Responsive Ad Slot

Workshop E-Jurnalism Bersama Teknopreneur Indonesia

Tidak ada komentar

Sabtu, 25 Mei 2013

Workshop Research Writing E-Jurnalism

Jurnalistik telah banyak memberi kontribusi bagi perkembangan media massa. Berkat jurnalistik, kemajuan teknologi bisa dibaca oleh banyak orang. Jurnalistik merupakan dunia yang mengasyikkan dan memberi banyak manfaat terutama untuk pengembangan skill, terutama bagi mahasiswa yang sudah harus beradaptasi dengan kultur literasi.

Sebagai bagian dari kelompok terdidik, mahasiswa juga harus memiliki kemampuan dalam mengembangkan potensi dalam dirinya. Salah satunya adalah dalam dunia tulis menulis. Jurnalistik sebagai bagian dari dunia tulis menulis memberi kesempatan kepada mahasiswa di dalam meningkatkan skills sebagai mahasiswa. Salah satunya adalah skills dalam mengelola dunia jurnalistik. Perlunya mahasiswa dalam mendalami jurnalistik, khususnya jurnalistik media (koran, majalah) akan membawa dampak positif. Salah satunya adalah ketrampilan mereka di dalam mengelola media massa. Dengan memiliki ketrampilan di dalam mengelola media massa, maka peluang mahasiswa untuk terjun di dalam dunia jurnalistik akan terbuka lebar.

Terkait dengan perkembangan Teknologi dalam media pemberitaan, riset akan kebutuhan informasi dengan memanfaatkan teknologi dari tahun ke tahun semakin menjadi kebutuhan yang strategis.  Atas pandangan tersebut, kami dari LPM Setara berinisiatif untuk mengadakan Workshop Research Writing E-Jurnalism berkerjasama dengan PT Teknopreneur Indonesia, sebuaH perusahaan nasional visioner yang bergerak di bidang media dan riset bisnis teknologi.

Pelatihan tersebut akan dilaksanakan selam dua (2) hari pada tanggal 8 - 9 Juni 2013 di Kampus Unswagati Cirebon. Setiap peserta yang mendaftarkan diri akan mendapatkan beragam pengalaman dan fasilitas, diantaranya belajar tentang writing research (essay, Opini dll) dipandu oleh Khoerul Anwar KH, pelatihan / workshop tentang seluk beluk E-Jurnalism mulai dari manajemen redaksi, proses peliputan, marketing research portal media dll oleh tim dari Teknopreneur Indonesia.

Anda siap bergabung bersama peserta lain se Jawa-bali dan mendapatkan pengalaman berharga ini ?

Ayo hubungi kami, kami terbuka bagi siapapun yang berkomitmen untuk memajukan Indonesia.

Download Undangan dan Proposalnya DISINI

okta

Tidak ada komentar
awan

Realita Teknologi Dan Bisnis

Tidak ada komentar

Jumat, 24 Mei 2013

Oleh : Indra Gunawan

Teknologi ditujukan untuk dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan keluaran (output). Namun, harapan itu ternyata tidak selamanya sejalan dengan kenyataan. Masih ingat dengan meletusnya gelembung Internet, pembangunan pabrik pesawat yang gagal, kegagalan beberapa implementasi 3G, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dilihat dari sisi perkembangan teknologi, hal-hal di atas sebenarnya merupakan suatu perkembangan teknologi yang cukup menarik, namun secara bisnis ternyata hasilnya berbeda. Banyak sekali faktor yang menentukan keberhasilan implementasi teknologi, mulai dari kesiapan dan budaya masyarakat sampai pengemasan teknologi tersebut dalam mengomunikasikannya ke pasar.

Sektor telekomunikasi seluler merupakan salah satu bidang yang mengalami perkembangan teknologi yang sangat cepat. Jika kita perhatikan dengan kehadiran layanan yang ditawarkan oleh operator, lahirnya berbagai layanan baru sangatlah cepat. Sementara jika kita lihat kemunculan telepon seluler di pasaran, rata-rata para pemimpin pasar telepon seluler (ponsel) mengeluarkan 8-20 tipe ponsel baru setiap tahun.

Artinya, betapa cepatnya inovasi teknologi itu terjadi. Salah satu perkembangan teknologi di dunia seluler adalah teknologi messaging (pengiriman pesan) mulai dari SMS (short message service), EMS (enhanced message service), dan yang sekarang sedang gencar dipromosikan para pelaku bisnis seluler adalah MMS (multimedia message service). Hadirnya teknologi MMS dapat dikatakan sebagai suatu revolusi teknologi messaging karena dari kondisi yang semula hanya dapat mengirimkan pesan berupa teks, dan gambar atau nada dering sederhana, sekarang juga dapat digunakan untuk mengirim foto, gambar bergerak, maupun nada dering yang lebih kompleks. Hal ini seharusnya direspons dengan kreativitas yang lebih tinggi.

Teknologi MMS diharapkan dapat menggantikan posisi SMS nantinya. Namun, sepertinya hal itu akan terwujud pada saat tarif MMS sudah murah mendekati tarif SMS, perangkat ponselnya juga sudah terjangkau bagi kalangan menengah (berkisar Rp 1,5 juta ), dan inter-operator dapat dilakukan. Kalau total lalu lintas MMS di Indonesia (yang disediakan oleh dua operator) berkisar 20.000 MMS per hari, maka sangat diperlukan sekali strategi untuk mendorong pemanfaatan MMS ini agar dapat mengimbangi lalu lintas SMS yang lebih dari 15 juta per hari.

Lalu lintas MMS di atas merupakan kondisi saat ini di mana tarif MMS masih gratis sehingga hal itu sangat dimungkinkan akan semakin turun saat dikenai tarif. Data yang dilansir Ovum, salah satu perusahaan konsultan dan survei, diperkirakan bahwa sekitar tahun 2006 jumlah pengguna SMS dunia akan mulai menurun (dari sekitar 1.000 miliar per tahun), sementara pengguna MMS akan naik tajam (berkisar 350 miliar pesan per tahun) pada tahun yang sama. Dan, sekitar 3-4 tahun kemudian dimungkinkan akan memiliki jumlah yang sama. Namun, apakah hal itu akan terjadi di Indonesia dalam kisaran waktu tersebut?

Salah satu strategi yang diusulkan dalam mendorong peningkatan revenue melalui layanan MMS ini adalah dengan menghadirkan berbagai aplikasi yang dapat memicu penggunaan MMS sehingga kita akan memiliki justifikasi bahwa implementasi MMS ini bukan sekadar untuk menjaga gengsi saja yang pada gilirannya dapat menjadikan kita sebagai korban teknologi. Tapi, implementasi teknologi ini memang layak dilakukan karena memang memiliki tuntutan yang tinggi. Saat ini kita sudah dapat mendapatkan berbagai ponsel ber-MMS dengan kisaran harga Rp 1,5 juta, dan tampaknya industri ponsel dan industri yang tergolong teknologi komunikasi dan informasi telah mencapai skala ekonominya sehingga biaya yang timbul akan semakin murah seiring dengan perkembangan waktu. Namun anehnya tarif telepon tetap terus naik. Dengan demikian, diharapkan tidak lama lagi akan tersedia banyak ponsel MMS yang terjangkau masyarakat luas. Hadirnya MMS bersamaan dengan beberapa fasilitas barunya menjadikan kita dapat membuat berbagai
aplikasi yang lebih menarik.

Ada banyak aplikasi yang dapat dibangun dengan menggunakan platform MMS, antara lain aplikasi telemetri. Kalau sebelumnya kita hanya mendapatkan informasi berupa teks jika menggunakan SMS sebagai medianya, misalnya data temperatur mesin, sekarang dapat juga mendapatkan informasi berupa grafik mengenai perubahan temperatur dalam periode tertentu.

MMS juga dapat dimanfaatkan untuk aplikasi monitoring. Salah satu aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan lokal Jaya I-net adalah mengombinasikannya dengan kamera CCTV. Jika kamera tersebut terpasang di rumah, tempat penitipan anak, atau jalan raya, dengan menyambungkannya pada sebuah server berupa komputer sederhana, maka kapan pun Anda dapat mengetahui informasi keadaan rumah, kondisi anak di tempat penitipan anak, maupun kondisi lalu lintas jalan raya yang tidak hanya berupa teks informasi, namun juga gambar atau foto yang akan dikirimkan secara otomatis ke ponsel melalui MMS. Dan jika sedang di kantor, kita bisa mengakses server tersebut melalui jaringan Internet.

Saat ini teknologi komunikasi yang juga sedang marak adalah teknologi Wireless Fidelity atau yang sering banyak orang kenal sebagai Wireless LAN. Di Indonesia mungkin memang baru mulai berkembang dengan munculnya beberapa lokasi akses atau yang sering disebut Hot Spot yang kemudian dipadukan dengan teknologi seluler sebelumnya, yaitu GPRS. Dengan demikian, pada area di luar Hot Spot orang akan menggunakan akses GPRS untuk akses Internet mereka, namun secara otomatis akan berganti ke koneksi W-LAN begitu memasuki Hot Spot yang menawarkan kecepatan sampai 512 Kbps.

Pertanyaannya sekarang apakah pembangunan Hot Spot di banyak tempat memiliki nilai ekonomis yang menguntungkan dan dapatkah tawaran berbagai layanan baru tersebut mendorong pertumbuhan profit? Saat ini sudah waktunya bagi kita untuk tidak hanya memperhatikan ARPU (average revenue per user) untuk mengetahui kinerja operator, namun lebih tepat kalau kita memperhatikan AMPU (average margin per user) karena dimungkinkan bahwa ARPU-nya naik, namun setelah dikurangi dengan biaya yang diperlukan untuk menghadirkan layanan tersebut ternyata biayanya lebih besar dibanding revenue yang didapat.

Begitu pula sebaliknya, jika ARPU turun apakah sudah pasti perusahaan tersebut rugi? Belum tentu! Karena dimungkinkan terjadi akibat meledaknya pengguna kartu prabayar yang kontribusi revenue setiap penggunanya rendah. Dan, karena jumlahnya yang banyak, maka akan mempengaruhi hasil rata-ratanya, di mana bilangan pembaginya menjadi besar padahal dengan hadirnya teknologi tinggi, biaya implementasi menjadi turun.

Dengan demikian, sekalipun ARPU-nya rendah, namun selama masih lebih besar dibandingkan biaya rata-rata yang dibutuhkan, operator tersebut masih akan untung. Oleh karena itu, tujuannya tidak sekadar peningkatan ARPU, misalnya dengan cara menghadirkan berbagai layanan baru, tetapi perlu diperhatikan juga apakah biaya implementasi layanan tersebut seimbang dengan kenaikan revenue-nya. Tampaknya kehadiran beragam layanan data yang diharapkan dapat mendorong peningkatan ARPU, tidak menjamin peningkatan profit mereka.

Karena itu, banyaknya teknologi baru yang hadir memerlukan kecermatan dalam memilih teknologi mana yang dapat diserap pasar. Kalau tidak, kita hanya akan tetap menjadi pasar teknologi yang empuk bagai para pemain asing dan secara ekonomis kita tidak mendapatkan keuntungan darinya.

Apabila diasumsikan biaya investasi untuk layanan MMS sebesar 1 juta dollar AS, jika tingkat pengembalian modal selama 5 tahun dengan tarif Rp 350, maka dibutuhkan trafik setiap harinya sekitar 15.000 MMS. Jadi, agar teknologi ini bisa diserap oleh pasar, seharusnya MMS diberikan tarif layaknya SMS dan fokus dilakukan dengan mendorong pertumbuhan trafik yang salah satunya melalui aplikasi. Banyaknya jumlah ponsel ber-MMS dengan harga yang terjangkau banyak kalangan, khususnya pengguna terbesar SMS/MMS yaitu kelompok muda, maka jumlah 15.000 per hari adalah jumlah yang sangat kecil. Dengan demikian, tidak lama lagi MMS akan dapat menggantikan SMS sebagai penghasil revenue terbesar bagi operator setelah layanan suara.

 

Indra Gunawan

Pengamat telekomunikasi, tinggal di Jakarta

Opini ini pernah dimuat di Kompas Cyber Media

Pembangunan Infrastruktur Harus Memperhatikan Kelestarian Lingkungan

Tidak ada komentar

Kamis, 23 Mei 2013

Unswagati, SetaraNews.com - Himpunan Mahasiswa Sipil Unswagati menyelenggarakan kegiatan seminar Umum di Aula Grawidya Sabha kampus satu dengan tema "Membangun Infrastruktur Dengan Mempedulikan Kelestarian Lingkungan" yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 s/d 12.00 WIB pada hari ini, Kamis  (23/5).

Acara ini menghadirkan narasumber dari Asosiasi Pengembang Teknologi Daur Ulang Jalan Indonesia, Ir. Purnomo ,Roslee Rashid S.T selaku sales manager regional WIRTGEN Goup (perusahaan alat berat dari jerman), Dr. Martinus S. Ir., MT. selaku kepala jurusan Teknik Sipil Unswagati dan Aprilia Ramadhan, ST alumni Teknik Sipil Unswagati.

lebih lanjut, saat di wawancarai SetaraNews.com. ketua Himpunan Mahasiswa Tehnik Sipil Ade Rohmat menjelaskan bahwa tujuan seminar adalah agar mahasiswa teknik sipil mengetahui perkembangan teknologi yang ramah lingkungan seperti recycling aspalt.

Dengan peserta acara yang dihadiri oleh tiga kampus ini pembicara berpandangan bahwa kegiatan ini menumbuhkan semangat belajar dan wawasan yang terarah dari pihak yang kompeten." Kegiatan ini bagus, sehingga dapat menumbuhkan semangat belajar dan menambah wawasan, yang mungkin wawasan itu bisa didapat dengan browsing tapi kan harus ada yang ngarahin" ujar Ir. Purnomo. begitu pula dengan Dr. Martunus yang melihat kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat generasi muda dan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan secara akademis dan berharap dari seminar ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi.

" Harapanny ini menjadi rekomendasi karena recycling itu boleh, dan karena salain menjanjikan secara konstruksi tetapi berhemat dan mempehatikan lingkungan" ujarnya.

Kegiatan ini diketuai oleh Yudi Sutomo, ia menjelaskan bahwa dalam pembangunan harus pula mempehatikan lingkungan sekitar," tema ini kami ambil karena kita membangun infrastruktur itu jangan sampai merusak lingkungan itu sendiri dan di dalam seminar ini juga menjelaskan daur ulang aspal tanpa merusak lingkungan, kitapun selanjutnya akan merawat dan memperbanyak pohon-pohon disamping jalan" ujar Yudi.

Donor Darah Radio Idental, Lampaui Target

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com, Rabu (23/05) Radio Identitas dan Intelektual (Idental) Universitas Swadaya Gunung Jati  sukses menyelenggarakan acara donor darah yang dilangsungkan sejak pagi hingga siang tadi.

Terbukti dari antusias mahasiswa yang tergerak untuk mendonorkan darahnya di acara tersebut, ternyata melebihi dari yang ditargetkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon. Radi selaku bagian pelayanan dari PMI yang juga bertugas mengecek tensi darah calon pendonor pun terkesan dengan kegiatan yang dilakukan Radio Idental. Menurutnya para mahasiswa yang terlibat memiliki kepedulian. “Kami menyambut baik ajakan dari mahasiswa Unswagati, itu artinya mereka memiliki kepedulian yang baik” ujar Radi.

Ketika Setaranews menemui Latief , salah satu mahasiswa yang baru saja selesai mendonorkan darahnya mengaku senang diadakanya kegiatan ini karena dapat menyumbangkan darahnya walau hanya 300 ml. “ Saya senang bisa berbagi walau hanya menyumbang 300 mili darah saya." ujarnya.

Latief  juga menambahkan agar acara-acara serupa dapat sering dilaksanakan karena selain meramaikan kampus juga menambah eksistensi FISIP serta untuk memecut kreativitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lain agar membuat acara yang bermanfaat. “ Acara yang begini lebih sering diadakan, apa lagi untuk menambah eksistensi FISIP selain itu juga bisa meramaikan kampus, saya berharap UKM lain bisa melakukan hal yang sama”. tambahnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana acara donor darah ini, yang biasa dipanggil Cobel. Tidak mengira acara akan berlangsung lebih dari ekspektasinya, Cobel menjelaskan pada awalnya PMI Kota Cirebon menargetkankan 30 kantung darah terisi namun saat acara belum usai sudah terdaftar lebih dari 40 pendonor yang telah berpartisipasi dalam acara tersebut.

”Alhamdulli­lah acaranya berlangsung lancar, ini di luar ekspektasi saya karena pada awalnya pihak PMI menginginkan minimal 30 pendonor tapi sampai saat ini udah lewatin angka 30”. sebut Cobel.

Saat Setaranews singgung mengenai prospek acara yang akan diadakan Radio Idental kedepan. Cobel menyebut bahwa Radio Idental  berencana kembali mengadakan acara sekitar bulan Oktober, namun tidak menyebukan acara apa ang akan di buat.” Soal itu kita belum tahu, tapi mungkin sekitar bulan Oktober kita adain acara lagi.” tegas Cobel.

Mahasiswa Temukan Kapal Otomatis Pendeteksi Limbah

Tidak ada komentar

Rabu, 22 Mei 2013

Surabaya - SetaraNews.com, Mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Syamsiar Kautsar mencoba menciptakan kreasi yaitu dengan membuat kapal katamaran yang dapat bekerja secara otomatis sebagai pendeteksi limbah industri.

"Selama ini, pihak Badan Pengendali Lingkungan harus masuk ke aliran sungai berlimbah dan juga seringkali ketahuan pemilik industri pencemar," ujarnya. Oleh sebab itu, mahasiswa semester 8 PPNS itu pun akhirnya mencoba untuk mengembangkan tugas akhir dari dosen untuk pertukaran data jarak jauh antara komputer/laptop ke mikrokontroler. "Saya mengembangkan tugas akhir itu menjadi aplikatif  dengan membuat program Delphi 6.02 dalam komputer/laptop yang `connect` dengan kapal katamaran bio-waste," tambahnya.

Mahasiswa Program Studi Otomasi pada Jurusan Teknik Kelistrikan PPNS itu menjelaskan program dalam laptop itu dapat mengendalikan dan menerima data dari kapal katamaran bio-waste dalam jarak 300 meter. "Dengan begitu, kapal itu dapat bekerja secara otomatis untuk mengambil sampel air sungai yang diduga mengandung limbah berbahaya, lalu air sampel itu diteliti di laboratorium," katanya.

Ia menambahkan karyanya yang selesai dalam empat bulan dengan biaya Rp 7 juta itu merupakan kerjasama dengan rekannya. "Saya yang membuat sistem otomasi, sedangkan teman dari UKM perkapalan yang merancang kapal." katanya.

Temuan ini tentunya cukup berguna mengingat di negara kita pencemaran limbah sudah tidak asing lagi di berbagai daerah.

 

Foto : antara

Besok Ada Acoustic Goes To Campus Unswagati

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com - Besok siang (Rabu, 22/5/2013) akan diselenggarakan acara music Acoustic Goes To Campus di kampus satu Unswagati.

Panitia penyelenggara acara ini adalah Mapala Gunati yang berkerjasama dengan salah satu produsen rokok. Rencananya, acara ini akan dimulai dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 05.00 sore.

M Abdul hakim, selaku ketua Mapala Gunati menyatakan bahwa acara tersebut bukan hanya menampilkan pertunjukan musik semata, melainkan akan diselingi dengan beragam permainan rakyat. “acara ini akan ada permainan panjat pinang dan tarik tambang. Pesertanya terbuka dari mahasiswa Unswagati ataupun masyarakat umum” ujarnya kepada SetaraNews.com.

Selain itu, Forum Gitaris Cirebon pun rencananya akan tampil di sore harinya. “acara ini terrbuka dan gratis untuk umum. Besok akan ada panitia yang bersiaga di stan pendaftaran” jelasnya.

Radio Idental Unswagati Ajak Mahasiswa Donor Darah

Tidak ada komentar
Unswagati - Setaranews.c­om, Selasa (21/05) Komunitas Laboratorium Radio Fisip  (Idental) Universitas Swadaya Gunung Jati ajak mahasiswa untuk ikut donor darah pada rabu (22/05) di Kampus tiga Unswagati.

Putra selaku pemimpin umum Radio Idental saat ditemui SetaraNews di depan Studio Radio lantai tiga Gedung Fakultas Ilmu Politik dan Sosial, menuturkan bahwa acara donor darah tersebut dalam rangka memperingati hari PMI sedunia yang  jatuh pada tanggal delapan Mei lalu, “Acara ini kita buat dalam rangka memperingati hari PMI tanggald Mei kemarin.” ujarnya.

Kegiatan donor darah ini mendapat respon yang baik dari pihak kampus dan juga Palang Merah Indonesia Kota Cirebon dalam mendukung  jalanya acara tersebut. “Respon dari pihak kampus sejauh ini sih mendukung, dari PMI kota juga mendukung baik diadakanya acara ini.” tambahnya.

Acara donor darah akan dimulai pukul 09:00 hingga pukul 12:00 WIB. Dalam Acara ini turut akan dimeriahkan band akustik kireasi dari mahasiswa FISIP. Kegiatan ini juga terbuka untuk seluruh mahasiswa Unswagati yang ingin menyumbangkan darahnya selama mengikuti syarat-syarat pendonoran.

Hal ini dikemukakan oleh Seksi Acara; Winda Rhamadita “Semua mahasiswa Unswagati boleh ikut donor darah asal ikutin syarat-syarat pendonoran kaya kondisi badanya lagi sehat atau mungkin ga pernah donor darah selama 3 bulan terakhir.” ujarnya.

Winda menjelaskan bagi yang ingin mendonorkan darahnya dapat mengunjungi langsung pada besok rabu (22/5) di Kampus 3 Unswagati atau dapat mendaftarkan diri melalui kontak yang telah tersedia. “Buat yang mau ikutan selain bisa daftar dulu di nomer yang ada di selebaran itu juga bisa langsung daftar di tempat dan langsung mendonorkan darahnya.” tegas Winda.

 

Editor : Santosa

9 Cara Jitu Atasi Insomnia Saat PMS

Tidak ada komentar
Banyak wanita yang pernah mengalami insomnia karena sindrom pramenstruasi. Hal tersebut tentu memengaruhi kemampuan dan kualitas wanita untuk tidur. Namun, jangan khawatir hal tersebut masih bisa diatasi.
Seperti yang dikutip dari Times of India oleh DetikHealth pada Jumat (17/5/2013) yang lalu, ini dia 9  cara yang dapat Anda aplikasikan ketika insomnia mengganggu Anda.

  1. Buatlah Catatan Harian Ini mungkin hal sepele, tetapi Anda dapat mencoba memikirkan dan mencatat hari-hari yang berkesan dalam 1 bulan yang telah terlewati.

  2. Tetap Tidur Sesuai Jadwal Walaupun Anda merasa tak bisa tidur, usahakanlah agar tetap tidur sesuai dengan jam tidur Anda dan bangunlah pada waktu yang sama juga setiap harinya.

  3. Ciptakan Lingkungan yang Menyenangkan Dengan menciptakan lingkungan yang tenang sebelum tidur tentu akan membantu Anda untuk terlelap. Gantilah seprai, nyamankan diri, dan matikan lampu jika perlu.

  4. Hindari Penenang Walaupun membantu, penenang dalam bentuk apapun tidak baik bagi tubuh. Jauhkan teh penenang dan minuman herbal lainnya yang memberikan efek yang sama dari jangkauan Anda.

  5. Hindari Alkohol Ketika Anda benar-benar terjaga hindarilah alkohol. Walaupun anggur memberikan efek mengantuk tetapi meminum alkohol di malam hari dapat mengganggu tidur serta membuat Anda terjaga.

  6. Jauhkan Makanan Wanita yang sedang menstruasi kadang merasa lapar sepanjang waktu, jadi jika Anda lapar ketika beranjak tidur ambillah satu atau dua gigit biskuit cracker.

  7. Fokuskan Pikiran Anda Sebelum tidur fokuskanlah diri Anda pada hal-hal yang menyenangkan atau hal-hal yang ingin Anda lakukan seperti berkebun, berjalan-jalan, atau mengajak teman dan keluarga untuk berpiknik.

  8. Hindari Kopi Di dalam kopi terdapat kafein yang akan membuat Anda terjaga. Hindari minuman yang satu ini sebelum Anda mengambil waktu untuk tidur.

  9. Latihan Dengan sedikit melatih tubuh Anda akan sangat membantu untuk membuat tidur lebih nyenyak. Yuk, atasi insomnia dengan cara yang tepat. Tidur yang berkualitas akan membantu produktivitas Anda dikemudian hari.


Sumber gambar : polahidupsehatku.blogspot.com

Hari Kebangnas, Mahasiswa Fakultas Pertanian Dapatkan PKM Dikti

Tidak ada komentar

Selasa, 21 Mei 2013

Unswagati - SetaraNews.com, Senin (20/5) Mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Swadaya Gunung Jati menangkan Program Kreativitas Mahasiswa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pengumuman mengenai hal tersebut diutarakan oleh Rektor Unswagati, Dr. H. Dzakaria Machmud S.E, S.H., M.Si., di sela-sela upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di halaman Kampus 1 Unswagati tadi pagi.

Dalam sambutannya, Rektor Unswagati menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan mahasiswa dari Fakultas Pertanian, "Saya ucapkan selamat dan turut bangga atas keberhasilan mahasiswa pertanian kita yang telah mendapatkan program tersebut yang sangat berguna bagi Jurusan Agroteknologi pada khususnya dan Fakultas Pertanian pada umumnya dan saya berharap program tersebut nantinya dapat berkelanjutan."

Berdasarkan surat Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0397/E5.3/KPM/2013 perihal pengumuman hasil evaluasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Unswagati yang lolos dan diterima untuk didanai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2013 berjumlah tiga tim.

Tim I meliputi bidang kewirausahaan yakni; Sri Ayu Widaningsih, Ashety Puspitawati, Yora Erviani, tim II meliputi bidang Pengabdian Kepada Masyarakat yakni; Tarim, Doni Sukmara, Cecep Muhammad, Riski Faisyal, dan tim III meliputi bidang kewirausahaan yakni; Fitriyani, Wahyu Hidayat, Rikianti, Siti Wahyu Ningsih, Rani Fujianti.

 

 

 

BEM FH Unswagati Adakan Pertandingan Futsal Sewilayah III Cirebon

Tidak ada komentar

Senin, 20 Mei 2013

Cirebon - SetaraNews.com, Senin (20/05) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati selenggarakan pertandingan futsal se-wilayah III Cirebon tingkat Sekolah Menengah Atas dan tingkat Fakultas yang dilaksanakan di Kharisma Futsal Cirebon. Pertandingan ini diselenggarakan dari tanggal 20 Mei hingga 22 Mei 2013, yang menganggkat tema Tunjukan Bakat Selalu Dengan Semangat Sportifitas.

Pada hari ini pertandingan dimulai dari pukul 09:00 hingga 16:30 dan sebanyak 10 pertandingan akan dilagakan.  Peserta yang mengikuti pertandingan kali ini berjumlah 60 tim yang berasal dari SMA negeri maupun SMA swasta dan antar Fakultas dari setiap Universitas se-wilayah III Cirebon. Setiap tim yang mengikuti pertandingan ini berangotakan 11 orang dengan 1 pelatih.

“Acara ini adalah salah satu program kerja (Proker) dari minat bakat BEM Fakultas Hukum.” tutur Fikri Zulfikar kepada SetaraNews selaku Ketua pelaksana acara sekaligus anggota BEM Fakultas hukum.

Fikri Zulfikar menambahkan, “Pencarian bakat dan pemanasan ini dalam rangka untuk mempersiapkan sumber daya manusia pada saat Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) tahun  depan untuk SMA sedangkan untuk para mahasiswa sebagai ajang silahturami."

Acara yang didanai oleh pihak Unswagati dan didukung oleh PT. Sinar Sosro serta Bank Jabar Banten ini, turut memperebutkan hadiah dan piagam, antar SMA Juara I mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.000.000,00 juara II Rp 750.000,00 juara III Rp 500.000,00. Sedangkan antar  Fakultas sebesar Rp 750.000,00 juara II Rp 500.000,00 dan juara III Rp 300.000,00. Selain uang pembinaan dan piagam, para pemenang juga akan mendapatkan piala dan sertifikat.

 

Editor : Santosa
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews