KIAT – KIAT KULIAH SINGKAT, CEPAT KERJA

Sebuah kabar yang terdengar dramatis, hinggap di telinga menyampaikan sebuah pesan, dimana pesan tersebut mengisaratkan kepada seluruh pengh...

Sebuah kabar yang terdengar dramatis, hinggap di telinga menyampaikan sebuah pesan, dimana pesan tersebut mengisaratkan kepada seluruh penghuninya agar segera berlomba – lomba menjadi suatu sosok yang mengerikan, robot barangkali, atau binatang bisa jadi, dan apapun itu yang memiliki makna sama. Anehnya, kabar dan titah itu dikeluarkan dari dan oleh sebuah lembaga yang memiliki peran, fungsi dan tanggung jawab terhadap peradaban.  Sebut saja lembaga itu Kementrian Riset dan Perguruan Tinggi, sebuah kiblat yang menjadi patokan beribu kampus dari sabang sampai merauke.

Melalui sosial media seperti Facebook, saya melihat seorang teman memposting sebuah kabar berupa daftar urut (rangking) kampus – kampus di Nusantara. Dengan senonoh dan rasa bangganya ia berujar “Alhamdulilah, kampus saya ada di posisi 3, pertahankan dan terus tingkatkan.” Kebetulan teman saya itu kuliah di Institut Pertanian Bogor. Rasa penasaran terhadap kabar tersebut  tak terelakan, dengan hati yang menggebu saya ingin tahu diurutan berapakah Universitas Swadaya Gunung Djati (Unswagati) Cirebon – kampus biru tempat saya mandi, makan, ee, gosok gigi, sampai berstudi?

Ketika saya melihat daftar urut dari Kementrian ternyata Unswagati bertengger diposisi ke 652.  Tak luput, Alhamdulilah pun saya ucapkan seraya mengurut dada, dan memegangi kepala. Urutan tersebut dinilai melalui segi  kualitas (1)manajemen,(2) manusia, (3) kegiatan mahasiswa, (4)penelitian dan publikasi. Thri Dharma PT  - terutama poin pengabdian pada masyarakat- tidak menjadi tolak ukur penilaian, aneh.

Memang, dari penilaian diatas sangat jelas corak perbedaan yang begitu menganga  antara IPB dan Unswagati. Saya pun bertanya – tanya, apa yang menjadi tolak ukur, pendidikan  seperti apa yang bisa dijadikan acuan agar memenuhi kualitas standar, sehingga menciptakan manusia – manusia baru, beradab, sebagai manusia Indoneisa. Terlintaslah dalam benak saya, apakah kita harus mengikuti pola yang sama seperti di IPB, ketika ingin bertengger diurutan teratas dan brsaing dengan ratusan bahkan ribuan kampus  lain.

Akhrinya saya memutuskan untuk main ke salah seorang teman saya di IPB, yang dulunya sempat mengetahui dunia kampus di Cirebon seperti apa – bukan yang upload di FB.  Sederhana tujuannya sih, main sambil belajar, ingin mengetahui seperi apa pengelolaan manajemen, pembangunan manusianya, organisasinya, kemudian penelitiannya.  Karna saya masih belum puas dengan yang saya dapatkan dari kampus, siapa tahu saya pun bisa mendapat referensi untuk pengembangan kampus saya.

Singkat cerita, saya bertemu dengan teman saya tersebut. Pembicaraan pembuka pun dimulai, kopi dan rokok tetap menemani,  obrolan dari mulai saling sapa, tanya kabar dll. Kemudian masuk kedalam pembicaraan inti, “Kumaha kahirupan kampus dan Mahasiswana lur (Gimana kehidupan atau dinamika kampus dan mahasiswanya).” Dengan nada lemas teman saya menjawab. “Aya perbedaan mah, ngan saeutik. Intinamah sarua, lamun henteuna na oge moal jauh beda, (Ada perbedaan, cuman sedikit. Intinya sih sama. Kalau tidaknya pun, gak jauh berbeda)

 

Saya pun tak lantas langsung percaya dengan apa yang disamapaikan teman saya, justru rasa penasaran makin bertambah. Tak terasa obrolan pun hanyut didalamnya, rasa kantuk datang, kemudin tertidur. Ketika terbangun teman saya itu sudah tidak ada. Lupa, kalau Ia ada kuliah dari jam 07:00 – 17:00 WIB bahkan ada yang sampai jam 20:00. Setelah datang ke tempat kos, dengan nada bergurau saya bicara kepada teman “Pekerja keras, berangkat pagi pulang petang, ditambah penampilanya yang mendukung (Celana bahan, seragam Program Keahlian), hahaha.) “ teman saya menjawab, “Seperti inilah, disiapkan untuk pekerja, ready stock,” pungkasnya.

Keyakinan saya masih belum bulat, saya pun keluar dari kamar kos untuk sekedar membeli rokok dan kopi sambil melihat pemandanga sekeliling area kampus. Wanita cantik, pria tampan terlihat sedang asik berbincang, ada yang di warungg kopi, makanan, minuman dll. Setiap kelompok yang sedang asik tersebut memakai pakaian yang sama – sesuai jurusannya masing – masing - , makan yang sama, obrolannya pun sama, jangan – jangan sikap, cara hidup, pola pikir, cara pandang  pun sama, DISERAGAMKAN.

Sesampainya dikosan, “Ngobbrol tiap kelompok dengan atributnya masing – masing, bisa – bisa tawuran antar jurusan, karena yang diajarkannya menekankan ege sektoral (kelompk), kemudian primordial (rasa bangga berlebihan), gimana mau bersatu, kalau dari sitem saja sudah di pecah – pecah, tidak melihat bahwa Indonesia itu heterogen. Terjadi dikampus negri dan unggulan di Indoneisa. Unswgatai perasaan gak gitu – gitu amat, hahahaha,” ledek saya.

Teman saya pun menjawab dengan lurus, terasa suara itu seperti suara jangkrik di sunyi malam, atau percikan api yang keluar dari kerasnya benturan,” Emang gini, kalau diibaratkan kampus disinii replika suatu perusahaan. Direkturnya ada, divisi – diivisinya ada, terlihat dari seragam PK yang dipakai, manajernya ada yaitu dosen (dibayar) yang menjejal tugas kepada mahasiswanya. Tugasnya pun seperti tugas kerja, bukan tugas kuliah. Pegawainya berlomba – lomba kerja keras untuk mendapat apresiasi. Kalau buruh dapat uang, kalau kita mahasiswa dapat nilai. Jauh pisan ka Thri Dharma mah, konmo ngarubah peradaban mah. Teu aneh lamun antar jurusan tawuran oge, (Jauh sekali untuk mencapai pengabdian. Apalagi merubah kondisi. Tawuran sesama mahasiswa pun tak aneh)

Tak sampai disitu saya merasa puas, ingin lebih tahu jauh, jauh dan jauh lagi. Sore hari, sambil menikmati suasana kampus- yang bebas asap rokok-, saya diajak berkeliling kampus. Teman saya menunjuk salah satu ruangan yang dijadikan sebagai sekretariat Keluarga Mahasiswa. Menurut saya, tak pantas dan tak layak apabila ruangan tersebut dijadikan sebagai wadah mahasiswa. Dari situ saya bisa menyimpulkan, bagaimana memperjuangkan nasib mahasiswa pada umumnya – apalagi masyarakat – memperjuangkan tempatnya sendiri pun tak mampu. Malang sekali!

Kampus sekarang, terdapat aturan yang mewajibkan setiap kampusnya menciptakan komisi disiplin (Komdis). Setiap mahasiswa yang rambutnya gondrong, merokok di aera kampus, celana sobek, telat masuk uas, tidak mengenakan seragam PK, maka lembaga tersebut bertugas dan berkewajiban melakukan rajia. Mirip kaya BK atau BP seperti di sekolah – sekolah, atau polisi yang nilang pelanggar lalin. Bukan suatu alasan logis, apabila untuk mendisplinkan manusia dengan cara diseragamkan.  Apabila dipaksakan apa hasilnya? Penakut, apatis, pragmatis, hedonis sudah pasti terjadi!

 

Terdapat mahasiswa yang dikarenakan tak sanggup membayar biaya kuliah di IPB harus mengajukan cuti, dan cutinya pun bayar. Untuk masalah pembayaran, faktanya kampus – kampus negri lebih mahal, dan tidak dibarengi dengan fasilitas yang harus didapat.  “Pengen kesini belajar susah payah dengan membeli buku – buku panduan agar lulus SNMPTN yang diproduksi perusahaan, pas masuk bayaran mahal. Bayaran tiap tahun naik, praktikum bayar, modul bayar, telat SPP didenda 10%, tapi fasilitas yang digunakan tidak pernah di upgrade, katanya negri.  Uangnya saya kemana dan untuk apa? Cuman dapat nilai dan kencing dikampus doang. Pilihannya dua, kalau mau bayar , enggak silahkan pergi,” ketus teman saya.

Melihat fenome kampus saat ini, bagaimana negara menghisap dan menindas warga negaranya terlihat jelas. Pendidikan di perjual belikan, kampus berubah menjadi replika sebuah perusahaan, dan akhirnya kerja diperusahaan juga. Jelas bahwa sistem pendidikan di Indonesia menguntungkan kapitalisme yang memiliki modal besar, sekaligus merangkap sebagai pejabat negara. Dunia pendidikan dijadikan ajang menciptakan robot – robot yang bisa dipergunakan untuk meningkatkan produksi. Mahasiswa dijadikan objek, bukan subjek sebagai manusia. Lagi – lagi, aturan main di negara ini lebih menguntamakan dan menguntungkan kapitalisme.

Organisasi kemahasiswaa tak berfungsi, karena hanya menjadi kumpulan orang – orang penakut, tumpul, kalah dengan aturan main yang membodohi. Bicara sosial, politik, ekonomi dan budaya, apa lagi pengabdian, jauh panggang dari api.  Saya merasa beruntung ketika kampus saya tak menjadi Negri. Setidaknya di kampus saya masih bisa menunut hak sebagai mahasiswa dan warga negara  dengan susah payah dan berbondong – bondong.

Setidaknya masih ada pula,  mahasiswanya yang memperjuangkan mahasiswa lain dan lingkungan masyarakat sekitar (walaupun kecil). Kalau Sistemnya bagaiaman? Sama, mau negri ataupun swatsta tetap menciptakan robot dan kerumunan hewan. Kuliah sesingkat – singkatnya, kerja secepat – cepatnya.  Harmoni progresio, membangung keselarasan dengan kebersamaan, sedikit demi sedikit akan hilang. Lupa, kalau kedepannya kitalah yang akan memegang arah tonggak peradaban. Dibuat amnesia, akhirnya jadi robot - robot juga, hewan - hewan juga.

Kesimpulan saya, tolak ukur kampus yang baik yaitu kampus yang bisa mengeluarkan output berupa robot dan kerumunan hewan. Ketika kampus saya ingin mengejar IPB, maka harus menggunakan aturan yang outputnya menghasilkan robot dan kerumunan hewan pula. Padahal, kampus merupakan kawah candradimuka, tempat tumbuh kembangnya suatu peradaban bangsa. Ketika melihat kampus saat ini sebagai replika sebuah perusahaan, suatu kemunduran zaman di era ilmu pengetahuan dan teknologi semakin menjamur. Modernitas sejatinya bicara sikap, pola pikir, prilaku dan hati nurani.

Apakah kiranya yang tidak dijual oleh bangsa ini? Alam, budaya, tradisi, kehormatan, harga diri, dan sekarang sumber daya manusia (MAHASISWA) pun telah dijual. Mau dibawa kemana Indonesia? Satu keyakinan saya, selama kita menjadi bangsa penakut yang dibodohi, selama itu pula kita dalam keterpurukan.  Menjadi sebuah negri budak, budak diantara bangsa, dan budak bangsa lain. // hidup di negeri yang lahap memakan nasi//dari padi yang tidak di produksinya//. Berbanggalah.

 

Jika hanya belajar, hewan pun belajar.

Jika hanya tidur, hewan pun tidur.

Jika hanya ‘kawin’, hewan pun kawin.

Jika hanya bekerja, hewan pun bekerja.

Jika hanya makan, hewan pun makan.

Jika hanya berkerumun, hewan pun berkerumun.

Kami putra dan putri indoneseia bersumpah,

berbahasa satu, bahasa kapitalisme .

Bangsa satu, bangsa kapitalisme.

Tanah air satu, tanah air kapitalisme.

Jayalah sendiri Indonesia.

(Epri Fahmi Aziz,Bogor, 12 Februari 2016)

COMMENTS

Nama

#berbagitips,1,#Berita,2,#cirebon,2,#covid19,1,#dirumahaja,2,#HUT_TNI,1,#mahasiswa,2,#photography #fotografi #cirebon #allaboutcirebon #iconcirebon,1,#puisi #sastra,2,#seriuanaksi,2,#Suara Rakya,1,#tipsandtrik,1,1000 mangrove,1,15 agustus,1,15 Agustus 1995,1,2017,3,2018,3,24 September,1,24 September 20118,1,5 negara pendidikan terbaik di dunia,1,5 Pintu,1,6 bahan alami,1,Abdul Rozak,1,adat dan budaya,1,Addendun,1,ADP 2019,1,AEF,1,agribisnis,2,agriculture festival,1,Ahok,2,air,1,Akbar tandjung,1,akreditasi,2,akreditasi a,1,aksi,11,Aksi bela islam,1,Aksi Demonstrasi,4,aksi mahasiswa,8,Aksi Refleksi,1,Aksi solidaraitas buku,1,aksi solidaritas,2,Aksi Solidaritas Peduli Banjir Cirebon Timur,1,aksi22mei,1,akuntasi,1,Alergi,1,aliansi mahasiswa Ciayumajakuning,3,aliansi mahasiswa cirebon,2,aliansi mahasiswa cirebon raya,1,Aliansi Mahasiswa Peduli Unswagati Bersih,2,Aliansi Mahasiswa UGJ,2,Aliansi Mahasiswa Unswagati,1,Aliansi Pemuda Kecamatan Panguragan,1,all about cirebon,1,AMC,1,AMCER,2,AMPU,1,AMPUH UNSWAGATI,2,AMPUN,1,anak,1,angkatan xx,1,Annual drama performance,1,Annual English Festival,1,anti korupsi,2,anti-erdogan,1,anti-kritik,1,arca,1,ARMY,1,Artikel,5,ascleoius 2018,1,Audiensi,5,audiensi terbuka,1,ayah,2,Badan Eksekutif Mahasiswa,1,bahaya oportunisme,1,baksos,1,Bakti Sosial,1,Balap Sepeda,1,ban pt,1,Bancakan,1,bangsal witana,1,bangunan,1,bangunlah jiwa pemberontak,1,Banjir,1,Banjir Cirebon Timur,1,bapak pers nasional,1,Basket,1,bawang dayak,1,bbm,1,Beasiswa,2,beauty career talk,1,beauty vlogger,1,bekas jerawat,1,belajar online,1,bem,3,BEM Faperta,2,bem fe,7,BEM FH UGJ,1,BEM FH unswagati,1,BEM FH Unswagati Adakan Pertandingan Futsal Sewilayah III Cirebon,1,BEM FISIP,3,bem fk unswagati,2,bem fkip,3,BEM FP,1,Bem Ft,3,BEM Teknik,1,BEM U,15,BEM UGJ,1,BEM Universitas,2,bem unswagati,6,BEMFT,1,BEMFTunswagati,1,bemu,2,Bencana Alaam,1,Bencana Banjir,1,Bencana Banjir Cirebon Timur,1,Berbagi Tips,23,berita,21,berita acara,1,berita cirebon,6,berita foto,1,berita internasional,1,Berita Kampus,27,berita nasional,2,BIJB,1,biography,1,bisu,1,BNN,2,BNN Kota Cirebon,1,bold make up,1,BPKel-Oi,1,BTS,1,budaya,19,budaya korea,1,budaya makan korea,1,Budidaya Jamur Tiram,1,Bukber,3,buku,2,bulan bahasa,1,bulu tangkis,1,bulutangkis,1,Bupati Cirebon,3,bursa efek indonesia,1,buya yahya,1,cacar monyet,1,campdik,1,campus on stage,1,cara memutihkan gigi,1,central batik cirebon,1,Cerpen,6,cfj 2k19,1,China,1,Ciayumajakuning,2,cindercella,1,cinta,2,cinta sejati,1,Cipasung,1,cirebon,95,Cirebon Bersatu,1,cirebon historia fun run 2019,1,Cirebon Merdeka,1,cirebon raya,1,Cirebon timur,1,civilfestival,1,Comfest2017,1,Comfestjeh 2K17,1,comfestjeh 2k19,2,comfestjeh2k18,1,corona virus,3,Cover Dance Competition,1,covid 19,4,covid19,1,Curug Cipeteuy,1,D'Box CC,1,dak,14,DAK 96 M,20,DAK 96M,1,dana,1,dana DPP,1,dana kampanye,1,darurat demokrasi,2,daruratdemokrasi,4,daun katuk,1,daun pepaya,1,debat kandidat,1,Debat Perdana,1,debus,1,deddy mizwar,1,Dedi Mizwar,1,dekan baru,1,dekan fisip,1,dekan FKIP,1,Demo Sopir Angkot,2,Demokerasi,1,demonstrasi,3,dengar pendapat,1,desa kalimeang,1,desain,1,desain grafis,1,dewan pers,1,dewasa,1,Diah Agustina,1,dies natalis,4,Dies natalis Himakom,1,diesnatalis,6,Diesnatalis ke-59,1,Diesnatalis Mapala Gunati,3,Diesnatalis UKM Seni & Budaya,1,DiesnatalisUnswagati57,3,diksar,1,dikti,1,dilarang gondrong,1,Dilarang Gongrong,1,DISBODPURPAR,3,Diskusi,5,Diskusi Lingkungan,1,Diskusi Perempuan,1,Diskusi Publik,3,Diskusi Rasa,1,Dispensasi,1,DKI Jakarta,1,DKISKotaCirebon,1,dlh,1,dokter ortopedi,1,Donor darah,3,dosen unswagati,1,down,1,down syndrome,1,dpm,5,DPM FE,4,DPM FH unswagati,1,dpm unswagati,1,DPM-U,11,dpmu,2,dpmunswagati,1,dpp,1,DPPKAD,1,dpr ri,1,DPR-RI,4,DPRD,4,DPRD Cirebon,4,DPRD Kabupaten Cirebon,2,dpupr,7,drama,1,driver amt,1,dunia,2,Dunia Kampus,62,Duta Unswagati 2018,1,e-gamelan,1,e-ktp,1,empat sehat lima sempurna,1,English Student Association,1,Enterpreneur Festival,1,entertainment,1,erdogan,1,ESA,3,esa unswagati,3,esai nasional,1,Esensi Hari Kartini,1,essai,2,Even kampus,1,Event Kampus,139,expo,1,expo pasar modal,1,fajar merah,1,fakultas,7,fakultas ekonomi,5,fakultas ekonomi unswagati,3,fakultas hukum,3,fakultas Hukum UGJ,1,Fakultas hukum unswagati,3,fakultas kedokteran,6,fakultas kedokteran unswagati,2,fakultas pertanian,3,fakultas teknik,7,fakultas teknik sipil,2,fakultas teknik unswagati,5,Faperta,3,fatwa,1,FB,1,FE,12,Feminisme,1,Festial Kraton,1,Festifal Islami,1,festival budaya sunyaragi,9,Festival Keraton Nusantara,8,festival komunikasi,1,festival literasi,1,festival literasi cirebon cirebon,1,Fh unswagati,1,Fiersa Besari,1,film,1,film indonesia,1,Final piala dunia 2018,1,fisif,1,fisip,14,FISIP UGJ,1,FISIP Unswagati,9,FisipUnswagati,1,fk unswagati,1,fkip,7,fkip bahasa inggris,2,fkip bahasa inggris unswagati akreditasi a,1,fkip unswagati,4,FKIPUnswagati,1,FKN XI,10,flu,1,fordisma,1,forsidas,1,forum ormawa,1,foto,4,fotografi,2,Fotografi,3,FP,1,fp unswagati,1,FPTI,1,fun run 2019,1,g30spki,1,gagasmedia,1,Gambar,1,garut,1,Gatot Nurmantyo,3,gaya hidup,2,gebyar matematika,1,gedung baru,1,gedung gt unswagati,1,gema,1,gemilang kreasi setara,2,Gerakan pemuda,2,Gerakan Perempuan UGJ,1,Gerhana,1,gerhana matahari,1,gigi anak,1,gmp,1,GMPK,1,GMT,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,google,1,gor ranggajati,1,GOW,1,GRAGE CITY MALL,1,gratis,1,greenbuilding,1,Gunung Ciremai,1,guru,1,hak jawab,1,halaman parkir,1,harapan dalam impian,1,hardiknas,1,hari buku,1,Hari buku sedunia,1,hari bumi,2,Hari gizi nasional,1,hari ibu,1,hari kartini,1,Hari pahlawan,4,hari pers nasional,1,hari sejuta pohon dunia,1,Hari Tani Nasional,2,harta,1,hasil suara,1,HATHI,1,health,1,healthy,1,Hemat baterai,1,Heregistrasi,4,herregistrasi,1,hiburan,2,hidup berawal dari mimpi,1,highlighter,1,himagara,1,HIMAJEMEN,3,himakom,9,Himakom UGJ,1,Himakom Unswagati,1,HimakomUnswagati,2,Himaptika,2,himatansi,1,hipmagri,2,hipmagro,1,hmj,1,hmj akuntansi,3,hmj diksatrasia,1,HMJ-M,1,HMJAK,1,HMJM,4,HMS,9,hms unswagati,2,HMSUnswagati,1,hoax,1,hubungan,1,hujan bulan juni,1,hukum rimba,1,hut RI,1,HUT RI Ke-72,1,IAI BBC,2,IAIN,1,ibu,2,ibu-ibu,1,Ida Rosnidah,1,Idental Radio,1,Idul Fitri,1,Ikatan Pedagan Pasar Sumber,1,Ilmu administrasi negara,1,ilmu komunikasi,5,Immni,4,inagurasi,1,inaugurasi,2,indonesia,9,indonesia berduka,1,indonesia waspada,1,indramayu,2,industry 4.0,1,infografis,2,insiden,1,insomnia,1,intelektual,1,Internasional,21,Internasional Exhibition for Young Inventors,1,Internation Women's Day,1,Investigasi,4,ipik permana,1,IPTI,1,isna silvia,1,ISO,1,isu jam malam,1,isu penghapusan kkn,1,ITB kampus cirebon,1,IWD2020,1,jadimulya cirebon,1,jadwal pelaksanaan PMB ITB Kampus Cirebon,1,Jaga jari,2,Jagajari,1,jagakali,1,jagakali art festival,2,jagakali international art festival,1,Jakarta,1,jawa barat,3,jenny marx,1,jenny von westphalen,1,JFMI9,1,jiaf8,2,jodoh,1,jokowi,2,junaedi noer,1,Juntinyuat,1,jurnalis,2,jurnalistik,2,k-pop,1,kabar,1,Kabarku Yang Usang,1,kabinet,1,kabupaten cirebon,1,kacang hijau,1,kacirebonan,1,Kadung Kait,1,kaji media,1,kampus,17,kampus tiga,1,kankaer,1,kanoman,1,kapolresta cirebon,1,Karakter,2,karl marx,1,karya sastra,2,kata rindu,1,kawan,1,Keamanan,2,kearifan lokal,1,Kebudayaan,3,Kebun Teh,1,Kecantikan,1,kecewa,1,kegiatan bersih-bersih,1,kegiatan mahasiswa,5,Kehilangan,3,Kejari,1,kejari kota cirebon,1,kekerasan seksual,1,keluarga,2,Keluarga wisudawan,3,kemacetan,1,kemenpora,1,KEMENRISTEKDIKTI,2,Kemenristerkdikti,1,Kemensos,1,kemerdekaan indonesia,1,kemerdekaan republik indonesia,2,Kerajaan majapahit,1,keraton,2,keraton kasepuhan,2,keraton kasepuhan cirebon,1,keringkan baju,1,kerusakan jalan,1,Kesehatan,25,ketahanan air,1,Ketua Umum,1,kimchi,1,KitaUnswagati,4,KKM,1,KKN,7,KKN Desa Slendra,1,kkn online,2,kkn unswagati,2,KLISE,8,KLJ,1,KLJI,1,KNPI,3,Kodim,1,KOMANDO,2,KOMANDO V,1,komik,1,kompetisi panjat tebing,1,komunitas,2,komunitascirebon,1,konferensi internasional,1,konser,1,Konsolidasi,2,Konsumsi,1,Koordinasi,1,koperasi,1,kopi gayo,1,kopi rasa wine,1,korea,1,korupsi,8,korupsi E-KTP,1,kota cirebon,12,KPI,1,KPK,2,KPM,1,kpop,1,Kronologis,1,ksehatan,1,KSR,2,ksr pmi unswagati,1,kudeta,1,kuliah,1,kuliah kerja nyata,1,kuliah online,2,kuliah umum,3,kuliner,7,kuliyah umum,1,kuluah online,1,kuningan,2,kupi,1,Laila jangan bersedih,1,LAKSI,1,laku pejabat,1,Lawan Patriarki,1,LBKH,1,LBU,2,LDK IMMNI,1,ldko,1,lebaran,1,Lelaki,1,lgbt,1,LIDI,1,lifestyle,7,lift,1,Lingkungan,2,Lipsus,1,literasi,3,Literasi Digital,1,LLMB 2019,1,lomba,1,Lomba Bahasa Inggris,1,lomba fotografi,1,Lomba Hadroh,1,lomba opini,1,Lombok Bangkit Mandiri,1,lompat tali,1,Longsor Kuningan,1,LPJ,3,lpj pkkmb 2019,3,lpm,1,lpm fatshoen,1,lpm setara,9,lpm usu,1,lulusan terbaik,1,Maba,2,mahasiswa,27,mahasiswa aksi,2,mahasiswa baru,3,mahasiswa cirebon,2,Mahasiswaa,1,Majalengka,4,makanan khas cirebon,1,make up,1,makna historis,1,makrab,2,malaysia,1,mandat presiden,1,manfaat,1,manfaat menangis,1,mangrove,1,manusia,1,manusia dari kamar mandi,1,Mapala Ciayumajakuning,3,mapala gunati,10,marlina si pembunuh empat babak,1,marsha timothy,1,martha c. tiahahu,1,Masa lalu,1,mata kuliah drama,1,Matahari,1,matinya etika dan moral,1,Maulid Nabi,1,Maulid Nabi Muhammad 1441 H,1,Media Kampus,1,media massa,1,media palsu,1,membaca buku,1,membenarkan pikiran kita,1,memilih perguruan tinggi,1,menghilangkan,1,menikah,1,Menristekdikti,2,menwa,2,merdeka,1,metropolitan,3,minat membaca,1,moonrise over egypt,1,Moral,1,moralitas,1,MUBES,5,mubes fisip,1,Mubtada Kopi,2,mudik 2017,1,mukarto siswoyo,2,mukbang,1,muludan,1,museum batik,1,MUSIC,1,musik,1,musim hujan,1,musyawarah besar,1,musyawarah pkkmb,1,Nadin Amizah,1,Nasional,57,Natal,1,Nazli Ilicak,1,News,61,Ngopi Bareng,2,nonton bareng,1,nusantara,1,Objek Wisata,1,Oi Cirebon,1,ojk,1,okke 'sepatumerah',1,Olahraga,11,olimpiade,1,Omnibus Law,1,Open House,1,open recruitment,2,Operasional,1,Opini,66,oprec,3,Orangtua,1,orasi,1,orasi kebudayaan,1,organisasi,1,Ormawa,6,Ormawa day,1,ormawa fisip,1,overdosis kafein,1,P2M,3,pahlawan,2,Pameran,2,pameran fotografi,1,pameran museum,2,pamp;k,1,Pancasila,2,panti asuhan,1,Panwaslu,1,pariwisata,6,Parkiran motor,3,pasar sumber,2,pascasarjana,4,pecinta alam,3,pecinta motor klasik,1,Pedagang,1,Pedagang Pasar Sumber Tolak Relokasi,1,pedati pustaka,1,pejabat,1,pejambon,1,pelantikan,2,Pelatihan,1,pelecehan seksual,1,Pelepasan,3,pelepasan wisudawan wisudawati,3,pembangunan,2,Pembekalan,1,Pemerintah Kabupaten Cirebon,1,Pemerintahan Mahasiswa Bukan Dagelan,1,pemilihan dekan,2,Pemilihan Dekan FE,1,Pemilihan Raya,1,pemilihan rektor,3,pemilihan serentak 2019,1,Pemilu,3,pemimpin,1,pemira,1,pemira 2019,5,pemira fe,4,pemira unswagati,6,Pemkab Cirebon,1,PEMKOT,1,pemkot cirebon,1,penangkapan,1,pencurian motor,1,pendaftaran,1,pendidikan,4,pendidikan bahasa inggris unswagati,1,pendidikan terbaik di dunia,1,penegerian unswagati,1,pengembaraan,1,pengerian,1,penghijauan,1,pengibaran bendera 1.000 meter,1,Peraturan,1,Perbaikan,1,perempuan,2,Perempuan Menggugat,1,perempuan yang sedang belajar,1,perempuan-perempuan tersayang,1,perilaku,1,PERISAI,1,perjal bandung,1,perjal cirebon,1,perjal menyambut fajar,1,pernikahan dibawah umur,1,Pernyataan Sikap,1,perpustakaan jalanan,1,perpustakaan jalanan cirebon,1,perpustakaan keliling,1,pertamina,1,pertukaran mahasiswa,1,pesta demokrasi,3,petani,1,petani kendeng,1,petisi,2,petisi online,2,pgsd,1,piala aff,1,piala_dunia,1,pini mahasiswa,1,PKKMB,25,PKKMB 2017,4,pkkmb 2019,2,pkkmb fakultas 2019,1,pkkmb fakultas kedokteran,1,pkkmb fakultas teknik,1,pkkmb fakultas teknik unswagati,1,pkkmb fisip,1,PKKMB FT 2018,1,pkkmb ugj,2,pkkmb ugj 2019,1,PKKMB UNSWAGATI,6,pkkmb unswagati 2016,2,PKKMB-FE,1,pkkmb-fh,1,PKKMB-U,5,pkkmbfisip2017/2018,1,PkkmbUnswagati1617,3,pkkmbunswagati17/18,1,PKL,1,pmb,2,PMB2019,1,PMI,1,pohon,1,Pohon natal,1,POK,1,Pokemon Go,1,Polemik,1,Politik,4,politik praktis,1,Polres Kota Cirebon,1,PON XIX JABAR,1,Popmasepi,1,ppg,1,PPHP,2,PPK,1,PPUM,5,PPUM-FE,1,PPUM2017,1,pr unswagati,1,pra diksar,1,praktis,1,pray for randi,1,presiden soekarno,1,presidium,1,presma,2,prodi,2,professional,1,Profil,9,program kerja,1,proker,5,proklamasi,1,prosesi budaya,1,Provokatif,1,prussia,1,ps3,1,PSM,3,PT.Jasa Raharja Cirebon,1,PTN,1,puasa,1,public relations,1,puisi,31,Puisi dan Sastra,45,puisi tuan,1,PUM,12,PUM FE,1,PUPR,1,Purbalingga,1,purnama,1,rachel goddard,1,radharpancadahana,1,ragam,2,rakernas,2,rakyat,1,Ramadhan,2,Rapat,2,rapat pleno,1,razia buku,1,rctv,1,reakreditasi,1,reformasi dikorupsi,3,Regional,191,rektor,5,rektor unswagati,2,rektor usu,1,relokasi,1,Resensi,12,resensi buku,5,resensi film,2,resensi film 2018,1,reuni akbar ft,1,Revitalisasi pasar,1,revolusi industri,1,revolusi industri 4,1,rio de janeiro,1,ritual,1,RKUHP,1,robot,1,RPD,1,rth,1,rubrik,1,RUU PKS,1,RUUKPK,2,saaung perjuangan,1,sahur,1,sajak,3,sakit,1,saksi kunci,1,sakura science,1,sandi,1,sanggar lingkungan hidup,1,sanggar sunda rancage,1,sanggar tari,1,sanjungan,1,sao paulo,1,sapardi djoko damono,1,sarah ayu,1,sarjana,3,sastra,30,Saungjuang,1,save kpk,2,Save Pasar Sumber,3,sayap-sayap patah,1,sea games,1,sejarah,6,sejarah kerajaan majapahit,1,sekuritas,1,semarak keilmuan,1,seminar,5,Seminar fotografi,1,Seminar Internasional,1,seminar kebudayaan,1,Seminar Konsentrasi,2,seminar nasional,2,seminar nasional 2020,1,Seminar Umum,1,seni,5,seni tari,1,senja di Alexandria,1,senja sastra,2,seoul,1,sepak bola,1,serayu,1,Seren tahun,1,Sertifikat ISO,1,setara news,1,Setara TV,1,setaranews,6,setelah Addendum,1,Setya Novanto,2,Shalawat Nabi,1,singapura,1,single,1,sirnas,1,sispala,1,siswa sma,1,situs,1,sk,1,sk rektor,1,skk migas,1,SKK_Migas],1,Skripsi,2,sks,1,sks dan dpp,2,SMAN 1 Arjawinangun,1,SMAN 7 CIREBON,1,smk al-jabbar,1,SMS,1,Sosial distancing,1,Sri Lanka,1,Stadium Goverment,1,STARS AND RABBIT,1,Stop Narkoba,1,stop tindakan represif aparat,1,studi banding,1,suara mahasiswa,1,Suara Pedagang,1,suara rakyat,8,suara realitas,1,suara yang hilang,1,suhay salim,1,Suherli,1,sumpah pemuda,2,sunda wiwitan,1,Sunyaragi,2,surat untuk puan,1,Susukanlebak,1,sylviana murni,1,syndrome,1,Syukuran,1,takjil,1,talkshow,1,tari tradisional,1,tasya farasya,1,Teater,2,Teater Dugal,2,teatermantu,1,technology,2,Teknik Sipil,2,teknik sipil unswagati,3,TeknikSipilUnswagati,3,Teknologi,12,temab,1,tempo,1,TentaraNasionalIndonesia,1,TEP,3,terasi,1,Terjebak “in Bad Culture”,1,Terkini,1649,tes masal,1,the grand old man,1,tim pemberantas pungli,1,tindak represivitas,1,Tips,11,tips and trik,2,tips dan trik,4,tips presentasi,1,tips traveling,2,tips untuk anak,1,tirto adhie soerjo,1,tki,1,tkw indonesia,1,tolak narkoba,1,tolak omnibuslaw,3,Tolak Relokasi Pasar,1,Tolak Relokasi pasar sumber,3,Tolak Relokasi Pasar umber,1,topma,1,Tour de Linggarjati,1,TPA,1,TPA Kopi Luhur,1,tps 3,1,Tradisi,1,Training Legislasi,1,Transaransi Kampus,1,Transparansi,6,transportasi,1,trauma healing,1,traveling murah,1,tri darma perguruan tinggi,1,tribun jabar,1,trupark museum,1,trusmi cirebon,1,turki,1,tutorial keislaman,3,tutorial keislaman unswagati,2,tv kampus,2,tv kampus cirebon,1,tv kampus unswagati,1,uang,1,UAS,2,UGJ,48,UGJ Cirebon,5,UGJ Cirtebon,1,ukm,1,UKM KSR,1,ukm Pamp;K,2,UKM Rohis Usahid,1,ukm seni budaya,1,UKM Seni dan Budaya,8,ukm seni dan budaya unswagati,1,un,1,un online,1,unit kegiatan mahasiswa,1,universitas,12,Universitas Swadaya Gunung Jati,3,unjuk rasa,2,Unswagati,214,unswagati akreditasi a,1,unswagati cirebon,12,UNSWGATI,1,Unswgati cup 2017,1,untag cirebon,1,USB,4,usbn,1,uswagati,1,UTS,2,Video,5,vietnam,1,virus corona,2,virus zika,1,vlogger indonesia,1,volunteer,1,Wadek II,1,wagub jabar,1,wakil rektor,1,walikota cirebon,1,wapresma,1,Warga Cirebon,1,warisan kesenian dan kebudayaan,6,Warta,1,Warta Kampus,318,watu semar,1,we are the real united kingdom,1,wine halal,1,wiranto,2,wirayuwana choir,1,wisata,4,wisuda,6,wisuda ke 46,2,wisuda ke 47,1,wisuda unswagati,1,wisuda XLIX,2,wisuda XLVII,1,Women's March 2020,1,Women's March Cirebon,1,workshop,1,Workshop fotografi,1,wr III,3,wr3,1,Yayasan,2,yayasan unswagati,4,yono maulana,2,YPSGJ,1,yudisum,1,
ltr
item
SetaraNews.com: KIAT – KIAT KULIAH SINGKAT, CEPAT KERJA
KIAT – KIAT KULIAH SINGKAT, CEPAT KERJA
SetaraNews.com
https://www.setaranews.com/2016/02/kiat-kiat-kuliah-singkat-cepat-kerja.html
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/2016/02/kiat-kiat-kuliah-singkat-cepat-kerja.html
true
5774345634689947304
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy