Responsive Ad Slot

Karcis Tak Efisien, STNK Menjadi Pilihan

Tidak ada komentar

Sabtu, 28 November 2015

Unswagati, Setaranews.com – Pihak keamanan kampus saat ini memberlakukan sistem pengecekan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) untuk setiap kendaraan bermotor yang keluar dari lingkungan kampus Universitas Swadaya Gunung Jati. Menurut Mardi, Koordinator Keamanan, hal tersebut untuk mencegah pencurian motor,  "Kami lakukan untuk mencegah kejahatan pencurian kendaraan bermotor, jika menunjukan STNK kan lebih gampang" ujarnya saat ditemui Setaranews pada Rabu (25/11).

Sebelumnya pihak keamanan menggunakan karcis sebagai bukti keluar-masuknya kendaraan, tetapi hal ini tidak efisien karena bisa menghabiskan 2100 lembar karcis dalam sehari, selain itu disebabkan pula karena kekurangan tenaga kerja. Sistem pengecekan STNK ini baru diberlakukan di kampus utama dan kampus tiga Unswagati, sedangkan untuk kampus dua masih dalam tahap sosialisasi. Pemberlakuan STNK ini merupakan hasil dari rapat koordinasi dengan Kepala Bagian Umum, “Sistem pengecekan STNK juga disetujui oleh Kasatlantas yang tadi pagi berkunjung ke sini” tambah Mardi. Koordiantor keamanan juga menghimbau kepada mahasiswa yang membawa kendaraan untuk lebih waspada sebab keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan ikut berusaha meminimalisir kehilangan dalam bentuk apapun baik motor maupun helm.

Mardi : Tak Ada Potongan Gaji Gara-Gara Motor Hilang

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com– Hilangnya motor yang terjadi di kampus utama Universitas Swadaya Gunung Jati beberapa waktu lalu ternyata menimbulkan isu mengenai pemotongan gaji satpam untuk mengganti denda motor yang hilang tersebut. Namun hal ini dibantah oleh Mardi selaku koordinator keamanan saat ditemui Setaranews pada Rabu  (25/11), "Saya tegaskan tidak ada anggota saya yang gajinya dipotong untuk mengganti motor yang hilang, jika dipotong pun itu karena ada potongan hutang koperasi, hutang bank dan lain-lain, tidak ada yang dipotong untuk mengganti motor yang hilang." tegasnya.

Hal serupa pun disampaikan salah satu petugas keamanan lainnya ketika ditanya mengenai kebenaran tentang pemotongan gaji tersebut "Saya tidak tahu, belum gajian soalnya, saya juga tidak dengar kabar tersebut dari teman-teman sesama satpam yang lain, paling kalau ada potong gaji itu karena ada hutang koperasi." ujar Sobirin salah satu petugas satpam yang sedang berjaga. Upaya untu mencegah terjadinya kasus yang sama, saat ini diberlakukan sistem keamanan kampus terhadap keluar masuknya kendaraan bermotor serta menggunakan sistem pemeriksaan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Perpres Siap Keluar Demi Gelar Motogp di Sentul

Tidak ada komentar

Kamis, 26 November 2015

Jakarta, Setaranews.com - Pemerintah Indonesia terus berusaha agar sirkuit Sentul bisa menjadi tuan rumah pagelaran balap motor terbesar, MotoGP 2017. Pemerintah juga sedang mempersiapkan Perpres (Peraturan Presiden) untuk mendukung penyelenggaraan kejuaraan motor tersebut.

Pembuatan Perpres ini juga membahas masalah infrastruktur yang harus diperbaiki demi lancarnya ajang balap motogp yang akan dilaksanakan pada tahun 2017. Rencana penerbitan Perpres yang diperkirakan pada akhir tahun ini melibatkan Menteri Pariwisata, Menteri Pemuda dan Olah Raga serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, "Begitu Perpres dibuat lalu lokasi ditetapkan," kata Arief  Yahya seperti yang dikutip dari Tempo.co. di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu, 18 November 2015.

Kesiapan sirkuit Sentul, Bogor Jawa Barat sampai saat ini telah mencapai 80%, diantaranya perbaikan yang dilakukan meliputi penyelarasan standar kesulitan di tikungan dan hal-hal lainnya, “Perkiraan untuk investasi yang diperlukan untuk Sirkuit Sentul sebesar Rp 50 miliar” ujar Arief.

Dana yang diperlukan ini akan diambil dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, "Untuk ukuran PU itu kecil, dia kan anggarannya Rp 100 triliun," tutupnya.

Ihsan: LDK, BEM-U Goes to BEM-F Proker Terdekat Kami

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com – Setelah ditetapkan SK dengan nomor SKEP/001/BEM-U/XI/2015 tentang Pengangkatan Sekertaris Kabinet, Sekertaris Umum, Bendahara Umum, dan Menteri dalam Kabinet Pahlawan BEM Unswagati tepat pada hari Pahlawan, Kabinet Pahlawan BEM Unswagati membuka open recruitment untuk posisi sekertaris umum, bendahara umum, sekertaris kabinet dan beberapa menteri diantaranya menteri koorinasi internal, menteri koordinasi eksternal, menteri ekonomi, menteri pendidikan, menteri advokasi dan kesejahteraan masyarakat, menteri sosial masyarakat, menteri olahraga dan seni budaya, dan menteri tekominfo.

Open recruitment untuk menteri dibuka pada 28 Oktober - 2 November dan wawancara pada 3-4 November. Dua minggu kemudian open recruitment untuk staf dibuka yaitu pada 11-15 November 2015, sementara wawancara pada 17 November. Dalam tahapan wawancara setiap pendaftar harus menjalani sesi wawancara dari presma dan jajaran menteri lainnya.

Total pendaftar ada 56 mahasiswa dan  yang diterima sejumlah 47. Pertimbangan yang diterima diantaranya komitmen, kompetensi, dan visi, "Kita menekankan pada komitmen dari setiap pendaftar, tidak masalah jika dia bergabung di ormawa lain asalkan tidak menempati posisi strategis, untuk Kabinet Pahlawan ini juga saya menginginkan pendaftar dengan kualitas rentang 20-100% karena kita akan diamanatkan ribuan mahasiswa di sini", ujar Ihsan, Presma periode 2015/2016. Ketika ditanya mengenai proker terdekat, Ihsan juga mengemukakan tentang beberapa hal diantaranya LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang akan dilaksanakan pada akhir November atau awal Desember. "Proker terdekatnya paling LDK, BEM-U goes to BEM-F, temu rektor dan refleksi anti narkoba", pungkas mahasiswa jurusan Manajemen semester lima ini.

Diksatrasia Kembali Adakan Bulan Bahasa

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com- Acara Bulan Bahasa yang diselenggarakan pada 24-26 November 2015 bertempat di kampus dua Universitas Swadaya Gunung Jati rutin diadakan oleh HMJ Diksatrasia (Himpunan  Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia). Acara ini diusung dengan tema “Meningkatkan kreativitas peserta didik dalam memperingati Bulan Bahasa”. Adapun tujuan diadakannya bulan bahasa menurut Page Iman selaku ketua pelaksana yaitu agar peserta didik di dorong untuk aktif, kreatif, inovatif dan bisa menjunjung tinggi bahasa, yaitu bahasa Indonesia.

Acara bulan bahasa diisi dengan lomba-lomba. Lomba untuk tingkat SD yaitu menulis surat pribadi dan mendongeng. Untuk tingkat SMP yaitu berpidato. Sementara itu untuk tingkat SMA yaitu Drama, “Dan kemarin sudah dilaksanakan lomba untuk tingkat SMA dan umum yaitu lomba baca puisi” ujar Jaki Yudin selaku Sie. Dokumetasi. “Antusiasme mahasiswa dalam menghadapi acara bulan bahasa ini lumayan aktif berperan, terutama dalam lomba baca puisi, dan Insya Allah kami tekankan untuk mahasiswa tingkat satu dan dua untuk wajib mengikuti seminar” tambahnya.

Masing-masing lomba berbeda-beda biaya pendaftarannya, untuk menulis surat pribadi, mendongeng, berpidato dan seminar yaitu Rp.30.000,00 sedangkan untuk drama yaitu Rp.85.000,00, “Hari sabtu ada seminar, dan sekaligus penutupan dari rangkaian acara bulan bahasa” tutupnya.

Cinta Alam Hanyalah Wacana

Tidak ada komentar

Selasa, 24 November 2015

Fotografi-Setaranews.com– Pada kenyataannya tak semua orang peduli terhadap lingkungan sekitar. Sungai yang lebih terlihat seperti got ini terletak di samping Universitas Swadaya Gunung Jati. Air yang  hitam dan eceng yang tidak terurus. Sungai yang sudah tidak layak ini dibiarkan begitu saja, tidak berfungsi seperti sungai pada umumnya.

Jorok, Sampah Berserakan di Perumahan Elit

Tidak ada komentar
Fotografi- Setaranews.com– Kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan masih jauh dari yang diharapkan. Kondisi perumahan elit yang terletak  di samping kiri Universitas Swadaya Gunung Jati ini sangat memperihatinkan. Perumahan tersebut  tampak bersih dari luar, namun terlihat sangat jorok di dalam. Sampah-sampah dibuang seenaknya saja.

UKM Seni dan Budaya Buka Pendaftaran Calon Anggota Baru

Tidak ada komentar

Minggu, 22 November 2015

Unswagati, Setaranews.com- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Universitas Swadaya Gunung Jati membuka pendaftaran bagi mahasiswa Unswagati yang ingin bergabung bersama UKM Seni dan Budaya sejak tanggal 09-23 Desember 2015. Sampai dengan hari Rabu kemarin (18/11) tercatat sekitar 70 mahasiswa yang mendaftar. Adapun teknis pendaftarannya yaitu mahasiswa hanya datang ke sekretariatan UKM Seni dan Budaya untuk mengisi formulir dengan membawa persyaratan pas foto ukuran 3x4 sebanyak satu lembar sebagai pelengkap administrasi.

Kriteria bagi calon anggota yang akan diterima sebagai anggota baru UKM Seni dan Budaya yaitu 30% bakat, 20% pengalaman, dan 50% motivasi. Dari banyaknya mahasiswa yang mendaftar akan diadakan seleksi yaitu unjuk bakat dan pendidikan dasar hingga akhirnya akan dipilih 100 mahasiswa yang lolos menjadi anggota baru UKM Seni dan Budaya.

Tahun ini antusiasme mahasiswa baru untuk bergabung bersama UKM Seni dan Budaya berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Usaha-usaha yang dilakukan untuk menarik minat mahasiswa baru dengan cara publikasi melalui media sosial dan pemasangan pamflet di setiap kampus, “Selain melalui media sosial dan memasang pamflet, awalnya kita ingin membuka stand pendaftaran di tiga kampus namun karena beberapa kendala akhirnya kita hanya buka di sekre saja.” ujar Khory selaku koordinator pendaftaran.

Sebelum pendaftaran dibuka sudah banyak mahasiswa baru yang mendaftar, namun dikarenakan padatnya agenda UKM Seni dan Budaya, maka secara teknis hanya melakukan pendataan sementara bagi mahasiswa yang mendaftar, “Sebenarnya sebelum dibuka sudah banyak yang daftar, tapi saat itu kami belum menyediakan formulir jadi kami hanya mendata nama dan contact person saja, setelah dibuka hari senin, kami menginformasikan bahwa bagi yang mendaftar diharapkan datang ke sekre untuk mengisi formulir.” tambahnya.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews