Responsive Ad Slot

UKM Seni dan Budaya Harapkan Pengurus Lebih Mumpuni

Tidak ada komentar

Sabtu, 03 Desember 2016

Unswagati, Setaranews.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon tengah mengadakan Musyawarah Anggota di Auditorium Kampus Utama Unswagati, Jumat (02/12).

Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya dimana akan dibahas mengenai Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) selama satu periode pengurus, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta pemilihan Ketua Umum baru Periode 2016/2017.

Melalui pidatonya, Ade Anna Angelia selaku Ketua Umum UKM Seni dan Budaya periode 2015-2016 menuturkan harapannya kepada kepengurusan tahun depan. “Perlu adanya perubahan, yaitu perubahan yang membangun dan lebih mumpuni sekalipun itu sulit dan banyak permasalahan yang akan dihadapi saya yakin proses tidak akan mengkhianati hasil,” tuturnya.

Kegiatan yang diselenggarakan ini diprediksi akan usai dari tanggal 2 sampai 4 Desember 2016 dengan dihadiri oleh Anggota serta Alumni dari UKM Seni dan Budaya Unswagati.

FK Unswagati Wakili Asia Tenggara dalam Sakura Science

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon akan mengikuti acara bertajuk Sakura Science yang diselenggarakan di Jepang. FK Unswagati akan mengirimkan perwakilan dosennya yaitu dr. Tiar untuk mengikuti acara tersebut pada Desember ini.

“Karena memang yang mengikuti merupakan orang-orang tertentu dari perwakilan tiap negara. Kita mewakili Asia Tenggara dan untuk Asia Tenggara ada Indonesia, Thailand sama Filipina,” tutur dr. Catur Setiya Sulistiyana selaku Dekan FK Unswagati saat ditemui di ruangannya, Jumat (2/12).

Sakura Science sendiri, lanjut Catur, merupakan sebuah pertemuan antara peneliti muda yang pada tahun kemarin pun FK Unswagati mengirimkan perwakilannya ke acara tersebut. “Tadinya kita ada Doni, tahun kemaren dia ikut acara itu. Kita seleksi juga ada lima orang dan terseleksi ada satu orang,” tambahnya.

Acara tersebut tiap perwakilan dari negara masing-masing akan mempresentasikan hasil dari penelitian dan dr. Tiar sendiri akan memaparkan tesisnya mengenai Genetika. Selain itu, FK Unswagati juga akan mengirimkan tiga perwakilan mahasiswa dalam Student Exchange ke Prancis pada bulan Februari 2017 mendatang.

FE Unswagati Segera Lakukan Pergantian Dekan

Tidak ada komentar

Jumat, 02 Desember 2016

Unswagati, SetaraNews.com – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon akan melaksanakan pergantian Dekan yang pemilihannya dilakukan pada 15 Desember 2016 mendatang. Sementara itu, tahapan yang telah dilakukan hingga sekarang adalah sosialisasi kepada mahasiswa melalui banner-banner yang terpasang.

Kemudian, kriteria yang diusung bagi Dosen yang ingin mendaftar menjadi calon Dekan antara lain sebagai berikut, Dosen homebase minimal S2 dan mengajar di Unswagati sekurang-kurangnya 5 tahun, memiliki pengalaman jabatan akademik minimal Lektor Kepala, usia pada saat pelantikan maksimal 61 tahun, serta tidak merangkap jabatan di struktural Unswagati ataupun Yayasan, tidak sedang menjadi anggota Partai Politik manapun.

“Untuk batas akhir pendaftaran Dosen yang ingin menjadi calon Dekan FE, kita membuka pendaftaran hingga tanggal 7-8 Desember.” ujar Misbak selaku Ketua Panitia Pemilihan Dekan FE saat ditemui Setaranews.com di Ruang Wakil Dekan III FE, Rabu (30/12).

Lebih lanjut, Misbak menjelaskan mekanisme pemilihan Dekan sesuai dengan aturan dari Universitas yang memilih adalah Senat Fakultas. “Karena aturan mainnya seperti itu, yang memilih adalah senat bukan dosen dan mahasiswa,” tambahnya.

Selain FE, ada dua fakultas lainnya di Unswagati yang akan mengalami pergantian Dekan yakni Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Hukum (FH). (Hashbi/Fiqih)

Resmi Dilantik, Ketua Umum Mapala Gunati Miliki Tiga Program

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com - Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Swadaya Gunung Jati (MAPALA GUNATI) adakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) kepada ketua umum baru, Imam Wahyudi. Sertijab yang juga dihadiri oleh Rektor Unswagati, Wakil Rektor III, perwakilan Ormawa, serta rekan sesama Mapala ini bertempat di Aula Kampus utama Unswagati.

Ketua Umum periode 2016-2017 memiliki tiga program yakni program wajib, stimulant dan program unggulan. Program wajib adalah program untuk mendidik anggota baru, dan untuk  program stimulant ada rencana membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di seluruh kampus Unswagati dalam jangka waktu satu tahun, sedangkan untuk program unggulan akan diadakannya lomba panjat tebing tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas).

“beberapa program ini sudah ada di tahun sebelumnya, seperti RTH yang pencapainnya sudah mencapai 80%. Sedangkan untuk lomba panjat tebing sendiri bertujuan sebagai promosi untuk Unswagati” ujar Imam Wahyudi saat ditemui setaranews.com selasai upacara sertijab, Kamis (1/12)

Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini Mapala Gunati juga akan mengadakan open recruitment anggota baru dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum, Imam yang juga mahasiswa Fakultas Teknik memiliki motto hidup yaitu BBM. “saya memiliki motto hidup BBM, yaitu berkoordinasi, bekerja dan mencari solusi untuk mapala lebih baik” tambahnya

Imam Wahyudi terpilih sebagai Ketua Umum Mapala Gunati periode 2016-2017 pada saat musyawarah umum yang dilaksanakan pada 3-4 November 2016 lalu. (Anisa/Felis)

SMAN 7 Cirebon Hibahkan Buku Kepada Mahasiswa dan Masyarakat

Tidak ada komentar
Cirebon, Setaranews.com – Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Cirebon (SMAN 7 Cirebon) memberikan hibah buku kepada Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cirebon, pada Kamis (01/12).

Pemberian hibah sebanyak 1257 buku ini, dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Wawan Darwat, Ketua BEM FKIP M. Zaiim Muhtadi, Sekertaris Komisariat PMII Unswagati Rizki Dermawan dan Komunitas Kelompok Baca yang diwakili Aris Munandar.

Menurut Wawan, hibah yang dilakukan ini bertujuan agar manfaat dari buku dapat tersalurkan dengan lebih optimal. “Agar lebih bermanfaat kalau di perguruan tinggi bisa untuk kepentingan penelitian ataupun perbandingan dan juga untuk masyarakat luas yang membutuhkan,” ujarnya.

Pengadaan hibah buku ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh SMA Negeri 7 Cirebon dan buku yang diberikan dikelola oleh BEM FKIP Unswagati dan PMII Komisariat Unswagati. Kegiatan hibah buku tersebut mendapat apresiasi dari Aris Munandar, “Suatu langkah awal yang bagus dari sekolah terhadap masyarakat sekitarnya. Harapan dari komunitas kami sekolah ataupun instansi lain juga peduli kepada masyarakat,” tutur Aris kepada setaranews.com.

M. Zaiim Muhtadi selaku Ketua BEM FKIP Unswagati, menjelaskan bahwa buku hasil dari hibah akan dipergunakan untuk salah satu program kerja BEM FKIP. “Kita mengadakan program kerja yaitu perpustakaan lesehan yang bertempat di samping sekretariat. Kami akan sortir buku kembali yang sesuai dengan mahasiswa. Adapun buku yang tidak sesuai akan kami alokasikan pada program kerja belajar ceria kepada masarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Rizki Dermawan memaparkan buku yang dihibahkan akan digunkan untuk perpustakaan yang dikelola PMII. “Lebih ke masyarakat umum dan dari kami sendiri akan mensortir buku untuk pelajar maupun umum,” ungkapnya.

LDK IMMNI Gelar Penggalangan Dana Untuk Rohingya

Tidak ada komentar

Kamis, 01 Desember 2016

Unswagati, SetaraNews.com – Lembaga Dakwah Ikatan Mahasiswa Masjid Nurul Ilmi (LDK IMMNI) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengadakan penggalangan dana untuk etnis Rohingya di Myanmar pada Kamis, 1 Desember 2016.

Latar belakang penggalangan dana yang dilakukan LDK IMMNI sebagai bentuk kepedulian untuk saudara sesama Muslim yang sedang mengalami penderitaan pembantaian yang terjadi di Myanmar. Rohingya sendiri merupakan Muslim minoritas di Myanmar yang tidak diakui sebagai warga negara. Selain itu, ada himbauan dari Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN) agar menggalang dana untuk Rohingya yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Ini bentuk kepedulian kita untuk saudara sesama Muslim. Rohingya yang sedang mengalami pembantaian di negaranya. Selain itu, ada juga himbauan dari FSLDKN untuk serentak melaksanakan penggalangan dana di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Diana Putra selaku salah satu Panitia Penggalangan Dana saat diwawancarai melalui  BlackBerry Messenger, Kamis (1/12).

Penggalangan dana tersebut dilakukan di satu titik jalan yakni jalan Brigjen Darsono. Dana yang dihasilkan didapat dari para pengguna jalan dan anggota IMMNI. “Penggalangan dana yang dilakukan LDK IMMNI dilaksanakan di satu spot yaitu Brigjen Darsono. Alhamdulillah hasil yang didapat berupa sejumlah uang dari para pengguna jalan dan dari anggota IMMNI,” lanjutnya.

Untuk selanjutnya, dana dari penggalangan dana yang dihasilkan tersebut akan disalurkan kepada Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Daerah (FSLDKD) yang akan dikirim oleh Komisi A FSLDKD ke FSLDKN, lalu dari FSLDKN akan dikirim ke Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan dikirim ke Rohingya.

Inilah Hasil Perhitungan Suara PUM Unswagati 2016

Tidak ada komentar

Rabu, 30 November 2016

Unswagati, Setaranews.com – Proses perhitungan suara dalam Pemilihan Umum Mahasiswa (PUM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) yang dilakukan di kampus utama, dua dan tiga oleh Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) telah selesai dilaksanakan Senin (28/11) kemarin.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim setaranews.com, jumlah suara yang masuk dalam PUM dari kampus utama, dua dan tiga berkisar lebih dari 3000 suara dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 9000 mahasiswa Unswagati dari seluruh fakultas yang ada.

Perolehan suara dalam PUM Unswagati untuk Partai Damai Amanah Mahasiswa (PDAM) memperoleh 669 suara. Untuk Partai Semangat Mahasiswa Pergerakan (SEMAR) mendapatkan 634 suara. Sedangkan Partai Garuda Merah sebanyak 367 suara. Lalu untuk Partai Kaum Intelektual Muda (KITA) meraup sebanyak 809 suara. Terakhir dari Partai Persatuan Mahasiswa Untuk Demokrasi (PAUD) mendapatkan suara 551 suara.

Sementara, perolehan suara untuk calon Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unswagati dari pasangan nomer urut satu Akmal Yidisalam dan Rifqi Aziz dari Partai SEMAR memperoleh sebanyak 820 suara. Pasangan nomer urut dua Neng Selajatri dan Syahrial Fauzian dari PDAM mendapatkan 558 suara. Sedangkan, pasangan nomer urut tiga dari Partai PAUD Surya Oktaviandy Zebua dan Windy Nurrochmanto memperoleh 963 suara. Terakhir, Hasan Basri dan Ajie Ibrahim pasangan nomer urut empat dari Partai KITA mendapatkan 710 suara.

Inilah Penjelasan PPUM Soal Sepinya PUM di Kampus Utama

Tidak ada komentar

Selasa, 29 November 2016

Unswagati, Setaranews.com – Pemilihan Umum Mahasiswa (PUM) untuk Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) periode 2017 yang dilaksanakan pada senin (28/11) dengan Tempat Pemungutuan Suara (TPS) yang tersebar di Kampus utama, dua, dan tiga kurang mendapat dukungan dari mahasiswa.

Kurangnya antusias dalam PUM tahun ini, jika dilihat dari mahasiswa aktif yang terdaftar di kampus utama Unswagati sekitar 3900 mahasiswa hanya 740 yang menggunakan hak suaranya.

“Kami sudah berusaha sosialisasi semaksimal mungkin, dengan gencarnya lewat media sosial dan masuk ke kelas-kelas kuliah terkait Pemira. Namun, ada beberapa kendala diluar dugaan seperti faktor cuaca yang tidak mendukung yaitu terjadinya hujan deras saat pelaksanaan, bentroknya jadwal perkuliahan dengan pelaksanaan bahkan ada juga yang libur kuliah,” ungkap Yuyun Yuniarsih selaku Koordinator Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) saat proses perhitungan suara TPS kampus utama, Senin (28/11).

Walaupun upaya-upaya yang dilakukan oleh panitia penyelenggara PUM sudah dilakukan sesuai tugasnya. Jika dilihat dari data yang diperoleh dari PPUM di kampus satu, jumlah suara didominasi oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dengan 550 orang, Fakultas Teknik 70 orang, Fakultas Pertanian 115 orang. Dari jumlah mahasiswa yang berpartisipasi, masih jauh sekali rasio dengan mahasiswa aktif yang memiliki hak suaranya.

 

Terinspirasi Permainan Tradisional, Isna Juara II Lomba Esai Nasional

Tidak ada komentar

Minggu, 27 November 2016

Unswagati, SetaraNews.com – Prestasi membanggakan kembali datang dari salah seorang mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon. Kali ini, Isna Silvia (20) dari Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil meraih Juara II dalam Pekan Esai Nasional Mahasiswa (PENA EMAS) di Universitas Trunojoyo, Madura, Jawa Timur pada 9-10 November 2016 silam.

Perempuan yang kerap disapa Isna tersebut, aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran dan Keilmuan atau biasa disingkat P&K, dan memegang peranan penting di organisasinya. Dalam kurun waktu lima hari saja, Isna berhasil menyelesaikan esainya dengan judul “Damdamatika Strategi Meningkatkan Pemahaman Matematis” yakni perpaduan antara pendidikan dan kearifan lokal; menjadikan permainan tradisional yaitu dam-daman sebagai media pembelajaran dalam matematika.

“Damdamatika, alias dam-daman ala matematika, aku persingkat.” papar Isna pada SetaraNews.com di Sekretariat P&K, Gedung FKIP Kampus III Unswagati, Kamis (24/11).

Perempuan yang lahir pada 2 September 1996 di Majalengka itupun berhasil mengungguli Mustaqim dari Universitas Negeri Solo (UNS) yang meraih Juara III, sementara Juara I diraih oleh Rahmat Nofianto dari Universitas Negeri Padang. Pada final tanggal 9 November, Isna diberi waktu dua kali sepuluh menit untuk mempresentasikan esai dan menjawab pertanyaan dari para Juri. Sementara, nilai diambil 40% dari esai, dan 60% dari presentasi.

Anak kedua dari tiga bersaudara itupun senang menulis sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), tapi Isna mengaku hanya senang menulis di bidang ilmiah. Inipun merupakan final pertamanya, dan langsung meraih Juara II setelah mencoba mengikuti banyak perlombaan, tapi gagal. Ia pun sangat senang bisa mengharumkan nama Unswagati di ranah nasional dan mendapatkan respon yang positif dari pihak universitas.

Kemudian, kedepannya Isna berharap gagasan media pembelajaran yang dibuatnya tersebut dapat direalisasikan. “Harapan dari karyanya dapat direalisasiin, kemarin baru sebatas gagasan damdamatika buat meningkatkan pemahaman matematis, kedepannya bisa dilakukan penelitian dan terbukti, dan bisa dijadikan rekomendasi.” tutupnya.

PPUM Gelar Debat Capresma-Cawapresma Unswagati

Tidak ada komentar
Unswagati, SetaraNews.com - Dalam sebuah tradisi pesta demokrasi atau pemilu di Indonesia tidak luput dari proses debat kandidat yang harus dilalui oleh pasangan calon presiden mahasiswa, seperti halnya yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Jumat (25/11).

Debat para Calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa ini digelar di Halaman Parkir Kampus Utama Unswagati yang dimulai dari pukul 13.00 WIB dengan dihadiri oleh puluhan mahasiswa Unswagati. Debat kali ini berlangsung sangat ramai dan cukup memanas, pasalnya ke-empat capresma dan cawapresma saling mengunggulkan dalam visi dan misi serta program yang akan dilakukan ketika terpilih. Seperti yang dikatakan oleh salah satu pasangan nomor empat Hasan Basrie dan Ajie Ibrahim dari Partai KITA yang lebih mengutamakan kegiatan pengabdian dan riset.

“Kami mempunyai program unggulan yang kami namakan dengan CATUR CIPTA yakni pusat studi kajian, menciptakan ruang publik mahasiswa, pelatihan edukatif bagi mahasiswa dan desa binaan dengan target dari keempat program tersebut adalah terwujudnya suatu desa binaan sebagaimana wujud dari bentuk pengamalan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian,” papar Basrie.

Sementara itu dari pasangan nomer tiga Surya Oktaviandy dan Windi, pasangan ini memiliki empat program unggulan dimana program yang menjadi prioritas utama adalah membantu teman untuk tetap bisa kuliah.

“Dari delapan program yang kami miliki empat diantaranya menjadi program unggulan kami yaitu #Bantu temen kuliah, pembentukan kelompok studi mahasiswa, membentuk tim internal dan eksternal, dan bina desa dimana program prioritas kami adalah #Bantu temen kuliah karena saya tidak ingin melihat lagi ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliahnya dengan alasan tidak memiliki biaya,” ujar Okta.

Ketika disinggung mengenai beberapa isu yang terjadi di Kampus dan belum sempat terselesaikan, dan sempat diangkat oleh BEM-U periode yang lalu, para calon berkomitmen akan terus melanjutkan isu tersebut hingga menemui jalan keluar.

“Kami akan bahu membahu untuk terus mengawal isu yang terjadi di kampus terutama permasalahan heregistrasi dengan melibatkan seluruh mahasiswa, ormawa dan pihak yang terkena dampak dari heregistrasi tersebut,” lanjut Basrie.

Sementara bagi pasangan Okta dan akan kembali melanjutkan isu terkait dengan heregistrasi, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pembangunan Kampus.
“Terkait dengan hal itu yang bauk akan kami lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki akan kami perbaiki diantaranya adalah heregistrasi, ruang terbuka hijau dan pembangunan kampus dimana ketiga isu tersebut akan menjadi isu strategis kami nanti,” tegas Okta. (Syahru)
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews