Responsive Ad Slot

Dapatkan Hibah, Pusat Kewirausahaan Unswagati Berikan Pinjaman Modal

Tidak ada komentar

Kamis, 26 Februari 2015

Cirebon, Setaranews.com- Pusat kewirausahaan mahasiswa yang saat ini belum memiliki struktur organisasi khusus, akan segera berjalan sebagai wadah kewirausahaan mahasiswa setelah mendapat hibah dari Bank Indonesia. Pusat kewirausahaan mahasiswa bertujuan untuk memudahkan mahasiswa dalam berwirausaha.

Terkait bantuan hibah yang diberikan Bank Indonesia sebesar Rp. 50.000.000,- untuk mahasiswa yang ingin mengembangkan usahanya, bantuan ini akan diberikan sebesar Rp. 5.000.000,- untuk tiap kelompok. Masing-masing kelompok dapat beranggotakan 2-5 orang. Sebelumnya pusat kewirausahaan ini sudah disosialisasikan melalui fakultas masing-masing untuk mempublikasikan mengenai pusat kewirausahaan tersebut kepada mahasiswa. Bentuk Sosialisasinya berupa pengiriman surat pemberitahuan dan secara lisan agar mahasiswa disertakan dalam program ini.

Adapun teknis pengembalian modal tidak ada bunga atau agunan, bebas ingin dicicil ataupun langsung dikembalikan semua yang penting administrasinya lengkap, jangka waktu pengembaliannya sampai dengan satu tahun.

Hingga Saat ini yang sudah masuk dalam pusat kewirausahaan baru enam kelompok. Untuk prosedur kewirausahaannya dapat langsung datang ke bidang kemahasiswaan, lalu akan diberi arahan untuk membuat proposalnya, dan diberi arahan lainnya. Bentuk usaha yang akan dilakukan hanya usaha-usaha yang masih terjangkau dengan modal Rp.5.000.000,- tersebut.

“Usaha yang ingin dilakukan lebih keseperti makanan boleh, tidak menutup kemungkinan yang lainnya juga.” Ujar Dudung Hidayat,SH.,MH selaku bidang kemahasiswaan Wakil Rektor III Unswagati.

Universitas Sosialisasikan Beasiswa Khusus Ormawa

Tidak ada komentar
Cirebon,Setaranews.com- Bidang Kemahasiswaan Wakil Rektor III Unswagati siang tadi mengadakan Sosialisasi terkait beasiswa universitas di ruang lab komputer. Selain untuk sosialisasi beasiswa universitas dengan dikumpulkkannya ormawa agar meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama ormawa. Acara ini dihadiri oleh ormawa dan beberapa bidang kemahasiswaan dari masing-masing fakultas.

Acara ini bertujuan untuk mensosialiasikan program beasiswa universitas yang baru direalisasikan, ada 37 ormawa yang mendapat beasiswa universitas, masing-masing ormawa dapat merekomendasikan 4 anggotanya, satu anggota mendapat beasiswa sebesar Rp 1.000.000,-. Jumlah dana yang dikeluarkan untuk beasiswa universitas ini sebesar Rp. 200.000.000,- .

Hampir dari 80% pengalokasian beasiswa diserap untuk ormawa, Beasiswa universitas untuk ormawa ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja ormawa yang sudah memajukan universitas, adapun pengusulan anggota untuk penerima beasiswa akan direkomendasikan oleh ketua ormawa atas musyawarah bersama. Bidang kemahasiswaan memberi kewenangan penuh kepada ormawanya sendiri untuk menentukkan siapa anggota yang mendapat beasiswa tersebut.

“ Harapan saya setiap tahun beasiswa ini bisa direalisasikan, walaupun nilainya tidak besar, tetapi mampu membantu meringankan mahasiswa” ujar Dudung Hidayat, SH.,MH selaku wakil rektor III Unswagati.

Beasiswa tersebut sebenarnya bukan untuk ormawa, tetapi bidang kemahasiswaan berinisiatif prosentase beasiswa dibesarkan untuk ormawa karena ormawa berjuang dan bergerak demi nama baik Unswagati. Pengalokasian dana beasiswa disebar merata untuk ormawa. Penyerahan beasiswa ini tidak dalam bentuk uang tetapi untuk biaya perkuliahan yang belum dibayar. Untuk terakhir pengumpulan persyaratan admininstratif beasiswa universitas akan ditutup tanggal 6 maret 2015.

Annual English Festival Resmi Ditutup

Tidak ada komentar

Minggu, 22 Februari 2015

Cirebon-Setaranews.com Sabtu (21/02). Setelah satu pekan penyelenggaraan AEF (Annual English FestivaL ) di kampus III Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi Bahasa Inggris Universitas swadaya gunung jati (Unswagati). Hari ini acara tersebut secara resmi di tutup oleh Kepala program studi Bahasa Inggris.

AEF tahun ini berlangsung lancar dan meriah , para juara diberikan penghargaan berupa tropi dan sejumlah uang. “ ESA sekarang lebih berani karena peserta debate mencapai 32 team dan diselesaikan dalam waktu 2 hari. Tahun lalu tropi hanya untuk juara 1 sampai 3, untuk tahun ini tropi diberikan untuk juara 1 sampai 5, saya berharap AEF dapat dilaksanakan disetiap tahunnya dan dalam skala provinsi “. Ujar Agus selaku ketua ESA.

Dari beberapa lomba yang diselenggarakan seperti speech contest, mini drama, newscaster, debate, dan story telling. Juara 1 newscaster diraih oleh Anastasya Ruby dari SMAN 1 Sindang. Sedangkan untuk juara kompetisi speach tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP ) dirahih Karen Hathania L dari SMPK Penabur. Untuk tingkat Sekolah Menengah Akhir (SMA) diraih Gabriella Franceliana dari SMA Santa Maria 1 Cirebon. SMAN 2 Kuningan merebut juara 1 kontes debat bahasa inggris. Dianira Harum F.A dari SMPN 5 Cirebon menyabet juara 1 story telling. Sedangkan kontes mini drama dimenangkan SMKN 1 Kedawung.

Juara umum tingkat SMA diraih oleh SMAN 2 Kuningan sedangakan tingkat SMP diraih oleh SMPN 5 Cirebon. Antusias peserta sangat terlihat saat pengumuman juara. Ini terlihat dari tanggapan salah satu guru pembina SMPN 5 Cirebon saat diwawancarai setaranews.com. “Seneng banget gak nyangka dan sangat bangga, Unswagati hebat karena selama perlombaan berlangsung proses penjurian dilakukan secara transparan. Ini kali pertama kita jadi juara umum”. Ujar Tini.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews