Responsive Ad Slot

Parah, Caleg DPRD Jabar Bagikan Alat Peraga Kampanye di Dalam Kampus

Tidak ada komentar

Sabtu, 29 Maret 2014

Unswagati - Setaranews.com - Sabtu siang (29/03), ratusan alat peraga kampanye Calon Legislatif dalam bentuk kartu beredar di Kampus Universitas Swadaya Gunung Jati.

Dalam kartu tersebut, terang-terangan terdapat gambar lambang partai peserta Pemilu lengkap dengan foto dan nama Calegnya yang berinisial RMK. Caleg DPRD Jabar tersebut diketahui merupakan salah seorang Dosen Fakultas Hukum Unswagati .

"'Tadi orang yang dalam foto itu langsung yang kasih, dia bagikan kartu itu ke kami." Ujar salah seorang mahasiswa Fakultas Tehnik yang ditemui SetaraNews.

Pelanggaran

Salah satu Calon Legislatif yang berasal dari partai yang berlambang matahari terbit ini, secara terang-terangan melakukan kegiatan politisasi di dalam kampus.

Parahnya, ini dilakukan oleh sivitas akademika Unswagati yang terindikasi melanggar Pasal 86 UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum pada ayat (1) huruf (h) yang mengatur larangan kampanye menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. Selain itu, aturan untuk itu juga ada dalam Peraturan KPU.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada konfirmasi dari oknum tersebut meski sudah dihubungi oleh SetaraNews via pesan selular.

Kecelakaan di Bypass, Truk Hajar 2 Mobil & 3 Motor

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Kecelakaan beruntun di Jalan by Pass Darsono kota Cirebon antara truk bermuatan semen 37 ton menabrak dua mobil dan melindas tiga motor pada sore ini (28/3) sekitar pukul 16:30.

Kecelakaan ini terjadi di perempatan lampu merah terusan pemuda (depan Kampus III Universitas Swadaya Gunung Jati), menurut saksi mata dari berbagai sumber awalnya truk dari arah Kedawung menuju Jawa Tengah melaju dengan kecepatan tinggi. Naasnya saat lampu menunjukkan merah, mobil truk tidak dapat mengerem alias blong.

“Lampu dalam kondisi berwarna merah dan rem truk blong,” tutur sopir truk ke awak media Radar Cirebon.

Saat rem blong, truk menabrak minibus Granmax dan menghantam mobil Hyundai yang sudah berhenti. “Lalu, saya membanting stir ke arah kiri dan melindas tiga motor,” ungkap sopir truk berusia 56 tahun tersebut.

Sementara itu, truk pengangkut semen tersebut ditarik mobil derek unit Laka Polres Kota Cirebon. Hingga saat ini masih belum diketahui siapa saja yang menjadi korban dalam kejadian ini.

Foto: Arkom

Rektor Angkat Dewan Presidium Mahasiswa Universitas

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com, Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) edarkan Surat Keputusan(SK) Nomor: SKEP/089/UNIV/III/ 2014 perihal Pengesahan dan Pengangkatan Dewan Presidium Mahasiswa (DPM) Unswagati yang disampaikan pada Jum’at 28 Maret 2014.

Surat edaran tersebut disampaikan kepada seluruh unsur pimpinan, karyawan, dan dosen serta Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan Unswagati. Sebelumnya telah diadakan pertemuan forum seluruh Ormawa pada hari Sabtu 22 Maret 2014, yang menghasilkan kesepakatan berupa berita acara pembentukan Presidium Mahasiswa.

SK tersebut menetapkan, dan mengesahkan serta mengangkat anggota struktural DPM Unswagati. Berikut nama-nama pengurus sesuai hasil keputusan forum seluruh Ormawa Unswagati:

1. Ketua : Hartono 111010009 (Fakultas Hukum)
2. Sekretaris 1 : Supriyatna 113120049 (Fakultas Pertanian)
3. Sekretaris 2 : R. Iman Alamsyah 111020193 (Fakultas Ekonomi)

 

SK Rektor : Bekukan DPM dan BEM Universitas

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews .com,  Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) edarkan Surat Keputusan (SK) NomorSKEP/088/UNIV/III/ 2014 perihal Pembekuan Ketua Serta Kepengurusan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unswagati Masa Bakti 2013-2014 yang disampaikan pada Jum’at 28 Maret 2014 .

Surat edaran tersebut disampaikan kepada seluruh unsur pimpinan, karyawan, dan dosen serta Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan Unswagati. Sebelumnya telah diadakan pertemuan forum seluruh Ormawa pada hari Sabtu 22 Maret 2014, yang menghasilkan kesepakatan berupa berita acara pembentukan Presidium Mahasiswa.

SK tersebut menetapkan pembekuan Ketua serta kepengurusan DPM dan BEM Unswagati yang dihasilkan dari proses PEMIRA pada hari selasa 24 Desember 2013 lalu.

Dengan diterbitkannya SK tersebut, maka SK Rektor Nomor: SKEP/015/UNIV/I/ 2014 tanggal 18 Januari 2014 tentang Pengesahan Pengurus DPM Unswagati Masa Bakti 2013-2014 dan SK Rektor Nomor: SKEP/066/UNIV/XII/ 2013 tanggal 26 Desember 2013 tentang Pengesahan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Unswagati Periode 2013-2014 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Cek Skripsi Kamu di E-Journal Unswagati

Tidak ada komentar

Jumat, 28 Maret 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Masa-masa kuliah tidak jauh dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian.


Bagi mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati tidak perlu bingung lagi untuk mengecek journal penelitian Anda, karena di laman http://e-journal.unswagati-crb.ac.id/mahasiswa.php kita bisa mengetahui apakah karya ilmiah kita sama dengan yang lain atau tidak.

Seperti yang telah ditulis dalam surat edaran dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor: 2050/E/T/2011 tertanggal 30 Desember 2011 . Mengenai Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal, Perguruan Tinggi dan pengelola jurnal wajib mengunggah karya ilmiah mahasiswa dan dosen pada portal Garuda, portal Perguruan Tinggi, portal jurnal yang sebagainya atau portal lainnya.

E-Journal ini dalam rangka mentaati peraturan perundangan yang berlaku yaitu : Permendiknas No.17 Tahun 2010 tentang pencegahan dan penanggulangan plagiat di Perguruan Tinggi, Permendiknas No.22 Tahun 2011 tentang terbitan berkala ilmiah, Perdirjen No.49/DIKTI/Kep/2011 tentang pedoman akreditasi berkala ilmiah, serta dalam rangka menegakkan komitmen untuk membangun karakter dan meningkatkan kualitas dosen.

 

 

Omset Naik, PKL Dianjurkan Kembali Ketempat Sebelum Direlokasi

Tidak ada komentar

Kamis, 27 Maret 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Sudah lebih dari dua minggu setelah kembali berjualan di depan Kampus III Unswagati, pedagang kaki lima (PKL) mengaku pemasukannya menjadi kembali membaik. Itu dapat dilihat dari selalu ramainya meja dan kursi pedagang yang dipenuhi oleh pelanggan.

Hal tersebut diaminkan Eni. Salah seorang PKL itu mengaku pemasukannya membaik ketimbang saat berjualan di Lotte Mart.

“Waktu awal buka sih masih ramai, tapi kesiniin sepi, kadang sampe mau siang belum ada yang beli, tapi sekarang sih pindah ke sini lumayan, ada aja yang beli.” Ujar Eni saat di temui SetaraNews siang tadi.

Sementara itu ditempat terpisah salah satu dosen Universitas Swadaya Gunung Jati yang tidak bisa kami sebutkan identitasnya menyebut sebaiknya para PKL kembali berjualan di tempat saat mereka belum direlokasi.

“Harusnya mereka buka di tempat yang dulu saja jangan di sini. Pasti bakal sedikit ganggu jalan masuk ke Lotte. Nah nanti pasti dari LotteMart bakal mikir cara biar beri kasih tempat yang layak lagi buat mereka, yang pasti ga di dalem lagi.” Tandasnya.

PKL yang kini berjualan di depan Kampus III Unswagati dulunya berjualan ditempat yang kini menjadi pagar Lotte Mart. Namun saat Lotte Mart selesai dibangun mau tidak mau para PKL harus direlokasi untuk tidak lagi berjualan ditempat semula. Kini para PKL kembali ramaikan kampus tiga lantaran tempat yang disediakan Lottemart sepi pengunjung.

Kelompok KKN 69 Berdayakan Perpustakaan Secara Kolektif

Tidak ada komentar

Selasa, 25 Maret 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Kelompok 69 Kuliah Kerja Nyata Tematik Posdaya Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati yang berada di desa Cangkoak, kecamatan Dukupuntang, kabupaten Cirebon saat ini sedang memberdayakan perpustakaan secara kolektif.

Saat ditemui oleh SetaraNews pada Senin malam (24/3), Nur Syarifah Jamil dari Pendidikan Bahasa Inggris mengatakan bahwa, "Perpustakaan ini untuk anak-anak Sekolah Dasar yang mau belajar di sini. Tujuannya kepada mereka yang belum bisa baca buku." ujarnya.

Buku yang dijadikan sebagai perpustakaan ini sendiri berasal dari anggota kelompok KKN, dan dapat dipinjamkan kepada anak sekolah yang ada di desa Cangkoak.

"Waktu hari minggu kemarin kita pulang, nah kita sempatkan untuk mengumpulkan buku bekas di rumah kita bawa ke pos." tambahnya.

Mengenai program kerja kelompok 69 sendiri sudah dilakukan sejak minggu lalu di sekolah-sekolah, mulai dari penyuluhan kesehatan hingga membantu kerja para dokter puskesmas yang berkunjung ke sekolah.

Madrasah Diniyah Cisaat Kondisinya Memprihatinkan

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Sebuah madrasah yang telah berumur lebih dari 20 tahun ini kondisinya cukup memprihatinkan. Atap sekolah sudah mulai berlubang, bahkan jika terjadi hujan siswa terpaksa dipulangkan. Karena air hujan akan masuk ke dalam ruang belajar mereka.

"Kalau hujan, siswa terpaksa dipulangkan. Karena sering hujan-hujanan." ujar salah satu guru madrasah kepada SetaraNews (24/3).

Madrasah yang telah memiliki siswa dari kelas satu hingga kelas empat ini berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatiannya kepada sekolah ini.

Sementara itu madrasah yang hanya memiliki tujuh guru ini juga belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, seperti Bantuan Operasional Sekolah yang hanya diberikan ke sekolah negeri.

"Bantuan BOS hanya diberikan ke sekolah negeri belum menyentuh ke madrasah, hanya ke sekolah negeri saja." ujar Abdul Rokhman selaku kepala madrasah diniyah Cisaat ini.

 

 

Hindari Motor, Truk Tangki Air Ini Terjungkal di Sawah

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Terjadi sebuah kecelakaan tunggal sebuah mobil truk tangki air yang terjungkal di sawah perbatasan kecamatan Sumber dengan Dukupuntang pada Senin sore kemarin (24/3).

Menurut saksi mata, kejadian ini bermula saat mobil truk tangki air berusaha menghindari dari motor yang berusaha menyalip dari arah yang berlawanan. Beruntung, sopir truk tidak mengalami luka yang serius dan masih menjalani pengobatan jalan di rumah sakit terdekat.

"Awalnya menghindari motor, dari arah sana." ujar pria paruh baya tersebut (24/3).

Kejadian kecelakaan di ruas jalan desa Sindang Jawa, kecamatan Duku Puntang, kabupaten Cirebon ini turut menyita perhatian dari para pengguna jalan yang ingin menyaksikan kecelakaan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.


Video: Wiantoro Sutrisno

Kisruh Monitoring KKN di Kecamatan Beber

Tidak ada komentar

Senin, 24 Maret 2014

Cirebon – SetaraNews.com – Beberapa minggu terakhir Kuliah Kerja Nyata (KKN) gelombang ke dua telah dilaksanakan,  hari senin (23/3) Kegiatan KKN selanjutnya  adalah monitoring.  Akan tetapi, terdapat berbagai polemik  yang membuat peserta KKN Kecamatan Beber sepakat untuk tidak mengikuti monitoring tersebut.

Kesepakatan itu dibuat ketika ketua dan wakil kelompok peserta KKN mengadakan rapat membahas permasalahan pada kelompoknya masing – masing, salah satu permasalahannya yaitu terkait monitoring yang hanya dilaksanakan di satu Desa, Peserta KKN di Desa yang lain merasa dianaktirikan.

“Yang namanya monitoring ya harus ke setiap desa, kalau gak ya kumpulnya di kecamatan bukan di salah satu desa, kami merasa di anak tirikan.” Ujar Dwikky Ketua Kelompok KKN Desa Ciawi Gajah.

Peserta KKN menyayangkan ke datangan pihak Lembaga Penelitian Masyarakat Universitas (LPMU) atau Rektor  yang melaksanakan monitoring hanya di Desa  Sindang Kasih,  peserta menilai monitoring harus ke setiap Desa atau paling tidak diselenggarakan di Kecamatan.

Selain itu, peserta KKN pun Geram oleh tingkah salah satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang seharusnya menengahi malah mewajibkan peserta untuk menghadiri monitoring, apabila tidak mengikuti   dengan alasan apa pun maka peserta harus terima kalau mendapat nilai D.

“Kami sangat menyayangkan hal itu, maka dari itu kami yang terdiri dari kelompok KKN Desa Cikancas, Ciawi Gajah dan kelompok lainnya sepakat untuk tidak menghadiri monitoring tersebut.” tegasnya.

Beasiswa CSR Bank BJB Sangat Membantu Mahasiswa Unswagati

Tidak ada komentar

Unswagati - SetaraNews.com, Bank Jabar Banten berikan beasiswa kepada 13 mahasiswa dari berbagai fakultas Universitas Swadaya Gunung Jati pada Rabu lalu (19/3). Beasiswa tersebut merupakan wujud dari CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat melalui pendidikan, sangat membantu mahasiswa.


Salah satu penerima beasiswa Bank BJB, Unique Hardiyanti Pratiwi dari mahasiswa Fakultas Kedokteran mengatakan kepada SetaraNews (23/3) bahwa, "Saya dapat beasiswanya satu semester." ujarnya.

Satu semester di jurusan ilmu kedokteran Unswagati sendiri menghabiskan sekitar 18 juta rupiah. Sehingga dapat membantu mengurangi biaya kuliah.

Ia berharap nominal tersebut dapat sesuai dengan kerumitan persyaratan yang diberikan.

"Saya cuma berharap nominal tersebut sesuai dengan kerumitan syarat yang diberikan." tandasnya.

 

KKN Tematik Posdaya 27 Galakan Program Cek HIV-AIDS

Tidak ada komentar

Minggu, 23 Maret 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Kelompok 27 Kuliah Kerja Nyata Tematik Posdaya Universitas Sawadaya Gunung Jati memiliki banyak program yang dilaksanakan. Program yang cukup menarik di desa Rawa Urip, kecamatan Pangenan, kabupaten Cirebon adalah mengenai cek HIV-AIDS.

"Bidang kesehatan misalnya, kita sudah melaksanakan kegiatan cek penyakit HIV-AIDS pada warga desa Rawa Urip, kecamatan Pangenan, kabupaten Cirebon." ujar Abdul Majid dari jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia via selular kepada SetaraNews hari ini (23/3).

Selain cek kesehatan bebas HIV-AIDS ada penyuluhan tentang penyakit ISPA pada Ibu-ibu peserta Posyandu (pos pelayanan terpadu).

"Bidang pendidikan sendiri kelompok 27 juga sudah melaksanakan kegiatan mengajar di Sekolah Dasar setiap hari Jumat, mengadakan les setiap hari setelah magrib di kontrakan. Akan diadakan Les untuk siswa Sekolah Menengah Pertama, dan mengajar  di Madrasah Ibtidaiyah mulai senin besok." tambah Abdul Majid dari Posdaya Penkekeli (Pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan lingkungan) ini.

Pada bidang lingkungan kelompok 27 juga telah melakukan survey ke tanggul yang jebol di desa Rawa Urip, survey keadaan pertanian, dan survey tambak ikan, dan lain sebagainya.

"Survey ke tanggul yang jebol di desa Rawa Urip, survey keadaan pertanian, dan survey tambak ikan." tandasnya.

 

Aher Kirim Sinyal Nyapres Saat Kuliah Umum

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Setelah Gubernur Jakarta; Joko Widodo minggu lalu mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Presiden Republik Indonesia. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan nampaknya juga memiliki keinginan untuk ikut serta dalam pemilu Presiden 2014. Sinyal itu nampaknya dipancarkan Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan, kala mengisi kuliah umum di Universitas Swadaya Gunung Jati Rabu 1(9/3) lalu.

Aher membawakan materi kuliah Indonesia Super dalam kesempatannya kala itu. Disela-sela kuliahnya Aher sempat berujar kalau tidak ada yang menyangka kalau dirinya akan memenangkan pemilukada Jawa Barat.

“Pada tahun 2008 tidak ada yang menduga Aher jadi gubernur, itu semua sudah tertulis di yaumil mahfudz, siapa tahu pilpres 2014 pemenangnya juga tidak terduga.” kata Aher

Aher juga sempat menyinggung kesejahteraan petani dan nelayan di Indonesia yang masih belum keluar dari garis kemiskinan

“Petani dan nelayan adalah 40% Indonesia, dan 80% kemiskinan berasal dari petani dan nelayan.” kata Aher.

Namun Tajuk Indonesia Super sempat diprotes oleh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa. Yolanda mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sempat melontarkan kritik menyoal tajuk tersebut.

“Bapakkan Gubernur Jawa Barat kenapa materinya Indonesia Super? Kenapa bukan Jawa Barat Super?” teriak Yolanda bersama teman-temanya sesama aliansi mahasiswa.

Ahmad Heryawan masuk dalam bursa Calon presiden dari partainya. Selain Aher, Anis Mata dan Hidayat Nurwahid menjadi nama yang mungkin akan dimajukan Partai Keadilan Sejahtera.

Ormawa Unswagati Hasilkan 4 Keputusan Penting

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com, Pihak Universitas akhirnya menggelar pertemuan pada dengan seluruh perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa)  terkait permasalahan yang ada di kampus saat ini untuk mencari solusi dari dari hasil pertemuan tersebut.

Audiensi ini dilakukan setelah rektor melakukan rapat pada 17 maret 2014, dan disepakati mengumpulkan seluruh Ormawa yang diwakili ketua dan sekretaris atau anggota yang didelegasikan langsung oleh ketua umum ormawa dalam acara pada sabtu siang tadi sejak pukul 11.00 WIB di Aula Kampus 1 Unswagati.

Dalam Acara tersebut pihak universitas hanya menjadi fasilitator dan pembuka acara karena hasil rapat dengan rektor menyatakan agar audiensi ini sebaiknya perwakilan ormawa yang menjalankan forum, dan atas dasar kesepakatan peserta forum pihak Universitas setuju meninggalkan ruangan audiensi.

“Semuanya ini dari mahasiswa, oleh mahasiswa dan untuk mahasiswa dan kami di sini netral.” Ujar Komarudin selaku Kabiro kemahasiswaan sebelum meninggalkan forum.

Sempat terjadi kericuhan dalam berjalannya forum diskusi, dimana sebagian besar peserta forum berpendapat bahwa kehadiran BEM dan DPMU yang legalitasnnya masih dipertanyakan. Mereka dinilai tidak sepatutnya berada di dalam forum diskusi, dan setelah dilakukan voting dimana 21 suara sepakat BEM dan DPMU harus keluar dari forum. Hal ini yang menimbulkan sedikit kericuhan sebelum forum dilanjutkan.

Setelah situasi terkendali, forum berlanjut membahas permasalahan, salah satu Ormawa mengajukan usulan pernyataan sikap yang berisi empat poin yaitu pencabutan SK Presma (presiden mahasiswa) dan DPMU saat ini, segera bentuk presidium untuk melakukan pemilihan ulang, bongkar ruangan semi di kampus 1 dan harus dipergunakan kembali seperti auditorium, lalu terakhir meminta  transparansi aset, anggaran kemahasiswaan, dan audit keuangan Universitas serta yayasan yang dilakukan oleh lembaga auditor independen.

Pernyataan sikap itu sebelum ditawarkan oleh forum ini sudah disepakati oleh 18 ormawa. Setelah membahas pernyataan sikap tersebut, akhirnya forum menyetujui empat poin tersebut. Agar segera membentuk presidium untuk melakukan pemilihan Presma dimana dari hasil forum di sepakati Presidium I adalah perwakilan fakultas Hukum Hartono, presidium II adalah perwakilan Fakultas pertanian Supriyatna, dan presidium III perwakilan fakultas Ekonomi R Iman.

Terkait keputusan forum tersebut Wakil Rektor III Dudung Hidayat, SH., MH tidak ingin banyak komentar mengenai keputusan yang telah dihasilkan dan beliau hanya berharap agar permasalahan di lingkungan kampus bisa terselesaikan.

”Seperti yang saya sampaikan, hasil rapat tanggal 17 Maret kemarin biarlah forum ini mahasiswa saja yang selesaikan, dan saya berharap  bisa tercipta kembali normalisasi kampus dengan atmosfir organisasi kemahasiswaan yang lebih baik dan program-progam kami bisa berjalan dengan baik.” ujarnya.

Habibie Prediksikan Malaysia Airlines Meledak di Udara

Tidak ada komentar
Jakarta - SetaraNews.com, Prof. DR. Burharudin Jusuf Habibie, mantan presiden ketiga Indonesia sekaligus ahli pesawat terbang yakin pesawat Malaysia Airlines MH370 meledak di udara pada ketinggian 33.000 kaki atau 10 kilo meter dari permukaan laut.

“Saya yakin pesawat yang dicari itu tidak akan ditemukan, karena pesawat terbang itu meledak berkeping – keping di atas ketinggian 10 kilo.” kata Habibie di Jakarta seperti dikutip dari Antara kamis (20/3/2014).

Habibie memprediksikan ledakan tersebut akibat kebocoran tanki bahan bakar yang ada di sayap pesawat. Tapi penyebab utama ledakan dapat diketahui dari kotak hitam (black box) pesawat.

“Saya tidak bisa katakan apakah disebabkan dari sayap atau mesin pesawat karena kasihan pada pihak yang membuat komponen tersebut.” tambahnya.

Mantan Presiden yang juga mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi  ini juga memperkirakan pilot tak sempat memberi kabar ketidaksesuaian di pesawat tersebut, karena dalam waktu yang tidak banyak harus mencari tempat untuk mendaratkan pesawat.

“Namun dia (pilot) baru melihat deteksi pada monitor lalu meledak. Mungkin karena itu pilot tidak sempat mengontak dan tidak sempat melaporkan kondisi SOS.” ujarnya.

Habibie menambahkan kalau analisanya benar meledak di udara maka potongan atau kepingan pesawat akan menyebar ke berbagai arah.

“Apabila pesawat itu meledak di ketinggian 10 kilometer maka berkeping-keping dan terlempar tidak tentu arah.” Kata Habibie.

Pesawat Malaysia Airlines MH370 secara misterius menghilang saat perjalanan dari Malaysia menuju Beijing Cina. Pada Sabtu (8/3).

Pesawat tersebut ditumpangi 227 penumpang dan tujuh diantaranya adalah warga negara Indonesia.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews