Responsive Ad Slot

Debu Beraksi di Kampung Bima Cirebon

Tidak ada komentar

Selasa, 22 April 2014

Cirebon - SetaraNews.com, – Debu mengadakan acara musik Mini Konser  Debu and Friends di rumah makan Kampung Bima tadi malam (21/4/2014).

Acara yang dimulai pukul 17.00 – 23.00 di awali dengan presentasi oleh personil Debu mengenai bisnisnya berupa obat yang berasal dari Amerika. Menurut Mujahid, salah satu personil Debu, selain menyukai musik, beberapa personil Debu seperti Mustofa menyukai bisnis.

“Sedikit demi sedikit membangun suasana asik selain musik meski dengan tujuan bisnis.” Ujar Mustofa.

Selain bisnis obat, adapun Umroh bareng Debu yang akan dilaksanakan Desember mendatang, “Tahun baru nanti Debu bersama rombongan umroh serta komunitas disana akan mengadakan makan besar di Istanbul di lanjutkan dengan konser kami” ujar Mujahid, salah satu personil.

Grup Musik asal Jerman ini akan tampil di lima kota dalam bulan ini, Cirebon merupakan kota pertama dari lima kota di Indonesia yang akan di kunjungi. Menurutnya, acara seperti ini akan diadakan setiap bulan di Cirebon.

Acara tersebut dihadiri oleh band – band dan komunitas dari Cirebon seperti Makaruns, True Romancetone, KPSDC (Keluarga Pelaku Seni Desain Cirebon), dan masih banyak lagi yang ikut memeriahkan acara ini.

Malam tadi, Debu menyanyikan 7 lagu yang ditutup dengan lagu yang berjudul “jangan duduk”. Sesuai dengan judulnya, penonton kemudian diminta untuk jangan duduk dan bernyanyi bersama.

Mustofa juga menutup acara dengan berkomentar bahwa penampilan band – band dari Cirebon sangat bagus, “Saya suka keliling dan yang paling bagus di Cirebon.”

Hati-hati, Jalan Tol Cirebon - Brebes Masih Berlubang

Tidak ada komentar

Minggu, 20 April 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Jalan Tol Kanci (Cirebon) ke Pejagan (Brebes) yang berada di kabupaten Cirebon penghubung antara Jawa Tengah dan Jawa Barat kini kondisinya masih rusak. Nampak di beberapa kilometer masih berlubang karena masih dalam perbaikan.

Berdasarkan pantauan SetaraNews pada Jumat (18/4), nampak di kilometer 266 masih terdapat tanda peringatan kondisi jalan yang sedang dalam perbaikan.

Pengendara harus berhati-hati saat melaju di jalan tol ini, karena di sisi jalan masih dalam perbaikan. Salah satu pengguna jalan, Sidqon Maulana (22) warga asal Palimanan Cirebon kepada SetaraNews mengatakan, "Tol Bakrie seharusnya dikelola oleh Jasa Marga saja, daripada seperti itu. Sepi karena tarif terlalu mahal dan jalanannya membuat rusak kendaraan." ujarnya.

Senada dengan Sidqon, Wiantoro (22) asal Klangenan Cirebon berharap agar pemerintah ikut menangani masalah jalan tol yang rusak.

"Seharusnya pemerintah lebih bijak menyikapinya dan mengurus permasalahan jalan tol yang rusak." sarannya.

 
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews