Responsive Ad Slot

Penyimpangan DAK 96 M, Aliansi Mahasiswa Unswagati Lakukan Aksi

1 komentar

Jumat, 07 April 2017

Cirebon, Setaranews.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) melakukan long march yang dimulai dari kampus 1 Unswagati hingga kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) pada Kamis 6 April 2017. Aksi para mahasiswa ini dilakukan terkait penyimpangan mega proyek DAK 96 M yang hingga kini belum diusut secara tuntas.

Sebelum menuju ke kantor Kejari yang terletak di Jalan Wahidin, massa aksi melakukan orasi-orasi di depan Kampus Utama Unswagati yang menuntut kepada Kejari terkait sudah sejauh mana proses hukum yang sudah dilaksanakan soal kasus dugaan penyimpangan mega proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 96 Milyar bersumber dari APBN 2015.

Dalam aksinya, para mahasiswa membawa 'obat kuat' sebagai simbol bahwa Kejari tidak boleh lemah dalam pengusutan kasus ini. "Kejari ini 'lemah syahwat' dalam mengusut kasus DAK 96 M. Makanya kami bawa serta obat kuat sebagai simbol agar Kejari kembali kuat dan tidak boleh lemah dalam mengusut tuntasnya," ujar Efri salah satu peserta aksi.

Massa aksi sempat melakukan bakar ban di perempatan lampu merah Gunung sari sebelum menuju kantor Kejari dan mereka pun sempat bersitegang dengan aparat kepolisian. "Bakar-bakar ban dan bentuk lingkaran disana (perempatam gunung sari-red) gausah lah," kata Kapolres Cirebon, Adi Vivid AB, saat menemui mahasiswa.

Namun, salah satu peserta sempat diamankan aparat kepolisian dengan alasan mengganggu ketertiban. Setelah dilakukan negosiasi, mahasiswa tersebut pun akhirnya dilepaskan dan peserta membubarkan diri.

 

Berita lainnya: Mahasiswa Tuntut Kejari Serius Menangani Kasus Mega Proyek DAK 96 M

 

Ormawa Pertanian Gelar Agriculture Festival

Tidak ada komentar

Kamis, 06 April 2017

Unswagati, Setaranews.com - Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Pertanian Unswagati menyelenggarakan Agriculture Festival 2017 yang dimulai pada 4 hingga 6 April 2017 bertempat di Kampus Utama. Ormawa yang tergabung diantaranya BEM, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIPMAGRI) dan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIPMAGRO).

Agriculture Festival terdapat beberapa acara, diantaranya Seminar mengenai kopi dengan tema "Perjalanan Panjang Secangkir Kopi" yang bertempat di Auditorium Kampus Utama Unswagati, Bazar produk, dan pada malam terakhir terdapat lomba meracik kopi serta Live Music.

Ormawa Fakultas Pertanian dalam acara Seminar "Perjalanan Panjang Secangkir Kopi" menghadirkan beberapa panelis, seperti Akademisi, Blind Bottle dan Classic Bean sebagai pelaku usaha, dan Koperasi Kopi Nusantara. Adanya Seminar ini bertujuan memperkenalkan komoditas kopi dari segi manfaat, gizi, pengolahan dan pemasaran kopi hingga kancah ekspor ke berbagai negeri. Terlebih lagi bahwa Wilayah III Cirebon sendiri memiliki tempat produksi dan budidaya komoditas kopi yang cukup bagus yakni tepatnya di Kabupaten Kuningan.

“Karena kopi itu banyak yang suka,maka dengan acara ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengetahui budidaya dan peluang bisnis komoditi kopi," ujar Amelia Yusnita Ketua Pelaksana Agriculture Festival, Selasa 8 April 2017.

Acara Seminar ini mendapat antusias yang tinggi dengan peserta mencapai 199 orang berasal dari  dari berbagai kalangan, seperti masyarakat petani, pelaku usaha kopi, dan mahasiswa umum.

Ketua BEM Fakultas Pertanian, Indra Kusuma, menyampaikan bahwa acara yang diselenggrakan dengan melibatkan Ormawa Fakultas Pertanian, memang sudah direncanakan sebelum periode kepengurusan berakhir. ”Dari awal memang sudah direncanakan untuk membuat Program bersama dengan Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian untuk mensukseskan Agriculture Festival sebagai program akhir periode,” katanya.

Ormawa-FE Jalin Keakraban Lewat Silaturasa

Tidak ada komentar

Minggu, 02 April 2017

Unswagati, setaranews.com - Dalam rangka meningkatkan hubungan emosional dan persatuan dilingkungan Fakultas Ekonomi (FE) Uswagati bisa dilakukan dengan berbagai macam cara atau kegiatan. Dalam hal ini, Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi (Ormawa-FE)  mengeratkan hubungan dengan menggelar acara Malam Keakraban (Makrab) pada Sabtu (01/04) di Ruang 207-208 Gedung manajemen Fakultas Ekonomi.

Adapun Ormawa FE ini terdiri dari beberapa elemen mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas  Ekonomi (BEM-FE), Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi (DPM-FE), Himpunan Mahasiswa Jururan Manajemen (Himajemen) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (Himatansi)

Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Pelaksana acara Makrab tersebut,Dymas, menurut dia tema yang dibawakan pada Makrab Ormawa-FE yaitu soal "Silaturasa" dan bertujuan untuk menjalin rasa keakraban antar sesama organisasi di lingkungan fakultas ekonomi,

"Tujuannya bukan hanya untuk menjalin keakraban semata, melainkan juga menjalin rasa antar ormawa khususya di fakultas ekonomi, maka dari itu tema makrabnya "Silaturasa",  ya intinya sih lebih mengenal dan merasakan gitu, lalu kami juga mengharap semoga dengan dilaksanakan makrab pada malam hari ini Ormawa-FE dapat bersatu untuk mencapai tujuan bersama yaitu untuk membangun fakultas ekonomi menjadi lebih  baik kedepannya", ungkapnya saat ditemui setaranews.com di sela-sela acara berlangsung, Sabtu (01/04).

Tanggapan sekaligus apresiasi juga berdatangan di lingkungan FE.  Aziz, selaku Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM-FE) ikut memberi komentar. Ia berharap agar kebersamaan makin solid dan saling bersinergi.

"Semoga kebersamaan Ormawa-FE makin solid dan bersinergi serta tidak saling mengunggulkan program kerjannya masing-masing, melainkan saling melengkapi", katanya saat ditanya setaranews.com.

Makrab Ormawa-FE dimulai sekitar pukul 15:00-01:00 WIB dan rangkaian acaranya berisikan sesi perkenalan antar Ormawa-FE, diskusi film, sharing, kemudian diakhiri dengan Pentas Seni (Pensi) yang dibawakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Seni dan Budaya (USB) dan penampilan dari masing-masing Ormawa-FE. (Awank).

 

 
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews