Responsive Ad Slot

Pascasarjana Unswagati Dalam Tahap Membuka Program Magister Baru

Tidak ada komentar

Sabtu, 15 Oktober 2016

Unswagati, Setaranews.com – Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) sedang melakukan proses untuk membuka program  Strata 2 (S2) yang baru yaitu Magister Manajemen dengan Bidang Kajian Umum (BKU) Sumber Daya Manusia. Proses tersebut sedang dalam tahapan persetujuan izin operasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).

“Insa Allah Desember izin operasional tinggal nunggu keputusan dari Dirjen Diktinya. Dari kopertis sudah turun rekomendasinya, nah kita tinggal nunggu Desember nanti. Kalau izin sudah keluar kita buka tahun depan,” ujar Endang Sutrisno Direktur Pascasarjana Unswagati kepada setaranews.com, Jumat (14/10).

Lebih lanjut, Endang memaparkan bahwa rencana membuka Program Magister Manajemen ini sudah dilakukan sejak bulan Februari 2016. Kata dia, rencana membuka program Magister Manajemen ini atas dasar Unswagati belum menyediakan program Magister untuk Fakultas Ekonomi.

“Persoalannya begini, kita paham Unswagati khususnya Fakultas Ekonomi S1 setiap kali wisuda itu jumlahnya luar biasa. Yang jadi pertanyaannya kemana mereka akan melanjutkan S2, sementara yang mencetak S1 nya adalah Unswagati Fakultas Ekonomi,” lanjut Endang.

Direktur Pascasarjana Unswagati ini, berharap lulusan Strata 1 (S1) khususnya program studi Manajemen dapat melanjutkan program S2 Magister Manajemen di Unswagati.

Beri Gambaran Prospek Kerja, HMJM Adakan Seminar Kompetensi Kelulusan

Tidak ada komentar

Kamis, 13 Oktober 2016

Unswagati, Setaranews.com - Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJ-M) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) mengadakan Seminar Kompetensi Kelulusan bertempat di Aula Kampus 1 Unswagati, Kamis (13/10). Seminar yang mengusung tema, "Your Choice Determine Your Future" ini dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 12.00. Pemateri yang ditampilkan berasal dari dosen Fakultas Ekonomi Unswagati yaitu Bachrudin, Siska Ernawati dan Mayaliza.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi, khususnya jurusan Manajemen sangat antusias untuk mengikuti seminar ini, terbukti dengan membludaknya peserta hingga mencapai 353 peserta. Seminar sendiri sebenarnya ditujukan kepada mahasiswa tingkat akhir, namun tidak membatasi mahasiswa tingkat dua dan tiga untuk ikut berpartisipasi.

Data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik pada bulan Februari 2015 menunjukkan sekitar 400.000 pemuda bergelar sarjana di Indonesia menganggur. Hal tersebut yang menjadi salah satu alasan untuk mengadakan Seminar Kompetensi Kelulusan sehingga  melalui seminar ini dapat memberikan gambaran ke depan mengenai prospek kerja bagi lulusan mahasiswa jurusan Manajemen.

"Tujuan seminar ini sendiri untuk memberi bekal mengenai prospek kerja seperti apa bagi mahasiswa manajemen tingkat empat," ujar Septyane Dheantika, selaku ketua pelaksana ketika ditemui SetaraNews.Com di Aula, Kamis (13/10).

Adanya seminar pun diharapkan dapat memberikan gambaran yang gamblang mengenai konsentrasi yang akan diambil sehingga mahasiswa memahami setiap konsentrasi yang ada agar tidak hanya sekadar ikut-ikutan. Seperti yang dikatakan oleh Iyan Firmanda, salah satu peserta seminar dari jurusan Manajemen semester tujuh.

"Harapannya, untuk mahasiswa tingkat bawah agar lebih memahami setiap konsentrasi yang ada karena akan berpengaruh pada penyusunan tugas akhir nanti, sementara untuk mahasiswa tingkat akhir diharapkan mulai menata rencana terkait konsentrasi yang diambil dan rencana setelah kelulusan," ungkapnya.

Namun sayangnya, seminar yang memberikan manfaat cukup baik bagi mahasiswa ini mendapat keluhan dari peserta seminar. Seperti yang dipaparkan oleh salah satu mahasiswa yang mengaku tidak dapat menangkap secara jelas pemaparan pemateri seminar.

"Lumayan dapat manfaatnya bisa lebih hati-hati untuk milih konsentrasi jurusan meskipun kurang jelas suara pematerinya," ucap Anindita Nugraha, peserta seminar dari jurusan Manajemen semester lima. (Anisa/Awank)

 

Diesnatalies ,HMS Adakan Kompetisi Basket Antar Sekolah Se-wilayah III Cirebon

Tidak ada komentar

Rabu, 12 Oktober 2016

Cirebon, Setaranews.com – Sukses adakan Lomba Desain Bangunan, Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Unswagati kembali menggelar Enggineering Basket Competition untuk SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas)/Sederajat se-wilayah III Cirebon. Kompetisi berlangsung pada 12-14 Oktober 2016 di Gedung Olahraga (GOR) Bima Cirebon. Pada kompetisi kali ini HMS mengusung tema"Show Your Skill For Your Schooll".


Kompetisi diikuti oleh 16 tim dari berbagai daerah, seperti Kuningan, Majalengka dan Cirebon. Andri Suhendri Ketua Pelaksana menyampaikan "Acara ini menjadi agenda rutin tiap tahun, dalam rangka peringati Diesnatalis HMS Unswagati. Diharapkan setiap institusi yang berpartisipasi bisa lebih maju lagi kedepannya.


"Alhamdulillah, walaupun ada kendala di bagian keuangan karena banyaknya pengeluaran tidak terduga, namun akhirnya acara ini bisa terselenggara. kami berharap, semoga kompetisi ini bisa meningkatkan daya saing antar sekolah, khususnya dalam cabang olahraga basket". lanjutnya (12/10).


Terselenggaranya acara ini tidak lepas dari berbagai pihak yang membantu, hal ini ditegaskan oleh koordinator kegiatan Muhamad Faizal kepada Seteranews.com " Acara ini berlangsung dengan baik, hal itu bisa tercapai berkat kerjasama dari berbagai pihak, seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Unswagati,  Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Cirebon, Korps Sukarela (KSR) Unswagati, pihak Universitas, Fakultas teknik, dan tentunya semua panitia yang solid".


Dari pertandingan hari ini telah lolos delapan tim, yaitu dari SMAN 7 Cirebon, SMAN 4 Cirebon. SMAN 2 Cirebon, SMAK Santa Maria Cirebon, SMAN 1 Cirebon, SMAK Terang Bangsa, SMAN 1 Palimanan dan SMAN 2 Majalengka. Mereka akan kembali bertanding esok hari di GOR Bima dimulai pukul 08.00 WIB.

 

DPM-U: Sidang POK Acuan Dalam Berorganisasi

Tidak ada komentar
Unswagati, SetaraNews.com - Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (DPM-U) adakan sidang Undang-Undang Organisasi Kemahasiswaan (UUD Ormawa) di Aula Denpom pada Rabu (12/10).

Sidang tersebut mengalami perubahan waktu yang semula dimulai pukul 09.00 WIB menjadi pukul 13.00 WIB. Kemudian sidang terpaksa dibatalkan karena perwakilan yang hadir tidak memenuhi kuota forum.

Pada sidang UUD Ormawa, DPM-U akan membahas tentang regulasi atau aturan-aturan Ormawa yang baru dimana regulasi tersebut akan dijadikan pedoman bagi semua Ormawa yang ada dilingkungan Unswagati.

“DPM-U mencoba membentuk sesuatu yang baru, mencoba memakai rumusan yang baru karena Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) yang dulu itu sudah tidak sesuai dengan perkembangan Organisasi Kemahasiswaan yang sekarang, peran regulasi itu penting sebagai acuan dalam berorganisasi juga sebagai pedoman dalam berorganisasi dilingkungan unswagati,” ungkap Ferry Ramadhan selaku Ketua Umum DPM-U saat ditemui SetaraNews.com, Rabu (12/10).

Kedepannya DPM-U akan mengadakan rapat internal tentang agenda yang serupa, mereka pun akan mengkaji kembali mengenai pola-pola pendekatan baru yang nantinya dapat dihadiri oleh seluruh perwakilan Ormawa, karena pembahasan mengenai POK ini sangat penting sebagai acuan dalam berorganisasi di lingkungan Unswagati. (Silvia)
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews