We Are The Real United Kingdomh

Opini, Setaranews.com - Permasalahan peri-kehidupan dan peri-kemanusiaan hampir di segala lini sektor Bumi Pertiwi ini, membuat kita sebaga...

Opini, Setaranews.com - Permasalahan peri-kehidupan dan peri-kemanusiaan hampir di segala lini sektor Bumi Pertiwi ini, membuat kita sebagai sebuah bangsa harus terus hidup dalam keterpurukan, lebih mirisnya yaitu kehilangan jati dirinya sebagai sebuah bangsa. Apakah kiranya penulis berlebihan, bisa jadi keterlaluan, apabila menganggap itu di era yang konon katanya modernitas dengan globalisasi – atau lebih tepatnya globanialisasi- dengan semua gemilang kecanggihan teknologi dan materialnya?
Memang benar adanya, dan patut diakui bahwa saat ini kita mengalami kemajuan, yang mungkin kebanyakan orang menilainya dengan ditandai berbagai macam pembangunan. Sayangnya, perubahan atau kemajuan tersebut hanya secara superfisial: dalam bentuk materialnya saja. Pada gaya, bentuk, rupa, pada busana, arsitektur, tempat belanja, modal bergerak, dan seterusnya. Secara kultural, kita diserbu budaya pop, hilanglah jati diri kita.
Semua kemajuan, peubahan, atau apapun itu namanya di era yang 'kekinian' ini belum pada hal yang paling esensial: sikap, cara pandang, mental dan karakter. Perubahan tersebut belum menyentuh bagian tersebut, di mana dimensi kultural terpendam dan diproduksi. Oleh karena itu, perubahan masyarakat kepualaun ini harus banyak berlangsung di wilayah kultural. Pertanyaannya, seberepa kuat kah keinginan kita untuk berubah? Sementara kita hanya bergantikan busana saja!
Apakah pemandangan pembangunan atau perubahan yang sering kita lihat dan anggap sebagai suatu kemajuan itu semua semata – mata memang di tujukan untuk masyarakat pada umumnya? Jawabannya hanya satu: "TIDAK" Pembangunan sejatinya hanya untuk memfasilitasi para pemodal – yang mayoritas bangsa asing untuk melancarkan kepentingan mereka (ekspansi pasar, akuisisi perusahan lokal, privatisasi BUMN dan akhirnya menguasai seluruh hajat hidup orang Indonesia). Maaf, lebih tepatnya merampok. Ya, kita dirampok. Dan terdiam, bahkan tepuk tangan, hingga ikut memeriahkan, melihat rumah kita sendiri di zarah habis - habisan.
Tolong sebutkan satu persatu sumber hajat hidup, dari mulai Sabang sampai Merauke, yang kita kuasai sendiri secara keseluruhan demi tercapainya cita – cita yang termaktub dalam falsafah dasar bangsa ini? Jawabannya, lagi dan lagi "TIDAK" Kemudain pertanyaan selanjutnya, masih berbanggakah kalian sebagai orang – orang yang merasa, atau mengaku, "kekinian" sebagai orang Inodonesia? Bangga dengan kendaraan canggihnya? Bangga dengan gadgetnya? Bangga dengan penampilannya? Bangga dengan gaya hidupnya? Lebih bangga dianggap ke"Barat"an dari pada ke"Indonesia"an? Lalu apalagi? Selanjutnya, silahkan sebutkan sendiri. Itu semua milik asing, kita hanya sebagai konsumen atau lebih tepatnya, sebagai tamu di negara sendiri.
Tumbuh di negara lumbung padi, makan padi, dari padi yang tidak di panennya. Tumbuh di negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, lautnya pun masih asin, tapi maaf garamnya impor semua. Tumbuh di negara yang menggunakan kendaraan, rumah, gadget, pakaian, makanan, perhiasan, dari yang tak pernah di produksinya. Apakah bumi kita sangat tidak mampu untuk membuat itu semua? Apakah bangsa yang memiliki "Tanah Surga" yang "Gemah Ripah Loh Jinawi" itu cuman mitos? Ah, biar saja itu semua hanya menjadi kenangan, khayalan mungkin.

Semua yang kita miliki dan kenakan dari mulai sandang, pangan, dan papan, tentunya mungkin sangat dibanggakan sebagai adu gengsi, walaupun harus terpaksa kredit, sejatinya menguntungkan para pemodal yang sebetulnya bisa kita dapati secara cuma – cuma. Satu syaratnya, yaitu ketika kita bisa kembali menguasai seluruh isi dan kandungan yang ada di bumi pertiwi ini.
Apakah bisa kita kembali merebutnya? Jawabannya tentu "SANGAT BISA" Ketika kita memahami lebih kedalam jati diri kita sebagai sebuah kesatuan bangsa yang tak terpisahkan. Memahami sejarah bangsa ini, bukan dari buku – buku sejarah dasar yang sudah dicampuradukan oleh orientalis untuk memecah belah bangsa ini. Sebuah bangsa yang diperebutkan oleh bangsa lain (karna kekayaannya). Sebuah bangsa yang ditakuti oleh bangsa lain karena tercatat dalam manuskrip kunonya akan menjadi bangsa penakluk (saudara kandung) bagi bangsa mereka(Yahudi-Israel).

Mari kita lebih dalam, terus lebih dalam membaca Indonesia sebagai sebuah negeri, sebuah bangsa, sebuah kesatuan. Sangat konyol apabila ada orang yang berpendapat bahwa Indonesia lahir begitu saja, tentu tidak sekonyong – konyong, ada proses berabad – abad, mungkit jutaan tahun lamanya. Bahkan tidak sedikit penelitian historis dan arkeologis menunjukan fakta bagaimana kesatuan yang ada, telah berlangsung bersamaan bersama sejarah polis – polis di Yunani, lebih tua dari bangsa yang bernama Inggris, Prancis bahkan Mesir sekalipun.
Disebutkan dalam Macropedia Britanica “Penduduk Delta sungai Merah secara esensial masih orang Indonesia”, siapa sangka peradaban kuno bangsa ini menyebar hampir ke 2/3 belahan dunia dimana sampai pada Madagaskar, Guam dan Chamoro. Kenyataan ini, dipandang oleh pakar dan ilmuan, Madagaskar walaupun secara praktis mengidentiikasi diri ke Afrika, dan secara moderen ke Prancis, namun secara historis, geografis dan fsikis 3000 mil ke Barat: Indonesia.
Berbagai macam bukti dan fakta hari demi hari semakin menerangkan asal muasal bangsa ini, tak salah apabila Ilmuan dan ahli semacam Denys Loambard dengan tegas dan sangat berani mengatakan, “ Sejak 1000 tahun S-M Nusantara adalah kawasan budaya besar dengan hubungan maritim yang permanen, "Bahkan tak sedikit pula ahli yang mengatakan Indonesia atau bangsa melayu/Jawi sudah ada sejak dahulu, dan sebagai bangsa yang melahirkan bangsa – bangsa lain. Luar biasa!
Mungkin masih ada yang ingat lagu yang mengatakan “Nenek moyangku seorang pelaut”, sebagai seorang pelaut yang mengarungi lautan hingga ke berbagai belahan dunia tentu memahami betul ilmu perbintangan dan pelayaran serta teknologi perkapalan. Apalagi letak geografis Indonesia yang terletak pada garis ekuator yang diapit oleh dua samudra yang merupakan jalur perdagangan dunia, selain itu tanahnya yang paling subur di dunia. Tak salah kitanya, atau berlebihan, apabila Indonesia dulu sebagai pusat peradaban (pertemuan) dunia.

Indonesia atau nusantara kerap sekali dikait- kaitkan dengan benua atlantasi yang hilang menurut pandangan Plato. Benua Atlantis yaitu memiliki pengertian sama dengan “The Promised Land (Tanah yang dijanjikan)”. Yang sampai saat ini masih menjadi misteri, akan tetapi fakta – fakta historis-arkeologis sedikit demi sedikit mulai ditemukan dan mengarah ke Indonesia (walaupun kebanyakan literaturnya berada di barat), sampai sekarang masih dicari fakta – fakta tanah leluhur itu. Semua ini membuktikan betapa penasarannya bangsa – bangsa di luar kita terhadap silsilah bangsa kita (dari mulai masyarakat sampai isi kandungan buminya), bahkan lebih mahfum dari kita sendiri sebagai orang didalamnya.
Israel dan Amerika serikat memiliki website resmi berbahasa Indonesia, bahkan peta Indonesia. Mereka mengupdate data - data seputar bangsa ini setiap pekannya. Lalu ada kepentingan apa ketika Israel membangun pangkalan militer satu - satunya diluar Israel yaitu di Singapura yang moncong meriamnya mengarah Indonesia? Lalu, untuk apa AS membangun pula pangkalan militernya di Australia, yang moncong meriamnya semua mengarah ke Indonesia? Lalu benarkah Cina hanya memiliki kepentingan dagang di Indonesia? Ke tiga negara yang memiliki hak veto ini ada kepentingan apa dibalik itu semua? yaitu bersama - sama dan berkonspirasi untuk mengobrak - abrik, memecah belah, mengadu domba Indonesia, sebagai "TANAH LELUHUR" yang diramalkan sebagai bangsa yang akan menaklukan negara - negara super power/ adidaya tersebut.
Maka-mereka di luar bangsa kita tak akan rela membiarkan kita menjadi bengsa yang super power, yang pernah terjadi pada peradaban silam. Indonesia sebuah negeri yang peradabannya lebih tua dari Britaniya Raya, menurut majalah Time, kini tak lain seperti sekumpulan bandit yang saling penggal kepala, baku hantam cari kuasa, koruptor yang membabi buta. Segala keindahan, keramahan, budaya halus, kini seolah mitos belaka. Indonesia kini, sebuah bangsa yang tak dapat dipercaya, atau mahluk cacat yang mudah diperbudak karena kebodohannya.

Sebagai bangsa, harus diakui bahwa kita kehilangan jati diri. Tekanan yang begitu kuat dari bangsa asing dengan lobi – lobi zionisnya, membuat pemerintah kita tersirap oleh segala halusinasi yang ditawarkan olehnya. Alhasil, pemerintah dengan ringan melepas tanggungjawab alam dan konstitusinya, bisa dilihat ketika perguruan tinggi negri diswadayakan, rumah sakit diswadanakan, usaha “bumi, tanah dan air” di swastakan. Rakyat kembali membayar kemahalannya. Rakyat terus – terusan mensubsidi. Terus, hingga mati berdiri. Dan mereka pengusaha dan penguasa bergolek santai dengan segala kemehawannya sendiri. Menciderai perjuangan leluhur bangsa ini. Terkutuklah. Keputusan para leluhur bangsa ini atau bapak – bapak pendiri bangsa kita dari mulai jaman kerajaan kuno, dan ketika sampai pada ide sumpah pemuda serta kemudian memproklamirkan negara kesatuan R.I merupakan bukan suatu keputusan yang "mbalelo", atau asal-asalan, itu merupakan ide yang sangat beralasan, melihat pada jati diri bangsa yang kemudian tertuang dalam falsaah dan UUD 45 Saat ini, tugas kita yaitu memndang kenyataan sejarah serta kultur kita – yang memiliki begitu banyak potensi penjelasan ketimbang potensi diabaikan. Cara berfikir lebih memandang kedalam harus diutamakan dan dipertahankan, ketimbang memandang keluar yang sesungguhnya hanya fatamorgana, kalau tidak pun, ya kolonialistik.

Bangsa kita bukan bangsa yang bodoh, tapi dibodohkan (karena keturunan Bani Israel yang kebanyakan memeluk agama Islam, oleh karenanya ditakuti apabila memiliki kepintaran). Bangsa kita bukan bangsa yang miskin, tapi dimiskinkan. Bangsa kita bukan bangsa penakut, tapi ditakutkan. Bangsa kita merupakan bangsa yang besar dan segala kemajuan peradabannya di masa silam serta kekayaan yang terkandung didalamnya (TANAH SURGA). Apakah kita bisa mnjadi bangsa besar? Jawabannya "SANGAT BISA"
Kita bisa kembali menjadi sebuah bangsa kesatuan yang besar ketika kita menjadi pribadi yang tahu akan jati diri bangsa, cerdas, bermoral, serta menguasai seluruh hajat hidup yang kita miliki. Itu semua telah dibuktikan oleh para leluhur kita, dan satu keyakinan yang kita miliki untuk meningkatkan rasa optimisme dan perbaikan diri yaitu, sejarah pasti akan kembali berulang. Kita sendiri yang menentukan, bukan bangsa asing.
Perlu diingat dan di camkan baik – baik, “WE ARE THE REAL UNITED KINGDOM”, untuk itu banyak pihak yang tidak ingin kita kembali mencapai kejayaan. Sayangnya kita tak cukup berani, atau malu, atau terlanjur silau dengan ide – ide gemerlap (kapitalisme, globanialisasi, modernitas, liberalisme,demokrasi, dan apapun itu yang dibawa dari luar harus kita yakini bersama sifatnya yaitu IMPERIALISTIK), yang bangsa kita sendiri pernah berulang kali menolak dan melawannya, dan mencapai kejayaan. Sayang sekali.

 

Epri Fahmi Aziz, Penulis merupakan Anggota Lembaga Pers Mahasiswa Semua Tentang Rakyat (LPM SETARA).

Tulisan tersebut diterbitkan untuk menyambut Orasi Kebudayaan bersama Radhar Panca Dahana pada 18 September 2017 mendatang, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa Semua Tentang Rakyat (LPM SETARA).
.

COMMENTS

Nama

#berbagitips,1,#Berita,2,#cirebon,3,#covid19,1,#dirumahaja,2,#HUT_TNI,1,#mahasiswa,2,#photography #fotografi #cirebon #allaboutcirebon #iconcirebon,1,#puisi #sastra,2,#seriuanaksi,2,#Suara Rakya,1,#tipsandtrik,1,1000 mangrove,1,15 agustus,1,15 Agustus 1995,1,2017,3,2018,3,24 September,1,24 September 20118,1,28 Oktober,1,5 negara pendidikan terbaik di dunia,1,5 Pintu,1,6 bahan alami,1,Abdul Rozak,1,adat dan budaya,1,Addendun,1,ADP 2019,1,AEF,1,agribisnis,2,agriculture festival,1,Ahok,2,air,1,Akbar tandjung,1,akreditasi,2,akreditasi a,1,aksi,11,Aksi bela islam,1,aksi damai tolak omnibus law,1,Aksi Demonstrasi,7,aksi mahasiswa,10,Aksi Refleksi,1,Aksi solidaraitas buku,1,aksi solidaritas,2,Aksi Solidaritas Peduli Banjir Cirebon Timur,1,aksi22mei,1,akuntasi,1,Alergi,1,aliansi mahasiswa Ciayumajakuning,3,aliansi mahasiswa cirebon,2,aliansi mahasiswa cirebon raya,3,Aliansi Mahasiswa Peduli Unswagati Bersih,2,Aliansi Mahasiswa UGJ,2,Aliansi Mahasiswa Unswagati,1,Aliansi Pemuda Kecamatan Panguragan,1,aliansi rakyat cirebon raya,1,all about cirebon,1,AMC,1,AMCER,3,AMPU,1,AMPUH UNSWAGATI,2,AMPUN,1,anak,1,angkatan xx,1,Annual drama performance,1,Annual English Festival,1,anti korupsi,2,anti-erdogan,1,anti-kritik,1,arca,1,ARMY,1,Artikel,5,ascleoius 2018,1,Audiensi,5,audiensi terbuka,1,ayah,2,Badan Eksekutif Mahasiswa,1,bahaya oportunisme,1,baksos,1,Bakti Sosial,1,Balap Sepeda,1,ban pt,1,Bancakan,1,bangsal witana,1,bangunan,1,bangunlah jiwa pemberontak,1,Banjir,1,Banjir Cirebon Timur,1,bapak pers nasional,1,Basket,1,bawang dayak,1,bbm,1,Beasiswa,2,beauty career talk,1,beauty vlogger,1,bekas jerawat,1,belajar online,1,bem,3,BEM Faperta,2,bem fe,7,BEM FH UGJ,1,BEM FH unswagati,1,BEM FH Unswagati Adakan Pertandingan Futsal Sewilayah III Cirebon,1,BEM FISIP,4,bem fk unswagati,2,bem fkip,3,BEM FP,1,Bem Ft,3,BEM Teknik,1,BEM U,15,BEM UGJ,3,BEM Universitas,2,bem unswagati,6,BEMFT,1,BEMFTunswagati,1,bemu,2,Bencana Alaam,1,Bencana Banjir,1,Bencana Banjir Cirebon Timur,1,Berbagi Tips,23,berita,21,berita acara,1,berita cirebon,6,berita foto,1,berita internasional,2,Berita Kampus,31,berita nasional,4,BIJB,1,biography,1,bisu,1,BNN,2,BNN Kota Cirebon,1,bold make up,1,BPKel-Oi,1,BTS,1,budaya,19,budaya korea,1,budaya makan korea,1,Budidaya Jamur Tiram,1,Bukber,3,buku,2,bulan bahasa,2,bulu tangkis,1,bulutangkis,1,Bupati Cirebon,3,bursa efek indonesia,1,buya yahya,1,cacar monyet,1,campdik,1,campus on stage,1,cara memutihkan gigi,1,central batik cirebon,1,Cerpen,6,cfj 2k19,1,China,1,Ciayumajakuning,2,cindercella,1,cinta,2,cinta sejati,1,Cipasung,1,cirebon,96,Cirebon Bersatu,1,cirebon historia fun run 2019,1,Cirebon Merdeka,1,cirebon raya,1,Cirebon timur,1,civilfestival,1,Comfest2017,1,Comfestjeh 2K17,1,comfestjeh 2k19,2,comfestjeh2k18,1,corona virus,3,Cover Dance Competition,1,covid 19,4,covid19,2,Curug Cipeteuy,1,D'Box CC,1,dak,14,DAK 96 M,20,DAK 96M,1,dana,1,dana DPP,1,dana kampanye,1,darurat demokrasi,3,daruratdemokrasi,4,daun katuk,1,daun pepaya,1,debat kandidat,1,Debat Perdana,1,debus,1,deddy mizwar,1,Dedi Mizwar,1,dekan baru,1,dekan fisip,1,dekan FKIP,1,Demo Sopir Angkot,2,Demokerasi,1,demonstrasi,3,dengar pendapat,1,desa kalimeang,1,desain,1,desain grafis,1,dewan pers,1,dewasa,1,Diah Agustina,1,dies natalis,4,Dies natalis Himakom,1,diesnatalis,7,Diesnatalis ke-59,1,Diesnatalis Mapala Gunati,3,Diesnatalis UKM Seni & Budaya,1,DiesnatalisUnswagati57,3,diksar,1,dikti,1,dilarang gondrong,1,Dilarang Gongrong,1,DISBODPURPAR,3,Diskusi,5,Diskusi Lingkungan,1,Diskusi Perempuan,1,Diskusi Publik,3,Diskusi Rasa,1,Dispensasi,1,DKI Jakarta,1,DKISKotaCirebon,1,dlh,1,dokter ortopedi,1,Donor darah,3,dosen unswagati,1,down,1,down syndrome,1,dpm,5,DPM FE,4,DPM FH unswagati,1,dpm ugj,2,dpm unswagati,1,DPM-U,11,dpmu,2,dpmunswagati,1,dpp,1,DPPKAD,1,dpr ri,1,DPR-RI,4,DPRD,4,DPRD Cirebon,4,DPRD Kabupaten Cirebon,2,dpupr,7,drama,1,driver amt,1,dunia,2,Dunia Kampus,62,Duta Unswagati 2018,1,e-gamelan,1,e-ktp,1,empat sehat lima sempurna,1,English Student Association,1,Enterpreneur Festival,1,entertainment,1,erdogan,1,ESA,3,esa unswagati,3,esai nasional,1,Esensi Hari Kartini,1,essai,2,Even kampus,1,Event Kampus,139,expo,1,expo pasar modal,1,fajar merah,1,fakultas,7,fakultas ekonomi,5,fakultas ekonomi unswagati,4,fakultas hukum,3,fakultas Hukum UGJ,1,Fakultas hukum unswagati,3,fakultas kedokteran,6,fakultas kedokteran unswagati,2,fakultas pertanian,3,fakultas teknik,7,fakultas teknik sipil,2,fakultas teknik unswagati,5,Faperta,3,fatwa,1,FB,1,FE,12,Feminisme,1,Festial Kraton,1,Festifal Islami,1,festival budaya sunyaragi,9,Festival Keraton Nusantara,8,festival komunikasi,1,festival literasi,1,festival literasi cirebon cirebon,1,Fh unswagati,1,Fiersa Besari,1,film,1,film indonesia,1,Final piala dunia 2018,1,fisif,1,fisip,14,FISIP UGJ,2,FISIP Unswagati,9,FisipUnswagati,1,fk unswagati,1,fkip,7,fkip bahasa inggris,2,fkip bahasa inggris unswagati akreditasi a,1,fkip unswagati,4,FKIPUnswagati,1,FKN XI,10,flu,1,fordisma,1,forsidas,1,forum ormawa,1,foto,4,fotografi,2,Fotografi,3,FP,1,fp unswagati,1,FPTI,1,fun run 2019,1,g30spki,2,gagasmedia,1,Gambar,1,garut,1,Gatot Nurmantyo,3,gaya hidup,2,gebyar matematika,1,gedung baru,1,gedung gt unswagati,1,gema,1,gemilang kreasi setara,2,gerakan mahasiswa cirebon,1,Gerakan pemuda,2,Gerakan Perempuan UGJ,1,Gerhana,1,gerhana matahari,1,gigi anak,1,gmp,1,GMPK,1,GMT,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,google,1,gor ranggajati,1,GOW,1,GRAGE CITY MALL,1,gratis,1,greenbuilding,1,Gunung Ciremai,1,guru,1,hak jawab,1,halaman parkir,1,harapan dalam impian,1,hardiknas,1,hari buku,1,Hari buku sedunia,1,hari bumi,2,Hari gizi nasional,1,hari ibu,1,hari kartini,1,Hari pahlawan,4,hari pers nasional,1,hari sejuta pohon dunia,1,Hari Tani Nasional,2,harta,1,hasil suara,1,HATHI,1,health,1,healthy,1,Hemat baterai,1,Heregistrasi,4,herregistrasi,1,hiburan,2,hidup berawal dari mimpi,1,highlighter,1,himagara,1,HIMAJEMEN,4,himakom,9,Himakom UGJ,1,Himakom Unswagati,1,HimakomUnswagati,2,Himaptika,2,himatansi,1,hipmagri,2,hipmagro,1,hmj,1,hmj akuntansi,3,hmj diksatrasia,2,HMJ-M,1,HMJAK,1,HMJM,4,HMS,9,hms unswagati,2,HMSUnswagati,1,hoax,1,hubungan,1,hujan bulan juni,1,hukum rimba,1,hut RI,1,HUT RI Ke-72,1,IAI BBC,2,IAIN,1,ibu,2,ibu-ibu,1,Ida Rosnidah,1,Idental Radio,1,Idul Fitri,1,Ikatan Pedagan Pasar Sumber,1,Ilmu administrasi negara,1,ilmu komunikasi,5,Immni,4,inagurasi,1,inaugurasi,2,indonesia,9,indonesia berduka,1,indonesia waspada,1,indramayu,2,industry 4.0,1,infografis,2,insiden,1,insomnia,1,intelektual,1,Internasional,21,Internasional Exhibition for Young Inventors,1,Internation Women's Day,1,Investigasi,4,ipik permana,1,IPTI,1,isna silvia,1,ISO,1,isu jam malam,1,isu nasional,1,isu penghapusan kkn,1,ITB kampus cirebon,1,IWD2020,1,jadimulya cirebon,1,jadwal pelaksanaan PMB ITB Kampus Cirebon,1,Jaga jari,2,Jagajari,1,jagakali,1,jagakali art festival,2,jagakali international art festival,1,Jakarta,1,jawa barat,3,jenny marx,1,jenny von westphalen,1,JFMI9,1,jiaf8,2,jodoh,1,jokowi,2,junaedi noer,1,Juntinyuat,1,jurnalis,2,jurnalistik,2,k-pop,1,kabar,1,Kabarku Yang Usang,1,kabinet,1,kabupaten cirebon,1,kacang hijau,1,kacirebonan,1,Kadung Kait,1,kaji media,1,kampus,18,kampus tiga,1,kankaer,1,kanoman,1,kapolresta cirebon,1,Karakter,2,karl marx,1,karya sastra,2,kata rindu,1,kawan,1,Keamanan,2,kearifan lokal,1,Kebudayaan,3,Kebun Teh,1,Kecantikan,1,kecewa,1,kegiatan bersih-bersih,1,kegiatan mahasiswa,5,Kehilangan,3,Kejari,1,kejari kota cirebon,1,kekerasan seksual,1,keluarga,2,Keluarga wisudawan,3,kemacetan,1,kemenpora,1,KEMENRISTEKDIKTI,2,Kemenristerkdikti,1,Kemensos,1,kemerdekaan indonesia,1,kemerdekaan republik indonesia,2,Kerajaan majapahit,1,keraton,2,keraton kasepuhan,2,keraton kasepuhan cirebon,1,keringkan baju,1,kerusakan jalan,1,Kesehatan,25,ketahanan air,1,Ketua Umum,1,kimchi,1,KitaUnswagati,4,KKM,1,KKN,7,KKN Desa Slendra,1,kkn online,2,kkn unswagati,2,KLISE,8,KLJ,1,KLJI,1,KNPI,3,Kodim,1,KOMANDO,2,KOMANDO V,1,komik,1,kompetisi panjat tebing,1,komunitas,2,komunitascirebon,1,konferensi internasional,1,konser,1,Konsolidasi,2,Konsumsi,1,Koordinasi,1,koperasi,1,kopi gayo,1,kopi rasa wine,1,korea,1,korupsi,8,korupsi E-KTP,1,kota cirebon,12,KPI,1,KPK,2,KPM,1,kpop,1,Kronologis,1,ksehatan,1,KSR,3,ksr pmi unswagati,1,kudeta,1,kuliah,1,kuliah kerja nyata,1,kuliah online,3,kuliah umum,3,kuliner,7,kuliyah umum,1,kuluah online,1,kuningan,2,kupi,1,Laila jangan bersedih,1,LAKSI,1,laku pejabat,1,Lawan Patriarki,1,LBKH,1,LBU,2,LDK IMMNI,1,ldko,1,lebaran,1,Lelaki,1,lgbt,1,LIDI,1,lifestyle,7,lift,1,Lingkungan,2,Lipsus,1,literasi,3,Literasi Digital,1,LLMB 2019,1,lomba,1,Lomba Bahasa Inggris,1,lomba fotografi,1,Lomba Hadroh,1,lomba opini,1,Lombok Bangkit Mandiri,1,lompat tali,1,Longsor Kuningan,1,LPJ,3,lpj pkkmb 2019,3,lpm,1,lpm fatshoen,1,lpm setara,9,lpm usu,1,lulusan terbaik,1,Maba,2,mahasiswa,27,mahasiswa aksi,2,mahasiswa baru,3,mahasiswa cirebon,2,Mahasiswaa,1,Majalengka,4,makanan khas cirebon,1,make up,1,makna historis,1,makrab,2,malaysia,1,manajamen,1,mandat presiden,1,manfaat,1,manfaat menangis,1,mangrove,1,manusia,1,manusia dari kamar mandi,1,Mapala Ciayumajakuning,3,mapala gunati,10,marlina si pembunuh empat babak,1,marsha timothy,1,martha c. tiahahu,1,Masa lalu,1,mata kuliah drama,1,Matahari,1,matinya etika dan moral,1,Maulid Nabi,1,Maulid Nabi Muhammad 1441 H,1,Media Kampus,1,media massa,1,media palsu,1,membaca buku,1,membenarkan pikiran kita,1,memilih perguruan tinggi,1,menghilangkan,1,menikah,1,Menristekdikti,2,menwa,2,merdeka,1,metropolitan,3,minat membaca,1,moonrise over egypt,1,Moral,1,moralitas,1,MUBES,5,mubes fisip,1,Mubtada Kopi,2,mudik 2017,1,mukarto siswoyo,2,mukbang,1,muludan,1,museum batik,1,MUSIC,1,musik,1,musim hujan,1,musyawarah besar,1,musyawarah pkkmb,1,Nadin Amizah,1,Nasional,57,Natal,1,Nazli Ilicak,1,News,61,Ngopi Bareng,2,nonton bareng,1,nusantara,1,Objek Wisata,1,Oi Cirebon,1,ojk,1,okke 'sepatumerah',1,Olahraga,11,olimpiade,1,Omnibus Law,2,Open House,1,open recruitment,2,Operasional,1,Opini,67,oprec,3,Orangtua,1,orasi,1,orasi kebudayaan,1,organisasi,1,Ormawa,6,Ormawa day,1,ormawa fisip,1,overdosis kafein,1,P2M,3,pahlawan,2,Pameran,2,pameran fotografi,1,pameran museum,2,pamp;k,1,Pancasila,2,panggung rakyat,1,panti asuhan,1,Panwaslu,1,pariwisata,6,Parkiran motor,3,pasar sumber,2,pascasarjana,4,pecinta alam,3,pecinta motor klasik,1,Pedagang,1,Pedagang Pasar Sumber Tolak Relokasi,1,pedati pustaka,1,pejabat,1,pejambon,1,Pelanggaran HAM,1,pelantikan,3,Pelatihan,1,pelecehan seksual,1,Pelepasan,3,pelepasan wisudawan wisudawati,4,pembangunan,2,Pembekalan,1,Pemerintah Kabupaten Cirebon,1,Pemerintahan Mahasiswa Bukan Dagelan,1,pemilihan dekan,2,Pemilihan Dekan FE,1,Pemilihan Raya,1,pemilihan rektor,3,pemilihan serentak 2019,1,Pemilu,3,pemimpin,1,pemira,1,pemira 2019,5,pemira fe,4,pemira unswagati,6,Pemkab Cirebon,1,PEMKOT,1,pemkot cirebon,1,penangkapan,1,pencurian motor,1,pendaftaran,1,pendidikan,4,pendidikan bahasa inggris unswagati,1,pendidikan terbaik di dunia,1,penegerian unswagati,1,pengembaraan,1,pengerian,1,penghijauan,1,pengibaran bendera 1.000 meter,1,Peraturan,1,Perbaikan,1,perempuan,2,Perempuan Menggugat,1,perempuan yang sedang belajar,1,perempuan-perempuan tersayang,1,perilaku,1,PERISAI,1,perjal bandung,1,perjal cirebon,1,perjal menyambut fajar,1,pernikahan dibawah umur,1,Pernyataan Sikap,2,perpustakaan jalanan,1,perpustakaan jalanan cirebon,1,perpustakaan keliling,1,pertamina,1,pertukaran mahasiswa,1,pesta demokrasi,3,petani,1,petani kendeng,1,petisi,2,petisi online,2,pgsd,1,piala aff,1,piala_dunia,1,pini mahasiswa,1,PKKMB,25,PKKMB 2017,4,pkkmb 2019,2,PKKMB 2020,3,pkkmb fakultas 2019,1,pkkmb fakultas kedokteran,1,pkkmb fakultas teknik,1,pkkmb fakultas teknik unswagati,1,pkkmb fisip,1,PKKMB FT 2018,1,PKKMB Online,1,pkkmb ugj,2,pkkmb ugj 2019,1,PKKMB UNSWAGATI,6,pkkmb unswagati 2016,2,PKKMB-FE,1,pkkmb-fh,1,PKKMB-U,5,pkkmbfisip2017/2018,1,PkkmbUnswagati1617,3,pkkmbunswagati17/18,1,PKL,1,pmb,2,PMB2019,1,PMI,1,pohon,1,Pohon natal,1,POK,1,Pokemon Go,1,Polemik,1,Politik,4,politik praktis,1,Polres Kota Cirebon,1,PON XIX JABAR,1,Popmasepi,1,ppg,1,PPHP,2,PPK,1,PPUM,5,PPUM-FE,1,PPUM2017,1,pr unswagati,1,pra diksar,1,praktis,1,pray for randi,1,presiden soekarno,1,presidium,1,presma,2,prodi,2,professional,1,Profil,9,program kerja,1,proker,5,proklamasi,1,prosesi budaya,1,Provokatif,1,prussia,1,ps3,1,PSM,3,PT.Jasa Raharja Cirebon,1,PTN,1,puasa,1,public relations,1,puisi,31,Puisi dan Sastra,45,puisi tuan,1,PUM,12,PUM FE,1,PUPR,1,Purbalingga,1,purnama,1,rachel goddard,1,radharpancadahana,1,ragam,2,rakernas,2,rakyat,1,rakyat cirebon tolak omnibuslaw,1,Ramadhan,2,Rapat,2,rapat pleno,1,razia buku,1,rctv,1,reakreditasi,1,reformasi dikorupsi,5,Regional,192,rektor,5,rektor unswagati,2,rektor usu,1,relokasi,1,Resensi,12,resensi buku,5,resensi film,2,resensi film 2018,1,reuni akbar ft,1,Revitalisasi pasar,1,revolusi industri,1,revolusi industri 4,1,rio de janeiro,1,ritual,1,RKUHP,1,robot,1,RPD,1,rth,1,rubrik,1,RUU PKS,1,RUUKPK,2,saaung perjuangan,1,sahur,1,sajak,3,sakit,1,saksi kunci,1,sakura science,1,sandi,1,sanggar lingkungan hidup,1,sanggar sunda rancage,1,sanggar tari,1,sanjungan,1,sao paulo,1,sapardi djoko damono,1,sarah ayu,1,sarjana,3,sastra,30,Saungjuang,1,save kpk,2,Save Pasar Sumber,3,sayap-sayap patah,1,sea games,1,sejarah,6,sejarah kerajaan majapahit,1,sekuritas,1,semarak keilmuan,1,seminar,5,Seminar fotografi,1,Seminar Internasional,1,seminar kebudayaan,1,Seminar Konsentrasi,2,seminar nasional,2,seminar nasional 2020,1,Seminar Umum,1,seni,5,seni tari,1,senja di Alexandria,1,senja sastra,2,seoul,1,sepak bola,1,serayu,1,Seren tahun,1,serikat buruh,1,Sertifikat ISO,1,setara news,1,Setara TV,1,setaranews,6,setelah Addendum,1,Setya Novanto,2,Shalawat Nabi,1,singapura,1,single,1,sirnas,1,sispala,1,siswa sma,1,situs,1,sk,1,sk rektor,1,skk migas,1,SKK_Migas],1,Skripsi,2,sks,1,sks dan dpp,2,SMAN 1 Arjawinangun,1,SMAN 7 CIREBON,1,smk al-jabbar,1,SMS,1,Sosial distancing,1,Sri Lanka,1,Stadium Goverment,1,STARS AND RABBIT,1,Stop Narkoba,1,stop tindakan represif aparat,3,studi banding,1,suara mahasiswa,1,Suara Pedagang,1,suara rakyat,8,suara realitas,1,suara yang hilang,1,Subsidi Kuota,1,suhay salim,1,Suherli,1,sumpah pemuda,3,sunda wiwitan,1,Sunyaragi,2,surat untuk puan,1,Susukanlebak,1,sylviana murni,1,syndrome,1,Syukuran,1,takjil,1,talkshow,1,tari tradisional,1,tasya farasya,1,Teater,2,Teater Dugal,2,teatermantu,1,technology,2,Teknik Sipil,2,teknik sipil unswagati,3,TeknikSipilUnswagati,3,Teknologi,12,temab,1,tempo,1,TentaraNasionalIndonesia,1,TEP,3,terasi,1,Terjebak “in Bad Culture”,1,Terkini,1649,tes masal,1,the grand old man,1,tim pemberantas pungli,1,tindak represivitas,2,tindakan represifitas,2,Tips,11,tips and trik,2,tips dan trik,4,tips presentasi,1,tips traveling,2,tips untuk anak,1,tirto adhie soerjo,1,tki,1,tkw indonesia,1,Tokoh,1,tolak narkoba,1,tolak omnibuslaw,9,Tolak Relokasi Pasar,1,Tolak Relokasi pasar sumber,3,Tolak Relokasi Pasar umber,1,tolak ruu cipta kerja,1,topma,1,Tour de Linggarjati,1,TPA,1,TPA Kopi Luhur,1,tps 3,1,Tradisi,1,Training Legislasi,1,Transaransi Kampus,1,Transparansi,6,transportasi,1,trauma healing,1,traveling murah,1,tri darma perguruan tinggi,1,tribun jabar,1,trupark museum,1,trusmi cirebon,1,turki,1,tutorial keislaman,3,tutorial keislaman unswagati,2,tv kampus,2,tv kampus cirebon,1,tv kampus unswagati,1,uang,1,UAS,2,UGJ,50,UGJ Cirebon,7,UGJ Cirtebon,1,ukm,1,UKM KSR,1,ukm Pamp;K,2,UKM Rohis Usahid,1,ukm seni budaya,1,UKM Seni dan Budaya,8,ukm seni dan budaya unswagati,1,un,1,un online,1,unit kegiatan mahasiswa,1,universitas,12,Universitas Swadaya Gunung Jati,8,unjuk rasa,2,Unswagati,214,unswagati akreditasi a,1,unswagati cirebon,12,UNSWGATI,1,Unswgati cup 2017,1,untag cirebon,1,USB,4,usbn,1,uswagati,1,UTS,2,UU Cipta Kerja,1,Video,5,vietnam,1,virus corona,2,virus zika,1,vlogger indonesia,1,volunteer,1,Wadek II,1,wagub jabar,1,wakil rektor,1,walikota cirebon,1,wapresma,1,Warga Cirebon,1,warisan kesenian dan kebudayaan,6,Warta,1,Warta Kampus,318,watu semar,1,we are the real united kingdom,1,wine halal,1,wiranto,2,wirayuwana choir,1,wisata,4,wisuda,7,wisuda ke 46,2,wisuda ke 47,1,wisuda unswagati,2,wisuda XLIX,2,wisuda XLVII,1,Women's March 2020,1,Women's March Cirebon,1,workshop,1,Workshop fotografi,1,wr III,3,wr3,1,Yayasan,2,yayasan unswagati,4,yono maulana,2,YPSGJ,1,yudisum,1,
ltr
item
SetaraNews.com: We Are The Real United Kingdomh
We Are The Real United Kingdomh
SetaraNews.com
https://www.setaranews.com/2017/09/we-are-real-united-kingdomh.html
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/2017/09/we-are-real-united-kingdomh.html
true
5774345634689947304
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy