Responsive Ad Slot

Angkat Tema Human Interest, Klise Kembali Gelar Pameran

Tidak ada komentar

Sabtu, 14 Februari 2015

Bika A’ Soca, Tema itu yang kini dimabil Klise dalam pameranya diawal tahun 2015 ini. Bika A’ Soca berarti ‘Membuka Mata’, kata tadi diambil dari bahasa Cirebon Kromo Inggil. Hasbi, ketua pelaksana pameran kali ini menuturkan jika Klise mengambil tema ini bukan tanpa alasan. Dalam pameran ini klise ingin mengajak para penikmat foto untuk tidak sekedar membuka mata, tapi juga menyadari peristiwa sederhana yang kadang terlewat.

“kita inginya mengajak seseorang untuk membuka mata. Yang kaya peristiwa yang dianggap sepele sama orang kita mau saadarkan soal itu, akhirnya kita ambil Human Interest aja, untuk menyadarkan orang. liat sekitar kita gimana. Positif negatifnya.” kata Hasbi ketua pelaksana pameran ini.

24 foto yang ditampilkan di pameran kali ini adalah hasil karya angkatan ke tujuh atau angkatan yang baru saja dilantik.
“Ada 24 foto. Semua yg ambil foto angkatan tujuh. Cuma satu foto yang diambil oleh angkatan enam.”

Hasbi mengaku butuh waktu satu bulan untuk merampungkan pameran foto dari mulai hunting foto hingga eksekusi pameran.
“Lama sekitar satu bulan Kita kan hunting hunting foto dan momen, dibagi ada yang hunting ada yang siapin tempat.” Katanya.

Namun Pameran kali ini tidak lagi berlokasi di kampus Unswagati, melainkan di M Point kafe jalan Wahidin, hal Ini karena kurang kondusifnya kondisi kampus yang kini tengah libur.

“Ini lagi libur, kalo di kafe kan ada orang yang berkunjung bisa sekalian liat-liat. Kalo di kampuskan lagi sepi” ujar mahasiswa tingkat satu Ilmu Komunikasi itu.

Rencananya pameran akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Jum’at 13 Februari hingga Minggu 15 Februari 2015. Pameran dibuka pukul 15.30 hingga pukul 22.00 WIB.

Setelah 10 Tahun,Status Akreditasi FKIP Bahasa Inggris Meningkat

Tidak ada komentar

Kamis, 12 Februari 2015

Setaranews.com, Unswagati- Hari ini Gedung FKIP Pendidikan Bahasa Inggris diramaikan oleh sivitas akademik dalam rangka syukuran kenaikan akreditasi. Sejauh ini persiapan akreditasi prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang terakreditasi C dalam 10 tahun ini, pada tanggal 29 Desember 2014 merujuk pada SK Penetapan dari BAN - PT akhirnya pada tanggal 29 Januari 2015 prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unswagati Cirebon resmi berakreditasi B.

"Alhamdulillah, setelah menunggu sepuluh tahun akhirnya akreditasi B bisa kita raih, tapi ini not final, selama ini bekerja keras dengan tim untuk meraihnya adalah semata - mata untuk mahasiswanya juga", ujar Roghibatul Lutfiyyah saat ditemui setaranews di ruang dosen saat waktu istirahatnya.

Barometer akreditasi berpatokan pada nilai B, semua upaya dilakukan semaksimal mungkin, melibatkan semua elemen baik itu mahasiswa, dosen, pimpinan fakultas termasuk alumni. Merujuk pada Borang Akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN - PT tentang visi, misi, tujuan, sasaran, strategi dan pencapaian hasil dari FGD (Focus Group Discussion), papar  Nurani Hartini selaku ketua Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris.

"Harapan setelah diumumkannya akreditasi ini adalah bisa meningkatkan menjadi A, minimalnya mempertahankan. Kita tahu bahwa harapan bukan cuma sekadar harapan, kita hanya bagian dari fakultas selebihnya pihak universitas yang memegang sistem", tambahnya

Adapun ketika disinggung mengenai status penegrian Unswagati, Ketua Prodi yang menjabat sejak Maret 2014 ini hanya berpendapat bahwa PTN ataupun PTS bukanlah tujuan. Tujuan utamanya adalah mengelola lembaga pendidikan yang baik sehingga mampu mencetak mahasiswa - mahasiswi yang berkualitas untuk menghadapi persaingan global seperti yang akan kita hadapi dalam waktu dekat yaitu ASEAN Economic Community.

Tax Center, Tempat Mahasiswa Unswagati Kembangkan Skill Pajak

Tidak ada komentar

Rabu, 11 Februari 2015

Unswagati,setaranews.com -Kerjasama Pembentukan Tax Center dengan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) telah berlangsung kurang lebih selama dua tahun. Unswagati adalah salah satu yang termasuk dalam lima perguruan tinggi se-Jawa Barat yang memiliki Tax Center. Maksud dan tujuan Pembentukan lembaga ini bertujuan mewujudkan kerjasama antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak dengan Unswagati dalam rangka penyampaian informasi perpajakan kepada mahasiswa, dosen, dan karyawan Unswagati Cirebon pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.


Kendati demikian, dengan adanya Tax Center ini diharapkan dapat terwujud kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam memahami arti penting pajak dalam penyelenggaraan negara. Selain itu, adanya Tax Center di Unswagati merupakan salah satu bentuk keseriusan Unswagati dalam meningkatkan kualitas dan fasilitas dalam belajar mengajar, memberikan kontribusi aktif kepada masyarakat dan mahasiswa mengenai pajak.


Pembentukan Tax Center juga merupakan tugas pokok dari institusi pemerintah dalam penyelenggaraan pajak yakni pembinaan, pelayanan dan pengawasan.


“ Mahasiswa khususnya harus mengerti betul tentang masalah pajak, dan untuk meningkatkan skill pengetahuan dibidang pajak. selain IPK  skill pajak pun harus dimiliki mahasiswa karena apabila ingin terjun ke perusahaan kemampuan skill pajak juga diperhitungkan.” ujar pak Yudi selaku bagian Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi.


Adapun kerjasama dalam Pembentukan Tax Center ini melingkupi pendidikan perpajakan kepada mahasiswa dan masyarakat umum, Penelitian tentang perpajakan beserta publikasi hasil penelitian, kajian perundang-undangan dan/atau peraturan perpajakan, dan penyuluhan perpajakan bagi dosen, mahasiswa, dan karyawan Unswagati serta masyarakat umum, dan seminar perpajakan.


Mengenai bentuk-bentuk kegiatannya dapat berupa Kuliah Umum, Seminar, Sosialisasi, Debat Perpajakan, Pojok Pajak, Survei serta berbagai lomba perpajakan pada tingkat perguruan tinggi.


Untuk mahasiswa Unswagati juga dapat bergabung dalam dalam Tax Center ini yang ada di kampus satu Unswagati untuk mengisi formulir dan persyaratan lainnya, atau bisa menghubungi via FB di Tax Center Unswagati. pasalnya, ini diperuntukan bagi seluruh mahasiswa unswagati. Dalam kegiatannya ada pembentukan kelompok-kelompok dengan materi Pajak dan Pasar Modal. Kelompok-kelompok ini akan berdiskusi tentang permasalahan Pajak dan Pasar Modal tersebut.


Untuk informasi kegiatan dalam waktu dekat ini Tax Center Unswagati akan mengadakan Sekolah Pasar Modal yang akan di laksanakan pada tanggal 16-17 Februari 2015 bertempat di Aula Unswagati.

Sediakan Untuk Menjadi Tempat Diskusi, Namun Kantin Tetap Sepi

Tidak ada komentar

Senin, 09 Februari 2015

Unswagati , Setaranews.com- Sudah lebih dari satu bulan, lahan parkir baru kampus tiga Universitas Swadaya Gunug Jati (Unswagati) dipergunakaan sebagaimana mestinya. Dan tempat yang semula dijadikan kantin dipindahkan ke bagian atas. Akan tetapi, sudah lebih dari sebulan ini pula bangunan baru yang diperuntukan untuk kantin terbengkalai. tidak ada kursi dan meja seperti kantin sebelum dipindah. Justru yang terlihat sampah yang berserakan dan lantai yang berdebu.


Ketika Setaranews konfirmasi kepada Wakil Rektor II soal kegunaan kantin baru,  Acep Rukmana menuturkan jika bangunan diatas lahan parkir tersebut bukan untuk kantin melainkan tempat diskusi mahasiswa.


“Diatas buat diskusi bukan untuk kantin,  buat duduk kalian, diskusi, makan, mengerjakan tugas, browsing” katanya ketika ditemui setaranews beberapa waktu lalu.


Ketika ditanya soal tak banyak mahasiswa yang menjadikan tempat itu sebagai tempat berkumpul, Acep berdalih sebab mahasiswa lebih senang duduk dipinggir jalan


“Ya Sepi, orang  mahasiswa pada senengnya duduk dipinggir jalan,di trotoar” tandas Wakil Rektor II tersebut

Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews