Responsive Ad Slot

Mahasiswa: Kejari Tidak Ada Itikad Baik

Tidak ada komentar

Sabtu, 25 Oktober 2014

Cirebon, Setaranews.com - Setelah sebelumnya sempat terjadi bersitegang antar mahasiswa dengan aparat kepolisian Polres Cirebon Kota, sebelum meninggalkan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Mahasiswa menilai penegak hukum tidak ada niatan baik untuk duduk bersama perihal tuntutan mahasiswa.


"Kita sudah beberkan tuntutan kita, akan tetapi Kejari tidak ada niatan baik untuk duduk bareng membicarakan tuntutan kami" Ujar Tilas selaku Jubir.


Ia menilai, aksi damai yang dilakukan oleh Mahasiswa kurang direspon dengan baik oleh Kejaksaan. Pengaduan sudah lama dilakulan, dan masih buram kejelasan proses hukumnya.


"Ada apa dengan penegak hukum kita? Mereka tidak beritikad baik, menemui pun mereka enggan"


Setelah melakukan pers release mahasiswa mulai meninggalkan gedung Kejari, dan mengancam akan terus melakukan aksi sampai tuntutuanya dipenuhi.


"Kami Kecewa. Kembalikan uang rakyat, kami akan terus mendesak, dan melakukan aksi - aksi selanjutnya" Tutupnya

Mahasiswa Kecewa, Kejari tidak ada ditempat

Tidak ada komentar

Cirebon, setaranews.com - Para demonstran yang menyambangi Kantor Kejakaaan Negeri Cirebon, pada hari kamis (23/10), merasa kecewa, Kejari tidak ada ditempat. Mahasiswa tetap menunggu kejari sampai dapat menemui dan memenuhi tuntutan mahasiswa.


Mahasiswa demostrasi bukan karena tidak ada alasan, sudah dua minggu lebih pengaduan atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan gratifikasi yang dilakukan pemkot.


"Kami menuntut agar kejari terus melakukan penyelidikan yang sampai saat ini tidak ada kepastian" Ujar Gusak T.W pada saat membacakan tuntutan


Pengalihan pos mata anggaran menurut mahasiswa jelas menyalahi aturan.  Hal itu tercantum dengan jelas dalam PP no 58, pasal 54 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah.


"SKPD dilarang melalukan pengeluaran atas beban anggaran belanja daerah untuk tujuan yang tidak tersedia anggarannya, dan atau tidak cukup tersedia anggarannya dalam APBD" Ujarnya pada saat berorasi didepan kantor Kejari.


Sampai berita ini diterbitkan mahasiswa terus mendesak agar Kejari berani menemui dan mendengarkan aspirasi mahasiswa

Kejaksaan Tolak MOU Gemsos

Tidak ada komentar

Jumat, 24 Oktober 2014

Cirebon, SetaraNews.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Sosialis Cirebon (GeMSos) kembali melakukan aksi pada tanggal (23/10) hari ini.

Aksi ini merupakan lanjutan untuk menindak-lanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang dan gratifikasi dalam kasus mobil dinas untuk para Muspida (musyawarah pimpinan daerah) yang di lakukan oleh Pemerintah kota (Pemkot) Cirebon.

Masa yang bergerak dari Kampus Utama Unswagati, setelah sampai di Kejaksaan para mahasiswa tidak bertemu dengan kepala kejaksaan dan hanya bertemu dengan Kasat Intelejen yang bernama Agus.

Dalam pembicaraan di sini mahasiswa memberikan selembar MOU untuk menyepakati proses hukum tentang kasus Mobil Dinas ini, tetapi pihak kejaksaan tidak mau untuk menanda-tangani MOU tersebut, aksi ini menuntut agar terus melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan gratifikasi yang di lakukan oleh Pemkot Cirebon dan bersedia menantanda tangani MOU untuk memastikan proses hukum tetap berjalan.

Pihak kejaksaan yang di wakili kasat intelejen Agus mengatakan “Saya ga akan mentanda tangani MOU ini karena kami komitmen kami bukan Cuma sama kalian tapi sama tuhan dan tanggung jawab, kami akan jalani terus proses ini ga perlu tanda tangan percuma saja dengan selembar kertas ini kalau tidak di tindak lanjuti”. ujarnya hari ini.

Dalam aksi ini sempat terjadi dorong antar mahasiswa dengan pihak kepolisian dikarenakan pihak mahasiswa ingin masuk ke dalam kejaksaan yang ingin bertemu dengan kepala kejaksaan, tetapi di larang untuk masuk, dalam kejadian ini pun sempat beberapa mahasiswa terjatuh dan terinjak oleh aparat kepolisian.

“Jelas di sini pihak kejaksaan tidak punya niat baik dalam memproses kasus mobdin ini dengan tidak mau menghubungi kepala kejaksaan dan tidak mau mentanda tangani MOU yang kami serahkan untuk menyepakati menuntaskan kasus ini dan kami sebagai pengadu akan mengawalnya.” tutur Tilas salah satu peserta aksi.

Terobos Palang Kereta, Berbahaya!

Tidak ada komentar
Cirebon – SetaraNews.com, Kelakuan orang yang menerobos palang pintu kereta kali ini tidak patut dicontoh. Bagaimana tidak, pesepeda ini nekat menerobos palang pintu kereta api yang berada di Jalan Slamet Riyadi Kota Cirebon.

Kejadian tersebut berhasil diabadikan oleh SetaraNews pada Rabu (22/10/2014) kemarin sekitar pukul: 15.00 WIB. Pengawas internal palang pintu kereta api Daerah Operasional 3 Kota Cirebon yang enggan disebutkan namanya, menuturkan kepada SetaraNews (22/10) kemarin.

“Penerobos sering, walapun sudah dipalang. Padahal itu sangat berbahaya.” Ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, penerobos di palang pintu kereta Jalan Slamet karena di jalur lawan arah tidak dipalang double, sehingga para pengendara jalan sering menerobos melalui sisi jalan kanan.

"Menerobosnya lewat jalur kanan, karena tidak dipalang. Kalau jalur kiri sih aman karena ada palang pintunya." tutupnya.

 

Fakultas Ekonomi Selenggarakan Pemilu Raya

Tidak ada komentar

Kamis, 23 Oktober 2014

Unswagati, Setaranews.com – Fakultas Ekonomi Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon pada hari ini (22/10) mengadakan pemilihan umum raya Gubernur BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) , Ketua HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Akuntansi, dan HMJ Manajemen. Pemilu raya dimulai pada pukul 08.00 wib sampai 16.00 wib. Tema yang diangkat pada pemilu raya ini yaitu membangun mahasiswa yang bermartabat dengan demokrasi.

Nama-nama yang mencalonkan diri yaitu Triyuli Kristina dan Calon Wakil Gubernur Riki Hadi K dengan nomor satu, sedangkan nomor urut dua Doni Sulistiyo dan Calon Wakil Gubernur Fajar Nur Alam juga mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur BEM FE. Selain itu HMJ masing - masing jurusan juga melakukan pemilihan, dari  HMJ Akuntansi nomor urut  satu Lazuardi Akbar dan calon nomor urut dua Rohip, sedangkan dari HMJ Manajemen nomor urut satu terdapat Ahmad Ikhsan dan calon nomor urut dua M. Sahab.

Pemilu raya ini diselenggarakan di lantai dasar gedung manajemen. Selama pemilu raya berlangsung acara berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Dari jumlah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi sekitar tiga ribu hanya sepuluh persen yang menggunakan hak pilihnya. Antusias dari mahasiswa sendiri masih kurang namun masih lebih baik bila dibandingkan dengan tahun lalu.

Perhitungan jumlah surat suara akan dimulai pada sore ini setelah pemilu ditutup hingga selesai.  Lalu dua minggu setelah pemilihan umum raya baru akan dilantik Gubernur BEM, dan Ketua HMJ terpilih.

“Pelantikan akan diadakan dua minggu setelah pemilu” Ujar Okta selaku Ketua PPUM Fakultas Ekonomi.

Dengan diadakannya pemilu raya ini harapannya fakultas ekonomi dapat membangun mahasiswa bermartabat melalui cara demokrasi. Serta dapat menampung aspirasi mahasiswa dengan jalur yang tepat.

“Saya berharap dengan pemilu raya ini dapat membangun mahasiswa bermartabat dengan cara demokrasi sesuai dengan tema kita. Kita sudah siapkan jalurnya untuk menampung aspirasi mahasiswa, bukan dengan berdemo mengumpulkan masa di jalan.” Tambah Okta.

 

Inilah nama-nama calon anggota LPM SETARA

Tidak ada komentar

Rabu, 22 Oktober 2014

 

Inilah nama-nama calon pemimpin yang akan bergabung bersama keluarga LPM SETARA yang sudah mendaftar :

 

NAMA                                                         JURUSAN



LIA DAHLIA

IRFAN

MUHAMMAD BAIDLOWI

IMELDA DIANTI

RIZKI GUNAWAN

NURUL FARIKHA

ZAMZANI

TRI PUTRI UTAMI S

TRIE ADHIE SULISTIA

ANIS KHAIROTUN NISA

AHMAD F  FIRDAUS

IMTIHANAH

ELSA MUTIARA NINGSIH

PANDU CAHYA RAMADHAN

RISTI AYULIANTI

NONIK AYUSTINA

GUY PARADIBA

SRI AYU WAHYU NINGSIH

URUL SYAHFARINA

NUR WIDOWATI

ANISA

NURISTIQOMAH YUNIARTY

DIAH PARAHITA

FITRI YANI DEWI

I' ANATUSSYIFA

YULIA MAULIANI

KHUMAEROH FATHONAH

AFNAN SIFIYANISRI

RYZTITA HISBI

WIWI WIDIANINGSIH

DEVI TRIANA

HAERUL ANWAR

MUHAMAD SYAHRU

EKY A. PURNOMO

SETIAWAN

AYU ROSITA

SYAFIQ MUHAMAD RIFAI




PENDIDIKAN B.INGGRIS

MANAJEMEN

MANAJEMEN

MANAJEMEN

PENDIDIKAN EKONOMI

PENDIDIKAN B.INGGRIS

HUKUM

AGRIBISNIS

MANAJEMEN

MANAJEMEN

PENDIDIKAN B.INDONESIA

PENDIDIKAN B.INDONESIA

PENDIDIKAN B.INDONESIA

MANAJEMEN

AGRIBISNIS

AGRIBISNIS

AKUNTANSI

AKUNTANSI

AGRIBISNIS

AGRIBISNIS

AKUNTANSI

AKUNTANSI

PENDIDIKAN MATEMATIKA

PENDIDIKAN B.INDONESIA

MANAJEMEN

AGRIBISNIS

AGRIBISNIS

ILMU KOMUNIKASI

ILMU ADM.NEGARA

TEKNIK SIPIL

TEKNIK SIPIL

AKUNTANSI

AGRIBISNIS

MANAJEMEN

MANAJEMEN

ILMU KOMUNIKASI

AGRIBISNIS





Bagi nama -nama di atas kami tunggu di sekretariat kami.

Wakil Rektor IV Adakan Acara Pelatihan Keprotokoleran

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com (21/10) – Wakil Rektor IV Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) yang menangani bidang kerjasama dan hubungan masyarakat (Humas) mengadakan acara pelatihan mengenai keprotokoleran yang bertempat di Aula Grawidyasabha Unswagati. Pelatihan ini dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan berakhir sore hari pada pukul 15.30 WIB. Acara pelatihan ini bertujuan memberikan gambaran mengenai tata cara untuk mengadakan sebuah acara yang bersifat kenegaraan atau resmi.

“Tadi itu pelatihan keprotokoleran, artinya protokoler itu kan mengatur semua tata cara berjalannya suatu acara, baik dari layout ruangan kemudian pengaturan waktu terus siapa yang diundang dan sebagainya” ujar Siti Khumayah selaku ketua pelaksana acara tersebut.
Kegiatan ini sebenarnya ditujukan kepada internal Unswagati baik dosen, karyawan, lembaga-lembaga yang ada di Unswagati, maupun mahasiswa. “kami sering mengadakan acara-acara khusus, yang bersifat resmi jadi kami perlu dibekali mengenai tata cara keprotokolerannya biar acara yang diadakan Unswagati ini akan berjalan professional, karena nanti keprofesionalan akan ke arah pencitraan yang baik terhadap lembaga dalam hal ini Unswagati” tambah beliau saat ditemui di ruangannya seusai acara.

Peserta yang hadir berjumlah 50 orang, dari setiap fakultas, pasca sarjana, dan lembaga-lembaga yang ada di internal Unswagati mengirimkan perwakilan minimal dua orang baik dari dosen maupun mahasiswa. Sedangkan, untuk pemateri inti tim keprotokoleran berasal dari provinsi jawa barat, selain itu ada juga dari konsultan kepribadian dan tata busana dari Kota Cirebon, karena salah satu materi yang disampaikan membahas tentang etika dalam berbusana.

Wakil Rektor IV: Sisa Tanah PTN Kewenangan Pusat

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com (21/10) – Proses Perguruan Tinggi Negri (PTN) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) belum mencapai akhir, pihak Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) belum memberikan Status PTN kepada Unswagati karena masih terkendala masalah tanah. Menurut Wakil Rektor IV H.Bachrudin Sjaroni, SE.,MM pemerintah provinsi juga punya wewenang dalam pelepasan tanah.

“Kewajiban provinsi mengadakan tanah itu, karena tanah 30 hektar penuh dari provinsi udah jadi dan kewenangan itu dari pusat” ujar Bachrudin selaku Wakil Rektor IV.

Semua persyaratan yang diminta sudah dipenuhi oleh pihak Unswagati tapi hingga saat ini status Unswagati masih belum berubah manjadi PTN

“Persyaratan yang ditentukan sudah tidak ada masalah kata Diktinya tinggal tanah yang 30 hektar sudah jadi, karena persyatannya yang diajukan Unswagati sudah terpenuhi” ujarnya yang juga dosen Fakulatas Ekonomi.

PTN Terhambat Tanah 9 Hektar

Tidak ada komentar

Unswagati, SetaraNews.com (21/10) - Universitas Swadaya Gunung Jati atau yang lebih dikenal dengan nama Unswagati telah menargetkan bulan Oktober untuk status Perguruan Tinggi Negeri (PTN), tapi ternyata hingga akhir bulan oktober status PTN masih belum bisa diberikan kepada Unswagati


“Oktober itu kan inginnya kita sudah beres semua persyaratan dari Unswagati sudah diserahkan semua, aset apa semua diserahkan kepada pemerintah pusat” ujar H.Bachrudin Sjaroni, SE.,MM selaku Wakil Rektor IV
Meski semua persyaratan telah dipenuhi oleh pihak unswagati tapi pihak dari direktorat pendidikan tinggi atau Dikti masih belum memberikan status PTN kepada Unswagati karena terkendala oleh masalah tanah, idealnya sebuah PTN harus memiliki tanah sekitar 30 Hektar


“Satu persyaratan yang belum dipenuhi tanah kita masih 17, sekian hektar itu dari provinsi punya kitanya 4 hektar, kurangnya 9 hektaran lagi” tandas dosen Fakultas Ekonomi tersebut.

Resmi, Joko Widodo Presiden Indonesia ke Tujuh

Tidak ada komentar

Selasa, 21 Oktober 2014

Jakarta, Setaranews.com- Hari ini Senin 20 Oktober 2014 Indonesia resmi memiliki presiden ke tujuh sepanjang sejarah. Adalah Joko widodo atau yang akrab disapa Jokowi yang akhirnya menggantikan 10 tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Jokowi yang pada pemilihan umum Presiden kemarin mengalahkan Prabowo Subianto itu berkomitmen untuk memastikan seluruh rakyat Indonesia merasakan pelayanan dari pemerintah. Lebih lanjut, dalam pidato kenegaraan pertamanya itu Jokowi mengajak serta seluruh lembaga negara bergotong royong untuk menguatkan Indonesia.

“Pemerintahan yang saya pimpin akan bekerja untuk memastikan setiap rakyat di seluruh pelosok tanah air, merasakan kehadiran pelayanan pemerintahan. Saya juga mengajak seluruh lembaga negara untuk bekerja dengan semangat yang sama dalam menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Saya yakin, Negara ini akan semakin kuat dan berwibawa jika semua lembaga negara bekerja memanggul mandat yang telah diberikan oleh Konstitusi.” Ujar pria asal Surakarta Jawa Tengah tersebut.

Selain itu ditempat lain, beberapa masyarakat Indonesia turut memberikan ucapan serta komentar terkait pelantikan presiden ke tujuh Indonesia tersebut. salah satunya Rifka, mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) itu turut memberikan selamat seraya mewanti-wanti Jokowi agar menepati janjinya.

“Selamat untuk Jokowi yang akhirnya bener-bener jadi presiden kita, semoga pemerintahanya bersih dan menepati segala janji-janjinya itu” kata Rifka.

Pelantikan ini dihadiri oleh 672 anggota MPR. Selain itu sejumlah nama turut hadir seperti mantan Presiden Indonesia ke tiga BJ. Habibie, mantan presiden Indonesia ke lima Megawati Soekarno Putri, hadir pula mantan Wakil Presiden Indonesia seperti Hamzah Haz dan Try Sutrisno, dan yang paling membuat riuh Prabowo Subianto juga turut hadir dalam pelantikan seterunya di pemilu lalu.

 

Foto: Tempo.co

Guru Besar FE UNPAD Berikan Kuliah Umum di Unswagati

Tidak ada komentar

Minggu, 19 Oktober 2014

Unswagati, SetaraNews.com. Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Sabtu (18/10) mendapat kunjungan dari guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Kedatangan Prof. Dr. Hj. Winwin Yadiati, SE., MS., Ak. ini untuk memberikan kuliah umum mengenai Current Issue of Accounting. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa jurusan Akuntansi tingkat II dan III, mahasiswa begitu antusias mengikuti kuliah umum ini sampai selesai.

“Memberikan kuliah umum saja kepada mahasiswa atas undangan dari ibu dekan mengenai akuntansi, karena akuntansi ini ilmu yang selalu berubah” ujar guru besar UNPAD saat ditanya seusai kuliah umum. Kuliah umum dimulai pada pukul 10.00 WIB, dan berlangsung selama satu jam.

Kedatangan guru besar dari UNPAD ini berhubungan dengan kerjasama antara Unswagati dan UNPAD sebelumnya. “sebelumnya pernah ada MoU antara UNPAD dengan Unswagati mengenai diantaranya Doctor by Research”  tutur Dr. Hj. Ida Rosnidah, SE., MM., Ak. selaku Dekan Fakultas Ekonomi.

Diharapkan kerjasama ini akan semakin meluas, tidak hanya dengan fakultas ekonomi tetapi juga dengan fakultas lain.

 

Inilah Visi dan Misi ketua Mapala Gunati yang ke 19

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com-(18/10). Seminggu sebelumnya UKM Mahasiswa Pecinta Alam Gunung Jati (Mapala Gunati) telah memilih Warsono sebagai Ketua Umum baru. Visi dan Misi Ketua Mapala Gunati Unswagati yang ke 19, Warsono dari fakultas Sosial dan Politik adalah Visi untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan progress Mapala Gunati serta komitmen dalam berorganisasi. Komitmen anggota disini bahwa setiap anggota mempunyai tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi. Sedangkan Misinya adalah  untuk Loyalitas kepada Mapala Gunati dan masyarakat umum, contohnya memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang  lingkungan hidup .

Setiap organisasi dalam kepengurusannya  ada saja  beberapa program kerja yang belum terealisasikan. Begitu juga dengan Mapala Gunati ini beberapa program kerja ada yang belum di realisasikan.

“ Paling krusialnya adalah rehab sekre yang akan di lanjutkan oleh kepengurusan yang sekarang ke 19, selain itu tentang pendakian bersama, tetapi tidak diteruskan.  Kita akan lebih ke lingkungan  hidup contoh kita akan adakan seminar dan bersih-bersih sungai di samping Unswagati.” Ujar Warsono diwawancarai di sekretariat Lpm Setara.

"Teknik Mensosialisakannya dengan bersih-bersih sungai, setelah itu akan ada kuisioner  yang akan dibagikan kemasyarakat sekitar nanti responnya bagaimana. Feed backnya untuk masyarakat juga supaya sadar akan lingkungannya sendiri" tambahnya.

Selain itu Mapala Gunati juga akan mengadakan acara Seminar tentang lingkungan hidup dari setiap ormawa se-Unswagati, Mapala sewilayah 3 Cirebon ada kota Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu akan di undang dalam acara tersebut.

Harapan untuk kedepannya Mapala Gunati ini adalah bagaimana kita mempunyai tanggung jawab, rasa saling memiliki demi kemajuan bersama, dan harus mempunyai terobosan atau inovatif sehingga menciptakan yang berbeda untuk ke arah yang lebih positif lagi.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews