Opini: Sebuah Kisah dari Negeri Para Jenderal

Gambar dari kompasiana.com "Padahal angkatan perang! Tidak boleh ikut-ikut politik tidak boleh diombang-ambingkan oleh sesuatu politik ...

Gambar dari kompasiana.com

"Padahal angkatan perang! Tidak boleh ikut-ikut politik tidak boleh diombang-ambingkan oleh sesuatu politik angkatan perang harus berjiwa, ya berjiwa, berapi-api berjiwa, berkobar-kobar berjiwa tetapi ia tidak boleh ikut-ikut politik." Soekarno -

Opini, setaranews.com - Kalimat di atas adalah pesan Bung Karno pada HUT RI Ke-8, meskipun pesan itu sudah berusia sekitar 67 tahun tetapi hingga saat ini masih relevan. Bung Karno paham betul kalau angkatan perang atau tentara berpolitik praktis akan dapat menciptakan kekacauan negara. Karena tentara atau angkatan perang memiliki kendali atas senjata yang dapat menundukan lawan-lawannya secara paksa yang berlawanan jauh dari sikap demokrasi yang mengutamakan dialog.

Hal ini terbukti dalam beberapa waktu lalu di Myanmar, partai yang didukung oleh militer mengalami kekalahan telak dalam pemilu yang mengakibatkan militer menggunakan senjatanya untuk menangkap pejabat tinggi dari partai pemenang pemilu dan menguasai negara. Tetapi pada dasarnya di Indonesia sendiri, para jenderal dalam angkatan perangnya adalah manusia yang berpolitik. Seperti yang kita ketahui, pertikaian antara para jenderal biasanya dikenal sebagai perang galaxy atau perang bintang yang tentu merujuk pada bintang yang terdapat di pundak para jenderal.

Memilih Panglima Dengan Cara Demokrasi

Jika kita ketahui, saat ini untuk memilih Panglima Tentara Negara Indonesia (TNI) adalah hak prerogatif Presiden. Namun siapa sangka bahwa pemilihan Panglima TKR pertama justru dilakukan dengan cara voting. Hal ini terjadi karena adanya pertarungan mantan Koninklijke Nederlandsch-Indische Ledger (KNIL) dan mantan Pembela Tanah Air (PETA) di tubuh Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Saat itu, banyaknya mantan perwira KNIL yang berada dipucuk pimpinan TKR membuat mantan perwira PETA menjadi iri karena di dalam tubuh TKR mantan perwira PETA jumlahnya jauh lebih banyak. Hingga saat itu Oerip mantan perwira KNIL yang diberi tugas untuk menjadi Kepala Formatur Markas Besar Oemoem (MBO) mencium gelagat ketidak setujuan mantan perwira PETA atas dominasi mantan perwira KNIL dalam tubuh TKR. Hal ini menyebabkan Oerip mengadakan konfersi TKR pada 12 November 1945, dalam konfersi ini awalnya akan dibahas strategi TKR untuk menghadapi sekutu.

Namun, pertemuan itu berjalan kurang tertib dikarenakan banyak perwira yang menenteng pistol. Oerip sendiripun tidak mampu membendung banyaknya kemauan dari para perwira yang hadir. Kerusuhan pun akhirnya dapat diredakan dengan melakukan pemungutan suara untuk memilih siapa yang akan menjadi komandan TKR, hasilnya 21 suara untuk Oerip dan 23 suara untuk Soedirman, maka semenjak saat itu Soedirman yang pengalaman dan pendidikan militernya jauh dibawah Oerip pun ditetapkan menjadi komadan TKR dan Oerip yang lebih berpengalaman dalam memimpin pasukan harus rela untuk menjadi kepala staf, sebuah jabatan yang setingkat lebih rendah dari pada panglima, hal yang tidak mungkin terjadi jika bukan karena paksaan dari Revolusi Kemerdekaan. 

Menurut pendapat Nasution, penentu kemenangan Soedirman ada pada Kolonel Noeh dari Sumatera, karena ia mewakili 6 resimen dari Sumatera dan memberikan seluruh suaranya untuk Soedirman. Kolonel Noeh sendiri adalah mantan Gyugun, tentara sukarela buatan Jepang versi Sumatera, seperti PETA di Jawa. Terpilihnya Soedirman menjadi komandan TKR ini adalah kemenangan eks PETA, dan membuat mantan perwira PETA belakangan menjadi dominan di TNI/ABRI. Sedangkan mantan perwira KNIL yang menjadi pucak pimpinan di TNI setelah Oerip Soemoharjo hanyalah Tahi Bonar Simatupang sebagai Kepala Staf Angkatan Perang (KSAP) dan Abdul Haris Nasution sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang kemudian hari menjadi Mentri Kordinator Pertahan, dijaman Nasution menjadi KSAD inilah pertarungan antara mantan KNIL dan PETA baru agak mereda.  

Melesetnya Karier Kurir Supersemar

Mayor Jenderal Amirmachmud, Mayor Jenderal M. Jusuf dan Mayor Jenderal Basuki Rahmat memiliki jasa yang besar kepada Orde Baru, mereka dikenal sebagai kurir Surat Perintah 11 Maret (Supersemar). Kepada Soekarno mereka berkata bahwa Soeharto mampu mengendalikan keadaan dan memulihkan keamanan, namun hal itu baru bisa terjadi jika Soekarno memberikan surat tugas kepada Soeharto untuk mengambil tindakan. Maka Soekarno pun menandatangani Surat Perintah 11 Maret. Yang memberikan wewenang kepada Soeharto selaku Panglima Angkatan Darat guna mengambil tindakan yang diperlukan dalam pemulihan keamanan dan ketertiban, namun penerapan surat tersebut jauh dari apa yang seharusnya. Alih-alih hanya untuk menertibkan keamanan, Supersemar konon dijadikan Soeharto sebagai surat sakti sekaligus legitimasi untuk perlahan tapi pasti mengambil-alih kekuasaan.

Hingga akhinya, Supersemar yang dibawa tiga jenderal itu pun berhasil membuat karier  Letnan Jenderal Soeharto melesat hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia selama 32 tahun. Tidak hanya itu, ketiga jenderal itu pun ikut meleset pula kariernya. M. Jusuf menjadi Menteri Perindustrian hingga 1978, setelahnya jadi Panglima ABRI merangkap Menteri Pertahanan Keamanan. Sementara itu Basuki Rachmat menjadi Menteri Dalam Negeri dan Amirmachmud cukup lama menjadi Panglima Kodam Jaya dan saat Basuki Rachmat meninggal ia dilantik menjadi Menteri Dalam Negeri untuk menggantikannya. Setelah tak menjadi Menteri Dalam Negeri, Amirmachmud pun dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR) dari tahun 1982-1985. 

Jendral Orba Yang Dituduh Sebagai PKI

Orde Baru menggunakan cap PKI untuk menggebuk siapa saja yang mencoba menghala-halanginya. Meskipun keberadaannya telah resmi dilarang namun isu PKI masih sering dijadikan bahan tuduhan bagi orang-orang yang ingin saling menjatuhkan. Hal ini disebabkan, cap PKI adalah orang-orang yang tidak bersih lingkungan dan hidupnya dijamin akan sulit. Namun kenyataannya cap PKI tak selamanya hanya dibebankan kepada mereka yang punya pengalaman atau keluarganya terkait dengan PKI dan sejumlah underbouw-nya. Ketika pemerintah membangun waduk Kedung Ombo dan banyak petani enggan menyerahkan tanahnya dengan harga murah, pemerintah Orde Baru lagi-lagi memakai cara ini, mereka yang tidak mau menjual tanahnya kepada pemerintah dengan harga murah akan di cap sebagai simpatisan PKI dan diberi tanda di KTP nya. 

Tidak hanya itu, diakhir masa-masa jabatan Soeharto sekelompok anak muda yang tergabung dalam Partai Rakyat Demokratik (PRD) juga tak luput dari cap PKI. PRD yang dulu dipimpin oleh Budiman Sudjatmiko dimusuhi oleh Orde Baru, tak hanya anggotanya yang dicap PKI bahkan ayah dari Budiman pun pernah disebut sebagai mantan anggota PKI meskipun akhirnya tuduhan itu hanya lah isapan jempol belakang.Tidak hanya orang yang menolak Orde Baru saja yang ternyata pernah dicap sebagai PKI. Bahkan cap inipun pernah diberikan kepada beberapa jenderal Order Baru. Contohnya, Jenderal Ali Moertopo pernah dituduh sebagai salah satu pendiri Akoma, partai komunis yang berseberangan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Tidak hanya itu, ia pun dituduh dekat dengan  Kolonel Marsudi, yang dicap PKI, dan menjadi salah seorang direktur Opsus dan mantan perwira intel Soeharto di masa Revolusi. Marsudi juga disebut-sebut sebagai pendiri organ mahasiswa kiri, Central Gerakan Mahasiswa Indonesia (CGMI).

Selain itu, isu PKI pun pernah menyerang Sudharmono, Wakil Presiden yang juga menjadi jenderal namun karier militernya kurang cermerlang karena ia berasal dari kehakiman angkatan darat, bukan satuan tempur. Ia dituduh sebagai PKI karena ia punya kaitan dengan Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo), yang belakangan jadi Pemuda Rakyat (PR) yang dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Maka ketika ada kabar Soeharto akan memilih Sudharmono yang waktu itu menjabat Ketua Umum Golkar untuk jadi Wapres, banyak yang menolak. Namun pada akhinya ia pun dilantik menjadi Wakil Presiden pada tahun 1988 mendampingi Soeharto. Jangankan para jenderal itu, Soeharto sendiri pernah dituduh PKI. Dan tentu saja ia bantah. 

Nasib Sial Jenderal Auri Tersukses

Siapa sangka bahwa Indonesia pernah memiliki pasukan angkatan udara terkuat di asia tenggara, hal ini karena pasokan pesawat Uni Soviet ke Indonesia meliputi 60 pesawat pemburu MiG-15 dan MiG-17, 40 pesawat pembom jenis Ilyushin Il-20, pembom jarak jauh Tupolev TU-16, dan ditambah beberapa MiG-20. Diperkirakan, Indonesia menerima sekitar 200 pesawat dari Soviet dan sekutunya. Namun, disaat masa Orde Baru kejayaan Auri seolah-olah hilang dan hanya dijadikan sebagai pemanis dan tidak memilki armada yang disegani. Belum lagi Omar Dani yang saat itu menjadi kepala Staf Angkatan Udara dimasa kejayaan harus bernasib sial masuk tahanan dikarenakan karena Lubang Buaya, yang jadi pangkalan penculik dari pelaku G30SPKI, tidak jauh dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah. Hingga seolah-olah dia lah orang yang paling bertanggung jawab. Tetapi pada kenytannya, perintah penculikan datang dari seorang letnan kolonel Angkatan Darat bernama Untung Syamsuri.

Karier Omar Dani tergolong melesat di AURI. Di tahun 1960, dengan pangkat letnan kolonel, Omar Dani dijadikan Direktur Operasi AURI. Pada awal Januari 1961 dia naik lagi jadi kolonel udara. Perwira didikan TOLOA lain yang jadi kolonel kala itu baru Makki Perdanakusumah, adik dari Abdul Halim Perdanakusumah. Kawan lainnya yang didikan TALOA kebanyakan masih mayor. Usia Omar Dani belum genap 38 ketika dijadikan Menteri/Panglima Angkatan Udara pada 19 Januari 1962. Belum genap 12 tahun sejak dirinya belajar terbang, Dani sudah jadi orang nomor satu di AURI. Sebagai panglima, Omar Dani terbilang loyal kepada presiden, begitu juga angkatan yang dipimpinnya. Sukarno, yang bermusuhan dengan Angkatan Darat, terlalu jauh menyeret Angkatan Udara ke dunia politik. Yang juga membuat foto Omar Dani tidak  terpampang dalam jajaran mantan KSAU di Museum Angkatan Udara di Yogyakarta.


Penulis : Aditya Panca Nugraha, Cucu dari seorang mantan prajurit AURI

COMMENTS

Nama

#berbagitips,3,#Berita,2,#cirebon,7,#covid19,3,#dirumahaja,2,#HUT_TNI,1,#mahasiswa,4,#photography #fotografi #cirebon #allaboutcirebon #iconcirebon,1,#puisi #sastra,3,#seriuanaksi,2,#Suara Rakya,1,#tipsandtrik,5,1000 mangrove,1,15 agustus,1,15 Agustus 1995,1,2017,3,2018,3,2021,3,24 September,1,24 September 20118,1,28 Oktober,1,5 negara pendidikan terbaik di dunia,1,5 Pintu,1,5G,1,6 bahan alami,1,Abdul Rozak,1,accounting festival,1,adat dan budaya,1,Addendun,1,ADP 2019,1,AEF,2,agribisnis,2,agriculture festival,1,Ahok,2,air,1,Akbar tandjung,1,akreditasi,2,akreditasi a,1,aksi,12,Aksi bela islam,1,aksi damai tolak omnibus law,1,Aksi Demonstrasi,8,aksi mahasiswa,12,Aksi Refleksi,1,Aksi solidaraitas buku,1,aksi solidaritas,3,Aksi Solidaritas Peduli Banjir Cirebon Timur,1,aksi22mei,1,akuntasi,1,Alat pendeteksi covid-19,1,Alergi,1,aliansi mahasiswa Ciayumajakuning,3,aliansi mahasiswa cirebon,2,aliansi mahasiswa cirebon raya,3,Aliansi Mahasiswa Peduli Unswagati Bersih,2,Aliansi Mahasiswa UGJ,5,Aliansi Mahasiswa Unswagati,1,Aliansi Pemuda Kecamatan Panguragan,1,aliansi rakyat cirebon raya,1,all about cirebon,4,Alun alun majalengka,1,amalan nisfu syaban,1,AMC,1,AMCER,3,AMPU,1,AMPUH UNSWAGATI,2,AMPUN,1,anak,1,angkatan xx,1,Annual drama performance,1,Annual English Festival,2,anti korupsi,2,anti-erdogan,1,anti-kritik,1,arca,1,ARMY,1,Artikel,7,ascleoius 2018,1,Audiensi,5,audiensi terbuka,1,auri,1,ayah,2,Badan Eksekutif Mahasiswa,1,bahaya oportunisme,1,bait,1,baksos,1,Bakti Sosial,1,Balap Sepeda,1,bali,2,ban pt,1,Bancakan,1,Bandung,1,bangsal witana,1,bangunan,1,bangunlah jiwa pemberontak,1,Banjir,1,Banjir Cirebon Timur,1,bansos,1,bapak pers nasional,1,Basket,1,bawang dayak,1,bbm,1,Beasiswa,2,beauty career talk,1,beauty vlogger,1,bekas jerawat,1,belajar online,1,bem,3,BEM Faperta,2,bem fe,7,BEM FH UGJ,1,BEM FH unswagati,2,BEM FH Unswagati Adakan Pertandingan Futsal Sewilayah III Cirebon,1,BEM FISIP,6,bem fk unswagati,2,bem fkip,3,BEM FP,1,Bem Ft,3,BEM Teknik,1,BEM U,15,BEM UGJ,5,BEM Universitas,2,bem unswagati,6,BEMFT,1,BEMFTunswagati,1,bemu,2,Bencana Alaam,1,Bencana Banjir,1,Bencana Banjir Cirebon Timur,1,Berbagi Tips,23,berita,21,berita acara,1,berita cirebon,18,berita foto,1,Berita Indramayu,2,berita internasional,7,Berita Kampus,58,Berita kutipan,3,berita nasional,22,berita regional,10,BIJB,1,biography,1,Birth Rate,1,bisu,1,BNN,2,BNN Kota Cirebon,1,bold make up,1,BPKel-Oi,1,BTS,1,budaya,19,budaya korea,1,budaya makan korea,1,Budidaya Jamur Tiram,1,Bukber,3,buku,3,bulan bahasa,2,bulu tangkis,1,bulutangkis,1,Bupati Cirebon,3,bupati sangihe,1,bursa efek indonesia,1,bus rapid transid,1,buya yahya,1,cacar monyet,1,campdik,1,campus on stage,1,cara memutihkan gigi,1,central batik cirebon,1,Cerpen,6,cfj 2k19,1,chaos,1,China,2,Ciayumajakuning,2,cindercella,1,cinta,3,cinta sejati,1,Cipasung,1,cirebon,107,Cirebon Bersatu,1,cirebon historia fun run 2019,1,Cirebon Merdeka,1,cirebon raya,1,Cirebon timur,1,civilfestival,1,Comfest2017,1,Comfestjeh 2K17,1,comfestjeh 2k19,2,comfestjeh2k18,1,corona virus,4,Cover Dance Competition,1,covid 19,10,covid19,4,Curug Cipeteuy,1,D'Box CC,1,dak,14,DAK 96 M,20,DAK 96M,1,dana,1,dana DPP,1,dana kampanye,1,darurat demokrasi,3,daruratdemokrasi,4,daun katuk,1,daun pepaya,1,debat kandidat,1,Debat Perdana,1,debus,1,deddy mizwar,1,Dedi Mizwar,1,dekan baru,1,dekan fisip,1,dekan FKIP,1,Demo Sopir Angkot,2,Demokerasi,1,demonstrasi,3,dengar pendapat,1,desa kalimeang,1,desa wadas,2,desain,1,desain grafis,1,dewan pers,2,dewasa,1,Diah Agustina,1,dies natalis,4,Dies natalis Himakom,1,diesnatalis,7,Diesnatalis ke-59,1,Diesnatalis Mapala Gunati,3,Diesnatalis UGJ,1,Diesnatalis UKM Seni & Budaya,1,DiesnatalisUnswagati57,3,diksar,2,dikti,1,dilarang gondrong,1,Dilarang Gongrong,1,DISBODPURPAR,3,diskon PPnBM,1,Diskusi,5,Diskusi Lingkungan,1,Diskusi Perempuan,1,Diskusi Publik,3,Diskusi Rasa,1,Dispensasi,1,DKI Jakarta,1,DKISKotaCirebon,1,dlh,1,dokter ortopedi,1,Donor darah,3,dosen unswagati,2,down,1,down syndrome,1,dpm,5,DPM FE,4,DPM FH unswagati,1,dpm ugj,3,dpm unswagati,1,DPM-U,11,dpmu,2,dpmunswagati,1,dpp,1,DPPKAD,1,dpr ri,1,DPR-RI,4,DPRD,4,DPRD Cirebon,4,DPRD Kabupaten Cirebon,2,DPRD Kabupaten Majalengka,2,dpupr,7,drama,1,Drama Korea,1,driver amt,1,dunia,2,Dunia Kampus,64,Duta Unswagati 2018,1,e-gamelan,1,e-ktp,1,Ekonomi,2,ekonomi indonesia,1,empat sehat lima sempurna,1,English Student Association,1,Enterpreneur Festival,1,entertainment,1,erdogan,1,erich fromm,1,ESA,4,esa unswagati,3,esai nasional,1,Esensi Hari Kartini,1,essai,3,euro,1,Even kampus,1,Event Kampus,139,expo,1,expo pasar modal,1,fajar merah,1,fakultas,7,fakultas ekonomi,5,fakultas ekonomi unswagati,4,fakultas hukum,3,fakultas Hukum UGJ,1,Fakultas hukum unswagati,3,fakultas kedokteran,8,fakultas kedokteran unswagati,2,fakultas pertanian,4,fakultas teknik,7,fakultas teknik sipil,2,fakultas teknik unswagati,5,Faperta,3,fatwa,1,FB,1,FE,12,Feminisme,1,Festial Kraton,1,Festifal Islami,1,festival budaya sunyaragi,9,Festival Keraton Nusantara,8,festival komunikasi,1,festival literasi,1,festival literasi cirebon cirebon,1,Fh unswagati,1,Fiersa Besari,1,film,1,film indonesia,1,Filsafat,1,Final piala dunia 2018,1,fisif,1,fisip,14,FISIP UGJ,3,FISIP Unswagati,9,FisipUnswagati,1,fk unswagati,1,fkip,9,fkip bahasa inggris,3,fkip bahasa inggris unswagati akreditasi a,1,fkip unswagati,4,FKIPUnswagati,1,FKN XI,10,flu,1,fordisma,1,forsidas,1,forum ormawa,1,foto,4,fotografi,2,Fotografi,4,FP,1,fp unswagati,1,FPTI,1,fun run 2019,1,g30spki,2,gagasmedia,1,Gambar,1,garut,1,Gatot Nurmantyo,3,gaya hidup,3,Gaza,1,gebyar matematika,1,gedung baru,1,gedung BAT Kota Cirebon,1,gedung gt unswagati,1,Gegesik,1,gema,1,gemilang kreasi setara,2,GeNose,1,Genosida,1,gerakan mahasiswa cirebon,1,Gerakan pemuda,2,Gerakan Perempuan UGJ,1,Gerhana,1,gerhana matahari,1,gigi anak,1,gmp,1,GMPK,1,GMT,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,google,1,gor ranggajati,1,GOW,1,GRAGE CITY MALL,1,gratis,1,greenbuilding,1,gugus tugas,1,Gunung Ciremai,1,guru,1,hak cipta,1,hak jawab,2,halaman parkir,1,HAM,1,harapan dalam impian,1,hardiknas,2,hari buku,1,Hari buku sedunia,1,hari bumi,2,Hari gizi nasional,1,hari ibu,1,hari kartini,1,Hari lingkungan hidup,1,Hari pahlawan,4,hari pers nasional,1,hari sejuta pohon dunia,1,Hari Tani Nasional,2,harta,1,hasil suara,1,HATHI,1,health,1,healthy,1,Hemat baterai,1,Heregistrasi,5,herregistrasi,1,hiburan,2,hidup berawal dari mimpi,1,highlighter,1,hihiburan,1,himagara,1,HIMAJEMEN,4,himakom,9,Himakom UGJ,2,Himakom Unswagati,2,HimakomUnswagati,2,Himapemi,1,Himaptika,2,himatansi,2,hipmagri,3,hipmagro,1,hmj,1,hmj akuntansi,4,hmj diksatrasia,2,HMJ-M,1,HMJAK,1,HMJM,4,HMS,9,hms unswagati,2,HMSUnswagati,1,hoax,1,hubungan,1,hujan bulan juni,1,hukum rimba,1,hut RI,1,HUT RI Ke-72,1,IAI BBC,2,IAIN,1,ibu,2,ibu-ibu,1,Ida Rosnidah,1,Idental Radio,1,Idul Fitri,1,Ikatan Pedagan Pasar Sumber,1,Ilmu administrasi negara,1,ilmu komunikasi,5,Immni,4,inagurasi,1,inaugurasi,2,indonesia,21,indonesia berduka,2,indonesia waspada,1,indramayu,3,industry 4.0,1,infografis,2,insiden,1,insomnia,1,intelektual,1,Internasional,21,Internasional Exhibition for Young Inventors,1,Internation Women's Day,1,investasi,1,Investigasi,4,ipik permana,1,IPTI,1,isna silvia,1,ISO,1,isu jam malam,1,isu nasional,1,isu penghapusan kkn,1,italia,1,ITB kampus cirebon,1,IWD2020,1,jadimulya cirebon,1,jadwal pelaksanaan PMB ITB Kampus Cirebon,1,Jaga jari,2,Jagajari,1,jagakali,1,jagakali art festival,2,jagakali international art festival,1,Jakarta,1,Jaringan 5G,1,jawa barat,4,jenny marx,1,jenny von westphalen,1,JFMI9,1,jiaf8,2,jodoh,1,Joe Biden,1,jokowi,4,juareuro,1,junaedi noer,1,Juntinyuat,1,jurnalis,2,jurnalistik,2,k-pop,1,kabar,1,Kabarku Yang Usang,1,kabinet,1,kabupaten cirebon,1,kacang hijau,1,kacirebonan,1,Kadung Kait,1,kaji media,1,kampus,20,kampus tiga,1,kankaer,1,kanoman,1,kapal selam setaranews,1,kapolresta cirebon,1,Karakter,2,karl marx,1,karya sastra,8,kata rindu,1,kawan,1,Keamanan,2,kearifan lokal,1,kebakaran,2,Kebudayaan,3,Kebun Teh,1,Kecantikan,1,kecewa,1,kegiatan bersih-bersih,1,kegiatan mahasiswa,5,kehidupan,1,Kehilangan,3,Kejari,1,kejari kota cirebon,1,kekerasan seksual,6,kelautan dan periklanan,1,keluarga,2,Keluarga wisudawan,3,kemacetan,1,Kemenkeu RI,1,kemenpora,1,KEMENRISTEKDIKTI,2,Kemenristerkdikti,1,Kemensos,1,kemerdekaan indonesia,1,kemerdekaan republik indonesia,2,Kerajaan majapahit,1,kerasahan,1,keraton,2,keraton kasepuhan,2,keraton kasepuhan cirebon,1,keringkan baju,1,kerusakan jalan,1,Kesehatan,25,kesetaraan gender,1,ketahanan air,1,Ketua Umum,1,kilang minyak balongan,2,kimchi,1,KitaUnswagati,4,KKM,1,KKN,8,KKN Desa Slendra,1,kkn online,2,kkn unswagati,2,KLISE,9,KLJ,1,KLJI,1,knil,1,KNPI,3,Kodim,1,kolusi,1,KOMANDO,2,KOMANDO V,1,komik,1,kompetisi panjat tebing,1,komunikasi,1,komunitas,2,komunitascirebon,1,konferensi internasional,1,konser,1,Konsolidasi,2,Konsumsi,1,Koordinasi,1,koperasi,1,kopi gayo,1,kopi rasa wine,1,korea,1,korupsi,10,korupsi E-KTP,1,kota cirebon,14,KPI,1,KPK,2,KPM,1,kpop,1,kri nanggala,1,krisis,1,kristen gray,1,kristen grey,1,Kronologis,1,ksehatan,1,KSR,3,ksr pmi unswagati,1,kudeta,2,kudeta myanmar,1,kuliah,1,kuliah kerja nyata,2,kuliah offline,1,kuliah online,7,kuliah umum,3,kuliner,7,kuliyah umum,1,kuluah online,1,kuningan,2,kupi,1,Laila jangan bersedih,1,LAKSI,1,laku pejabat,1,larangan mudik,1,larik,2,Lawan Patriarki,1,LBKH,1,LBU,2,LDK IMMNI,1,ldko,1,lebaran,1,Lelaki,1,lgbt,2,LIDI,1,lifestyle,7,lift,1,Lingkungan,2,Lipsus,1,literasi,4,Literasi Digital,1,LLMB 2019,1,lomba,1,Lomba Bahasa Inggris,1,lomba fotografi,1,Lomba Hadroh,1,lomba opini,1,Lombok Bangkit Mandiri,1,lompat tali,1,Longsor Kuningan,1,LPJ,4,lpj pkkmb 2019,3,lpm,1,lpm fatshoen,1,lpm setara,26,lpm usu,1,lulusan terbaik,1,Maba,2,mahasiswa,28,mahasiswa aksi,2,mahasiswa baru,4,mahasiswa cirebon,2,mahasiswa day,1,Mahasiswaa,1,Majalengka,7,makanan khas cirebon,1,make up,1,makna historis,1,makrab,2,malaysia,1,manajamen,1,mandat presiden,1,manfaat,1,manfaat menangis,1,mangrove,2,manusia,1,manusia dari kamar mandi,1,Mapala Ciayumajakuning,4,mapala gunati,13,marlina si pembunuh empat babak,1,marsha timothy,1,martha c. tiahahu,1,Masa lalu,1,mata kuliah drama,1,Matahari,1,matinya etika dan moral,1,Maulid Nabi,1,Maulid Nabi Muhammad 1441 H,1,Media Kampus,1,media massa,1,media palsu,1,membaca buku,1,membenarkan pikiran kita,1,memilih perguruan tinggi,1,menghilangkan,1,menikah,1,Menristekdikti,2,menteri keuangan,1,menwa,2,merdeka,1,metropolitan,3,minat membaca,1,moonrise over egypt,1,Moral,1,moralitas,1,Mpr,1,MUBES,5,mubes fisip,1,Mubtada Kopi,2,mudik 2017,1,mudik lebaran,1,mukarto siswoyo,2,mukbang,1,muludan,1,museum batik,1,MUSIC,1,musik,2,musim hujan,1,Muslim Uighur,1,musyawarah besar,1,musyawarah pkkmb,1,Nadin Amizah,1,Nasional,60,Natal,1,Nazli Ilicak,1,nepotisme,1,News,61,Ngopi Bareng,2,nisfu syaban,1,nonton bareng,1,novel,2,nusantara,1,Objek Wisata,1,Oi Cirebon,1,ojk,1,okke 'sepatumerah',1,Olahraga,11,olimpiade,1,Omnibus Law,3,Open House,1,open recruitment,2,Operasional,1,Opini,80,oprec,3,Orangtua,1,orasi,1,orasi kebudayaan,1,organisasi,1,organisasi eksternal,1,Ormawa,7,Ormawa day,1,ormawa fisip,1,Otomotif,1,overdosis kafein,1,P2M,3,pahlawan,2,pajak pulsa,1,palestina,1,Pameran,2,pameran fotografi,2,pameran museum,2,pamp;k,1,Pancasila,2,pandemi covid19,13,panggung rakyat,1,panti asuhan,1,Panwaslu,1,pariwisata,6,Parkiran motor,3,Partai Politik,1,pasar mambo,1,pasar sumber,2,pascasarjana,4,PDIP,1,pecinta alam,3,pecinta motor klasik,1,Pedagang,1,Pedagang Pasar Sumber Tolak Relokasi,1,pedati pustaka,1,pejabat,2,pejambon,1,Pelanggaran HAM,3,pelantikan,4,Pelatihan,1,pelecehan seksual,5,Pelepasan,3,pelepasan wisudawan wisudawati,5,pembangunan,2,Pembayaran Shopee,1,Pembekalan,1,Pemerintah Kabupaten Cirebon,1,Pemerintahan Mahasiswa Bukan Dagelan,1,pemilihan dekan,2,Pemilihan Dekan FE,1,Pemilihan Raya,1,pemilihan rektor,3,pemilihan serentak 2019,1,Pemilu,4,pemimpin,1,pemira,3,pemira 2019,5,pemira fe,4,pemira online,1,pemira ugj,1,pemira unswagati,7,Pemkab Cirebon,1,PEMKOT,1,pemkot cirebon,1,pena,1,penangkapan,1,pencurian motor,1,pendaftaran,1,pendidikan,5,pendidikan bahasa inggris unswagati,1,pendidikan ekonomi,1,pendidikan terbaik di dunia,1,penegerian unswagati,1,Penganiayaan,1,pengembaraan,1,pengerian,1,penggusuran lahan,1,penghijauan,1,pengibaran bendera 1.000 meter,1,pengukuhan mapala gunati,1,Peraturan,2,Perbaikan,1,perempuan,3,Perempuan Menggugat,1,perempuan yang sedang belajar,1,perempuan-perempuan tersayang,1,perilaku,1,PERISAI,1,perjal bandung,1,perjal cirebon,1,perjal menyambut fajar,1,pernikahan dibawah umur,1,Pernyataan Sikap,2,perpustakaan jalanan,1,perpustakaan jalanan cirebon,1,perpustakaan keliling,1,pertamina,2,pertukaran mahasiswa,1,pesta demokrasi,3,peta,1,petani,1,petani kendeng,1,petisi,2,petisi online,2,pgsd,1,piala aff,1,piala_dunia,1,pini mahasiswa,1,PKKMB,25,PKKMB 2017,4,pkkmb 2019,2,PKKMB 2020,3,pkkmb fakultas 2019,1,pkkmb fakultas kedokteran,1,pkkmb fakultas teknik,1,pkkmb fakultas teknik unswagati,1,pkkmb fisip,1,PKKMB FT 2018,1,PKKMB Online,1,pkkmb ugj,2,pkkmb ugj 2019,1,PKKMB UNSWAGATI,6,pkkmb unswagati 2016,2,PKKMB-FE,1,pkkmb-fh,1,PKKMB-U,5,pkkmbfisip2017/2018,1,PkkmbUnswagati1617,3,pkkmbunswagati17/18,1,PKL,3,pmb,3,PMB2019,1,PMI,1,pohon,1,Pohon natal,1,POK,1,Pokemon Go,1,Polemik,1,Politik,4,politik praktis,1,polres cirebon kota,1,Polres Kota Cirebon,1,PON XIX JABAR,1,Popmasepi,1,potret,1,ppg,1,PPHP,2,PPK,1,ppkm darurat,5,PPN,2,PPnBM,2,PPUM,5,PPUM-FE,1,PPUM2017,1,pr unswagati,1,pra diksar,1,praktis,1,pray for randi,1,presiden AS,1,presiden soekarno,1,presidium,1,presma,2,prodi,2,professional,1,Profil,9,program kerja,1,proker,5,proklamasi,1,prosesi budaya,1,Provokatif,1,prussia,1,ps3,1,psbb,1,psbb jabar,1,psbb proposional,1,PSM,3,PT.Jasa Raharja Cirebon,1,PTN,1,puasa,1,public relations,1,puisi,38,puisi baru,1,Puisi dan Sastra,50,puisi tuan,1,PUM,12,PUM FE,1,PUPR,1,Purbalingga,1,purnama,1,purworejo,1,pusaran amuk,1,queer,1,rachel goddard,1,radharpancadahana,1,ragam,2,Raisa Kamila,1,rakernas,2,rakyat,1,rakyat cirebon tolak omnibuslaw,1,rakyatmelawan,1,Ramadhan,3,Rapat,2,rapat pleno,1,razia buku,1,rctv,1,reakreditasi,1,reformasi dikorupsi,5,Regional,195,rekomendasi film,1,rektor,6,rektor unswagati,2,rektor usu,1,relokasi,1,Resensi,13,resensi buku,9,resensi film,3,resensi film 2018,1,reuni akbar ft,1,Revitalisasi pasar,1,revolusi industri,1,revolusi industri 4,1,rio de janeiro,1,ritual,1,RKUHP,1,robot,1,royalty,1,RPD,1,rth,1,rubrik,1,RUU KUP,1,RUU PKS,1,RUUKPK,2,saaung perjuangan,1,sahur,1,sains,1,sajak,5,sakit,1,saksi kunci,1,sakura science,1,sandi,1,sanggar lingkungan hidup,1,sanggar sunda rancage,1,sanggar tari,1,sangihe,1,sanjungan,1,sao paulo,1,sapardi djoko damono,1,sarah ayu,1,sarjana,3,sastra,38,Saungjuang,1,save kpk,2,Save Pasar Sumber,3,sayaka murata,1,sayap-sayap patah,1,sea games,1,sejarah,7,sejarah kerajaan majapahit,1,sekuritas,1,Self healing,1,Self Love,2,semarak keilmuan,1,Sembako,1,Sembako kena PPN,2,seminar,5,Seminar fotografi,1,Seminar Internasional,1,seminar kebudayaan,1,Seminar Konsentrasi,2,seminar nasional,2,seminar nasional 2020,1,Seminar Umum,1,seni,5,seni tari,1,senja di Alexandria,1,senja sastra,2,seoul,1,sepak bola,1,serayu,1,serba-serbi ramadhan,1,Seren tahun,1,serikat buruh,2,Sertifikat ISO,1,setara friends,1,setara news,1,Setara TV,1,setaranews,14,setelah Addendum,1,Setya Novanto,2,Sexual Consent,1,shalat tarawih,1,Shalawat Nabi,1,Shopee,1,SIMFONI,2,singapura,1,single,1,sirnas,1,sispala,1,siswa sma,1,situs,1,sk,1,sk rektor,1,skate,1,skk migas,1,SKK_Migas],1,Skripsi,2,sks,1,sks dan dpp,2,sleep apnea,1,SMAN 1 Arjawinangun,1,SMAN 7 CIREBON,1,smk al-jabbar,1,SMS,1,Socrates,1,sosial,1,Sosial distancing,1,Sri Lanka,1,Stadium Goverment,1,STARS AND RABBIT,1,Stop Narkoba,1,stop tindakan represif aparat,5,studi banding,1,Study from home,1,suara mahasiswa,1,Suara Pedagang,1,suara rakyat,8,suara realitas,1,suara yang hilang,1,Subsidi Kuota,3,suhay salim,1,Suherli,1,sumpah pemuda,3,sunda wiwitan,1,Sunyaragi,2,Supersemar,1,Surat Perintah Sebelas Maret,1,surat untuk puan,1,Susukanlebak,1,syaikh ali jabber,1,sylviana murni,1,syndrome,1,Syukuran,1,takjil,1,talkshow,1,tamansari,1,tambang mas sangihe,1,tari tradisional,1,tasya farasya,1,Teater,2,Teater Dugal,2,teatermantu,1,technology,2,Teknik Sipil,2,teknik sipil unswagati,3,TeknikSipilUnswagati,3,Teknologi,12,Telekomunikasi,2,temab,1,tempo,1,tenaga kerja asing,1,TentaraNasionalIndonesia,1,TEP,3,terasi,1,Terjebak “in Bad Culture”,1,Terkini,1649,tes masal,1,tesla inc,1,the grand old man,1,tim pemberantas pungli,1,tindak represivitas,2,tindakan represifitas,4,Tips,11,tips and trik,3,tips dan trik,4,tips presentasi,1,tips traveling,2,tips untuk anak,1,tirto adhie soerjo,1,tki,1,tkw indonesia,1,tni,1,TNI AL,1,Tokoh,3,tolak narkoba,1,tolak omnibuslaw,9,Tolak Relokasi Pasar,1,Tolak Relokasi pasar sumber,3,Tolak Relokasi Pasar umber,1,tolak ruu cipta kerja,1,topma,1,Tour de Linggarjati,1,TPA,1,TPA Kopi Luhur,1,tps 3,1,Tradisi,1,Training Legislasi,1,tranding,1,Transaransi Kampus,1,Transparansi,6,transportasi,2,trauma healing,1,traveling murah,1,tri darma perguruan tinggi,1,tribun jabar,1,True beauty,1,trupark museum,1,trusmi cirebon,1,turki,1,tutorial keislaman,3,tutorial keislaman unswagati,2,tv kampus,2,tv kampus cirebon,1,tv kampus unswagati,1,uang,1,UAS,2,UGJ,71,UGJ Cirebon,12,UGJ Cirtebon,1,ukm,1,UKM KSR,1,UKM P&K,1,ukm Pamp;K,2,UKM Rohis Usahid,1,ukm seni budaya,1,UKM Seni dan Budaya,8,ukm seni dan budaya unswagati,1,ulama,1,un,1,un online,1,unit kegiatan mahasiswa,1,universitas,14,Universitas Swadaya Gunung Jati,27,unjuk rasa,2,Unswagati,214,unswagati akreditasi a,1,unswagati cirebon,12,UNSWGATI,1,Unswgati cup 2017,1,untag cirebon,1,USB,5,usbn,1,uswagati,1,UTS,2,UU Cipta Kerja,2,vaksin,4,Video,5,vietnam,1,virus corona,2,virus zika,1,vlogger indonesia,1,volunteer,1,Wadek II,1,wagub jabar,1,wakil rektor,1,walikota cirebon,1,wapresma,1,Warga Cirebon,1,warisan kesenian dan kebudayaan,6,Warta,1,Warta Kampus,318,watu semar,1,we are the real united kingdom,1,WFH,1,wine halal,1,wiranto,2,wirayuwana choir,1,wisata,4,wisuda,8,wisuda ke 46,2,wisuda ke 47,1,wisuda ke 58 dan 59,1,wisuda unswagati,2,wisuda XLIX,2,wisuda XLVII,1,Women's March 2020,1,Women's March Cirebon,1,workshop,1,Workshop fotografi,1,wr III,3,wr3,1,Yayasan,2,yayasan unswagati,4,yono maulana,2,YPSGJ,1,yudisum,1,zionis Israel,1,
ltr
item
Setaranews.com: Opini: Sebuah Kisah dari Negeri Para Jenderal
Opini: Sebuah Kisah dari Negeri Para Jenderal
https://1.bp.blogspot.com/-If28khwMkEo/YCK3WRsTNEI/AAAAAAAACow/Ikb7dRL58B8Gli98ejw2cIa71_zGQij6gCLcBGAsYHQ/w400-h225/IMG-20210208-WA0015.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-If28khwMkEo/YCK3WRsTNEI/AAAAAAAACow/Ikb7dRL58B8Gli98ejw2cIa71_zGQij6gCLcBGAsYHQ/s72-w400-c-h225/IMG-20210208-WA0015.jpg
Setaranews.com
https://www.setaranews.com/2021/02/opini-sebuah-kisah-dari-negeri-para.html
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/2021/02/opini-sebuah-kisah-dari-negeri-para.html
true
5774345634689947304
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy