Responsive Ad Slot

Peringati Diesnatalis, Unswagati Gelar Malam Tasyakuran

Tidak ada komentar

Sabtu, 18 Januari 2014

Unswagati Cirebon - SetaraNews.com, Setelah menyelenggarakan pengobatan gratis, jalan sehat , seminar nasional, lomba olahraga, Temu muka kepala sekolah se-kota dan kabupaten, Perlombaan kesenian,dan wisuda. Kini Unswagati mengadakan tasyakuran dalam rangka mensyukuri sekaligus melengkapi rangkaian acara Diesnatalis yang ke-53 di depan Kampus Utama Unswagati yang di selenggarakan ba’da magrib.

Dimulai dari Dzikir bersama yang dipimpin H. Abah Inu lalu dengan acara Marawis yang berisikan nyanyian dan lagu-lagu religi serta shalawat, namun memasuki acara ceramah yang dibawakan oleh KH. Taufik Qurahman, SQ cuaca sempat memburuk namun acara tetap berjalan.

Dalam acara ini para wisudawan dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah agama serta para warga turut diundang. Khusus untuk sosialisasi warga sebelum acara berlangsung panitia sempat berkeliling dikota untuk mensosialisasikan acara tasyakuran ini.

Selain itu ada juga acara pembagian nasi tumpeng dari pihak universitas yang dibagikan kepada peserta yang hadir

Dari mahasiswa acara ini kurang begitu ramai karena melihat sosialisasi yang dilakukan seharusnya peserta yang hadir bisa lebih banyak. “Kegiatan ini sangat positif, namun warga mungkin belum terlalu berminat, karena pesertanya tidak mencapai target.” Ujar Deri Heryanto selaku Ketua UKM IMMNI.

Hal tersebut didukung juga oleh peserta yang hadir “Memang dari tema bagus, tapi sangat disayangkan hadirin yang lain tidak mengikuti acara sampai selesai karena rumah mereka rata-rata cukup jauh.” ujar Nunik saat ditanyai tanggapannya mengenai acara ini.

Unswagati Cirebon Mewisuda 1090 Mahasiswa S1 & S2

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Universitas Swadaya Gunung Jati pada Kamis dan Jumat (16-17/1) ini mewisuda 1090 mahasiswa S1 dan S2 di Hotel Zamrud.

Wisuda mahasiswa Unswagati Cirebonpada tahun 2014 ini merupakan tahun pertama Unswagati mewisuda lulusan mahasiswa fakultas kedokteran. Dari 1090 sarjana dan pascasarjana yang telah diwisuda, ada delapan lulusan yang dianggap terbaik. Ke delapan itu diantaranya;

  1. Dede dari pascasarjana agronomi dengan IPK 3.49,

  2. Datam dari pascasarjana pendidikan bahasa indonesia dengan IPK 3.60,

  3. Bambang Medivit Budiantoso dari ilmu hukum dengan IPK 3.39,

  4. Kuryono dari ilmu administrasi negara dengan IPK 3.19,

  5. Puspitaweny Harpitaningrum dari Agroteknologi dengan IPK 3.76,

  6. Lise Listiawati dari Agribisnis dengan IPK 3.57,

  7. Ayu Yosika dari Teknik Sipil dengan IPK 3.70, dan

  8. Eliza Nofitri dari pendidikan dokter dengan IPK 3.95


Daftar nama ke delapan wisudawan terbaik  tersebut tercantum dalam SK Rektor Nomor : SKEP/012/UNIV/I/2014 dan sejumlah lulusan sarjana beserta lulusan magister Unswagati tercantum dalam SK Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon nomor: SKEP/013/UNIV/I/2014.

Dalam sambutannya, Rektor Unswagati Dr. H. Djakaria Machmud SH. SE. MSi turut menyoroti tentang situasi terkini negara Indonesia yang tengah dilanda berbagai permasalahan baik di bidang pendidikan, hukum, dan ekonomi.Salah satunya mengenai disifitnya neraca perdagangan dan anggaran APBN Indonesia.

"Indonesia jika diibaratkan sudah seperti lampu kuning atau bahkan lampu merah. Karena semakin kompleksnya permasalahan yang harus dihadapi. Mulai dari legislatifnya, eksekutifnya, dan sekarang merambah ke yudikatif-nya. Saya berharap sebagai rektor, agar lulusan Unswagati dapat bermanfaat bagi lingkungannya." ujarnya saat mengisi sambutan acara wisuda hari ini di Hotel Zamrud (17/1).

Lebih lanjut rektor yang juga merupakan alumni dari Unswagati Cirebon ini juga turut menyoroti persoalan hukum yang ada di Indonesia terutama korupsi. Ia berharap agar lulusan Unswagati Cirebon tidak akan mengecewakan almamater.

"Saya berharap agar lulusan Unswagati Cirebon tidak terlibat dalam praktik korupsi saat menjabat di suatu instansi di mana pun. Untuk menanggulangi hal itu, saya meminta kepada Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata, MP untuk memasukkan mata kuliah pendidikan anti korupsi pada kurikulum di Unswagati." tandasnya.

 

Peringati Diesnatalis, Unswagati Gelar Pengobatan Gratis

Tidak ada komentar

Rabu, 15 Januari 2014

Unswagati, SetaraNews.Com - Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Universitas Swadaya Gunung Jati yang ke-53, Fakultas Kedokteran mengadakan acara pengobatan gratis yang terbuka untuk warga Cirebon yang tediri dari berbagai daerah khususnya diperuntukan bagi warga ekonomi lemah.

Acara yang diselenggarakan pada Rabu (15/1) di depan Perpustakaan Kampus Utama Unswagati Cirebon  pukul 09.00 wib. Sejumlah dokter yang diturunkan untuk menangani pasien sebanyak 10 dokter dan 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran, dalam menjalankan salah satu Tri Darma Unswagati yaitu mengabdi kepada masyarakat.

Acara ini berjalan dengan cukup lancar, dan diawali dengan sambutan oleh Rektor Unswagati Cirebon.

“Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan tri dharma perguruan tinggi, yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat.” Ujar Rektor.

Ibu Suneni berasal dari Desa Sunyaragi RT. 06 RW. 04, yang ditemui pada (15/1) mengaku ia baru pertama kali melakukan ini, mendapatkan informasi tentang pengobatan gratis dari kepala RW setempat, kemudian diberi kartu pengobatan gratis.

“Dari RT cuman dikasih lima kartu, terus bebas siapa aja yang mau. Pengennya sih sering-sering mengadakan acara begini. Saya sakit tenggorokan, batuk, mudah-mudahan obatnya cocok.” Ujarnya. Ia juga mengaku bahwa pengobatan gratis disini lebih ngantri dibanding di Puskesmas.

Ibu Upi yang juga berasal dari Desa Sunyaragi RT. 02 RW. 09 yang sudah menunggu dari jam 10.00 wib mengatakan, “Senang sekali ada pengobatan gratis disini. Gratis!” Ujarnya. Ia datang ke Kampus Utama Unswagati bersama keponakannya.

 

Repoter : Wiloka/II-IX

Juru Kamera : Calon Anggota III/I

Wakil Menteri PANRB Isi Orasi Ilmiah dalam Diesnatalis Unswagati Cirebon

Tidak ada komentar

Minggu, 12 Januari 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyampaikan orasi ilmiah yang diselenggarakan oleh Universitas Swadaya Gunung Jati pada Sabtu kemarin (11/1) di Hotel Zamrud dalam rangka diesnatalis Unswagati yang ke-53.

Acara orasi ilmiah yang dihadiri oleh jajaran rektorat, ketua Yayasan, dan calon wisudawan Unswagati angkatan 2014 berlangsung cukup lancar. Rektor Unswagati dalam sambutannya menjelaskan bahwa reformasi birokrasi di jajaran kepemerintahan harus tetap dikawal, karena masih banyak persoalan yang masih banyak belum diselesaikan.

"Indonesia belum lepas dari permasalahan hukum. Ada tiga pokok permasalahan yang masih menjadi PR yang perlu segera diselesaikan, yakni; perubahan main set, reformasi politik, dan reformasi hukum." ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. Eko Prasojo, S.Ip selaku mengatakan, "Kementeriannya saat ini tengah mempersiapkan RUU ASN, yakni suatu regulasi yang mengatur tentang rancangan reformasi di dalam sistem birokrasi di Indonesia."

Di dalam isi materi orasi ilmiah yang disampaikan oleh Wakil Menteri tersebut juga memuat rencana jangka panjang Indonesia dalam melakukan proses reformasi yang lebih simple, terutama masalah perizinan pendirian usaha dan kemudahan di dalam mengambil pinjaman di perbankan oleh para pelaku usaha.

Acara orasi ilmiah ini merupakan kelanjutan dari seminar tentang strategi ekonomi di dalam menghadapi zona masyarakat ekonomi ASEAN pada tahun 2015, dan sekaligus meresmikan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia cabang Cirebon yang kepengurusannya dari alumni Unswagati.

Ryan, Resmi Dilantik sebagai Ketum Baru Mapala Gunati

Tidak ada komentar
Unswagati -SetaraNews.com, Jumat (10/1) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Gunati atau yang biasa dikenal dengan sebutan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon menyelenggarakan pelatikan kepengurusan periode 2013-2014 yang diselenggarakan di Ruang Teknik Sipil 25, Kampus Utama Unswagati.

Acara yang turut dihadiri oleh beberapa UKM, beberapa BEM Fakultas, kepala Biro Kemahasiswaan, Komarudin yang sekaligus mewakili Rektor Unswagati dan pembina teknis UKM Mapala Gunati, Sofyan ini berlangsung cukup hikmat.

Ketua umum Mapala Gunati periode 2012-2013 menyerahkan secara resmi kepemimpinan kepada Ketua Umum baru Mapala Gunati; Ryan Gunawan untuk  periode 2013-2014.

Senada dengan Ketua Umum yang lama, Ketua Umum baru mengajak ke seluruh Ormawa Unswagati Cirebon untuk mencintai alam, dengan ikut menjaga kebersihan di lingkungan kampus. Mulai dari yang kecil itulah, kita bisa membiasakan mulai dari diri sendiri.

Dudung, selaku Ketua Umum Mapala Gunati periode 2012-2013 berpesan kepada kepengurusan yang baru agar melakukan terobosan yang kreatif dan inovatif di dalam roda organisasi di masa-masa yang akan datang.

Menurut Komarudin, "Dinamika Ormawa (Organisasi Mahasiswa) sangat dinamis. UKM adalah sebagai wadah untuk belajar menjadi orang yang bermanfaat, khususnya Mapala Gunati yang belajar mencintai alam, terutama kontribusinya kepada masyarakat dengan serangkaian kegiatan-kegiatannya."

Lebih lanjut, beliau juga menjelaskan, "Pada bulan April 2014 yang akan datang Universitas akan menjalani proses akreditasi yang bakal melibatkan seluruh Ormawa di Unswagati Cirebon."

 
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews