan penanaman Pohon Gedong Gincu oleh Sultan Kacirebonan di halaman Keraton.

“Kita berharap agar acara ini mendapat dukungan dari semua pihak, sehingga kearifan lokal budaya Cirebon dapat terjaga,“ ujar Pangeran Abdul Ghani Natadiningrat SE saat melakukan prosesi penanaman pohon.

Acara terus berlanjut tidak hanya pada siang itu saja, malamnya terdapat Pagelaran Wayang Golek dengan lakon Palagan Sayembara Nyimas Gandasari didalangi oleh Ki Warsad Gandingan Indramayu dengan Sinden Nyi Beatrik. (Silvia)

Fakultas Ekonomi Lepas 401 Calon Wisudawan

Tidak ada komentar

Rabu, 10 Agustus 2016

Unswagati, Setaranews.com - Fakultas Ekonomi Universitas Swadaya Gunung Jati (FE Unswagati) Cirebon telah mengadakan acara pelepasan calon wisudawan dan wisudawati ke-45 di Aula Kampus Utama Unswagati.

Acara yang berlangsung cukup khidmat ini dilaksanakan pada pukul 10.00 pagi sampai dengan selesai, dan dihadiri oleh 401 calon wisudawan dan wisudawati yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Akuntansi sebanyak 206 orang dan Program Studi Manajemen sebanyak 195 orang.

Sementara gelar mahasiswa terbaik dari Program Studi Akuntansi di raih oleh Zainal dengan perolehan IPK sebesar 3,73 sementara dari Program Studi Manajemen diraih oleh Asri dengan perolehan IPK sebesar 3,51. Dua-duanya berpredikat cumlaude. Namun, untuk pelaksanaan wisudanya  akan dilaksanakan pada 15-16 Agustus untuk Gelombang I, dan pada Desember untuk Gelombang II.

“Jujur kami tidak dapat membalas semua jasa yang telah diberikan oleh para Dosen. Namun kami hanya dapat memanjatkan do’a yang tulus untuk semua Dosen agar senantiasa sehat, dan diberikan panjang umur. Ingatlah pula para kawanku sekalian, agar kita dapat mengaplikasikan semua ilmu yang telah kita dapat dengan sebaik-baiknya, tetap menjadi diri sendiri, juga semoga lulusan kita tidak kalah saing dengan lulusan-lulusan dari Universitas lain,” papar Zainal salah satu lulusan terbaik di Fakultas Ekonomi saat ditemui oleh Setaranews.com pada Selasa (09/08). (Riska)

Mapala Gunati Lepas Angkatan XX Wanantara ke Lombok

Tidak ada komentar

Selasa, 09 Agustus 2016

Unswagati, setaranews.com - Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Swadaya Gunung Jati (Mapala Gunati), pada Selasa (9/8) melaksanakan Upacara Pembukaan Pengembaraan Anggota Muda Mapala Gunati Angkatan XX Wanantara. Kegiatan pengembaraan dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Suku Sasak.

Sesuai dengan nama kegiatannya yaitu Pengembaraan, para peserta dilepas ke alam bebas agar mereka dapat melatih mental dan pertahanan diri serta agar dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungan diluar sana. Pengembaraan merupakan salah satu syarat diangkatnya anggota menjadi pengurus.

“Pengembaraan itu salah satu syarat diangkat menjadi pengurus, anggota yang telah 2 tahun di Mapala itu wajib ikut pengembaraan, kebetulan tahun ini yang mengikuti pengembaraan ada 2 orang dari Fakultas Pertanian sama dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,“ ujar Wulan Sekretaris Umum Mapala Gunati saat di temui oleh setaranews.com.

Kegiatan ini, sambung Wulan, adalah untuk proses regenerasi dalam kepengurusan Mapala Gunati yang nantinya akan diteruskan oleh anggota muda Angkatan XX Wanantara.

"Kegiatan tersebut sebenarnya untuk meneruskan regenerasi di Mapala Gunati. Dengan adanya pengembaraan diluar Jawa, diharapkan dapat mengharumkan nama Unswagati melalui Mapala yang telah mengembara diluar Jawa," tambahnya.

Kegiatan pengembaraan ini, hal yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis dipersiapkan oleh anggota yang akan berangkat pengembaraan. Kendala yang terjadi dalam kegiatan ini adalah masalah transportasi yang akan ditempuh ke lokasi pengembaraan itu sendiri. Kegiatan pengembaraan ini berlangsung hingga 19 Agustus mendatang dan merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Mapala Gunati setiap tahunnya. (Silvia)

Sering Membaca Buku Sama Dengan Memperpanjang Umur

Tidak ada komentar
Kesehatan, Setaranews.com – Semua hobi memang membantu untuk mencari suasana baru, dan menghilangkan rutinitas yang suntuk. Misalnya hobi menonton film, bernyanyi, traveling, menggambar atau membaca buku, tapi tau kah kalian? Membaca buku adalah sebuah hobi yang dapat memperpanjang umur kita, tapi sayangnya sangat jarang ditemui di kalangan remaja.

Membaca buku untuk sebagian orang terbilang sangat membosankan, dengan alasan lain seperti terlalu tebal halamannya, monoton, membuat mata lelah, tidak ada waktu dan sebagainya. Padahal membaca buku sangat bermanfaat dan harus ditingkatkan pada usia remaja, sebab membaca membuat imajinasi menjadi lebih luas.

Peneliti melibatkan 3.635 orang, lebih dari 50 yang berpartisipasi dalam studi kesehatan telah menjawab pertanyaan tentang membaca.

Para ilmuwan membagi sampel menjadi tiga kelompok: mereka yang tidak membaca buku, mereka yang membaca buku sampai tiga setengah jam seminggu, dan mereka yang membaca buku lebih dari tiga setengah jam.

Penelitian ini membuktikan bahwa mereka yang hobi membaca buku cenderung kebanyakan perempuan berpendidikan tinggi dan berpenghasilan tinggi. Bila di bandingkan dengan individu yang  tidak membaca buku, mereka yang  sering membaca buku hingga tiga setengah jam per minggu 17 persen cenderung lebih panjang umur hingga lebih dari 12 tahun.

Sedangkan mereka yang membaca buku lebih dari tiga setengah jam  23 persen memiliki usia hidup yang jauh lebih panjang. Rata-rata pembaca buku hidup hampir 2 tahun lebih lama  daripada mereka yang tidak membaca buku sama sekali.

"Orang yang setidaknya membaca buku selama setengah jam sehari mendapatkan manfaat bertahan hidup secara signifikan dibandingkan mereka yang tidak membaca," ujar penulis senior, Becca R. Levy, Professor Epidemiology di Yale University, AS.

"Dan manfaat survival itu akan tetap bertahan meski telah disesuaikan dengan kekayaan, tingkat pendidikan, kemampuan kognitif, serta banyak variable lainnya." sambung Levy, dilansir dari New York Times, Minggu (7/8/2016). (Hikmah)

DPM FKIP Akan Fokus ke Rapat Kerja

Tidak ada komentar

Minggu, 07 Agustus 2016

Unswagati, Setaranews.com – Pada tanggal 27 Juli 2016 kemarin, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unswagati Cirebon telah mengadakan pelantikan atas terpilihnya Ketua DPM periode 2016/2017, Muhammad Rizqi dari program studi Pendidikan Matematika.

Beberapa Program Kerja (Proker) DPM FKIP yang telah tersusun diantaranya adalah Rapat Kerja, Penanaman Pohon di Kampus 2 dan Kampus 3 (terkhusus di Gedung FKIP), Musyawarah semua Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FKIP, dan Studi Banding.

Sementara itu, yang terdekat dan akan difokuskan adalah Rapat Kerja (Raker) dimana seluruh Ormawa di FKIP berkumpul untuk menyerahkan dan mempresentasikan prokernya.

“Kita rencananya yang pertama Raker, jadi semua Ormawa itu menyerahkan dan mempresentasikan program kerjanya, biar kita susun dan sepakati secara bersama, lalu biar cepat berjalan semua Ormawa itu,” ungkapnya.

Rapat Kerja sendiri rencananya akan di laksanakan pada pertengahan bulan Agustus ini. “Untuk Rapat Kerja, insha allah akan diadakan pada 20 Agustus.” tambahnya.

Saat ditanya harapan kedepannya, Rizqi memaparkan ingin adanya silaturahmi yang terjalin antara seluruh Ormawa dan mahasiswa, lalu kepentingan mahasiswa harus bisa terpenuhi.

“Saya berharap semua Ormawa itu silaturahminya ada, antara Ormawa dan mahasiswa. Terus kepentingan mahasiswa harus terpenuhi, karena prinsipnya dari mahasiswa, oleh mahasiswa, dan untuk mahasiswa. Caranya, kita banyak silaturahmi, banyak sharing, saya sendirikan selaku Ketua DPM, insha allah pingin mampirlah, mampir ke semua Ormawa.” tutup Rizqi.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews