Responsive Ad Slot

12 Pekerja Pabrik Tewas Dimakan Si Jago Merah

Tidak ada komentar

Sabtu, 10 September 2016

Dhaka, setaranews.com – Kebakaran terjadi di pabrik garmen yang terletak di pinggiran ibu kota Bangladesh ini memakan 12 korban jiwa, yang semuanya merupakan karyawan pabrik. Kebakaran yang terjadi sejak pagi dan sampai siang masih berusaha dipadamkan oleh petugas. Korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Api mulai membakar pada pagi hari saat jam kerja baru dimulai," ujar Mohammad Akhturuzzaman salah satu petugas, seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (10/9)

Penyebab kebakaran sampai saat ini masih belum diketahui. Diperkiran pada saat kebakaran terjadi terdapat 100 orang yang berada di dalam pabrik.

Kasus kecelakaan pabrik ini sering terjadi di negara tersebut, seperti kebakaran atau gedung pabrik yang runtuh. Pada 2013 ada lebih dari 1.100 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan pabrik.

Syafruddin Resmi Menjadi Wakapolri

Tidak ada komentar
Jakarta, SetaraNews.com - Hari ini telah resmi dilantik Komisaris Jenderal (Komjen) Syafruddin sebagai Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) menggantikan Budi Gunawan.

Syafruddin siap membantu Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Komisaris Jendral Polisi Tito Karnivan dalam Korps Bhayangkara.

“Program Kapolri yang sedang berjalan yang 100 hari itu. Itu tahapan pertama (yang akan disukseskan),” kata Syafruddin di Mabes Polri, Sabtu (10/9/2016). Kutip dari kompas.com

Ada tiga hal yang menjadi fokus kapolri saat ini, diantaranya profesional, modern dan terpercaya. Menurut syafruddin, untuk bisa menunjang hal tersebut maka dibutuhkan peningkatan dari berbagai lini.

“Baik itu pengembangan SDM Polri, modern, peningkatan teknologi, penyempurnaan memodernisasi seluruh peralatan,” kata dia.

Tito mengungkapka jika alasan memilih syafruddin karena memiliki kedekatan personal saat semasa masih mengenyam pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional 2011 silam.

“Beliau juga memiliki pengalaman sebagai Kapolda, Wakapolda, juga pernah di Kabid Propam, pendidikan cukup lama,” kata Tito di Mabes Polri, Sabtu pagi.

Oprec Menwa Dibuka Serentak se-Jawa Barat

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com - Demi terciptanya regenerasi di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon (Unswagati), maka dibukalah open recruitment (Oprec) yang ditutup sampai November 2016. Open recruitment Menwa dibuka serentak se-Jawa Barat, sehingga untuk tanggal tetap penutupan open recruitment masih belum pasti karena menunggu informasi dari Bandung.

Untuk menjadi anggota Menwa harus mengikuti beberapa tahapan, yaitu mendaftar ke sekretariat Menwa yang berada di belakang gedung Koperasi Mahasiswa (KOPMA) dan menjalani serangkaian tes yang telah ditentukan. Terdapat tiga tes yang harus dilewati, yaitu tes kesehatan, tes fisik dan tes psikologi. Untuk tes kesehatan, Menwa bekerjasama dengan Rumah Sakit Ciremai dengan mengadakan tes yang serupa dengan tes kesehatan untuk kepolisian dan tentara. Sedangkan tes fisik akan bekerjasama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) dengan menjalani lari, push up dan sebagainya, selain itu ada tes psikologi dengan menjalani tes tertulis.

Setelah dinyatakan lolos seleksi maka anggota akan diikutsertakan dalam pelatihan yang dikhususkan bagi anggota baru. Pelatihan tersebut diikuti oleh Menwa se-Jawa Barat dan diadakan oleh Satuan Komando Resimen Mahasiswa (Skomenwa) Mahawarman. Tujuan dari adanya pelatihan tersebut adalah memberikan pemahaman mengenai adanya proxy war yang sekarang ini sedang dihadapi bangsa Indonesia.

Dengan adanya open recruitment Menwa ini, diharapkan agar mahasiswa dapat mengikuti organisasi dengan Menwa sebagai pilihannya, karena diungkapkan oleh Deri, salah satu anggota Menwa bahwa mahasiswa sekarang sudah enggan untuk berorganisasi dengan dalih urusan perkuliahan. Menwa Unswagati pun diharapkan dapat maju dengan anggota yang lebih banyak.

“Harapannya sih banyak mahasiswa yang ikut organisasi karena sekarang ini banyak yang takut berorganisasi. Alasannya yaitu jadwal kuliah padat padahal dengan berorganisasi kita akan belajar apa yang tidak ditemukan di perkuliahan. Selain itu juga harapannya agar Menwa Unswagati dapat terus maju dengan regenerasi yang banyak agar Menwa lebih meriah,” tutupnya.

Gemsos: Kasus Korupsi Pengadaan RTH, Kejari Jangan Masuk Angin

Tidak ada komentar

Jumat, 09 September 2016

Cirebon, SetaraNews.com - Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Sosialis (Gemsos) Cirebon melakukan aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Kota Cirebon, Kamis (8/9). Aksi yang dimulai dengan long march dari Kampus Utama Unswagati sampai Kejari dimulai pukul 10.00 WIB.

Dalam aksinya, Gemsos menuntut Kejari Kota Cirebon agar menindak para koruptor dan menegakan hukum di Kota Cirebon agar sinergis dengan visinya yaitu Religius, Aman, Maju, Aspiratif dan Hijau (RAMAH), dan melakukan pengembangan lebih lanjut atas praktik korupsi yang ada.

Seperti yang dikatakan Jimat Ali Santoso selaku juru bicara dari Gemsos bahwa pihaknya tidak ingin kasus korupsi atas pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Cirebon mandeg tanpa ada tindak lanjut lagi sehingga dari Gemsos akan mengawal proses hukum kasus tersebut dan memastikan bahwa penegakan hukum tetap berjalan.

“Kami tidak ingin Kejari sampai masuk angin, dalam artian bahwa kasus ini hanya sebatas angin lalu. Kami tidak ingin kasus ini sampai lolos hanya karena aparatnya main uang,” tegasnya.

Sedangkan menurut Gusti Hamdani selaku Kepala Saksi Intelejen (Kasi) yang menanggapi aksi dari Gemsos, pihaknya masih terus mengupayakan untuk segera melimpahkan kasus dugaan korupsi yang dilakukan  pejabat di Kota Cirebon atas pengadaan RTH ke tahap penuntutan dalam waktu dekat karena sekarang masih dalam proses penyidikan  dan sudah ada beberapa orang yang dijadikan sebagai penanggungjawab atas kasus tersebut.

“Proses penyidikan terkait pengadaan Ruang Terbuka Hijau sedang berjalan dan beberapa orang sudah dijadikan sebagai orang yang bertanggung jawab atas kasus yang terjadi, kami juga berharap kasus ini akan segera dilimpahkan ke tahap penuntutan,” ujarnya.

Dirinya pun menegaskan untuk tetap bersikap kosisten dalam menangani kasus korupsi agar jangan sampai kasus ini hanya menjadi angin lalu tanpa akhir yang jelas.

“Kami, para aparat penegak hukum siapapun baik dari kejaksaan maupun kepolisian akan tetap konsisten sesuai dengan jalur prosedur yang sudah ditentukan dalam aturan undang-undang,” tutup Gusti.

7 Tips Agar Gigi Anak Tetap Sehat

Tidak ada komentar

Kamis, 08 September 2016

SetaraNews.com - Menurut Dr. Eva Fauziah, drg., Sp.KGA, Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia cabang Jakarta, sehat atau tidaknya pertumbuhan gigi anak dipengaruhi  sejak masa kehamilan ibu.

Menurut Dr.Eva, “Bagaimana kondisi ibu di masa kehamilan, berpengaruh pada kesehatan gigi anak. Kalau saat hamil, ibu kurang asupan kalsium dan protein, bisa menyebabkan hipoplasia email pada gigi anak, yaitu pembentukan email gigi yang tidak sempurna,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com saat ditemui dalam acara Bulan Kesehataan Gigi Nasional 2016, Menekankan Pentingnya Peran Orangtua untuk Mengenal & Mencegah Kebiasaan Buruk Si Kecil, di Pelataran Dharmawangsa, Jakarta (6/9).

Ada beberapa kebiasaan si anak yang dianggap sepele, sehingga tak disadari dapat merusak gigi. Sebelum muncul plak, karies, dan berbagai masalah gigi lainnya pada anak, orangtua bisa melakukan hal berikut sebagai pencegahan:

  1. Basuh dengan Air Putih


Ketika si anak setelah meminum susu dengan dot, maka basuh mulutnya dengan air agar tak ada sisa susu yang menempel. Saat memasuki usia 2 tahun, mulailah dengan membiasakan si anak minum susu dengan gelas .

  1. Batasi Minuman dan Makanan Manis


Mengkonsumsi makanan manis memang menyenangkan, akan tetapi jika terlalu banyak dikonsumsi maka akan memicu terbentuknya plak dan memproduksi asam oleh bakteri. Sehingga, rongga mulut menjadi lebih asam dan menyebabkan terjadinya demineralisasi email atau karies.

  1. Makan makanan padat sesuai usia


Si anak perlu dilatih untuk mengonsumsi makanan padat sesuai usia dan tahap perkembangan, agar anak mengenal berbagai tekstur makanan. Dengan melatih anak mengunyah juga dapat merangsang proses pertumbuhan dan perkembangan rahang serta gigi.

  1. Cegah kebiasaan mengemut jari


Jangan membiarkan si anak untuk mengemut ibu jari atau jari lainnya ke mulut. Kebiasaan ini dapat mengganggu rahang dan gigi

  1. Biasakan anak tidak memasukan benda asing ke dalam mulut


Beritahu si anak untuk tidak memasukkan benda apapun ke dalam rongga mulut, selain makanan dan minuman bergizi. Alihkan juga perhatian si anak untuk mengajaknya bermain, agar si anak tidak sembarangan menggigit benda lain disekitarnya. Pasalnya, menggigit sembarangan dapat mengakibatkan malaklusi (susunan gigi yang berantakan) dan dapat juga menganggu pencernaan.

  1. Sikat gigi selama 2 menit


Karena pentingnya menggosok gigi maka ajarkan si anak menggosok gigi yang benar, menyikat gigi yang benar dari gusi ke gigi. Lakukan ini selama dua menit dan dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan sebelum tidur. Penelitian menunjukan, bahwa resiko gigi berlubang dapat berkurang secara signifikan pada anak yang mendapat pendampingan menyikat gigi dari orang tua mereka.

  1. Rutin periksa ke dokter gigi


Biasakan si anak ajak ke dokter gigi sejak usia satu tahun, lakukan kunjungan rutin ini empat kali selama setahun. Lakukan kebiasaan baik ini sedari kecil, agar setelah besar menjadi terbiasa. Karena begitu pentingnya menjaga gigi. (Dinda)

Berbeda dari Prodi Lain, ESA Unswagati Persembahkan X-West

Tidak ada komentar

Selasa, 06 September 2016

Unswagati, SetaraNews.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris yakni English Student Association (ESA) pada Senin (5/9) sejak pukul 08.00 WIB-12.00 WIB mengadakan acara tahunan yang sudah dua kali diselenggarakan, Exhibition and Welcoming English Student (X-West) semacam acara penyambutan untuk mahasiswa baru.

Menerapkan konsep welcoming party, X-West dihadiri oleh 90 mahasiswa baru (maba) Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Acara tersebut pun diisi dengan pameran setiap departemen yang ada di ESA, caranya mahasiswa baru dibagi menjadi 9 kelompok, setiap kelompok berisi 10 orang, dan dipandu oleh seorang pendamping dari ESA untuk datang ke stand setiap departemen lantas mengenalkan fungsi dan prokernya. Adapun lainnya, pengenalan dosen, live music, dan pembagian kelas untuk mahasiswa baru.

Tujuan utama diadakannya X-West sendiri adalah untuk mengenalkan ESA secara mendetail kepada mahasiswa baru.

"Sebelum perekrutan kita mengenalkan dulu ESA secara detail agar pada saat plant test mahasiswa baru bisa memilih departemen yang sesuai dengan minatnya," ujar Dea Fiqih Aprilianti selaku Ketua Pelaksana saat ditemui oleh SetaraNews.com seusai acara, Senin (5/9).

ESA sebagai organisasi di ruang lingkup Bahasa Inggris pun mencoba menghadirkan beberapa Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dari sebuah komunitas untuk mengisi acara tersebut. Selain itu, agar hari pertama masuk kuliah berkesan dan berbeda dari prodi lain, terbentuklah project yang dinamakan X-West.

"Kita mengundang 3 warga negara asing untuk mengisi acara X-West. Kita ingin hari pertama itu tidak hanya dihabiskan untuk sekedar melihat pengumuman kelas, jadi ESA membuat project untuk mengadakan welcoming party bagi maba," tutupnya.

Editor: Fiqih Dwi H.

Ingin Ciptakan Kader Yang Lebih Baik HMS Unswagati Adakan Oprec

Tidak ada komentar
Unswagati, SetaraNews.com - Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon akan mengadakan open recruitment (oprec) anggota baru yang akan dimulai pada 20-21 September setelah acara Kemah Bakti Sosial (KBS). Acara tersebut diselenggarakan karena ingin membuka generasi penerus yang lebih baik di masa depan.

"Salah satu syarat apabila ingin menjadi angggota HMS yang penting niat, dan saya pribadi tidak membutuhkan anggota yang berkualitas namun yang terpenting memiliki kemauan untuk melaksanakan tugas dan kemauan dalam berorganisasi," ungkap Dany selaku Ketua HMS saat ditemui oleh SetaraNews.com, Selasa (6/9).

Persiapan khusus yang dilakukan oleh panitia selaku pihak penyelenggara, diantaranya formulir, dan sebagainya. Open recruitment ini pun tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Dengan diadakannya open recruitment anggota baru HMS, Dany berharap bisa menciptakan kader-kader yang lebih baik lagi.

"Harapan bagi calon anggota baru dari saya, HMS (Himpunan Mahasiswa Sipil) lebih maju, dengan kader-kader yang baru junjung terus pendidikan Nasional, mencerdaskan kehidupan bangsa, jangan sampai generasi ke generasi terus-terusan seperti ini," tambahnya.
Jika ingin mendaftar untuk menjadi anggota HMS info lebih lanjut dapat diakses di hmsunswagati.co.id. Namun, untuk lebih jelasnya silahkan datang ke Sekretariat HMS (Himpunan Mahasiswa Sipil) di dekat Laboratorium Pertanian. (Riska)

Expo Pasar Modal Hadirkan Stand Perusahaan Sekuritas

Tidak ada komentar

Senin, 05 September 2016

Cirebon, SetaraNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia dan KPP Pratama Kota Cirebon menggelar Expo Pasar Modal yang diselenggarkan Sabtu (3/9) lalu, bertempat di Atrium Cirebon Super Block (CSB) dengan tema “Edukasi Literasi Keuangan dan Tax Amnesty".

Expo Pasar Modal sengaja digelar di mall bertujuan untuk mengedukasi Masyarakat Cirebon mengenai Edukasi Literasi Keuangan dan Tax Amnesty dan mengenai Saham dan Pasar Modal. Expo Pasar Modal juga menghadirkan Galeri Edukasi dan Investasi yang menghadirkan perusahaan-perusahaan sekuritas seperti Trimegah, Sinarmas, dll.

“Expo disini selain ada talkshow ada stand perusahaan sekuritas juga, dimana kalo ada yang nabung saham hari ini, melakukan pembukaan tabungan hari ini juga akan mendapatkan souvenir dari BEI (Bursa Efek Indonesia),” ungkap salah seorang penjaga stand sekuritas saat ditemui oleh SetaraNews.com, Sabtu (3/9).

Expo Pasar Modal pun menghadirkan talkshow, performance band, doorprize, serta berbagai keseruan lainnya.

"Acaranya mengedukasi banget sih, jadi nambah pengetahuan juga, cuma kalo mau nabung saham  masih mikir-mikir dulu, ada kemungkinan bakalan ikut nabung saham sih. Kan kalo saham itu kita ngerasain hasilnya gak sekarang tapi di beberapa tahun kedepan," papar Erika salah satu pengunjung.

Inaugurasi Ajang Kreatifitas Mahasiswa Baru

Tidak ada komentar
Unswagati Cirebon, setaranews.com – Acara Inaugurasi yang diperuntukkan bagi mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 September 2016 bertempat di GOR Ranggajati, Sumber telah usai.

Acara yang bertemakan ‘Be Cheerful, Creative And Brighter’ ini menjadi wadah bagi para mahasiswa baru (maba) untuk menunjukkan kreativitas mereka, sebagai tujuan dari tema yang diusung oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya selaku panitia pelaksana.

“Jadi per fakultas itu mereka berkreasi ya, jadi tadi ada yang dance, ada yang band dan ada juga yang puisi,” ujar Diah Intan selaku Ketua Pelaksana kepada setaranews.com disela-sela acara, Sabtu (3/9).

Konsep acara Inaugurasi tahun ini diantaranya menampilkan tarian tradisional dan modern, color party hiburan dari UKM Seni dan Budaya serta menghadirkan beberapa Guest Star, seperti Hailey, DJ Fix dan juga Band Reggae ternama asal Cirebon Another Project.

Acara yang meriah ini mendapat tanggapan yang positif dari mahasiswa baru Amel, salah satu mahasiswa baru dari Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis.

“Acaranya seru banget, apalagi color party nya suka banget, GOR Ranggajati nya sampai pecah. Gak peduli tempatnya panas, ketutup sama keseruan acaranya,” ucap Amel disela-sela acara Inaugurasi. (Hashbi/Fiqih)

Sunjaya: Penegerian Unswagati Tinggal Tunggu Perintah

Tidak ada komentar

Minggu, 04 September 2016

Cirebon, SetaraNews.com – Terkait penegerian Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon yang sudah digadang-gadangkan sejak beberapa tahun silam, nyatanya belum ada perkembangan signifikan, kini mulai menemukan harapan.

Seperti yang diungkap oleh Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra saat ditemui oleh SetaraNews.com setelah memberikan sambutan pada acara Inaugurasi Unswagati 2016, Sabtu (3/9) di GOR Ranggajati, Sumber, Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, mudah saja untuk menegerikan Unswagati, bahkan tahun ini pun Unswagati bisa menjadi negeri.

“Tahun ini saja sebenarnya Unswagati bisa menjadi negeri,” paparnya.

Seperti yang diketahui bahwa polemik penegerian Unswagati hanya tinggal pembebasan lahan. Persyaratan untuk menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) adalah memiliki lahan minimal 30 hektar.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan telah memerintahkan Walikota Cirebon untuk menyiapkan lahan tersebut. Namun karena beberapa hal, perintah yang sebelumnya disanggupi nyatanya batal dilanjutkan.

Menurut Sunjaya, pihaknya akan siap untuk menyiapkan lahan kalau sudah mendapat perintah baik dari Kementerian Pendidikan maupun Gubernur Jawa Barat. Seperti yang pihaknya lakukan ketika mendapat perintah dari Gubernur Jawa Barat untuk pembangunan ITB (Institut Teknologi Bandung) di Cirebon.

“Kalau nanti kedepan ada perintah kepada Bupati Cirebon untuk menyiapkan lahan bagi Unswagati sebagai syarat negeri, pasti akan didukung. Karena saya mendukung program pemerintah di dunia pendidikan. Saya pun bangga kalau di Cirebon ada kampus negeri,” tutupnya.

Puisi: Suara Yang Hilang

Tidak ada komentar
Suara yang biasa menggelorakan permukaan publik
Kini suara itu menghilang ‘ntah kemana
Apakah suara-suara itu telah diculik?
Ataukah suara-suara itu hilang begitu saja?

Suara yang biasa diserukan dijalan-jalan perlahan tenggelam
Seakan-akan mulut yang biasa bersuara lantang
Kini telah terkunci rapat terbungkam diam

Suara yang seperti obor yang berkobar-kobar
Kini perlahan telah redup di terpa angin
Suara yang lantang itu tak lagi terdengar
Di jalan yang biasanya ramai oleh suara-suara kencang dan lantang
Kini suara-suara itu perlahan telah hilang

Kemanakah suara-suara lantang itu berada?
Kemanakah suara-suara lantang itu pergi?
Kemanakah suara-suara lantang itu menghilang?
Kemanakan suara-suara lantang itu bersembunyi?
Kemanakah suara-suara lantang yang biasa di kumandangkan d jalan-jalan?
Kemanakah suara-suara yang ramai lantang d kumandangkan?

Kini dijalan telah sepi tanpa ada suara lantang lagi.
Kini dijalan telah sunyi tanpa ada suara lantang yang ramai
Kini suara lantang dan kobaran api itu telah padam dan hilang

Kapan kah suara yang telah hilang datang lagi?
Kapan kah suara lantang itu datang?
Kapan kah kobaran api menyala dan bekobar lagi?
Kapan kah suara itu dikumandangkan di jalan dengan suara yang kencang dan lantang!!!

Penulis: M. Sodikin
KBMSi (Kelompok Belajar Mahasiswa Demokrasi)
Biro Agitasi dan Propaganda)
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews