Gandrung Budaya (K)Pop Biar Dibilang ‘Kekinian’

Oleh Epri Fahmi Aziz Saudaraku, sebangsa dan setanah air.  Saya lagi galau nih, maunya sih dalam kesempatan kali ini, saya bisa menceri...

Oleh Epri Fahmi Aziz
Saudaraku, sebangsa dan setanah air.  Saya lagi galau nih, maunya sih dalam kesempatan kali ini, saya bisa menceritakan keluh kesah yang mengganjal di benak dan hati saya, yang mebuat saya makan jadi tak teratur, mandi apalagi, sehari sekali juga udah untung banget.  Ceritanya mah  saya tuh mau ‘curhat’ tau.  Eh, eh nanti dulu, jangan salah pikir, curhatan saya kali ini bukan soal perkara yang selalu ngehits dibicarakan oleh kalangan muda mudi seperti kita, mulai dari fesbuk, twiter, instagram, bbm, sekolah, kampus, kos-kosan, kafe, pojok warung kopi sampe ke sudut wece, yaitu cinta.

Tau sendiri kan Cinta sekarang  juga mengalami pergesaran makna, bahkan dangkal, hanya direpresentasikan dengan sebuah kasih-sayang (katanya) dan diikat dengan sebuah tali yang sangat, ngat, ngat sakral, yang melambangkan gelar sebagai –kalo bahasa gaulnya –  pacar. Bukan seputar itu curhatan saya, walaupun ada sedikit pembahasan seputar cinta, ntar temen – temen tau sendiri deh cintanya seperti apa. Eh, ko jadi ngomongin soal cinte, gak bakal ada matinye, kata mandra sih begono. Sampe komputer ini jeblug juga gak bakalan ada endingnya, heehe.

Owh iya, sebelum saya curhat ke inti persoalan, alangkah lebih baiknya kalo kita plesbek dulu nih, tapi bukan untuk merenung apalagi sampe galau – galauan mengingat masa lalu yang bikin kita gagal move up, eh ngomongin cinta lagi, sory pemirsah.  Sejarah kan  telah membuktikan, bahwa culture (budaya) memiliki perananan penting dalam sebuah pencapaian peradaban suatu bangsa. Indonesia, negri saya tercinta – dan juga kalian (mungkin) - sebuah negri dibelahan timur dunia, memiliki culture yang begitu beraneka ragam loh. Negri yang terkenal dengan gemah ripah loh jinawinya sampai dikenal dengan ‘samudra atlantik yang hilang’. Kita semua tau, rumusnya seperti itu.

Mengapa? Kita pasti mengakui negri ini memiliki keanegaraman yang sangat luar biasa, dimulai dari; alam, budaya, suku, ras, agama, bahasan dan prilaku masyarakatnya yang heterogen, pokoknya banyak banget deh.  Sejarah mencatat demikian, tapi itu hanya sebuah sejarah, sayangnya cuman tercatat di buku – buku pelajaran aja. Saya juga sering dengar,  dulu  pas jaman sekolah sampe sekarang, baca juga pernah, dan itu sangat sangat berguna buat saya, masuk ke otak saya, sangking masuknya sampe hafal diluar kepala. Akhirnya saya bisa ngisi jawaban soal – soal ujian dengan nilai yang sempurna. Hoo..rrreeeee!

Saudaraku, sebelum curhat saya terlalu jauh, kalian pasti punya pemikiran dan pendapat masing – masing nih terkait kebudayaan kita. Sebagai manusia –yang mengaku- moderen, gimana pandangan kalian? Biasa saja, memprihatinkan kah, atau tak terpikiran bahkan tak diperhatikan sama sekali? Kasian ya Indonesia kena PHP sampe baper yang berkepanjangan, ha..haa.  Temen – temen pasti tau kan kita sekarang – mau gak mau -  memasuki era globalisasi. Era ini semuanya ditandai dengan hal – hal yang semuanya itu berbau serba moderen.

Pakaian, hp, rumah, apa lagi, pasti banyak kan? Prilaku kita pun sama,  di tuntut (secara tidak langsung dipaksa) untuk mengikutinya. Akhirnya pergeseran nilai – nilai cultural, apalagi spritiual, tak bisa lagi kita bendung loh. Pada titik klimaks bahkan manusia moderen itu kaya binatang, banyak kasusunya, gak perlu diceritain, pasti udah pada tau.  percaya gak? Terserah sih, mau percaya atau gak, gak juga gak apa – apa. Aku mah apa atuh, makan, mandi, gosok gigi, ee juga dikampus. Sedih, ya, haha..ha.

Jadi gini asal muasalnya, kapitalisme dengan kekuatan capital (modal) menciptakan sebuah era yang disebut globalisasi. Dengan kekuatan modal itu bisa menciptakan pasar (teori ekonomi). Demi kepentingan untuk meraup keuntungan sebanyak – banyaknya, tentunya dengan mission imposiblnya untuk memporak – porandakan budaya kita yang agung nan luhur ini. Nah, makanya  sebagai pasar (karena penduduk kita banyak) – dengan berbagai komoditi khas modernitas –  kita digempur bertubi – tubi  dari segala lini sektor dengan prodak – prodak budaya modernnya. Prodaknya yaitu berupa industry budaya (media) yang mencipatakan apa itu yang dimaksud budaya pop.

Sampe sini, udah bisa di tangkap belum soal curhatan saya? Kalo gak didengerin saya mau pundung ah, gak mau dilanjut, ha.. haha. Tenang saya gak pundungan ko orangnya, sabar, tawakal, baik hati dan tidak sombong. Dilanjut ya curhatnya, boleh kan? Gak juga saya mau maksa. Kapitalisme itu emang pinter, bikin kita terpesona dan terlena.  Gampangnya sih gini, modenitas itu anak kandung dari kapitalisme, yang melahirkan anak cucu sampe cicit. Budaya pop (populer), yang akan menjadi fokus curhatan saya inilah salah satunya. Budaya pop tau? Pasti tau, paling tidak, pernah denger K-POP.  Ada yang suka K-POP atau drama korea, film, musik, sinetron, selfi, ngemall, shophing, nongkrong di kafe, pacaran? Pasti suka semua, saja juga suka, hahaha.

Nah itu semua merupakan budaya pop yang diciptakan oleh kapitalisme melalui modernitasnya. Makanya saya curhat, supaya kita bisa berbagi, dan bisa mengendalikan diri, supaya gak bablas, blas. Saat ini kita hidup dalam sebuah dunia yang penuh dengan identitas-identitas dari merek global. Hp pengennya yang bermerek, nongkrong ditempat yang bermerek, makanan minuman bermerek, sampe cinta pun kudu bermerek (pacaran).   Media massa inilah yang menjadi senjata utamanya, yang dimodali oleh perusahaan - perusahaan kapitalis tulen bertaraf global (multinasional). Akhrinya kita menjadi konsumen dari industri hiburan, kita jadi komoditas ekonomi, dan menjadi alat yang diperbudak oleh capital karena sekarang tolak ukur kita sebagai manusia moderen pasti berupa materi, yang melambang status, gaya hidup, tren, dan akhirnya jadi membudaya diantara kita semua.

Televisi mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk pendapat umum, pola pikir, perilaku, dan kepribadian kita, temen – temen sadar gak?. Acara televisi itu mengusung nilai-nilai tertentu, kemudian nilai-nilai tersebut diadopsi oleh khalayak dan menjadi budaya yang berkembang dan menjadi tren diantara kita semua (masyarakat). Hal inilah yang dimaksud dengan budaya pop. Pengaruh media sangatlah dominan pada kehidupan kita, tingkah laku, sikap, gaya hidup kita, semuanya dipengeruhi, tanpa terkecuali.  Modernitas dengan membawa teknologi serta sarana dan prasarana, apabila kita tidak bisa mengontrol, maka akan tergoda, terbuai, terlena, dan lupa akan jati diri kita yang sebenarnya sebagai orang timur, yang terkenal dengan solidaritasnya, kepekaannya, kepintarannya, dan ‘keberadabannya’ dengan nilai – nilai luhur yang kita punya. Tau gak nilai luhur kita?  Coba pelajarin deh sejarah kebudayaan Indonesia;sosial,kultur,dan ekonomi. Kalau mau itu juga, gak juga gpp, saya sih gak rugi, gak ngeluarin modal ko, hehe.

Budaya pop itu memiliki berbagai dampak negative diantarnya  membuat kita jadi konsumtif, contohnya berbelanja, pacaran,nongkrong,  mendengarkan musik dan film cengeng dll.  Misalnya dalam dunia mahasiswa kekinian (masyarakat pada umumnya), lebih baik nongkrong sambil ngerumpi daripada diskusi, lebih seneng ngemall belanja yang gak – gak ketimbang beli buku, lebih asik bbman, twiteran, instgram ketimbang nulis.  Bener gak? Kalo salah maafin saya ya, please, heehe. Alhasil apa yang terjadi? Mental kita cengeng, moral kita rendah, individualistik, permisif, hedon, jauh terhadap nilai – nilai budaya, apalagi spiritual. Itu semua dampak negatif yang dibawa modernitas, selain mencari keuntungan karena kita memiliki penduduk yang luar biasa banyak dan konsumtif. Misi paling mengerikan dari kapitalisme itu menghancurkan pondasi  dari nilai – nilai luhur yang dimiliki oleh budaya kita. Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan akan muncul fenomena kegalauan budaya pada tingkat individu dan tingkat sosial. Seperti yang sedang saya alami,  makanya saya curhat, karena saya lagi galau nich. Saya berfikir kalo terus – terusan kaya gini, gak bakalan ada lagi tuh manusia Indonesia,  adanya robot, mending robot sih , kalo zombi-zombi yang bermunculan kan ngeri. Hiiihhh, atut  gak sih, mengerikan.

Bagiamana ya cara membendungnya kawan - kawan? Menurut saya gampang ko, gak susah untuk membendung kapitalisme (barat), dengan gempuran budayanya. Kembali kepada fitrah kita sebagai manusia Indonesia yang sadar dan cinta atas nilai – nilai luhur budaya dan spiritual kita. Cinta pada diri sendiri, cinta pada sesama, dan cinta pada Indonesia.  Kita ini merupakan ras paling istimewa loh  di dunia, makanya di bikin gak maju-maju, kalo maju Indonesia itu bisa jadi negara adidaya dari negara adidaya yang lainnya. Percaya gak? Peradaban dimulai dari negri kita, tidak bakal ada barat kalo belum ada timur. Budaya timur merupakan budaya yang paling luhur, tidak hanya untuk kita, sesama, Indonesia bahkan untuk dunia.

Jangan malu apalagi gengsi kalo kita dianggap tidak moderen – gak kekinian -  karena manusia moderen itu hakikatnya manusia yang tidak beradab. Sementara nilai cultur dan spiritual  kita itu mengajarkan kita jadi manusia yang bijak, bermoral dan spiritual, dan tentunya lebih beradab. Jangan malu jadi orang Indonesia justru harus bangga.  Ayo kawan, jangan muluk – muluk, cukup dimulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil, dan mulai saat ini. Kenali, pahami, rasakan, renungkan, dan kobarkan dalam hati, teriakan dalam dada, tekad kan dalam sanubari , katakan dengan lantang SAYA MANUSIA, MANUSIA INDONESIA. MANUSIA YANG PENUH RASA CINTA-KASIH UNTUK SESAMA, NUSANTARA DAN DUNIA. Ini curhatanku, curhatanmu? Sekian dulu, nanti dilanjut lagi ya, dadaaaahhhh.





COMMENTS

Nama

#berbagitips,1,#Berita,1,#cirebon,1,#covid19,1,#dirumahaja,2,#HUT_TNI,1,#mahasiswa,1,#photography #fotografi #cirebon #allaboutcirebon #iconcirebon,1,#puisi #sastra,2,#seriuanaksi,1,#tipsandtrik,1,1000 mangrove,1,15 agustus,1,2017,3,2018,3,24 September,1,24 September 20118,1,5 negara pendidikan terbaik di dunia,1,5 Pintu,1,6 bahan alami,1,Abdul Rozak,1,adat dan budaya,1,Addendun,1,ADP 2019,1,AEF,1,agribisnis,2,agriculture festival,1,Ahok,2,air,1,Akbar tandjung,1,akreditasi,2,akreditasi a,1,aksi,11,Aksi bela islam,1,Aksi Demonstrasi,3,aksi mahasiswa,6,Aksi Refleksi,1,Aksi solidaraitas buku,1,aksi solidaritas,2,Aksi Solidaritas Peduli Banjir Cirebon Timur,1,aksi22mei,1,akuntasi,1,Alergi,1,aliansi mahasiswa Ciayumajakuning,3,aliansi mahasiswa cirebon,2,Aliansi Mahasiswa Peduli Unswagati Bersih,2,Aliansi Mahasiswa UGJ,1,Aliansi Mahasiswa Unswagati,1,Aliansi Pemuda Kecamatan Panguragan,1,all about cirebon,1,AMC,1,AMPU,1,AMPUH UNSWAGATI,2,AMPUN,1,anak,1,angkatan xx,1,Annual drama performance,1,Annual English Festival,1,anti korupsi,2,anti-erdogan,1,anti-kritik,1,arca,1,ARMY,1,Artikel,5,ascleoius 2018,1,Audiensi,5,audiensi terbuka,1,ayah,2,Badan Eksekutif Mahasiswa,1,bahaya oportunisme,1,baksos,1,Bakti Sosial,1,Balap Sepeda,1,ban pt,1,Bancakan,1,bangsal witana,1,bangunan,1,bangunlah jiwa pemberontak,1,Banjir,1,Banjir Cirebon Timur,1,bapak pers nasional,1,Basket,1,bawang dayak,1,bbm,1,Beasiswa,2,beauty career talk,1,beauty vlogger,1,bekas jerawat,1,belajar online,1,bem,3,BEM Faperta,2,bem fe,7,BEM FH UGJ,1,BEM FH unswagati,1,BEM FH Unswagati Adakan Pertandingan Futsal Sewilayah III Cirebon,1,BEM FISIP,3,bem fk unswagati,2,bem fkip,3,BEM FP,1,Bem Ft,3,BEM Teknik,1,BEM U,15,BEM UGJ,1,BEM Universitas,2,bem unswagati,6,BEMFT,1,BEMFTunswagati,1,bemu,2,Bencana Alaam,1,Bencana Banjir,1,Bencana Banjir Cirebon Timur,1,Berbagi Tips,23,berita,21,berita acara,1,berita cirebon,6,berita foto,1,berita internasional,1,Berita Kampus,25,berita nasional,2,BIJB,1,biography,1,bisu,1,BNN,2,BNN Kota Cirebon,1,bold make up,1,BPKel-Oi,1,BTS,1,budaya,19,budaya korea,1,budaya makan korea,1,Budidaya Jamur Tiram,1,Bukber,3,buku,2,bulan bahasa,1,bulu tangkis,1,bulutangkis,1,Bupati Cirebon,3,bursa efek indonesia,1,buya yahya,1,cacar monyet,1,campdik,1,campus on stage,1,cara memutihkan gigi,1,central batik cirebon,1,Cerpen,6,cfj 2k19,1,China,1,Ciayumajakuning,2,cindercella,1,cinta,2,cinta sejati,1,Cipasung,1,cirebon,95,Cirebon Bersatu,1,cirebon historia fun run 2019,1,cirebon raya,1,Cirebon timur,1,civilfestival,1,Comfest2017,1,Comfestjeh 2K17,1,comfestjeh 2k19,2,comfestjeh2k18,1,corona virus,3,Cover Dance Competition,1,covid 19,4,covid19,1,Curug Cipeteuy,1,D'Box CC,1,dak,14,DAK 96 M,20,DAK 96M,1,dana,1,dana DPP,1,dana kampanye,1,darurat demokrasi,2,daruratdemokrasi,4,daun katuk,1,daun pepaya,1,debat kandidat,1,Debat Perdana,1,debus,1,deddy mizwar,1,Dedi Mizwar,1,dekan baru,1,dekan fisip,1,dekan FKIP,1,Demo Sopir Angkot,2,Demokerasi,1,demonstrasi,3,dengar pendapat,1,desa kalimeang,1,desain,1,desain grafis,1,dewan pers,1,dewasa,1,Diah Agustina,1,dies natalis,4,Dies natalis Himakom,1,diesnatalis,6,Diesnatalis ke-59,1,Diesnatalis Mapala Gunati,3,DiesnatalisUnswagati57,3,diksar,1,dikti,1,dilarang gondrong,1,Dilarang Gongrong,1,DISBODPURPAR,3,Diskusi,5,Diskusi Lingkungan,1,Diskusi Publik,3,Diskusi Rasa,1,Dispensasi,1,DKI Jakarta,1,DKISKotaCirebon,1,dlh,1,dokter ortopedi,1,Donor darah,3,dosen unswagati,1,down,1,down syndrome,1,dpm,5,DPM FE,4,DPM FH unswagati,1,dpm unswagati,1,DPM-U,11,dpmu,2,dpmunswagati,1,dpp,1,DPPKAD,1,dpr ri,1,DPR-RI,4,DPRD,4,DPRD Cirebon,4,DPRD Kabupaten Cirebon,2,dpupr,7,drama,1,driver amt,1,dunia,2,Dunia Kampus,62,Duta Unswagati 2018,1,e-gamelan,1,e-ktp,1,empat sehat lima sempurna,1,English Student Association,1,Enterpreneur Festival,1,entertainment,1,erdogan,1,ESA,3,esa unswagati,3,esai nasional,1,Esensi Hari Kartini,1,essai,2,Even kampus,1,Event Kampus,139,expo,1,expo pasar modal,1,fajar merah,1,fakultas,7,fakultas ekonomi,5,fakultas ekonomi unswagati,3,fakultas hukum,3,fakultas Hukum UGJ,1,Fakultas hukum unswagati,3,fakultas kedokteran,6,fakultas kedokteran unswagati,2,fakultas pertanian,3,fakultas teknik,7,fakultas teknik sipil,2,fakultas teknik unswagati,5,Faperta,3,fatwa,1,FB,1,FE,12,Feminisme,1,Festial Kraton,1,Festifal Islami,1,festival budaya sunyaragi,9,Festival Keraton Nusantara,8,festival komunikasi,1,festival literasi,1,festival literasi cirebon cirebon,1,Fh unswagati,1,Fiersa Besari,1,film,1,film indonesia,1,Final piala dunia 2018,1,fisif,1,fisip,14,FISIP UGJ,1,FISIP Unswagati,9,FisipUnswagati,1,fk unswagati,1,fkip,7,fkip bahasa inggris,2,fkip bahasa inggris unswagati akreditasi a,1,fkip unswagati,4,FKIPUnswagati,1,FKN XI,10,flu,1,fordisma,1,forsidas,1,forum ormawa,1,foto,4,fotografi,2,Fotografi,3,FP,1,fp unswagati,1,FPTI,1,fun run 2019,1,g30spki,1,gagasmedia,1,Gambar,1,garut,1,Gatot Nurmantyo,3,gaya hidup,2,gebyar matematika,1,gedung baru,1,gedung gt unswagati,1,gema,1,gemilang kreasi setara,2,Gerakan pemuda,2,Gerhana,1,gerhana matahari,1,gigi anak,1,gmp,1,GMPK,1,GMT,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,google,1,gor ranggajati,1,GOW,1,GRAGE CITY MALL,1,gratis,1,greenbuilding,1,Gunung Ciremai,1,guru,1,hak jawab,1,halaman parkir,1,harapan dalam impian,1,hardiknas,1,hari buku,1,Hari buku sedunia,1,hari bumi,2,Hari gizi nasional,1,hari ibu,1,hari kartini,1,Hari pahlawan,4,hari pers nasional,1,hari sejuta pohon dunia,1,Hari Tani Nasional,2,harta,1,hasil suara,1,HATHI,1,health,1,healthy,1,Hemat baterai,1,Heregistrasi,4,herregistrasi,1,hiburan,2,hidup berawal dari mimpi,1,highlighter,1,himagara,1,HIMAJEMEN,3,himakom,9,Himakom UGJ,1,Himakom Unswagati,1,HimakomUnswagati,2,Himaptika,2,himatansi,1,hipmagri,2,hipmagro,1,hmj,1,hmj akuntansi,3,hmj diksatrasia,1,HMJ-M,1,HMJAK,1,HMJM,4,HMS,9,hms unswagati,2,HMSUnswagati,1,hoax,1,hubungan,1,hujan bulan juni,1,hukum rimba,1,hut RI,1,HUT RI Ke-72,1,IAI BBC,2,IAIN,1,ibu,2,ibu-ibu,1,Ida Rosnidah,1,Idental Radio,1,Idul Fitri,1,Ikatan Pedagan Pasar Sumber,1,Ilmu administrasi negara,1,ilmu komunikasi,5,Immni,4,inagurasi,1,inaugurasi,2,indonesia,9,indonesia berduka,1,indonesia waspada,1,indramayu,2,industry 4.0,1,infografis,2,insiden,1,insomnia,1,intelektual,1,Internasional,21,Internasional Exhibition for Young Inventors,1,Internation Women's Day,1,Investigasi,4,ipik permana,1,IPTI,1,isna silvia,1,ISO,1,isu jam malam,1,isu penghapusan kkn,1,ITB kampus cirebon,1,IWD2020,1,jadimulya cirebon,1,jadwal pelaksanaan PMB ITB Kampus Cirebon,1,Jaga jari,2,Jagajari,1,jagakali,1,jagakali art festival,2,jagakali international art festival,1,Jakarta,1,jawa barat,3,jenny marx,1,jenny von westphalen,1,JFMI9,1,jiaf8,2,jodoh,1,jokowi,2,junaedi noer,1,Juntinyuat,1,jurnalis,2,jurnalistik,2,k-pop,1,kabar,1,Kabarku Yang Usang,1,kabinet,1,kabupaten cirebon,1,kacang hijau,1,kacirebonan,1,Kadung Kait,1,kaji media,1,kampus,17,kampus tiga,1,kankaer,1,kanoman,1,kapolresta cirebon,1,Karakter,2,karl marx,1,karya sastra,2,kata rindu,1,kawan,1,Keamanan,2,kearifan lokal,1,Kebudayaan,3,Kebun Teh,1,Kecantikan,1,kecewa,1,kegiatan bersih-bersih,1,kegiatan mahasiswa,5,Kehilangan,3,Kejari,1,kejari kota cirebon,1,kekerasan seksual,1,keluarga,2,Keluarga wisudawan,3,kemacetan,1,kemenpora,1,KEMENRISTEKDIKTI,2,Kemenristerkdikti,1,Kemensos,1,kemerdekaan indonesia,1,kemerdekaan republik indonesia,2,Kerajaan majapahit,1,keraton,2,keraton kasepuhan,2,keraton kasepuhan cirebon,1,keringkan baju,1,kerusakan jalan,1,Kesehatan,25,ketahanan air,1,Ketua Umum,1,kimchi,1,KitaUnswagati,4,KKM,1,KKN,7,KKN Desa Slendra,1,kkn online,1,kkn unswagati,2,KLISE,8,KLJ,1,KLJI,1,KNPI,3,Kodim,1,KOMANDO,2,KOMANDO V,1,komik,1,kompetisi panjat tebing,1,komunitas,2,komunitascirebon,1,konferensi internasional,1,konser,1,Konsolidasi,2,Konsumsi,1,Koordinasi,1,koperasi,1,kopi gayo,1,kopi rasa wine,1,korea,1,korupsi,8,korupsi E-KTP,1,kota cirebon,12,KPI,1,KPK,2,KPM,1,kpop,1,Kronologis,1,ksehatan,1,KSR,2,ksr pmi unswagati,1,kudeta,1,kuliah,1,kuliah kerja nyata,1,kuliah online,2,kuliah umum,3,kuliner,7,kuliyah umum,1,kuluah online,1,kuningan,2,kupi,1,Laila jangan bersedih,1,LAKSI,1,laku pejabat,1,Lawan Patriarki,1,LBKH,1,LBU,2,LDK IMMNI,1,ldko,1,lebaran,1,Lelaki,1,lgbt,1,LIDI,1,lifestyle,7,lift,1,Lingkungan,2,Lipsus,1,literasi,3,Literasi Digital,1,LLMB 2019,1,lomba,1,Lomba Bahasa Inggris,1,lomba fotografi,1,Lomba Hadroh,1,lomba opini,1,Lombok Bangkit Mandiri,1,lompat tali,1,Longsor Kuningan,1,LPJ,3,lpj pkkmb 2019,3,lpm,1,lpm fatshoen,1,lpm setara,9,lpm usu,1,lulusan terbaik,1,Maba,2,mahasiswa,27,mahasiswa aksi,2,mahasiswa baru,3,mahasiswa cirebon,2,Mahasiswaa,1,Majalengka,4,makanan khas cirebon,1,make up,1,makna historis,1,makrab,2,malaysia,1,mandat presiden,1,manfaat,1,manfaat menangis,1,mangrove,1,manusia,1,manusia dari kamar mandi,1,Mapala Ciayumajakuning,3,mapala gunati,10,marlina si pembunuh empat babak,1,marsha timothy,1,martha c. tiahahu,1,Masa lalu,1,mata kuliah drama,1,Matahari,1,matinya etika dan moral,1,Maulid Nabi,1,Maulid Nabi Muhammad 1441 H,1,Media Kampus,1,media massa,1,media palsu,1,membaca buku,1,membenarkan pikiran kita,1,memilih perguruan tinggi,1,menghilangkan,1,menikah,1,Menristekdikti,2,menwa,2,merdeka,1,metropolitan,3,minat membaca,1,moonrise over egypt,1,Moral,1,moralitas,1,MUBES,5,mubes fisip,1,Mubtada Kopi,2,mudik 2017,1,mukarto siswoyo,2,mukbang,1,muludan,1,museum batik,1,MUSIC,1,musik,1,musim hujan,1,musyawarah besar,1,musyawarah pkkmb,1,Nadin Amizah,1,Nasional,57,Natal,1,Nazli Ilicak,1,News,61,Ngopi Bareng,2,nonton bareng,1,nusantara,1,Objek Wisata,1,Oi Cirebon,1,ojk,1,okke 'sepatumerah',1,Olahraga,11,olimpiade,1,Omnibus Law,1,Open House,1,open recruitment,2,Operasional,1,Opini,63,oprec,3,Orangtua,1,orasi,1,orasi kebudayaan,1,organisasi,1,Ormawa,6,Ormawa day,1,ormawa fisip,1,overdosis kafein,1,P2M,3,pahlawan,2,Pameran,2,pameran fotografi,1,pameran museum,2,pamp;k,1,Pancasila,2,panti asuhan,1,Panwaslu,1,pariwisata,6,Parkiran motor,3,pasar sumber,2,pascasarjana,4,pecinta alam,3,pecinta motor klasik,1,Pedagang,1,Pedagang Pasar Sumber Tolak Relokasi,1,pedati pustaka,1,pejabat,1,pejambon,1,pelantikan,2,Pelatihan,1,pelecehan seksual,1,Pelepasan,3,pelepasan wisudawan wisudawati,3,pembangunan,2,Pembekalan,1,Pemerintah Kabupaten Cirebon,1,Pemerintahan Mahasiswa Bukan Dagelan,1,pemilihan dekan,2,Pemilihan Dekan FE,1,Pemilihan Raya,1,pemilihan rektor,3,pemilihan serentak 2019,1,Pemilu,3,pemimpin,1,pemira,1,pemira 2019,5,pemira fe,4,pemira unswagati,6,Pemkab Cirebon,1,PEMKOT,1,pemkot cirebon,1,penangkapan,1,pencurian motor,1,pendaftaran,1,pendidikan,4,pendidikan bahasa inggris unswagati,1,pendidikan terbaik di dunia,1,penegerian unswagati,1,pengembaraan,1,pengerian,1,penghijauan,1,pengibaran bendera 1.000 meter,1,Peraturan,1,Perbaikan,1,perempuan,2,Perempuan Menggugat,1,perempuan yang sedang belajar,1,perempuan-perempuan tersayang,1,perilaku,1,PERISAI,1,perjal bandung,1,perjal cirebon,1,perjal menyambut fajar,1,pernikahan dibawah umur,1,Pernyataan Sikap,1,perpustakaan jalanan,1,perpustakaan jalanan cirebon,1,perpustakaan keliling,1,pertamina,1,pertukaran mahasiswa,1,pesta demokrasi,3,petani,1,petani kendeng,1,petisi,2,petisi online,2,pgsd,1,piala aff,1,piala_dunia,1,pini mahasiswa,1,PKKMB,25,PKKMB 2017,4,pkkmb 2019,2,pkkmb fakultas 2019,1,pkkmb fakultas kedokteran,1,pkkmb fakultas teknik,1,pkkmb fakultas teknik unswagati,1,pkkmb fisip,1,PKKMB FT 2018,1,pkkmb ugj,2,pkkmb ugj 2019,1,PKKMB UNSWAGATI,6,pkkmb unswagati 2016,2,PKKMB-FE,1,pkkmb-fh,1,PKKMB-U,5,pkkmbfisip2017/2018,1,PkkmbUnswagati1617,3,pkkmbunswagati17/18,1,PKL,1,pmb,2,PMB2019,1,PMI,1,pohon,1,Pohon natal,1,POK,1,Pokemon Go,1,Polemik,1,Politik,4,politik praktis,1,Polres Kota Cirebon,1,PON XIX JABAR,1,Popmasepi,1,ppg,1,PPHP,2,PPK,1,PPUM,5,PPUM-FE,1,PPUM2017,1,pr unswagati,1,pra diksar,1,praktis,1,pray for randi,1,presiden soekarno,1,presidium,1,presma,2,prodi,2,professional,1,Profil,9,program kerja,1,proker,5,proklamasi,1,prosesi budaya,1,Provokatif,1,prussia,1,ps3,1,PSM,3,PT.Jasa Raharja Cirebon,1,PTN,1,puasa,1,public relations,1,puisi,31,Puisi dan Sastra,45,puisi tuan,1,PUM,12,PUM FE,1,PUPR,1,Purbalingga,1,purnama,1,rachel goddard,1,radharpancadahana,1,ragam,2,rakernas,2,rakyat,1,Ramadhan,2,Rapat,2,rapat pleno,1,razia buku,1,rctv,1,reakreditasi,1,reformasi dikorupsi,3,Regional,191,rektor,5,rektor unswagati,2,rektor usu,1,relokasi,1,Resensi,12,resensi buku,5,resensi film,2,resensi film 2018,1,reuni akbar ft,1,Revitalisasi pasar,1,revolusi industri,1,revolusi industri 4,1,rio de janeiro,1,ritual,1,RKUHP,1,robot,1,RPD,1,rth,1,rubrik,1,RUUKPK,2,saaung perjuangan,1,sahur,1,sajak,3,sakit,1,saksi kunci,1,sakura science,1,sandi,1,sanggar lingkungan hidup,1,sanggar sunda rancage,1,sanggar tari,1,sanjungan,1,sao paulo,1,sapardi djoko damono,1,sarah ayu,1,sarjana,3,sastra,30,Saungjuang,1,save kpk,2,Save Pasar Sumber,3,sayap-sayap patah,1,sea games,1,sejarah,6,sejarah kerajaan majapahit,1,sekuritas,1,semarak keilmuan,1,seminar,5,Seminar fotografi,1,Seminar Internasional,1,seminar kebudayaan,1,Seminar Konsentrasi,2,seminar nasional,2,seminar nasional 2020,1,Seminar Umum,1,seni,5,seni tari,1,senja di Alexandria,1,senja sastra,2,seoul,1,sepak bola,1,serayu,1,Seren tahun,1,Sertifikat ISO,1,setara news,1,Setara TV,1,setaranews,6,setelah Addendum,1,Setya Novanto,2,Shalawat Nabi,1,singapura,1,single,1,sirnas,1,sispala,1,siswa sma,1,situs,1,sk,1,sk rektor,1,skk migas,1,SKK_Migas],1,Skripsi,2,sks,1,sks dan dpp,2,SMAN 1 Arjawinangun,1,SMAN 7 CIREBON,1,smk al-jabbar,1,SMS,1,Sosial distancing,1,Sri Lanka,1,Stadium Goverment,1,STARS AND RABBIT,1,Stop Narkoba,1,stop tindakan represif aparat,1,studi banding,1,suara mahasiswa,1,Suara Pedagang,1,suara rakyat,8,suara realitas,1,suara yang hilang,1,suhay salim,1,Suherli,1,sumpah pemuda,2,sunda wiwitan,1,Sunyaragi,2,surat untuk puan,1,Susukanlebak,1,sylviana murni,1,syndrome,1,Syukuran,1,takjil,1,talkshow,1,tari tradisional,1,tasya farasya,1,Teater,2,Teater Dugal,2,teatermantu,1,technology,2,Teknik Sipil,2,teknik sipil unswagati,3,TeknikSipilUnswagati,3,Teknologi,12,temab,1,tempo,1,TentaraNasionalIndonesia,1,TEP,3,terasi,1,Terjebak “in Bad Culture”,1,Terkini,1649,tes masal,1,the grand old man,1,tim pemberantas pungli,1,tindak represivitas,1,Tips,11,tips and trik,2,tips dan trik,4,tips presentasi,1,tips traveling,2,tips untuk anak,1,tirto adhie soerjo,1,tki,1,tkw indonesia,1,tolak narkoba,1,Tolak Relokasi Pasar,1,Tolak Relokasi pasar sumber,3,Tolak Relokasi Pasar umber,1,topma,1,Tour de Linggarjati,1,TPA,1,TPA Kopi Luhur,1,tps 3,1,Tradisi,1,Training Legislasi,1,Transaransi Kampus,1,Transparansi,5,transportasi,1,trauma healing,1,traveling murah,1,tri darma perguruan tinggi,1,tribun jabar,1,trupark museum,1,trusmi cirebon,1,turki,1,tutorial keislaman,3,tutorial keislaman unswagati,2,tv kampus,2,tv kampus cirebon,1,tv kampus unswagati,1,uang,1,UAS,2,UGJ,48,UGJ Cirebon,5,UGJ Cirtebon,1,ukm,1,UKM KSR,1,ukm Pamp;K,2,UKM Rohis Usahid,1,ukm seni budaya,1,UKM Seni dan Budaya,8,ukm seni dan budaya unswagati,1,un,1,un online,1,unit kegiatan mahasiswa,1,universitas,12,Universitas Swadaya Gunung Jati,3,unjuk rasa,2,Unswagati,214,unswagati akreditasi a,1,unswagati cirebon,12,UNSWGATI,1,Unswgati cup 2017,1,untag cirebon,1,USB,4,usbn,1,uswagati,1,UTS,2,Video,5,vietnam,1,virus corona,2,virus zika,1,vlogger indonesia,1,volunteer,1,Wadek II,1,wagub jabar,1,wakil rektor,1,walikota cirebon,1,wapresma,1,Warga Cirebon,1,warisan kesenian dan kebudayaan,6,Warta,1,Warta Kampus,318,watu semar,1,we are the real united kingdom,1,wine halal,1,wiranto,2,wirayuwana choir,1,wisata,4,wisuda,6,wisuda ke 46,2,wisuda ke 47,1,wisuda unswagati,1,wisuda XLIX,2,wisuda XLVII,1,Women's March 2020,1,Women's March Cirebon,1,workshop,1,Workshop fotografi,1,wr III,3,wr3,1,Yayasan,2,yayasan unswagati,4,yono maulana,2,YPSGJ,1,yudisum,1,
ltr
item
SetaraNews.com: Gandrung Budaya (K)Pop Biar Dibilang ‘Kekinian’
Gandrung Budaya (K)Pop Biar Dibilang ‘Kekinian’
SetaraNews.com
https://www.setaranews.com/2016/01/gandrung-budaya-kpop-biar-dibilang.html
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/2016/01/gandrung-budaya-kpop-biar-dibilang.html
true
5774345634689947304
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy