Responsive Ad Slot

SK Kepengurusan Habis, BEM dan DPM FISIP dalam Proses Kepengurusan Baru

Tidak ada komentar

Sabtu, 19 Maret 2016

Unswagati, Setaranews.com – Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unswagati SK kepengurusannya telah habis per tanggal 16 Maret 2016. Seperti yang dikatakan oleh Wakil Dekan III FISIP bidang kemahasiswaan Khaerudin Imawan ysng memberikan keterangan kepada setaranews.com pada Rabu (16/03).
“Per tanggal 16 Maret memang SK kepengurusan organisasi di FISIP telah habis untuk BEM dan DPM, untuk HIMAKOM dan HIMAGARA di bulan ini juga tetapi tanggal persisnya tidak tahu” ujarnya.
Dengan habisnya SK kepengurusan, pihak dari BEM maupun DPM sedang berencana ingin melakukan regenerasi kepengurusan baru dan telah berkomunikasi dengan pihak fakultas. Mekanisme untuk regenerasi pengurus. Menurut Khaerudin hal ini mesti mengikuti pada pedoman organisasi kemahasiswaan (POK) yang telah disetujui.
“Untuk mengganti kepungurusan yang lama dengan yang baru harus merujuk pada pedoman organisasi kemahasiswaan” tambahnya.
Pedoman organisasi kemahasiswaan ini memang menjadi dasar untuk melakukan regenerasi seperti yang telah dijelaskan oleh Wakil Dekan tiga FISIP tersebut. Pedoman ini sendiri, dalam salah satu poinnya menyebutkan bahwa proses pergantian kepengurusan dilakukan dengan cara pemilihan.

PGSD Di Kampus Tiga, Ruang Kelas FKIP Bahasa Inggris Alih Fungsi

Tidak ada komentar

Jumat, 18 Maret 2016

Unswagati, www.setaranews.com - Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) telah dibuka, Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon telah menginformasikan dibukanya jurusan baru yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang akan ditempatkan di Kampus 3 Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang semula hanya dipakai untuk jurusan Pendidikan Bahasa Inggris.

Dengan adanya pengalihan fungsi kelas di lantai dasar tepat sebelah ruang dosen Kampus 3 Gedung FKIP, hal tersebut pun diketahui oleh Bisyri Musthofa selaku Ketua dari English Association Students (ESA) atau Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris pada Rabu (16/03), “Beberapa dosen dan karyawan sempat menginformasikan akan ada jurusan baru PGSD di kampus 3 gedung fkip, tentunya pasti akan dipakai beberapa ruangan untuk prodi dan kelas PGSD.”

Ia menambahkan, bahwa ada sedikit rasa kekhawatiran akan terjadi kekurangan kelas, tapi melihat beberapa waktu belakangan jumlah penerimaan mahasiswa baru Pendidikan Bahasa Inggris terus dikurangi cukup signifikan, dan dirasa tidak akan terjadi. “Pengurangan penerimaan mahasiswa baru di prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan mungkin prodi lain di FKIP demi terciptanya kegiatan belajar mengajar yang kondusif. Karena selama ini bisa dibilang overloaded, tidak sebanding kuantitas mahasiswa dengan dosen. Ini gak akan jadi masalah, justru bagus untuk peningkatan mutu.”

Tatkala ditanya adakah konfirmasi dari pihak Kampus kepada ESA terkait adanya pengalihan fungsi kelas, Bisyri menjawab, “Konfirmasi ke ESA dari pihak Kampus secara detail dirasa tidak ada, hanya obrolan ringan saja. Justru dosen-dosen bahasa inggris yang mensosialisasikan. Ya, itu memang kebijakan fakultas, selagi itu baik why not. Toh kampus kita juga terus berkompetisi dengan kampus-kampus lain khususnya se-ciayumajakuning.”

Akreditasi Manejemen: Semoga Pembenahan itu Berkelanjutan

Tidak ada komentar

Kamis, 17 Maret 2016

Prodi Manajemen Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) pada Senin lalu, 14 maret 2016 melakukan akreditasi jurusan yang bertujuan meningkatkan mutu serta kualitas prodi manajemen. Penilaian sendiri dilakukan oleh tim asesor, berbagai persiapan dan pembenahan dilakukan oleh jajaran prodi manajemen dibantu oleh pihak fakultas ekonomi.

Pemandangan berbeda pun terlihat sejak pagi hari di gedung perkuliahan fakultas ekonomi yang terlihat begitu rapi dan bersih, tampak berbeda dari biasanya. Beberapa sudut tempat pun telah cantik oleh berbagai tanamanan dalam pot.

Pada siang harinya, hampir 89℅ mahasiswa ekonomi hilang bak ditelan bumi, usut punya usut mereka memang sengaja menghindar agar tidak bertemu dengan tim asesor karena takut ditanya mengenai visi misi fakultas ekonomi. Bahkan lebih parahnya lagi, beberapa dosen pun sengaja bergerilya memperingatkan mahasiswa ekonomi yang tidak hafal visi misi agar menghindari jalur yang dilewati tim asesor sehingga mahasiswa ekonomi pun memilih untuk bersembunyi seperti yang diperintahkan oleh dosen-dosen tersebut. Di tempat parker fakultas ekonomi yang biasanya penuh sesak dengan kendaraan pun terlihat lengang pada hari penilaian.

"Iya ini salah satu hal yang mengherankan kenapa pembenahan itu hanya dilakukan pada saat penilaian dari tim akreditasi dan setelah akreditasi hal itu kembali seperti semula. Saya harap pembenahannya itu permanen bukan hanya untuk dinilai oleh asesor. Saya sangat mendukung penilaian tersebut semoga manejemen dapat menjadi prodi pertama yang memiliki akreditasi A, karena bagaimana pun juga kami ini adalah keluarga besar fakultas ekonomi pada khususnya dan keluarga besar unswagati pada umumnya sudah seharusnya saling support satu sama lain." Ungkap Dicky Saiful Anwar selaku ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi.

ekonomiiii

Terancam Ditutup, Pelindo II dan KSOP Saling Serang dan Lempar Tanggung Jawab

Tidak ada komentar

Rabu, 16 Maret 2016

Cirebon, SetaraNews.com (15/03) - Aktivitas bongkar muat batu bara terancam ditutup, pihak Pelindo II dan KSOP saling serang. Mengatasi polemik pencemaran lingkungan atas aktivitas bongkar muat t Kedua belah pihak tersebut saling lempar tanggung jawab.

Apabila sampai batas waktu yang ditetapkan (14 hari) PT Pelabuhan Indonesia cabang Cirebon (Pelindo II) belum memenuhi sarat lingkungan hidup, tidak hanya bongkar muat batu bara yang dihentikan, akan tetapi  PT Pelindo II terancam ditutup.

Berdasarkan berita yang dilansir dari laman website www.kabar-cirebon.com, pada 11 maret 2016 PT Pelindo II Cabang Cirebon telah menerima surat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melalui Dirjen Perhubungan Laut mengeluarkan surat Nomor PP 001/1/16/DJPL-16 perihal penutupan sementara bongkar muat batubara .

“Terhitung 14 hari semenjak diterbitkannya Surat dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sudah kami terima. Isi surat tertanggal 11 Maret 2016 tersebut memerintahkan agar KSOP melakukan penertiban penghentian bongkar batu bara di Pelabuhan Cirebon ” jelas Revolindo sebagai kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Minggu (13/03).

Pencemaran polusi udara akibat aktivitas bonkar muat batu bara kerap dikeluhkan warga sekitar, bahkan berdampak kepada kualitas udara di Kota Cirebon. Kata Revo, itulah yang dijadikan landsan keluarnya surat dari dirjen kementrian perhubungan.

"PT Pelindo II Pelabuhan Cirebon diminta untuk memenuhi semua persyaratan kelengkapan lingkungan hidup. Apa saja yang belum dilengkapi saya tidak tahu, silahkan tanya ke Pelindo," tukasnya.

Sementara itu, pihak Pelindo II, seperti yang dilansir dari www.radarcirebon.com, Manager Operasional, Yossy mengatakan pihaknya memiliki dokumen amdal, dan pihak Lingkungan Hidup (LH) meminta merevisinya.

"Namun revisi amdal ini tidak bisa diproses sebelum RIP kelar. Saat ini, RIP belum selesai, sedangkan yang bertanggung jawab terhadap RIP adalah KSOP," katanya.

KSOP, sambung Yossy, sudah mempercepat pengajuan rekomendasi ke walikota dan gubernur atas studi RIP. Keberadaan RIP ini nantinya untuk 50 hingga ratusan tahun yang akan datang. Bahkan Pelindo pernah berinisiatif mempercepat RIP karena revisi amdal tidak bisa dilakukan selama RIP belum keluar.

“Revisi amdal sudah kita ajukan sejak tahun 2005,” ujarnya.

Reporter: Dinda Ayu Lestari

Editor    : Epri Fahmi Aziz

 
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews