Responsive Ad Slot

Gubernur FISIP Sayangkan Masih Menjabatnya Djakaria

Tidak ada komentar

Sabtu, 11 Januari 2014




Unswagati - SetaraNews.com, Akhir-akhir ini isu mengenai Surat Keputusan (SK) Djakaria Machmud sebagai Rektor Unswagati Cirebon yang telah kadaluarsa menjadi buah bibir banyak kalangan di kampus Unswagati. Tidak terkecuali oleh Ketua BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISP).


Saat ditemui SetaraNews di Gedung FISIP Kampus III Unswagati pada (10/1), Muhammad Ridwan Widyanto selaku Ketua BEM ISIP menyayangkan masih menjabatnya Djakaria Machmud sebagai orang nomor satu di Unswagati.


Menurut Mahasiswa Tingkat Dua ini sudah seharusnya Djakaria Machmud turun dari kursi jabatanya lantaran telah menjabat selama dua kali periode.


 "Di statuta itu udah jelas semua. Cuma dua kali periode, jadi sadarlah pak SK-nya sudah habis mau ga mau, turunlah." Ujar mahasiswa Ilmu Komunikasi tersebut.


 Lebih lanjut menurut Ridwan yang akan menerima imbas dari kadaluarsanya rektor ini adalah mahasiswa-mahasiswi yang akan diwisuda minggu depan.


 "Dampaknya kasianlah kakak-kakak tingkat kita mereka lulusnya secara ilegal, nah yang dirugikan berarti wisudawan yang diwisuda minggu depan." tambahnya.


 Ke depan BEM Fisip berencana membuat program jalan-jalan dengan Rektor keliling kampus, agar Rektor Unswagati tahu persoalan yang terjadi dikampus.


 "Kedepan saya ingin buat program jalan-jalan bareng rektor keliling kampus, istiahnya kaya sidak gitulah jadi biar rektor tahu kalau banyak dosen yang jarang masuk, saya sih pengennya memulai itu dengan rektor yang baru nanti ya." tandasnya.

Fakultas Pertanian Unswagati Cirebon Kembali Adakan Yudisium

Tidak ada komentar

Senin, 06 Januari 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon mengadakan Yudisium yang bertempat di gedung Watu Giok Hotel Zamrud Kota Cirebon pada (05/01) lalu.

Pada tahun ini Fakultas Pertanian yang akan meluluskan mahasiswa dan mahasiswi fakultas Pertanian sejumlah 58 orang yaitu dari mahasiswa/i program studi Agribisnis sejumlah 30 orang dan 28 orang mahasiswa/i dari program studi Agroteknologi.

Calon wisudawan wisudawati Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon memiliki indeks prestasi komulatis (IPK) di atas rata-rata yaitu untuk mahasiswa/i program studi Agroteknologi memiliki rata-rata IPK 3,18 sementara untuk mahasiswa/I program studi Agribisnis memiliki rata-rata IPK 3.17, hal ini menunjukkan peningkatan prestasi dari tahun sebelumnya yang rata-rata mahasiswa/i Fakultas Pertanian hanya memiliki rata-rata IPK 3,0.

Sesuai dengan Visi Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, "Terwujudnya Fakultas Pertanian yang berkualitas dan sebagai lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pertanian memiliki reputasi nasional dalam menghasilkan sarjana pertanian yang profesionl, mandiri dan berakhlak mulia."

Di sela-sela sambutannya Dekan Fakultas Pertanian I Ketut Sukananta,Ir.,MM  menyatakan bahwa,“Dalam rangka mencapai visi tersebut kami terus menerus melakukan perbaikan implotimisasi problem, proses belajar mengajar dalam upaya meningkatkan kualitas Fakultas Pertanian sebagai bagian intergra dalam lingkup Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.”

Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon Drs.H.Djakaria Mahmud,SE.,SH., Msi memandanag Fakultas Pertanian mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari aspek kuantitas mahasiswa yang semakin meningkat, Indeks Prestasi Komulatif yang meningkat dari tahun sebelumnya dan dari 58 mahasiswa/i 42 orangnya termasuk beasiswa Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Saat diwawancarai oleh SetaraNews, Puspita Weni yang mendapatkan IPK tertinggi menyampaikan sedikit pesan kepada pihak Universitas, Fakultas, dan adik-adik tingkat bahwa, “Pihak universitas dan fakultas itu lebih ditingkatkan lagi hal yang positifnya, kalau untuk adik-adik tingkat lebih ditingkatkan lagi belajarnya agar tahun selanjutnya dapat meraih IPK yang lebih tinggi dari tahun ini dan jangan putus asa.”

Puspita Wenipun turut menyampaikan pesan-pesannya kepada teman-teman seperjuangannya agar mampu menghadapi kehidupan di masa depan dengan baik, “Lebih bisa menghadapi hidup. Mudah-mudahan Allah juga bisa memberikan jalan untuk menjalani hidup ini. Selamat berjuang untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.” tambah Weni.


Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews