Pendidikan Tak Mendidik

Oleh : M. Khoirul Anwar KH Kapitalisme global memang sedang menggejala pada abad 21 ini. Ini diakibatkan oleh, diantaranya, tumbangnya rezim...

Oleh : M. Khoirul Anwar KH

Kapitalisme global memang sedang menggejala pada abad 21 ini. Ini diakibatkan oleh, diantaranya, tumbangnya rezim komunisme-sosialisme di belantara dunia. Sampai dikatakan, bahwa manusia abad ini akan tergiring untuk mengakui satu kekuatan tunggal: kapital/modal,  kata Francis Fukuyama. Jika memang demikian, apakah putusan ini mutlak akan mengenai seluruh manusia, lembaga atau sektor hidup lainnya?

Ada banyak uraian yang bisa dijelaskan di sini. Ia bisa dimulai dari arah yang sepersusu-sekandung dengan kapital, yakni pasar. Sebab bicara kapital berarti bicara masalah keuntungan dan kerugian. Maka tak diragukan lagi jika sisi ini menemui gejalanya paling awal. Ekonomi-pasar kita telah tersusup sindrom kapitalistik yang menggurita. Ini tidaklah mengernyitkan dahi, lantaran memang sudah menjadi pengetahuan umum bahwa keduanya memang seurat-senadi.

Gurita Kapitalisme

Tapi ada yang mengkhawatirkan ketika kapitalisme-global juga menusuk aspek hidup lain manusia. Politik, hukum, pendidikan, kebudayaan, atau bahkan agama, misalnya. Maka bisa dipastikan dunia ini tinggal menunggu penguapannya saja yang paling tragis. Sayang, asumsi ini sekarang memang sedang berjalan dan terus menunjukkan bukti. Dalam politik kita lazim mendengar istilah money politic; isinya adalah jual-beli kekuasaan sebelum dimulainya pesta kemenangan. Tidak pandang ideologi, aliansi politik maupun agamanya. Yang jelas, fenomena demikian sedah menjadi fakta yang wajar dan biasa. Kapitalisme juga telah merambah alam politik, ringkasnya.

Beralih ke hukum. Pada awalnya kata ini begitu jumawa dan enak di dengar serta dirasa. Sebab ia menawarkan tegaknya keadilan serta kedaulatan manusia dalam hubungannya dengan tata norma sosial. Plato, Bapak filsafat Yunani itu sampai merangkumnya dalam sebuah magnum opus, Republik, yang fenomenal itu. Tapi, lambat laun, seiring menangnya kapitalisme-glabal, fungsi dan arah hukum berbelok drastis. Hukum bukan lagi sang judgement yang dapat menjamin keadilan dan kedaulatan. Hukum bahkan saat ini hanya bermutasi menjadi ajang untuk menindas dan memeras. Hukum dijadikan sebagai alat dagang. Sampai-sampai ada parodi satir yang mengatakan, term kaidah hukum sekarang adalah: pasal apa, berani berapa? Itulah fakta paling memilukan tentang dunia hukum kita kini.

Kebudayaan bagaimana? Belum lama ini menteri kebudayaan menelurkan gagasannya yang kontroversial. Gagasan itu menyentuh sub-vital yang sangat oposisionis antar dunia seni-budaya dengan ekonomi. “Apakah karya seni-budaya bisa menjadi komoditas layak jual, untuk membantu mensubsidi pemasukan Negara?”, kata menteri itu pada suatu waktu. Ini tentu konyol, selain mencerminkan keserakahan sang menteri tersebut. Masalahnya bukan bisa atu tidaknya dijual, tapi kesenian adalah bagian dari karya yang modal utamanya adalah idealisme, spiritual dan imajinasi yang sakral. Lalu apakah pantas dihadapkan dengan pasar yang jelas bernuansa profan?

Bukannya orang-orang seperti Goenawan Mohamad, Taufiq Ismail, Acep Zamzam Noor, serta seniman lain tak mampu “menjual” karya-karyanya. Tapi memang sedari awal mereka tidak mau. Ini mungkin bisa menemukan titik singkarutnya pada peristiwa polemik-kebudayaan tahun 66 yang mendakwahkan tentang arti serta tujuan kesenian. Seni untuk seni (manifest kebudayaan) atau seni untuk rakyat (Lekra), bisa menjadi padanannya. Intinya ialah, kebudayaan memang telah terkontaminsai oleh berbagai isu kepentingan, termasuk tujuan kapital di dalamnya.

Kapitalisme Pendidikan

Yang terakhir, ini mungkin yang paling disayangkan, ketika kapital juga telah menerobos sum-sum sistem pendidikan. Pendidikan yang awalnya berorientasi suci dan membebaskan, harus bertabrakan dengan kotornya kepentinan dan uang (kapital). Pendidikan yang sering didaku sebagai agen perubahan demi memajukan, bagaimana mungkin harus berubah kelamin menjadi tempat tukar menukar keuntungan (dagang?). Bahkan lebih parah,  sebab jika di pasar kita dapat melakukan tawar-menawar, tapi di lembaga pendidikan tidak.

Tuduhan ini bukan isapan jempol semata. Ia fakta yang merealita. Ia terbukti adanya. Di mana saja, kapan saja. Tidak peduli lembaga pendidikan itu (sekolah) berasaskan sekular atau religius (agama-Islam), semua terkena dampratnya. Dulu yang terjadi hanya politisasi pendidikan yang dampaknya hanya menyentuh kebijakan-kebijakan timpang, sekarang lebih dari itu: kapitalisasi pendidikan! Kapitalisasi yang dampaknya bukan satu sisi kebijakan timpang, tapi menyeluruh pada sektor yang lebih kompleks: pembodohan siswa, pemerasan terhadap wali siswa, penodaan lembaga sekolah dan bengkoknya orientasi dasar pendidikan.

Hal ini bisa dirunut buktinya dari mulai maraknya (terutama di saat mau ujian dan penerimaan siswa baru) praktik diskriminatif penerimaan siswa baru, pungutan liar (terutama bagi RSBI), melonjaknya SPP bulanan/semester (utamanya swasta), korupsi dana pendidikan dari pusat hingga daerah, sampai jauhnya kebijakan pemerintah (Depdiknas dan Disdik) yang memihak rakyat kecil. Yang paling kentara mungkin menyangkut poin kedua. Betapa tidak? Setahun melewati satu jenjang kelas, telah berapa banyak pungutan liar yang telah mencekik kita dari segala arah. Dengan berbagai modus, hal ini diaplikasikan. Mulai dari yang memakai kedok studi tour, dana pembangunan gedung yang tak pernah ada wujudnya, buku LKS/diktat yang berganti-ganti, denda keterlambatan, hingga ancaman tak naik kelas karena tidak ikut ujian akibat belum lunasnya pembayaran. Itu semua berkaitan dengan uang yang sarat dengan manipulasi dan tarikan kepentingan. Yang paling menyakitkan dari keganasan sekolah mungkin ketika ujian hendak digelar.

Tentu kita sering mendengar pengumuman demikian: ”Ujian bisa diikuti hanya bagi siswa yang telah MELUNASI pembayaran bla bla bla!”. Ini belum seberapa, ada yang lebih tak manusiawi dan penulis alami sendiri ketika masih duduk di bangku SLTA. ”Tak ada uang, tak ada ujian!”, kata salah seorang panitia ujian. Ungkapan ini mungkin baginya adalah hal wajar, tapi bagi penulis lebih kejam daripada rentenir paling sadis sekalipun. Bagaimana tidak? Dalam transaksi jual beli maupun hutang piutang (bahkan yang sedikit berbau ribawi), kita sebagai pembeli masih diperkenankan untuk melakukan tawar menawar dengan si penjual. Tapi ini tidak berlaku di sekolah! Apalagi ketika hendak ujian. Inilah ”pemerasan” berbentuk kebijakan dan peraturan pendidikan!

Sejujurnya, masih banyak gerundelan lain berkaitan dengan kepincangan lembaga bernama sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. Tapi atas dasar keyakinan bahwa itu tak etis untuk dibeberkan, penulis urungkan untuk menjelaskan secara lebih detail. Cukuplah hal-ikhwal yang begitu kasat mata saja. Dan, ini yang penting, praduga di atas bukan berarti penulis benci dengan institusi sekolah. Penulis tetap cinta, sungguh amat mencintai sekolah, tapi rasa cinta itu penulis ekspresikan dengan cara yang lain. Yakni dengan kritik yang konstruktif. Tujuannya tentu agar institusi ini terus dapat mengevaluasi diri demi perbaikan di masa mendatang. Sebab siapa lagi yang bakal peduli jika bukan kita sendiri? Juga, kapan lagi kita mengamalkan ujar Al Qur’an untuk saling kritik dan koreksi, jika tak mulai dari hal yang remeh dan dari saat ini? Tawashow bil haqqi wa tawashow bi shobr, saling mengingatkanlah kalian tentang kebenaran dan kesabaran, kata Tuhan dalam surat al-Ashr. Bagaimana? Wallahu A’lam.      

M. Khoirul Anwar KH
Mahasiswa Cirebon


Artikel ini dimuat di Harian Kabar Cirebon. Edisi: 2011. Kliping tak terlacak.

 

COMMENTS

Nama

#berbagitips,1,#Berita,1,#cirebon,1,#covid19,1,#dirumahaja,2,#HUT_TNI,1,#mahasiswa,1,#photography #fotografi #cirebon #allaboutcirebon #iconcirebon,1,#puisi #sastra,2,#seriuanaksi,1,#tipsandtrik,1,1000 mangrove,1,15 agustus,1,2017,3,2018,3,24 September,1,24 September 20118,1,5 negara pendidikan terbaik di dunia,1,5 Pintu,1,6 bahan alami,1,Abdul Rozak,1,adat dan budaya,1,Addendun,1,ADP 2019,1,AEF,1,agribisnis,2,agriculture festival,1,Ahok,2,air,1,Akbar tandjung,1,akreditasi,2,akreditasi a,1,aksi,11,Aksi bela islam,1,Aksi Demonstrasi,4,aksi mahasiswa,8,Aksi Refleksi,1,Aksi solidaraitas buku,1,aksi solidaritas,2,Aksi Solidaritas Peduli Banjir Cirebon Timur,1,aksi22mei,1,akuntasi,1,Alergi,1,aliansi mahasiswa Ciayumajakuning,3,aliansi mahasiswa cirebon,2,aliansi mahasiswa cirebon raya,1,Aliansi Mahasiswa Peduli Unswagati Bersih,2,Aliansi Mahasiswa UGJ,2,Aliansi Mahasiswa Unswagati,1,Aliansi Pemuda Kecamatan Panguragan,1,all about cirebon,1,AMC,1,AMCER,1,AMPU,1,AMPUH UNSWAGATI,2,AMPUN,1,anak,1,angkatan xx,1,Annual drama performance,1,Annual English Festival,1,anti korupsi,2,anti-erdogan,1,anti-kritik,1,arca,1,ARMY,1,Artikel,5,ascleoius 2018,1,Audiensi,5,audiensi terbuka,1,ayah,2,Badan Eksekutif Mahasiswa,1,bahaya oportunisme,1,baksos,1,Bakti Sosial,1,Balap Sepeda,1,ban pt,1,Bancakan,1,bangsal witana,1,bangunan,1,bangunlah jiwa pemberontak,1,Banjir,1,Banjir Cirebon Timur,1,bapak pers nasional,1,Basket,1,bawang dayak,1,bbm,1,Beasiswa,2,beauty career talk,1,beauty vlogger,1,bekas jerawat,1,belajar online,1,bem,3,BEM Faperta,2,bem fe,7,BEM FH UGJ,1,BEM FH unswagati,1,BEM FH Unswagati Adakan Pertandingan Futsal Sewilayah III Cirebon,1,BEM FISIP,3,bem fk unswagati,2,bem fkip,3,BEM FP,1,Bem Ft,3,BEM Teknik,1,BEM U,15,BEM UGJ,1,BEM Universitas,2,bem unswagati,6,BEMFT,1,BEMFTunswagati,1,bemu,2,Bencana Alaam,1,Bencana Banjir,1,Bencana Banjir Cirebon Timur,1,Berbagi Tips,23,berita,21,berita acara,1,berita cirebon,6,berita foto,1,berita internasional,1,Berita Kampus,27,berita nasional,2,BIJB,1,biography,1,bisu,1,BNN,2,BNN Kota Cirebon,1,bold make up,1,BPKel-Oi,1,BTS,1,budaya,19,budaya korea,1,budaya makan korea,1,Budidaya Jamur Tiram,1,Bukber,3,buku,2,bulan bahasa,1,bulu tangkis,1,bulutangkis,1,Bupati Cirebon,3,bursa efek indonesia,1,buya yahya,1,cacar monyet,1,campdik,1,campus on stage,1,cara memutihkan gigi,1,central batik cirebon,1,Cerpen,6,cfj 2k19,1,China,1,Ciayumajakuning,2,cindercella,1,cinta,2,cinta sejati,1,Cipasung,1,cirebon,95,Cirebon Bersatu,1,cirebon historia fun run 2019,1,cirebon raya,1,Cirebon timur,1,civilfestival,1,Comfest2017,1,Comfestjeh 2K17,1,comfestjeh 2k19,2,comfestjeh2k18,1,corona virus,3,Cover Dance Competition,1,covid 19,4,covid19,1,Curug Cipeteuy,1,D'Box CC,1,dak,14,DAK 96 M,20,DAK 96M,1,dana,1,dana DPP,1,dana kampanye,1,darurat demokrasi,2,daruratdemokrasi,4,daun katuk,1,daun pepaya,1,debat kandidat,1,Debat Perdana,1,debus,1,deddy mizwar,1,Dedi Mizwar,1,dekan baru,1,dekan fisip,1,dekan FKIP,1,Demo Sopir Angkot,2,Demokerasi,1,demonstrasi,3,dengar pendapat,1,desa kalimeang,1,desain,1,desain grafis,1,dewan pers,1,dewasa,1,Diah Agustina,1,dies natalis,4,Dies natalis Himakom,1,diesnatalis,6,Diesnatalis ke-59,1,Diesnatalis Mapala Gunati,3,DiesnatalisUnswagati57,3,diksar,1,dikti,1,dilarang gondrong,1,Dilarang Gongrong,1,DISBODPURPAR,3,Diskusi,5,Diskusi Lingkungan,1,Diskusi Perempuan,1,Diskusi Publik,3,Diskusi Rasa,1,Dispensasi,1,DKI Jakarta,1,DKISKotaCirebon,1,dlh,1,dokter ortopedi,1,Donor darah,3,dosen unswagati,1,down,1,down syndrome,1,dpm,5,DPM FE,4,DPM FH unswagati,1,dpm unswagati,1,DPM-U,11,dpmu,2,dpmunswagati,1,dpp,1,DPPKAD,1,dpr ri,1,DPR-RI,4,DPRD,4,DPRD Cirebon,4,DPRD Kabupaten Cirebon,2,dpupr,7,drama,1,driver amt,1,dunia,2,Dunia Kampus,62,Duta Unswagati 2018,1,e-gamelan,1,e-ktp,1,empat sehat lima sempurna,1,English Student Association,1,Enterpreneur Festival,1,entertainment,1,erdogan,1,ESA,3,esa unswagati,3,esai nasional,1,Esensi Hari Kartini,1,essai,2,Even kampus,1,Event Kampus,139,expo,1,expo pasar modal,1,fajar merah,1,fakultas,7,fakultas ekonomi,5,fakultas ekonomi unswagati,3,fakultas hukum,3,fakultas Hukum UGJ,1,Fakultas hukum unswagati,3,fakultas kedokteran,6,fakultas kedokteran unswagati,2,fakultas pertanian,3,fakultas teknik,7,fakultas teknik sipil,2,fakultas teknik unswagati,5,Faperta,3,fatwa,1,FB,1,FE,12,Feminisme,1,Festial Kraton,1,Festifal Islami,1,festival budaya sunyaragi,9,Festival Keraton Nusantara,8,festival komunikasi,1,festival literasi,1,festival literasi cirebon cirebon,1,Fh unswagati,1,Fiersa Besari,1,film,1,film indonesia,1,Final piala dunia 2018,1,fisif,1,fisip,14,FISIP UGJ,1,FISIP Unswagati,9,FisipUnswagati,1,fk unswagati,1,fkip,7,fkip bahasa inggris,2,fkip bahasa inggris unswagati akreditasi a,1,fkip unswagati,4,FKIPUnswagati,1,FKN XI,10,flu,1,fordisma,1,forsidas,1,forum ormawa,1,foto,4,fotografi,2,Fotografi,3,FP,1,fp unswagati,1,FPTI,1,fun run 2019,1,g30spki,1,gagasmedia,1,Gambar,1,garut,1,Gatot Nurmantyo,3,gaya hidup,2,gebyar matematika,1,gedung baru,1,gedung gt unswagati,1,gema,1,gemilang kreasi setara,2,Gerakan pemuda,2,Gerakan Perempuan UGJ,1,Gerhana,1,gerhana matahari,1,gigi anak,1,gmp,1,GMPK,1,GMT,1,GNPF MUI,1,Golkar,1,google,1,gor ranggajati,1,GOW,1,GRAGE CITY MALL,1,gratis,1,greenbuilding,1,Gunung Ciremai,1,guru,1,hak jawab,1,halaman parkir,1,harapan dalam impian,1,hardiknas,1,hari buku,1,Hari buku sedunia,1,hari bumi,2,Hari gizi nasional,1,hari ibu,1,hari kartini,1,Hari pahlawan,4,hari pers nasional,1,hari sejuta pohon dunia,1,Hari Tani Nasional,2,harta,1,hasil suara,1,HATHI,1,health,1,healthy,1,Hemat baterai,1,Heregistrasi,4,herregistrasi,1,hiburan,2,hidup berawal dari mimpi,1,highlighter,1,himagara,1,HIMAJEMEN,3,himakom,9,Himakom UGJ,1,Himakom Unswagati,1,HimakomUnswagati,2,Himaptika,2,himatansi,1,hipmagri,2,hipmagro,1,hmj,1,hmj akuntansi,3,hmj diksatrasia,1,HMJ-M,1,HMJAK,1,HMJM,4,HMS,9,hms unswagati,2,HMSUnswagati,1,hoax,1,hubungan,1,hujan bulan juni,1,hukum rimba,1,hut RI,1,HUT RI Ke-72,1,IAI BBC,2,IAIN,1,ibu,2,ibu-ibu,1,Ida Rosnidah,1,Idental Radio,1,Idul Fitri,1,Ikatan Pedagan Pasar Sumber,1,Ilmu administrasi negara,1,ilmu komunikasi,5,Immni,4,inagurasi,1,inaugurasi,2,indonesia,9,indonesia berduka,1,indonesia waspada,1,indramayu,2,industry 4.0,1,infografis,2,insiden,1,insomnia,1,intelektual,1,Internasional,21,Internasional Exhibition for Young Inventors,1,Internation Women's Day,1,Investigasi,4,ipik permana,1,IPTI,1,isna silvia,1,ISO,1,isu jam malam,1,isu penghapusan kkn,1,ITB kampus cirebon,1,IWD2020,1,jadimulya cirebon,1,jadwal pelaksanaan PMB ITB Kampus Cirebon,1,Jaga jari,2,Jagajari,1,jagakali,1,jagakali art festival,2,jagakali international art festival,1,Jakarta,1,jawa barat,3,jenny marx,1,jenny von westphalen,1,JFMI9,1,jiaf8,2,jodoh,1,jokowi,2,junaedi noer,1,Juntinyuat,1,jurnalis,2,jurnalistik,2,k-pop,1,kabar,1,Kabarku Yang Usang,1,kabinet,1,kabupaten cirebon,1,kacang hijau,1,kacirebonan,1,Kadung Kait,1,kaji media,1,kampus,17,kampus tiga,1,kankaer,1,kanoman,1,kapolresta cirebon,1,Karakter,2,karl marx,1,karya sastra,2,kata rindu,1,kawan,1,Keamanan,2,kearifan lokal,1,Kebudayaan,3,Kebun Teh,1,Kecantikan,1,kecewa,1,kegiatan bersih-bersih,1,kegiatan mahasiswa,5,Kehilangan,3,Kejari,1,kejari kota cirebon,1,kekerasan seksual,1,keluarga,2,Keluarga wisudawan,3,kemacetan,1,kemenpora,1,KEMENRISTEKDIKTI,2,Kemenristerkdikti,1,Kemensos,1,kemerdekaan indonesia,1,kemerdekaan republik indonesia,2,Kerajaan majapahit,1,keraton,2,keraton kasepuhan,2,keraton kasepuhan cirebon,1,keringkan baju,1,kerusakan jalan,1,Kesehatan,25,ketahanan air,1,Ketua Umum,1,kimchi,1,KitaUnswagati,4,KKM,1,KKN,7,KKN Desa Slendra,1,kkn online,2,kkn unswagati,2,KLISE,8,KLJ,1,KLJI,1,KNPI,3,Kodim,1,KOMANDO,2,KOMANDO V,1,komik,1,kompetisi panjat tebing,1,komunitas,2,komunitascirebon,1,konferensi internasional,1,konser,1,Konsolidasi,2,Konsumsi,1,Koordinasi,1,koperasi,1,kopi gayo,1,kopi rasa wine,1,korea,1,korupsi,8,korupsi E-KTP,1,kota cirebon,12,KPI,1,KPK,2,KPM,1,kpop,1,Kronologis,1,ksehatan,1,KSR,2,ksr pmi unswagati,1,kudeta,1,kuliah,1,kuliah kerja nyata,1,kuliah online,2,kuliah umum,3,kuliner,7,kuliyah umum,1,kuluah online,1,kuningan,2,kupi,1,Laila jangan bersedih,1,LAKSI,1,laku pejabat,1,Lawan Patriarki,1,LBKH,1,LBU,2,LDK IMMNI,1,ldko,1,lebaran,1,Lelaki,1,lgbt,1,LIDI,1,lifestyle,7,lift,1,Lingkungan,2,Lipsus,1,literasi,3,Literasi Digital,1,LLMB 2019,1,lomba,1,Lomba Bahasa Inggris,1,lomba fotografi,1,Lomba Hadroh,1,lomba opini,1,Lombok Bangkit Mandiri,1,lompat tali,1,Longsor Kuningan,1,LPJ,3,lpj pkkmb 2019,3,lpm,1,lpm fatshoen,1,lpm setara,9,lpm usu,1,lulusan terbaik,1,Maba,2,mahasiswa,27,mahasiswa aksi,2,mahasiswa baru,3,mahasiswa cirebon,2,Mahasiswaa,1,Majalengka,4,makanan khas cirebon,1,make up,1,makna historis,1,makrab,2,malaysia,1,mandat presiden,1,manfaat,1,manfaat menangis,1,mangrove,1,manusia,1,manusia dari kamar mandi,1,Mapala Ciayumajakuning,3,mapala gunati,10,marlina si pembunuh empat babak,1,marsha timothy,1,martha c. tiahahu,1,Masa lalu,1,mata kuliah drama,1,Matahari,1,matinya etika dan moral,1,Maulid Nabi,1,Maulid Nabi Muhammad 1441 H,1,Media Kampus,1,media massa,1,media palsu,1,membaca buku,1,membenarkan pikiran kita,1,memilih perguruan tinggi,1,menghilangkan,1,menikah,1,Menristekdikti,2,menwa,2,merdeka,1,metropolitan,3,minat membaca,1,moonrise over egypt,1,Moral,1,moralitas,1,MUBES,5,mubes fisip,1,Mubtada Kopi,2,mudik 2017,1,mukarto siswoyo,2,mukbang,1,muludan,1,museum batik,1,MUSIC,1,musik,1,musim hujan,1,musyawarah besar,1,musyawarah pkkmb,1,Nadin Amizah,1,Nasional,57,Natal,1,Nazli Ilicak,1,News,61,Ngopi Bareng,2,nonton bareng,1,nusantara,1,Objek Wisata,1,Oi Cirebon,1,ojk,1,okke 'sepatumerah',1,Olahraga,11,olimpiade,1,Omnibus Law,1,Open House,1,open recruitment,2,Operasional,1,Opini,64,oprec,3,Orangtua,1,orasi,1,orasi kebudayaan,1,organisasi,1,Ormawa,6,Ormawa day,1,ormawa fisip,1,overdosis kafein,1,P2M,3,pahlawan,2,Pameran,2,pameran fotografi,1,pameran museum,2,pamp;k,1,Pancasila,2,panti asuhan,1,Panwaslu,1,pariwisata,6,Parkiran motor,3,pasar sumber,2,pascasarjana,4,pecinta alam,3,pecinta motor klasik,1,Pedagang,1,Pedagang Pasar Sumber Tolak Relokasi,1,pedati pustaka,1,pejabat,1,pejambon,1,pelantikan,2,Pelatihan,1,pelecehan seksual,1,Pelepasan,3,pelepasan wisudawan wisudawati,3,pembangunan,2,Pembekalan,1,Pemerintah Kabupaten Cirebon,1,Pemerintahan Mahasiswa Bukan Dagelan,1,pemilihan dekan,2,Pemilihan Dekan FE,1,Pemilihan Raya,1,pemilihan rektor,3,pemilihan serentak 2019,1,Pemilu,3,pemimpin,1,pemira,1,pemira 2019,5,pemira fe,4,pemira unswagati,6,Pemkab Cirebon,1,PEMKOT,1,pemkot cirebon,1,penangkapan,1,pencurian motor,1,pendaftaran,1,pendidikan,4,pendidikan bahasa inggris unswagati,1,pendidikan terbaik di dunia,1,penegerian unswagati,1,pengembaraan,1,pengerian,1,penghijauan,1,pengibaran bendera 1.000 meter,1,Peraturan,1,Perbaikan,1,perempuan,2,Perempuan Menggugat,1,perempuan yang sedang belajar,1,perempuan-perempuan tersayang,1,perilaku,1,PERISAI,1,perjal bandung,1,perjal cirebon,1,perjal menyambut fajar,1,pernikahan dibawah umur,1,Pernyataan Sikap,1,perpustakaan jalanan,1,perpustakaan jalanan cirebon,1,perpustakaan keliling,1,pertamina,1,pertukaran mahasiswa,1,pesta demokrasi,3,petani,1,petani kendeng,1,petisi,2,petisi online,2,pgsd,1,piala aff,1,piala_dunia,1,pini mahasiswa,1,PKKMB,25,PKKMB 2017,4,pkkmb 2019,2,pkkmb fakultas 2019,1,pkkmb fakultas kedokteran,1,pkkmb fakultas teknik,1,pkkmb fakultas teknik unswagati,1,pkkmb fisip,1,PKKMB FT 2018,1,pkkmb ugj,2,pkkmb ugj 2019,1,PKKMB UNSWAGATI,6,pkkmb unswagati 2016,2,PKKMB-FE,1,pkkmb-fh,1,PKKMB-U,5,pkkmbfisip2017/2018,1,PkkmbUnswagati1617,3,pkkmbunswagati17/18,1,PKL,1,pmb,2,PMB2019,1,PMI,1,pohon,1,Pohon natal,1,POK,1,Pokemon Go,1,Polemik,1,Politik,4,politik praktis,1,Polres Kota Cirebon,1,PON XIX JABAR,1,Popmasepi,1,ppg,1,PPHP,2,PPK,1,PPUM,5,PPUM-FE,1,PPUM2017,1,pr unswagati,1,pra diksar,1,praktis,1,pray for randi,1,presiden soekarno,1,presidium,1,presma,2,prodi,2,professional,1,Profil,9,program kerja,1,proker,5,proklamasi,1,prosesi budaya,1,Provokatif,1,prussia,1,ps3,1,PSM,3,PT.Jasa Raharja Cirebon,1,PTN,1,puasa,1,public relations,1,puisi,31,Puisi dan Sastra,45,puisi tuan,1,PUM,12,PUM FE,1,PUPR,1,Purbalingga,1,purnama,1,rachel goddard,1,radharpancadahana,1,ragam,2,rakernas,2,rakyat,1,Ramadhan,2,Rapat,2,rapat pleno,1,razia buku,1,rctv,1,reakreditasi,1,reformasi dikorupsi,3,Regional,191,rektor,5,rektor unswagati,2,rektor usu,1,relokasi,1,Resensi,12,resensi buku,5,resensi film,2,resensi film 2018,1,reuni akbar ft,1,Revitalisasi pasar,1,revolusi industri,1,revolusi industri 4,1,rio de janeiro,1,ritual,1,RKUHP,1,robot,1,RPD,1,rth,1,rubrik,1,RUU PKS,1,RUUKPK,2,saaung perjuangan,1,sahur,1,sajak,3,sakit,1,saksi kunci,1,sakura science,1,sandi,1,sanggar lingkungan hidup,1,sanggar sunda rancage,1,sanggar tari,1,sanjungan,1,sao paulo,1,sapardi djoko damono,1,sarah ayu,1,sarjana,3,sastra,30,Saungjuang,1,save kpk,2,Save Pasar Sumber,3,sayap-sayap patah,1,sea games,1,sejarah,6,sejarah kerajaan majapahit,1,sekuritas,1,semarak keilmuan,1,seminar,5,Seminar fotografi,1,Seminar Internasional,1,seminar kebudayaan,1,Seminar Konsentrasi,2,seminar nasional,2,seminar nasional 2020,1,Seminar Umum,1,seni,5,seni tari,1,senja di Alexandria,1,senja sastra,2,seoul,1,sepak bola,1,serayu,1,Seren tahun,1,Sertifikat ISO,1,setara news,1,Setara TV,1,setaranews,6,setelah Addendum,1,Setya Novanto,2,Shalawat Nabi,1,singapura,1,single,1,sirnas,1,sispala,1,siswa sma,1,situs,1,sk,1,sk rektor,1,skk migas,1,SKK_Migas],1,Skripsi,2,sks,1,sks dan dpp,2,SMAN 1 Arjawinangun,1,SMAN 7 CIREBON,1,smk al-jabbar,1,SMS,1,Sosial distancing,1,Sri Lanka,1,Stadium Goverment,1,STARS AND RABBIT,1,Stop Narkoba,1,stop tindakan represif aparat,1,studi banding,1,suara mahasiswa,1,Suara Pedagang,1,suara rakyat,8,suara realitas,1,suara yang hilang,1,suhay salim,1,Suherli,1,sumpah pemuda,2,sunda wiwitan,1,Sunyaragi,2,surat untuk puan,1,Susukanlebak,1,sylviana murni,1,syndrome,1,Syukuran,1,takjil,1,talkshow,1,tari tradisional,1,tasya farasya,1,Teater,2,Teater Dugal,2,teatermantu,1,technology,2,Teknik Sipil,2,teknik sipil unswagati,3,TeknikSipilUnswagati,3,Teknologi,12,temab,1,tempo,1,TentaraNasionalIndonesia,1,TEP,3,terasi,1,Terjebak “in Bad Culture”,1,Terkini,1649,tes masal,1,the grand old man,1,tim pemberantas pungli,1,tindak represivitas,1,Tips,11,tips and trik,2,tips dan trik,4,tips presentasi,1,tips traveling,2,tips untuk anak,1,tirto adhie soerjo,1,tki,1,tkw indonesia,1,tolak narkoba,1,tolak omnibuslaw,3,Tolak Relokasi Pasar,1,Tolak Relokasi pasar sumber,3,Tolak Relokasi Pasar umber,1,topma,1,Tour de Linggarjati,1,TPA,1,TPA Kopi Luhur,1,tps 3,1,Tradisi,1,Training Legislasi,1,Transaransi Kampus,1,Transparansi,6,transportasi,1,trauma healing,1,traveling murah,1,tri darma perguruan tinggi,1,tribun jabar,1,trupark museum,1,trusmi cirebon,1,turki,1,tutorial keislaman,3,tutorial keislaman unswagati,2,tv kampus,2,tv kampus cirebon,1,tv kampus unswagati,1,uang,1,UAS,2,UGJ,48,UGJ Cirebon,5,UGJ Cirtebon,1,ukm,1,UKM KSR,1,ukm Pamp;K,2,UKM Rohis Usahid,1,ukm seni budaya,1,UKM Seni dan Budaya,8,ukm seni dan budaya unswagati,1,un,1,un online,1,unit kegiatan mahasiswa,1,universitas,12,Universitas Swadaya Gunung Jati,3,unjuk rasa,2,Unswagati,214,unswagati akreditasi a,1,unswagati cirebon,12,UNSWGATI,1,Unswgati cup 2017,1,untag cirebon,1,USB,4,usbn,1,uswagati,1,UTS,2,Video,5,vietnam,1,virus corona,2,virus zika,1,vlogger indonesia,1,volunteer,1,Wadek II,1,wagub jabar,1,wakil rektor,1,walikota cirebon,1,wapresma,1,Warga Cirebon,1,warisan kesenian dan kebudayaan,6,Warta,1,Warta Kampus,318,watu semar,1,we are the real united kingdom,1,wine halal,1,wiranto,2,wirayuwana choir,1,wisata,4,wisuda,6,wisuda ke 46,2,wisuda ke 47,1,wisuda unswagati,1,wisuda XLIX,2,wisuda XLVII,1,Women's March 2020,1,Women's March Cirebon,1,workshop,1,Workshop fotografi,1,wr III,3,wr3,1,Yayasan,2,yayasan unswagati,4,yono maulana,2,YPSGJ,1,yudisum,1,
ltr
item
SetaraNews.com: Pendidikan Tak Mendidik
Pendidikan Tak Mendidik
SetaraNews.com
https://www.setaranews.com/2013/04/pendidikan-tak-mendidik.html
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/
https://www.setaranews.com/2013/04/pendidikan-tak-mendidik.html
true
5774345634689947304
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy