Responsive Ad Slot

Proses Penegerian Unswagati; Perurusan Tanah Tinggal 12,7 Ha Lagi

Tidak ada komentar

Sabtu, 18 Mei 2013

Cirebon, SetaraNews.com - Wakil Rektor satu, Prof Dr Rochanda Wiradinata MP menyatakan bahwa lahan yang harus dibebaskan yang nantinya akan digunakan untuk kampus Unswagati di kelurahan Argasunya Kota Cirebon hanya tinggal 12, 7 hektar lagi. Hal ini disampaikan dalam rapat bersama organisasi mahasiswa Unswagati kemarin (17/5).


“Alhamdulilah, saat ini lahan yang sudah dipenuhi mencapai 17,3 hektar. Sisanya sebanyak 12,7 hektar sedang diusahakan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kota Cirebon. ” jelasnya kepada SetaraNews.com.


Lebih lanjut ia menyatakan bahwa setidaknya saat ini, pemerintah daerah ada itikad nyata untuk sama-sama membangun Kota Cirebon melalui penegerian Unswagati. Nantinya, turut menaikkan rasio perekonomian rakyat melalui sektor ekonomi informal.


Proses PTN ? Sudah Empat Tahun Berlalu


Proses alih status Unswagati menjadi PTN sudah dilakukan sejak tahun 2009 lalu, dimana ketika itu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan bahwa perlunya dibangun Universitas negeri di Cirebon sebagai salah satu upaya memeratakan potensi dan kiprah putra daerah agar tetap bisa membangun dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya.


Menanggapi hal tersebut, Rektor Unswagati langsung menyanggupi. Sejak saat itulah, dimulai kampanye program penegerian Unswagati. Namun, hampir empat tahun berlalu inisiasi tersebut hingga kini tak kunjung terwujud.


“Mahasiswa perlu kejelasan proses alih status Unswagati. Sudah sampai sejauh mana? Kami pun merasa terbebani untuk ikut menyampaikan hal ini ke kawan-kawan mahasiswa yang lain.” Ujar Hendriwanto , Ketua BEM FKIP Unswagati di ruang secretariat Rektor pada Jumat (17/5).


Wakil Rektor 1 : Doakan di Januari 2014, Unswagati Sudah PTN


Seperti yang diketahui, sebelumnya pada Rabu (15/5) di ruang sekretariat Rektor telah berlangsung rapat pembahasan terkait proses alih status Unswagati menjadi PTN. Rapat kali itu dihadiri oleh Walikota Cirebon Ano Sutrisno bersama beberapa para stafnya, perwakilan Dirjen Dikti, Perwakilan Yayasan Sunan Gunung Jati, perwakilan Perusahan Daerah (PD) Pembangunan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Iljas Tedjo Priojono dan beberapa perangkat Desa wilayah Kecamatan Argasunya Kota Cirebon .


“Setidaknya, ada political will yang sudah dilakukan oleh Pemerintah. Tanah – tanah yang notebene belum dibebaskan memang sebagian besar masih dalam perususan administrative. Karena sebagian besar dimiliki oleh PD Pembangunan. Kemarin direkturnya sudah siap membantu kita untuk mempercepat prosesnya, termasuk  ketua BPN nya. Ya, doakan saja di Januari 2014 nanti Unswagati Cirebon sudah menjadi PTN.” Ujarnya.

Yahoo Bakal Beli Tumblr Senilai Rp 7,9 Triliun ?

Tidak ada komentar
Internasional - SetaraNews.com, Beberapa sumber berkata pada AllThingsD, kamis (17/5) bahwa CEO Yahoo Marissa Mayer telah bertemu dengan jajaran eksekutif atas Tumblr, termasuk CEO Tumblr David Karp. Manajemen Yahoo dikatakan ingin membeli layanan micro-blogging itu seharga $ 1 miliar atau Rp 9,7 triliun seperti yang kami kutip dari Timlo.net sabtu (18/5).

Tumblr adalah sebuah platform micro-blogging yang telah tumbuh menjadi populer selama beberapa tahun ini, menjadi tempat blog-blog yang menciptakan meme. Yaitu sebuah konsep yang menyebar di antara para pengguna Internet, yang sangat populer. Sebelumnya juga perusahaan internasional seperti Google melakukan akuisisi terhadap blogger, yang hingga kini telah berkembang dengan cukup baik.

Bukan hanya Tumblr yang diakuisisi oleh Yahoo, awal bulan ini Yahoo dilaporkan dalam tahap awal pembelian layanan video streaming Hulu.

Bila benar Tumblr dibeli seharga $1 miliar maka akuisisi ini menjadi kesepakatan paling besar di sejarah dunia teknologi. Sebagai perbandingan, Facebook membeli layanan sharing foto Instagram seharga $ 1 miliar, tapi karena masalah saham Facebook, maka harga akhirnya adalah $741 juta.

Harga ini muncul karena Tumblr terus menghasilkan uang dan pengunjung. Sejak 2007, Tumblr telah berhasil menghasilkan $125 juta dan dilaporkan memiliki nilai $800 juta. Di halaman mukanya, layanan ini menyatakan bahwa mereka menampung 108 juta blog dengan lebih dari 50 triliun tulisan. Menurut layanan statistik, Quantcast, Tumblr telah dilihat oleh sekitar 64 juta pengunjung yang membuka.

Karya Ilmiah: Meningkatkan Daya Tetas Telur Ikan Lele

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com, Sabtu (18/5) Kelompok dari mahasiswa Program Studi Agri Bisnis; Ali Shidqi Fathan, Maulana, dan
Nurhadi dari Fakultas Pertanian Unswagati menerbitkan sebuah karya ilmiah dalam bentuk makalah yang berjudul "Meningkatkan Daya Tetas Telur Ikan Lele dengan Menggunakan Larutan Urea".

Makalah tersebut menjawab pertanyaan seputar masalah :

  1. Bagaimanakah cara menggunakan urea ?

  2. Mengapa lele yang menjadi salah satu pilihan ?

  3. Mengapa kelenjar hipopisa yang digunakan ?


Di dalam makalah tersebut turut menjelaskan bagaimana teknis membudidayakan ikan lele yang merupakan salah satu bisnis peternakan yang menjanjikan, karena disamping mudah dalam mengelolanya, ternyata pangsa pasar ikan lele pun cukup luas.

Budidaya ikan lele yang tidak hanya menguntungkan materi bagi pemiliknya, ternyata memiliki manfaat juga bagi konsumennya. Setidaknya ada enam manfaat yang terdapat pada daging ikan lele diantaranya; sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kecerdasan otak

  2. Memperkuat daya tahan otot jantung

  3. Mencegah kanker

  4. Menghindari gizi buruk

  5. Baik untuk melenturkan pembuluh darah

  6. Menunjang kesehatan gigi dan gusi


Tertarik dengan budidaya ikan lele sebagai komoditas bisnis Anda, dan penasaran dengan bagaimana mengelola budidaya tersebut? Segera unduh Karya Ilmiah MENINGKATKAN DAYA TETAS TELUR IKAN LELE.

 

Foto : distributorpupuktanaman.com

Editor : Santosa

 

 

Ayo, Batas Pengajuan Beasiswa Ke Dikti Tinggal 10 Hari Lagi

Tidak ada komentar
Unswagati – SetaraNews.com, Jumat (17/5) Batas pengajuan beasiswa ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tinggal 10 hari lagi.

Sesuai dengan surat dari Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan Nomor 384/UNIV/V/2013 mengenai Usulan Calon Penerima Beasiswa dan surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagian Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah IV Nomor  0867/K4/2013 mengenai Alokasi Bantuan Beasiswa Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Tahun Anggaran 2013.

Isi dari kedua surat tersebut memberitahukan bahwa untuk tahun anggaran 2013 perguruan tinggi swasta dalam hal ini yang dimaksud adalah Universitas Swadaya Gunung Jati memperoleh alokasi Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BBP-PPA) sebanyak 74 orang dan Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (Beasiswa-PPA) sebanyak 36 orang, sehingga total yang akan menerima beasiswa kedua program tersebut berjumlah 110 orang.

Isi surat dari WR III, sendiri memberitahukan bahwa batas pengajuan berkas permohonan beasiswa dari mahasiswa diterima paling lambat tanggal 25 Mei 2013. Karena di dalam surat Dikti disebutkan bahwa batas penerimaan berkas pengajuan beasiswa hingga tanggal 27 Mei 2013. Karena jika melebihi dari tanggal tersebut, maka tanpa ada konfirmasi sebelumnya beasiswa tersebut akan dialihkan kepada Perguruan Tinggi Swasta yang lain.

Bagi mahasiswa yang ingin mengajukan beasiswa, format mengenai pengisian data dapat didownload di http://beasiswa.kopertis4.or.id dan tidak boleh mengubah format, serta menggunakan Microsoft Office/Excel 2003 dan disampaikan ke Kopertis berbentuk soft copy dan hard copy. Namun bagi mahasiswa telah mendapatkan beasiswa sebelumnya, tidak diperkenankan untuk mengajukan beasiswa.

Mengenai informasi berkas apa saja yang harus dilengkapi, dapat menghubungi bagian staf Program Studi (Prodi) di masing-masing fakultas atau dapat mengunjungi sekretariat Lembaga Pers Mahasiswa Semua Tentang Rakyat (Setara) di Kampus 1 Unswagati.

 

Dibuka, Program Kewirausahaan Senilai 40 Juta/tim Dari Dirjen Dikti Untuk Mahasiswa Unswagati

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com – Direktorat Perguruan Tinggi membuka program kewirausahaan untuk mahasiswa Unswagati (PMW), dan proposal yang terpilih akan mendapatkan pembiayaan dan modal usaha bagi para mahasiswa wirausaha sebesar maksimum 8 juta/mahasiswa atau sebesar maksimum 40 juta/kelompok (5 mahasiswa).

Program mahasiswa wirausaha ini telah digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan semenjak tahun 2009 hingga sekarang. Program ini diperuntukkan bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan perguruan Tinggi Swasta (PTS).

"Batas penyerahan proposal PKM ini kami terima paling lambat tanggal 25 mei, silahkan seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat berhak mengajukan proposal tersebut dan akan kami uji kelayakannya." Ujar Wakil Rektor III Unswagati, Drs Amanan MSi kepada SetaraNews.com di ruang kerjanya.

"Dalam progran ini, ada dua kualifikasi. Yakni proposal usaha yang sudah dan sedang dijalankan, serta proposal usaha yang belum berjalan namun akan dimulai " tambah Wakil Rektor III, Drs Amanan di sela rapat audiensi dengan ormawa terkait proses alih status Unswagati yang dilaksanakan di ruang Rektorat pada Jumat pagi (17/5).

Informasi lengkap tentang program ini dapat ditanyakan di Ruang Wakil Rector III kampus 1 atau dapat diakses di situs www.dikti.go.id

Transparansi Aset, Sarana dan Prasarana Unswagati Ke Mahasiswa

Tidak ada komentar

Jumat, 17 Mei 2013

Cirebon, SetaraNews.com - “Aset Unswagati terakhir kali di audit mencapai 100 Milyar. Semuanya akan diserahkan ke Negara ketika nanti sudah menjadi PTN” ujar Wakil Rektor I Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP.

Sementara itu, Kurniawan T Arief , Ketua Umum LPM Setara mengingatkan agar dilakukannya proses sosialisasi asset, sarana dan prasarana Unswagati agar tercipta iklim transparansi sehingga publik dapat mengetahuinya secara akuntabel dan proporsional.

“Kita harus mau belajar dari terungkapnya kasus korupsi di IAIN Syekh Nurjati, jangan sampai Unswagati mengalami hal yang serupa terjadi praktik korupsi setelah menjadi negeri. Salah satunya adalah dengan melakukan transparansi ke seluruh stakeholder Unswagati.” Ujarnya.

Seperti yang sebelumnya diberitakan, bahwa dalam setahun (2012-2013) total anggaran Unswagati adalah sebanyak 70 Milyar. Uang sebanyak itu digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan di Unswagati selama kurun waktu satu tahun. Tentu saja, apabila tidak diawasi dengan ketat dan Monev (Monitoring dan Evaluasi) yang akuntabel, bukan tidak mungkin terjadi penyalahgunaan wewenang yang tentunya akan merugikan sivitas Unswagati.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor I Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP menyatakan bahwa hal ini menjadi catatan untuk Universitas. Apa yang terjadi di IAIN Syekh Nurjati tentang kasus korupsi patut menjadi peringatan dan pelajaran bagi kampus lain agar amanah.

“Ketika saya (Wakil Rektor I Unswagati) berkunjung ke Untirta Banten dalam rangka studi banding penegerian. Rektor Untirta menyatakan bahwa ketika sudah menjadi negeri, kita harus siap miskin dan siap dibui. Siap miskin dalam artian seluruh asset yang dimiliki oleh yayasan harus diserahkan ke negara.”

“Dan siap dibui dalam artian segala sesuatu pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di kampus harus benar-benar dikelola secara akuntabel dan bertanggungjawab, karena akan diaudit oleh lembaga audit resmi bentukan pemerintah. Jika ada yang tidak beres, ya akan diproses secara hukum karena yang dikelola adalah uang negara” ujar Wakil Rector I Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP.

****************************************************************

Hampir seluruh persyaratan dari Dirjen Dikti sudah dipenuhi oleh Unswagati. Hanya saja Unswagati belum memenuhi syarat dalam hal sertifikat tanah atas nama Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota atau Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati seluas 30 hektar.

“Unswagati baru memiliki tanah dengan luas 17,3  hektar yang diperoleh dari Yayasan dan hibah Provinsi Jawa Barat, Dirjen Dikti memperbolehkan pemenuhan lahan ini secara bertahap. Kita sama-sama akan berniat membangun iklim dan budaya akademis disini, utamanya adalah demi membangun struktur pendidikan yang sebenarnya bagi masyarakat Cirebon.” ujar Prof Dr Rochanda Wiradinata MP Wakil Rektor I Unswagati.

Semoga saja, apa yang sudah diusahakan selama empat tahun terakhir dapat terwujud. Tentunya, dengan dipenuhinya persyaratan yang diajukan oleh mahasiswa demi terciptanya pendidikan yang berkemanusiaan, berbudaya dan tidak kapitalistik ketika Unswagati menjadi PTN nanti.

Lihat berita lainnya soal Penegerian Unswagati Disini

Menolak Komersialisasi Pendidikan Ketika Unswagati Telah Menjadi PTN

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com - Kris Herwandi , mahasiswa perwakilan dari Fisip Unswagati menyatakan bahwa banyak ketidakadilan dalam praktik pendidikan di Universitas-Universitas Negeri.

“Justru Universitas Negeri-lah yang saat ini menjadi lembaga penindas. Mereka yang mempraktikkan komersialisasi pendidikan dan industrialisasi pendidikan di Indonesia”

“Ketika menjadi Universitas negeri, kita jangan seperti itu. Mau dibawa kemana rakyat dengan wajah dan mekanisme pendidikan yang kapitalistik seperti itu. Kami butuh kepastian dari pihak Universitas sebelum melangkahkan kaki menuju Penegerian.” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unswagati menyatakan “Kampus kita sejak dulu selalu berkomitmen untuk menjaga agar komersialisasi pendidikan tidak terjadi di kampus ini. Namun, masukan saudara soal antisipasi ini sangat berharga mengingat apa yang telah terjadi di kampus-kampus besar seperti ITB, UGM, UI, Unpad dan lainnya patut menjadi pelajaran bagi kita untuk menjamin terlaksananya amanat pendidikan untuk rakyat” jawabnya.

“hal ini akan menjadi pembahasan di dalam Rapat senat Universitas” timpal Wakil Rektor I Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP.

 

Selanjutnya : Unswagati Menjadi PTN Harus Menjadi Kampus Yang Memihak Rakyat Miskin

Sebelumnya : Menuntut Terbentuknya Atmosfer Akademik Di Unswagati

Unswagati Menjadi PTN Harus Menjadi Kampus Yang Memihak Rakyat Miskin

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com - Lebih lanjut, Kris Herwandi menyatakan bahwa Unswagati harus memiliki blue print dan road map bahwa dalam jangka panjang kampus ini sudah selesai dengan persoalan komersialisasi pendidikan. “rakyat miskin diperbolehkan berkuliah disini.” ujarnya.

“Saya membutuhkan pemikiran bapak (Wakil Rector I) yang visioner dan sudah memprogram bahwa 20 tahun dari sekarang sudah tidak ada lagi itu namanya komersialisasi pendidikan. 80 persen rakyat Indonesia berada dalam kategori bodoh dan miskin. Pendidikan lah yang bisa menjadi jalan keluar atas persoalan ini” tambahnya.

“Dalam salah satu persyaratan yang diperintahkan oleh Dirjen Dikti adalah kesediaan Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Cirebon untuk membiayai biaya dan anggaran Unswagati selama lima tahun pertama apabila sudah menjadi PTN nanti.” Ujar Wakil Rektor I Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP.

“Substansi pendidikan bagi rakyat sebenarnya sudah ada dan dijamin oleh pemerintah apabila Unswagati sudah menjadi PTN. Yakni adanya peraturan bahwa PTN wajib menerima dan mengalokasikan minimal 20 persen kuota mahasiswanya yang berasal dari keluarga miskin dan tidak mampu, itu wajib.” ujar Wakil Rektor III Unswagati, Drs. Amanan, MSi.

Selanjutnya : Transparansi Aset, Sarana dan Prasarana Unswagati Ke Mahasiswa

Sebelumnya : Menolak Komersialisasi Pendidikan Ketika Unswagati Telah Menjadi PTN

Menuntut Terbentuknya Atmosfer Akademik Di Unswagati

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com - Walaupun banyak sekali mahasiswa yang terlambat dalam rapat audiensi tersebut. Namun, sesungguhnya hal yang banyak menjadi perhatian forum dalam rapat ini adalah terkait implementasi dan kesiapan Unswagati menjadi Universitas Negeri baik dalam hal internal maupun eksternal.

Seperti yang dikatakan oleh Kurniawan T Arief Ketua LPM Setara “Bagi kami perubahan status Unswagati tidak ada artinya selama atmosfer akademik di Unswagati belum terbentuk. Masih banyak staf pengajar maupun karyawan yang kurang optimal melakukan tugasnya. Ini menjadi keprihatinan kita bersama khususnya siapapun yang menginginkan adanya proses pembenahan di Unswagati dalam menciptakan insan intelektual yang berbudaya.” Ujarnya.

“Realita bahwa masih banyak dosen-dosen yang mangkir dari tugas pengajaran, masih adanya praktik pungli dan suap menyuap yang dulu terjadi di Wakil Rektor III era sebelum WR III sekarang dan sebagainya menjadi catatan serius untuk pihak kampus. Oke negeri, tapi benahi dulu segala sesuatunya.” tambahnya.

Berita Utama : Organisasi Mahasiswa Tandatangani Peralihan Status Unswagati Dengan Syarat Pembenahan Kampus
Prasyarat selanjutnya : Menolak Komersialisasi Pendidikan Ketika Unswagati Telah Menjadi PTN

Organisasi Mahasiswa Tandatangani Peralihan Status Unswagati Dengan Syarat Pembenahan Kampus

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com – Demi memenuhi persyaratan dari Dirjen Dikti, pada Jumat siang (17/5) hampir seluruh Ormawa (organisasi mahasiswa) Unswagati yang dihadiri oleh Ketua organisasinya menandatangani kesepakatan terkait proses alih status Unswagati yang dilaksanakan di ruang Rektorat dengan beberapa catatan evaluasi pendidikan terhadap Universitas.

Menurut Drs Komarudin LC, Kabiro Kemahasiswaan Unswagati bahwa mahasiswa saat ini akan menjadi pelaku sekaligus saksi sejarah dalam proses penegerian Unswagati.

“Seperti yang kita tahu dan belajar dari yang terjadi di Purwokerto dengan Unsud-nya, perekonomian kota dan masyarakat sekitar beranjak naik sejak adanya kampus Unsud, dan semoga saja masyarakat Cirebon pun dapat seperti itu tatkala nanti Unswagati menjadi PTN. Jadi rasa-rasanya merupakan sebuah hal yang mustahil apabila kita menyatakan tidak sepakat akan alih status ini” ujarnya.

Rapat audiensi yang berjalan kurang lebih dua jam setengah ini cukup banyak membuat sedikit kelegaan diantara mahasiswa khususnya aktivis organisasi mahasiswa terkait info proses penegerian. Hal ini terproyeksi dari pernyataan Ketua DPM FKIP Gunawan menyatakan bahwa tidak ada lagi alasan untuk menolak peralihan status Unswagati dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Negeri.

Disamping itu, ada beberapa pernyataan yang mengamini isu yang berkembang di masyarakat belakangan ini, dikarenakan kurang adanya kejelasan bagi mahasiswa tentang proses peralihan status ini.

Seperti yang dinyatakan oleh ketua BEM FKIP Unswagati Hendriwanto “Wajar saja jika banyak masyarakat yang menilai proses penegerian Unswagati terkesan seperti strategi marketing belaka, karena tidak adanya penjelasan pihak kampus kepada mahasiswa sejauh mana perkembangan administratif proses peralihan status Unswagati menuju PTN” ujarnya.

Selain hal diatas, lalu apa saja topik persyaratan yang dibahas dan diajukan oleh Mahasiswa Unswagati terkait peralihan status Unswagati? Ini dia daftar persyaratan tersebut (klik disini)

Polisi Brengsek Boleh Dilawan

Tidak ada komentar
SetaraNews.com - Hal ini diutarakan oleh Wakapolri Nanan Sukarna tentang banyaknya oknum Polisi yang melanggar aturan dan kode etiknya.

"Kode etik kita sudah mengatur bahwa bawahan berhak melawan atasan yang melanggar hukum dan korup," katanya dalam Seminar Ekonomi Syariah dan Hukum yang digelar Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jatim di Surabaya, Sabtu (11/5).

Dalam seminar menjelang pra-Konperensi Wilayah NU pada 31 Mei-2 Juni itu, ia menjelaskan kode etik itu dirancang agar pelanggaran hukum atau korupsi di tubuh Polri tidak berkembang.

"Dulu, bawahan tidak berani menegur, karena itu korupsi dan pelanggaran hukum pun berkembang di kalangan Polri, karena itu kita atur bahwa bawahan boleh melawan atasan bila atasan melanggar hukum," katanya seperti dikutip dari Antara.
Dalam seminar tersebut ia mengharapkan agar warga NU dapat berpartisipasi dalam mengawasi, menegur, melawan, dan tidak berkompromi dengan polisi yang brengsek.

"Kalau mengetahui ada polisi yang brengsek dan korup, SMS kepada pimpinan Polri di Jakarta ataupun di daerah. Kalau dibiarkan akan berkembang polisi yang `musyrik` dari tugas pokok melindungi dan melayani masyarakat," katanya.

Seperti yang terjadi ketika Oktober tahun lalu (18/10/2012), hal serupa pernah terjadi di Kampus Unpam Tanggerang yang berujung bentrokan antara mahasiswa dan Polisi. Ketika itu, Wakapolri bertanya kepada peserta forum kuliah umum di Kampus Unpam 'diruangan ini, siapa yang tidak suka dengan Polisi?' tanya Wakapolri, ternyata ketika itu seluruh hadirin mengangkat tangan sebagai tanda mereka tidak menyukai sesuai dengan pertanyaan Jenderal Polisi itu. Menanggapi respon peserta forum tersebut, spontan Wakapolri berguam 'Polisi memang Brengsek' katanya sambil bercanda yang disambut gelak tawa hadirin.

 

Besok, Seluruh Ormawa Bahas Soal PTN Unswagati

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com, Besok pagi (17/5) seluruh Organisasi Mahasiswa (ormawa) akan diundang dalam sebuah pertemuan membahas tentang proses alih status PTN Unswagati di Ruang Rektorat.

Rapat tersebut rencananya akan dihadiri para ketua dan sekretaris seluruh ormawa yang ada di lingkungan Unswagati. Rapat tersebut menindaklanjuti surat dari Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Kementerian Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor : 3340/E2-2/KL/2013 tentang status penegerian Unswagati Cirebon (alih status menjadi PTN).

Wakil Rektor III Unswagati, Drs. Amanan saat dihubungi oleh SetaraNews.com menyatakan "Rapat besok untuk menyampaikan informasi bahwa proses alih status PTN Unswagati sedang dalam proses dan membutuhkan dukungan Mahasiswa."

"Kami akan menunjukkan surat dari Dikti, dan Kampus memerlukan dukungan mahasiswa dalam bentuk pendapat serta masukan kaum intelektual (Mahasiswa)tentang proses Unswagati menjadi PTN." tambahnya.

Reporter : Gali Sinaga

Editor : Santosa

Baru Sebulan, Atap Bangunan UKM Seni Roboh

Tidak ada komentar

Kamis, 16 Mei 2013

Unswagati - SetaraNews.com, Kemarin pagi tadi rabu (15/5) di lingkungan Unswagati terjadi kejadian unik, bangunan UKM Seni yang baru berdiri sekitar 1 bulan ternyata mudah rapuh, terbukti tadi pagi plafon bangunan tersebut roboh.

Diduga plafon tersebut rapuh karena terkena tetesan air, hal ini dipertanyakan mengingat bangunan tersebut baru saja selesai direnovasi. Saksi mata yang pertama kali melihat kejadian tersebut ternyata adalah alumni dari UKM Seni itu sendiri. Dirinya menjelaskan kepada SetaraNews bahwa kejadian itu bermula saat terjadi hujan lebat pukul 02:00 pagi tadi rabu (15/5) dan akhirnya salah satu bagian plafon atap itu runtuh.

“Pihak kampus sendiri melalui staf Kepala Bagian (Kabag) Umum telah mengecek kondisinya tadi siang, dan pihak kampus akan segera memperbaiki kerusakan tersebut.” Ujar salah satu anggota UKM Seni.

Dari Pihak UKM Seni sendiri mengaku heran dengan rusaknya plafon tersebut, ”Saya sendiri bingung dan heran, padahal bangunan ini masih baru direnovasi. Seharusnya bangunan cukup kuat karena masih sangat baru.” tambahnya.

Pihak dari  UKM Seni sendiri meminta secepatnya diperbaiki, agar kegiatan mereka tidak terganggu dengan kerusakan bangunan tersebut.

Editor : Santosa

 

2 Guru dan Rombongan Siswa SD dari Cirebon Berangkat Ke Korsel Pentaskan Tari Cirebon

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com - Dua orang Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan rombongan siswa SDN 1 Bulak Arjawinangun terpilih untuk mengikuti Seminar Internasional PECERA 2013 di Korea Selatan Juli Mendatang.

Kedua orang guru PAUD tersebut berasal dari Wijaya Kusuma dan Rainbow Preschol. Disana, selain sebagai wakil dan delegasi dari Propinsi Jawa Barat, mereka juga akan mempresentasikan tentang pengaruh tari tradisional Cirebon dalam perkembangan kecerdasan anak usia dini.

Rencananya, Seminar Internasional PECERA 2013 ini akan digelar pada tanggal 4-6 Juli mendatang. Guru PAUD yang diberangkatkan adalah Eti dan Lismah Rahmawati beserta sejumlah siswa dari SDN 1 Bulak Arjawinangun yang rencananya kan mementaskan tari topeng dalam PECERA 2013.

Lismah Rahmawati mengatakan bahwa rombongan perwakilan  Jawa Barat yang akan diberangkatkan pada 1 Juli mendatang."Kesempatan ini akan kami gunakan untuk belajar bagaimana cara memberikan pembelajaran pada anak usia dini" ungkapnya (selasa,14/5/13)

Lismah juga mengungkapkan tema pengajaran seni sengaja diangkat karena masih banyak PAUD khususnya di Cirebon yang belum mengajarkan seni tari pada anak didiknya. "Padahal seni tari dapat menstimulus otak anak dan memiliki pengaruh untuk perkembangan kecerdasan anak usia dini" imbuhnya seperti dikutip dari bisnisjabar.com.

Ini Latar Belakang Mahasiswa Nommensen Demonstrasi Hingga Bentrok Dengan Polisi

Tidak ada komentar
SetaraNews.com - Rabu malam (15/5) Polisi terus merangsek menggunakan berbagai kendaraan taktis masuk ke dalam Universitas HKBP Nommensen yang terletak di persimpangan Jalan Gaharu dan Perintis Kemerdekaan, Medan

Sebelumnya, mahasiswa juga sempat bentrok dengan preman yang bersenjata tajam dan pentungan. Beruntung, dalam bentrokan tersebut tidak jatuh korban.

Sekitar pukul 23.30 mahasiswa terpukul mundur hingga kedalam kampus. Menurut salah satu sumber SetaraNews.com, sebanyak 11  orang mahasiswa tertangkap akibat kejadian semalam.

Beberapa Hari Sebelumnya, Mahasiswa Tewas

Dalam aksi tersebut, mahasiswa melakukan aksi protes sejak rabu sore (15/5) karena salah seorang rekannya yang bernama Juliansen (23) warga Jalan Djamin Ginting Gang Saudara, Kelurahan Padang Bulan Medan seorang mahasiswa Fakultas Fisipol tersebut tewas diduga akibat ulah oknum Polisi saat razia kendaraan bermotor beberapa hari sebelumnya. Sementara, rekannya Natal Efekly Susanto (22), warga Jalan Sutomo Ujung Gang Sehati, Medan Timur sampai hari masih kritis dirawat di ruangan Rajawali 6 RS Sari Mutiara.

Seperti info yang dihimpun dari medanbagus, kedua mahasiswa HKBP Nommensen Fakultas Fisipol semester VI ini ditendang oleh oknum yang diduga polisi dengan mengendarai sepeda motor Trail di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Helvetia Timur, Medan Helvetia. Sabtu (11/5/2013) sekitar pukul 05.00 WIB di Bundaran Majestik, Juliansen dan Natal diikuti oleh seorang oknum yang diduga polisi dari belakang dan meminta agar memberhentikan laju kendaraannya.

Merasa ketakutan, Juliansen dan Natal langsung tancap gas hingga sampai Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia. Sesampainya di Jalan Kapten Muslim, persisnya sebelum rel kereta api, oknum polisi tersebut kembali memepet dari arah sebelah kanan dan menendang sepeda motor yang dikendarai kedua mahasiswa itu jatuh pada saat melintasi rel kereta api, terseret hingga sekitar 50 meter dari lokasi.

Melihat itu, oknum diduga polisi tersebut langsung kabur meninggalkan Juliansen dan Natal yang terkapar di badan jalan. Tak lama, warga sekitar langsung turun ke lokasi, menyelamatkan kedua mahasiswa menuju RS Sari Mutiara Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia guna mendapat pertolongan medis. Namun sayang, nyawa Juliansen tidak tertolong.

"Polisi bertanggung jawab atas kematian Juliansen. Anggota kepolisian berseragam lengkap menendang motor mereka hingga terjatuh. Satu lagi korbannya sekarang ini masih di rawat di rumah sakit," ujar seorang mahasiswa yang enggan namanya disebutkan seperti dikutip dari vivanews.

Mahasiswa Lain Galang Solidaritas

Sementara itu, akibat kabar tewasnya salah seorang Mahasiswa Nommensen yang diduga karena ditendang Polisi kemarin, beberapa keterwakilan kampus di berbagai daerah di Indonesia menyatakan turut berduka dan mengecam insiden tersebut dan akan melakukan aksi solidaritas.

“Kami akan menggelar aksi solidaritas dan aksi selebaran untuk saudara kita Mahasiswa Nommensen yang gugur di Medan, atas tindakan dan represifitas Polisi.” Ujar salah seorang perwakilan Mahasiswa dari KBM Universitas Pamulang, Tanggerang menanggapi insiden di Medan, Nommensen berdarah.

Wisuda ke-38 Unswagati Akan Dilaksanakan 3 Juli

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com (15/5) - Wakil Rektor 1 Unswagati menyatakan bahwa wisuda periode Juli tahun ini akan dilakukan tanggal 3 Juli nanti.

Hal ini diterangkan dalam surat edaran nomor 329/Univ/IV/2013 tentang pelaksanaan wisuda ke-38 periode tahun 2012/2013.

Selain tanggal wisuda, dalam edaran tersebut diterangkan bahwa ujian sidang paling lambat dilaksanakan tanggal 24 Mei 2013 dan pelaporan ujian sidang skripsi paling lambat tanggal 1 Juni 2013.

Hal ini dibenarkan oleh staf Wakil Rektor 1 Unswagati, Yanto 'benar wisuda akan dimajukan. Karena kebetulan akan berbarengan dengan pelaksanaan puasa ramadhan tahun ini' ujarnya.

Wisuda periode kali ini, tak seperti biasanya batas akhir pendaftaran sidang dipercepat dua bulan sebelumnya. Setiap tahun, biasanya batas akhir pendaftaran sidang adalah dua minggu sebelum wisuda. Kabar ini cukup banyak membuat mahasiswa tingkat akhir kaget. Pasalnya, berita tentang batas akhir sidang baru disosialisasikan di bulan lalu (april).

Muhammad, salah seorang mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keguruan yang sedang menempuh skripsi menyatakan bahwa berita ini terlalu mendadak.

"Kami baru menerima kabar ini sebulan sebelum batas akhir itu ditetapkan (24 Mei). Saya yakin banyak mahasiswa lain yang kebingungan karena disatu sisi kami terbentur dengan jadwal penelitian yang kebanyakan sudah dirancang. Kasian kan mereka yang baru merancang jadwal penelitian di bulan maret atau april."ujarnya.

"Harapan saya. Lain kali, sosialisasi yang seperti ini bisa dilakukan dari jauh-jauh hari. Agar mahasiswa bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan tenang." tambahnya.

Moratorium Izin Hutan Diperpanjang Hingga 13 Mei 2015

Tidak ada komentar

Rabu, 15 Mei 2013

Jakarta - SetaraNews.com, Moratorium izin hutan diperpanjang hingga 13 Mei 2015. Hal ini sebagai tindak lanjut Pemerintah yang memperpanjang moratorium izin penggunaan hutan hingga 2 tahun ke depan melalui Inpres No. 6/2013 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 13 Mei 2013 lalu seperti yang kami kutip dari laman Bisnis.com, rabu (15/5).

Moratorium diperpanjang untuk mendukung upaya penyempurnaan tata kelola hutan dan lahan gambut demi menurunkan emisi, deforestasi dan degradasi hutan.

Moratorium tersebut berlaku bagi pemberian izin baru untuk berusaha di hutan alam, lahan gambut yang berada di hutan konservasi, hutan lindung, hutan produksi dan wilayah lain yang termasuk dalam Peta Indikatif Penundaan Izin Baru selama 2 tahun sejak penandatangan Inpres.

Namun, Presiden mengecualikan penundaan permohonan izin yang telah mendapatkan persetujuan prinsip Menhut. Pengecualian pembangunan vital seperti panas bumi, migas, tenaga listrik, padi juga dikecualikan dari moratorium.

Instruksi diberikan presiden kepada Menteri Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ketua Badan Koordinasi Penataan Ruang nasional, Kepala Badan Informasi Geospasial, Ketua Satgas Persiapan Pembentukan Kelembagaan, dan para kepala daerah.

Sebelumnya Perpres moratorium hutan atau tepatnya penggunaan hutan alam primer dan lahan gambut yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Mei 2011 merupakan implementasi dari Letter of Intent (LoI) antara Indonesia dan Norwegia atau disebut Kesepakatan Oslo.

Kesepakatan Oslo merupakan kerja sama konservasi kehutanan untuk mengurangi emisi karbon senilai US$1 miliar. Kerja sama yang disepakati antara kedua negara terdiri atas tiga tahap. Tahap pertama dimulai 2010 berupa kegiatan konsultasi dan penyusunan strategi nasional, dan pembentukan lembaga yang berada langsung di bawah Presiden yang dilakukan pada 2011 hingga 2014 meliputi operasionalisasi instrumen pendanaan, peluncuran program uji coba provinsi yang pertama serta penghentian pengeluaran izin baru konservasi hutan alam dan gambur selama dua tahun.

Di lain pihak Koalisi Penyelamatan Hutan Indonesia dan Iklim Global menuding Instruksi Presiden No.10/2011 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut sebagai wadah pengampunan perusahaan yang memiliki izin kawasan hutan ilegal.

Juru Kampanye Hutan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Zenzi Suhadi mengatakan moratorium berbasis izin selama 2 tahun terakhir itu tak efektif karena lebih mengedepankan kepentingan politik regulator dan pemegang hak kelola wilayah. Hal tersebut, sambungnya, tidak memberikan efek signifikan terhadap perbaikan fungsi lingkungan.

 

Sumber : Antara dan Bisnis.com

Stres Karena Pekerjaan & Gaya Hidup Tak Sehat Bisa Berujung Kematian

Tidak ada komentar
Jakarta - SetaraNews.com, Stres atau tekanan akibat pekerjaan sanggup memberikan risiko penyakit jantung bagi para pekerja. Apalagi kadang para pekerja ini tak tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mencegahnya disamping rutinitas kerja yang tidak ada hentinya. Sebuah studi baru pun menemukan jika hal ini dapat dikurangi dengan gaya hidup sehat.

Kesimpulan ini diperoleh setelah tim peneliti menganalisis data lebih dari 102.000 pria dan wanita berusia 17-70 tahun di (United Kingdom) UK, Perancis, Belgia, Swedia dan Finlandia. Gaya hidup setiap partisipan digolongkan dalam tiga kategori: sehat, cukup sehat atau tidak sehat, berdasarkan faktor-faktor risiko seperti kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, aktif tidaknya melakukan aktivitas fisik dan tingkat obesitas.

Dalam hal ini partisipan yang dikatakan mempunyai gaya hidup sehat diketahui tidak memiliki faktor risiko apa pun, sedangkan partisipan yang gaya hidupnya cukup sehat hanya memiliki satu faktor risiko. Namun partisipan dengan dua faktor risiko atau lebih dikualifikasikan mempunyai gaya hidup yang tidak sehat.

Menurut studi yang baru saja dipublikasikan dalam Canadian Medical Association Journal, 16% partisipan dilaporkan mengalami stres akibat pekerjaan. 10 Tahun kemudian, peneliti menemukan angka kejadian penyakit arteri koroner mencapai 18,4% dari 1.000 orang yang mengalami stres karena pekerjaan dan 14,7% dari 1.000 orang yang tidak merasakan tekanan pekerjaan.

Sedangkan angka kejadian penyakit jantung pada orang yang memiliki gaya hidup tak sehat hampir mencapai 31% dari 1.000 orang dibandingkan pada orang yang gaya hidupnya sehat yang hanya 12% dari 1.000 orang. Tapi ketika gaya hidup dan pekerjaan digabungkan, angka kejadian penyakit jantungnya meningkat menjadi 31,2% dari 1.000 orang pada partisipan yang mengalami stres akibat pekerjaan dan memiliki gaya hidup tidak sehat, padahal pada partisipan yang mengaku stres karena pekerjaan namun mempunyai gaya hidup sehat jumlahnya hanya 15% dari 1.000 orang.

"Jelas jika risiko penyakit arteri koroner paling tinggi terlihat di antara partisipan yang dilaporkan mengalami tekanan pekerjaan dan gaya hidupnya tidak sehat, sedangkan partisipan yang tertekan dengan pekerjaannya tapi gaya hidupnya sehat hanya berisiko separuh" tandas Dr. Mika Kivimaki dari Departemen Epidemiologi dan Kesehatan Publik, University College London, Inggris.

"Dengan kata lain studi ini memperlihatkan bahwa gaya hidup sehat dapat mengurangi risiko penyakit arteri koroner secara substansial pada orang-orang yang tertekan dengan pekerjaannya." tambahnya seperti dilansir Health.com, Selasa (14/5/2013). Peneliti pun menyimpulkan jika kondisi ini tak semata dapat diselesaikan dengan konseling untuk mengatasi stres.

Para dokter juga diminta untuk lebih memperhatikan faktor risiko dari gaya hidup pada pasien yang mengaku stres karena tekanan pekerjaan. Sepertinya apa yang dialami oleh para pekerja di Inggris, hal serupa juga terjadi di Indonesia. Biaya hidup yang semakin tinggi, serta makin tingginya tuntutan bisnis di perusahaan membuat mereka menghabiskan waktu sehari-hari dengan pekerjaan yang tidak ada habisnya, dan pada akhirnya mengakibatkan stres.

 

Gambar : te2n.com

Sumber : Detik.com

Televisi Pengaruhi Tingkat Kelahiran Global

Tidak ada komentar
SetaraNews.com, Kepemilikan televisi dan liputan media secara besar-besaran menjadi faktor paling berpengaruh terhadap penurunan tingkat kelahiran di dunia.

Jumlah penduduk dunia saat ini kurang lebih berjumlah tujuh miliar jiwa. Di mana angka kelahiran terus meningkat di beberapa negara, khususnya negara berkembang seperti India.

Namun, sebuah penelitian baru justru mengungkapkan sebaliknya, tingkat kelahiran secara global telah mengalami penurunan secara signifikan di beberapa wilayah. Martin Lewis, ahli geografi di Stanford University mengungkapkan, penurunan tingkat kelahiran terutama terjadi di India yang mana setiap wanita memiliki rata-rata kelahiran 2,5 per tahun. Sementara di Amerika Serikat, setiap perempuan diperkirakan memiliki rata-rata kelahiran 2,1 per tahun, angka ini merupakan data tahun 2013.

Dari sini terlihat tingkat kelahiran India ternyata tidak terlalu menunjukkan perbedaan angka signifikan dibandingkan dengan AS yang merupakan negara maju, di mana biasanya memiliki angka kelahiran rendah. "Ini merupakan hal yang luar biasa, secara global terjadi penurunan tingkat kelahiran secara besar-besaran. Namun hal ini sepertinya kurang mendapat perhatian media," kata Lewis.

Penurunan angka kelahiran ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya pendapatan dan meningkatnya tingkat melek huruf pada wanita. Selain itu kepemilikan televisi dan liputan media secara besar-besaran menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap penurunan tingkat kelahiran di dunia.

Menurut Lewis studi mengungkapkan bahwa TV kabel berkaitan dengan penurunan laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, juga meningkatkan kebebasan pada kaum perempuan dan menurunkan kesuburan. Mengapa menurunkan kesuburan?

Karena melalui televisi, masyarakat dapat melihat gambaran keluarga masa kini. Televisi banyak menyuguhkan model keluarga kelas menengah yang berhasil melawan dan melewati masa transisi dari tradisional menuju modernitas. Untuk membantu proses tersebut, faktanya model keluarga kelas menengah tersebut hanya memiliki sedikit anak.

Sumber: National Geographic Indonesia-Live Science

 

Saluran Irigasi Kampus 1 Terbengkalai

Tidak ada komentar
[caption id="attachment_1240" align="alignleft" width="300"] saluran irigasi di depan kampus yang penuh dengan sampah[/caption]

Pengusaha Indonesia Ikut Borong Saham Inter

Tidak ada komentar
Jakarta - SetaraNews.com, Selasa (14/5) nama Erick Thohir belakangan menjadi bahan pemberitaan oleh media Italia, pemilik Mahaka Group ini di sebut-sebut berminat untuk memborong saham klub sepak bola asal kota Milan, Internazionale.

Seperti diberitakan di Sportmediaset Erik dikabarkan siap memborong 51 persen saham tim asal kota mode tersebut, namun pemilik sekaligus presiden Inter, Masimmo Moratti menolak tawaran 51 persen dari Erick dan hanya bersedia melepas 20 saham Inter.

"Saya menghubungi sejumlah kelompok internasional dalam kaitannya dengan Inter dan khususnya pembangunan stadion baru, namun masih tetap pada tingkat ketertarikan saja. Saya akan pertimbangkan apakah tawaran mereka kian konkret, meskipun ini bukan prioritas utama kami saat ini," ujar Moratti lewat situs resmi Inter.

Seperti diketahui Erick yang juga menjabat sebagai preiden direktur Vivanews juga memiliki klub sepak bola asal Amerika DC United, klub peserta MLS itu ia beli pada medio Juli 2012 lalu.

Selain itu mantan Direktur Harian Republika ini juga tercatat sebagai pemilik klub basket yang berlaga di liga basket profesional Amerika Serikat (NBA), Philadelphia 76ers, di Indonesia sendiri Erick ialah pemilik klub basket Satria Muda Britama dan Indonesia Warior.

 

Foto dcunited.com

Sumber : Vivanews

Mengepalkan Tangan, Ternyata Dapat Perbaiki Memori Otak

Tidak ada komentar
SetaraNews.com, Paling kesal kalau kita mencoba mengingat sesuatu, dan hal tersebut seolah sudah berkelebat dalam ingatan, namun tidak berhasil kita ungkapkan. Kalau sudah begini, coba kepalkan tangan Anda.

Menurut para peneliti dari Montclair State University, mengepalkan tangan kanan selama 90 detik bisa memperbaiki formasi memori,
sedangkan mengepalkan tangan kiri selama 90 detik bisa membantu mengembalikan memori. Tindakan mengepalkan tangan ini mengaktifkan pusat-pusat memori tertentu di dalam otak.

"Mengepalkan tangan kanan segera sebelum memelajari informasi, dan mengepalkan tangan kiri sebelum mengingatnya, akan
membantu memperbaiki memori," ujar Dr Ruth Propper, yang menyusun penelitian ini. Timnya menguji kemampuan 50 orang dewasa dalam mengingat kata-kata dari sebuah daftar yang panjang. Responden dibagi menjadi lima kelompok:

Kelompok pertama yang mengepalkan tangan kanan selama 90 detik sebelum mengingat daftar kata-kata, kemudian mengepalkan  kembali sebelum mengumpulkan kata-kata itu kembali. Kelompok kedua melakukan hal yang sama, namun dengan tangan kiri.
Kelompok ketiga dan keempat mengepalkan satu tangan ketika mempelajari kata-kata, dan mengepalkan tangan yang lain sebelum
mengingatnya, dan kelompok kelima tidak mengepalkan tangan sama sekali.

Terlihat, kelompok yang mengepalkan tangan kanannya ketika memelajari daftar kata-kata tersebut, dan mengepalkan lagi tangan
kirinya ketika diminta mengingat kembali kata-kata tersebut, menunjukkan hasil terbaik.

Dr Propper pun menyimpulkan bahwa gerakan tubuh yang sederhana bisa mengubah cara otak berfungsi. Dalam penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, mengepalkan tangan kiri mengaktifkan sisi kanan pada otak, sedangkan mengepalkan tangan kanan mengaktifkan otak kiri. Pada dasarnya memori menggunakan kedua sisi pada otak: bagian kanan untuk mengingat kembali memori, dan yang kiri untuk menyandikan memori. Oleh karena itu, peneliti ingin menguji apakah mengaktifkan setiap sisi bisa membantu menajamkan memori.

Meski begitu, studi ini dinilai tidak cukup akurat untuk menggambarkan kesimpulan semacam itu. Olivier Piguet, peneliti utama dari Neuroscience Research Australia, mengatakan bahwa prinsip-prinsip yang mendasari studi ini memang menarik. Yaitu bahwa dengan
mendukung aktivasi bagian otak tertentu kita bisa membantu mendukung aktivitas kognitif yang lain.

"Namun aktivasi otak yang berkaitan dengan tangan yang mengepal agak terpisah dari bagian otak yang terlibat selama memelajari kata-kata. Koneksi langsung antara dua bagian inilah yang bagi saya tampak tidak mungkin," jelasnya, Selain itu, studi hanya menyebutkan bahwa responden terdiri atas orang dewasa sehat berusia 18-84 tahun, dan kebanyakan perempuan.

Tidak diuraikan apakah setiap grup terdiri atas orang-orang dari berbagai usia (yang dalam hal ini merupakan variabel penting).
Mengingat daftar kata- kata adalah kemampuan yang paling baik dilakukan di usia akhir belasan tahun atau awal 20-an, dan cenderung
menurun secara konsisten seiring bertambahnya usia.

 

Sumber : Kompas

lagu indonesia raya,versi remix

Tidak ada komentar

Selasa, 14 Mei 2013

Baru-baru ini di Banjarmasin
ditemukan banyak penjual DVD,
VCD, dan CD yang menjajakan
kaset berisi lagu Indonesia Raya yang diubah jadi musik remix,
lagu untuk “dugem”. Padahal, hal itu jelas melanggar Undang-
Undang tentang Lagu
Kebangsaan Republik Indonesia. Seperti diberitakan BPost,
sejumlah pedagang kedapatan
menjual piringan CD yang berisi
lagu Indonesia Raya versi remix.
Namun, lagu ciptaan WR Soepratman itu ditulis dengan
judul yang berbeda, yakni
Meylan atau Meyland (diduga diambil dari nama disc jockey/DJ
yang memodifikasi lagu
tersebut). “Waktu mendengarkan CD
punya teman, di mobil, saya
terkejut kok ada lagu Indonesia
Raya yang dibikin house music
(remix),” kata Nisfuady, salah
satu warga Banua Anyar, Banjarmasin, yang langsung
melaporkan temuannya itu ke
pihak Polisi. Nisfuady mengetahui bahwa mengubah lirik atau nada dari
lagu Indonesia Raya itu dilarang. Karenanya, dia meminta agar
pihak polisi segera mengusut dan
menghentikan peredaran CD
yang berisi lagu Indonesia Raya
versi remix itu. “Kan itu dilarang. Apalagi cover
CD-nya juga gambar bermuatan
pornografi,” tegas Nisfuady. Menanggapi laporan Nisfuady,
Kasat Intelkam Polresta
Banjarmasin, Kompol Indra
Gunawan, mengaku akan segera
mengusut kasus tersebut.
Pihaknya akan segera melakukan razia terhadap penjual DVD, VCD,
CD di Banjarmasin. Polisi juga akan merazia sejumlah tempat
hiburan malam. “Kami akan langsung
berkoordinasi dengan Reskrim.
Kami akan mendalami, cek dan
melakukan operasi,” kata Indra,
seperti dikutip dari
tribunnews.com

mematikan lampu saat tidur,cegah kanker.

Tidak ada komentar
Mematikan lampu pada saat tidur
bukan hanya membuat lelap
saja, tapi bisa mencegah beberapa penyakit serius, seperti kanker payudara dan prostat. Mematikan lampu pada saat tidur
malam hari memang sangat
bermanfaat untuk tubuh.
Mengapa? Dilansir dari
Wolipop.com, Joan Robert, ahli biologi mengatakan bahwa
tubuh baru bisa memproduksi
hormon melatonin ketika tak ada
cahaya. Hormon tersebut
merupakan salah satu hormon
kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan prostat. Akan tetapi bagi Anda yang
selalu menyalakan lampu pada
saat tidur, hormon tersebut tidak
akan muncul. Adanya cahaya
membuat produksi hormon
melatonin berhenti. Untuk itu, alangkah baiknya Anda
mematikan lampu saja pada saat
tidur demi kesehatan tubuh. Namun, penelitian itu tak
berhenti sampai di situ saja. Para
ilmuwan dari Inggris dan Israel juga meneliti hal tersebut.
Peneliti menemukan ketika ada
cahaya dihidupkan pada malam
hari bisa memicu ekspresi
berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan untuk pembentukan sel
kanker. Dalam jangka pendek, menyalakan lampu pada saat
tidur juga meningkatkan risiko
terkena kanker. Praktisi kesehatan, Lynne Eldridge M.D yang juga seorang penulis buku, “Avoiding Cancer
One Day At A Time” menuliskan
bahwa perempuan buta 80% lebih kecil terkena risiko kanker
payudara dibandingkan dengan perempuan lain yang bisa
melihat. Hal tersebut diduga
karena faktor hormon melatonin
yang banyak di tubuhnya
sehingga memiliki daya tahan
tubuh yang lebih tinggi. Dilansir Health.Detik.com, Dr Rachel Ben-Sclomo dari
University of Haifa juga mengatakan bahwa orang-orang
yang terbangun pada malam hari
disarankan untuk tidak
menyalakan lampu. Dia perrcaya
bahwa setiap kali menyalakan
cahaya buatan pada malam hari akan memiliki dampak pada jam
biologis tubuh. Lalu, apakah Anda akan tetap
menyalakan lampu pada saat
Tdur.?

Peringati Dies Natalis, Mapala Gunati Bersih-Bersih Kampus 1

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com, Senin (13/5) Menuju even puncak Dies Natalis ke-XVIII yang berlangsung 14 Mei 2013 nanti, seluruh anggota Mapala Gunati adakan kegiatan bersih-bersih di halaman kampus hari ini.

Tidak seperti biasanya, situasi di depan sekretariat gedung Kemahasiswaan Kampus Satu tidak begitu rimbun oleh alang-alang dan rumput yang tumbuh menjulang liar. Rupanya, hal ini dikarenakan beberapa jam sebelumnya anggota UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Mapala Gunati telah melakukan kegiatan bersih-bersih dalam rangka agenda Dies Natalisnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 13.30 wib tersebut, menurut Ketua Umum Mapala Gunati M. Abdul Hakim akan dimulai dari Kampus Satu Unswagati dengan membersihkan halaman parkiran belakang kampus, membersihkan rumput-rumput liar, dan merapikan kayu kering.

“Setelah itu dilanjutkan ke kampus dua, dan terakhir di kampus tiga. Setelah rampung, kami akan melakukan penanaman bunga-bunga dan pohon mangga. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari acara syukuran dan silaturahmi anggota dengan alumni. Semua anggota ikut terjun langsung ke lapangan, semua nampak kompak,dan bersemangat sesuai dengan temanya solidaritas tanpa batas.” Ujarnya kepada SetaraNews.

 

Foto : Ilustrasi Kampus 1 Unswagati

Editor : Santosa

Sir Alex Mengakhiri Karirnya Sebagai Pelatih Manchester United

Tidak ada komentar

Senin, 13 Mei 2013

Internasional - SetaraNews.com, Sir Alex akhirnya mengakhiri karirnya sebagai pelatih di Manchester United pada akhir musim. Dalam Laga Premier  di Old Trafford - Kota Manchester; Inggris, Minggu (12/5) Ferguson mendapat sambutan gegap gempita dari publik Old Trafford dan mendapat barisan kehormatan dari para pemain ia berjalan ke lapangan sebelum pertandingan antara MU vs Swansea yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk MU.

Setelah pertandingan itu seluruh official - pemain dan penonton  menyajikan perpisahan yang sempurna bagi pelatih Alex Ferguson yang akan pensiun akhir musim ini dan yang biasanya penonton membubarkan diri setelah usai pertandingan tetapi di akhir laga tersebut seluruh penonton tidak ada yang membubarkan diri untuk merayakan perpisahan Sir Alex begitu banyak poster-poster yang tebentang di tribun penonton yang salah satunya bertuliskan sir alex simply the best and thank you sir alex for 26 fantastic years and 38 trophies wow.

Sebelumnya pria Skotlandia 71 tahun  ini mulai melatih United sejak November 1986-2013 dan ikut mengantarkan Setan Merah meraih 38 gelar domestik, Eropa dan dunia. Dia berkata, "Masa pensiun saya tak berarti akhir dari hidup saya di klub ini," kata Ferguson yang nanti akan menjadi sebagai direktur di klub itu.

Pengunduran diri Sir Alex diikuti juga dengan pengunduran diri salah satu pemain MU Paul Scholes yang menjadi starter dalam laga ke-717 sekaligus yang terakhir buat MU ditarik keluar dimenit ke-66 dan mendapat tepukan meriah saat meninggalkan lapangan.

Sir Alex kembali ke lapangan dan memegang microphone setelah pertandingan. "Semua orang di klub dan Anda para penggemar merupakan pengalaman paling fantastis dalam hidup saya.

"Terima kasih. Saya sangat beruntung dapat melatih sejumlah pemain terhebat di negeri ini. Pemain-pemain ini telah memenangi kejuaraan dengan gemilang. Selamat bagi mereka." lanjutnya.

"Ketika kami mengalami masa-masa sulit di sini, semua orang mendukung saya dan pekerjaan Anda sekarang adalah mendukung manajer baru Anda (David Moyes)." tegasnya.

Ferguson meninggalkan lapangan dan para pemain United kembali menerima medali-medali dan Trofi Liga Utama Inggris mereka, mahkota kompetisi papan atas ke-20 bagi klub itu. Itulah pesta perpisahan buat Sir Alex yang dilakukan di stadion Old Trafford dengan mundurnya Sir Alex pendukung MU seluruh dunia merasakan kehilangan dan mengucapkan terima kasih terhadap pelatih Mu tersebut.

 

Foto : News.bbcimg.co.uk

Sumber : Tempo.co dan Antara

Editor : Santosa

 

 

 

Sore Ini, Rektor Deklarasi Pencalonan Bupati

Tidak ada komentar
Cirebon, Setaranews.com (Senin, 13/5/2013) – Rektor Unswagati akan melakukan deklarasi sebagai calon bupati Cirebon periode 2013 – 2018 di Hotel Jamrud , sore ini.

“ya benar, media juga sudah banyak yang diundang tentang rencana sore nanti (deklarasi)”ujar sumber Setaranews.com yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Sesuai dengan pemberitaan sebelumnya, kabar tentang pencalonan diri Rektor Unswagati dalam kancah Pemilihan Bupati Cirebon ini memang sudah santer terdengar. Bahkan, ketika itu Rektor langsung menggelar rapat tertutup dengan jajaran wakil Rektor di Ruangannya. (lihat beritanya disini)

Terkait kabar tersebut, SetaraNews meminta konfirmasi kabar tersebut ke Wakil Rektor III. Namun, belum bisa mendapatkan jawaban karena ruangannya dikunci dan tak ada orang.

Sementara itu, Muhammad Abdul Hakim Ketua Umum Mapala Gunati Unswagati yang kami mintai pendapat tentang kabar pencalonan Bupati tersebut berpendapat “Rektor harus memilih dan profesional. Yakni skala prioritas dengan tetap mengutamakan kepentingan kampus selama ia masih menjabat sebagai Rektor di Unswagati dan bisa mengutamakan kesejahteraan rakyat Cirebon ketika nanti ia menjadi pemimpin masyarakat secara umum.” ujarnya sambil melakukan kegiatan kerja bakti di Kampus satu.

Anniversary ke-XVIII : Mapala Gunati Siapkan Acara Solidaritas

Tidak ada komentar

Minggu, 12 Mei 2013

Unswagati - SetaraNews.com, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Gunung Jati (Gunati) rayakan hari jadi ke-XVIII dengan serangkaian acara bertajuk solidaritas tanpa batas.

Acara yang rencananya digelar di depan Kampus 1 Unswagati ini dimulai sejak tanggal 11 Mei hingga puncak acara pada tanggal 14 Mei 2013. Kali ini Mapala Gunati mengangkat tema 'solidaritas tanpa batas.'  Acara ini sebagai bentuk upaya Mapala Gunati untuk mempersatukan antara para anggota, khususnya anggota baru dengan para alumni dan memperkuat solidaritas antar sesama anggota Mapala dan kawan-kawan mahasiswa Unswagati.

"Pada tanggal 11 Mei acaranya lebih ke syukuran dan ajang silaturahmi yang akan dihadiri oleh intern, sedangkan tanggal 14 Mei sendiri lebih ke euforia perayaan yang diisi dengan acara donor darah, pameran foto, pameran reptile, pementasan musik reggae, dan pameran kreatifitas." ujar Ketua Umum (Ketum) Mapala Gunati Muhammad Hakim dari mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Unswagati saat diwawancarai oleh SetaraNews ditengah kesibukan persiapan acaranya, sabtu (11/5).

"Acara ini juga terbuka untuk semua Mahasiswa Unswagati, dan Mapala Gunati pun turut mengundang Mapala dari Universitas sewilayah-III Cirebon." tambah Ketum Mapala.

Lebih lanjut Ketum Mapala berharap dengan diadakannya acara ini semoga solidaritas antar anggota Mapala tidak akan terbatas serta kawan-kawan mahasiswa Unswagati tetap go green dan menjaga lingkungan.

 

Foto : Mapala Gunati

Editor : Santosa
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews