Responsive Ad Slot

LPM Setara Selenggarakan Serah Terima Jabatan

Tidak ada komentar

Sabtu, 04 Oktober 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Pengurus Lembaga Pers Mahasiswa Setara (Semua Tentang Rakyat) Universitas Swadaya Gunung Jati melakukan serah terima jabatan di Ruang 1.28, Kampus Utama Unswagati pada Kamis kemarin (2/10/2014).

Acara yang diikuti oleh seluruh pengurus, calon anggota, dan alumni LPM Setara ini dilakukan dalam rangka penyerahan kepemimpinan dari Santosa beserta pengurus LPM Setara periode 2013/2014 ke Muhammad Wildan beserta pengurus LPM Setara untuk periode 2014/2015.

Dalam sambutannya, Santosa berpesan agar para pengurus yang baru dapat semakin solid dan dapat meneruskan kembali perjuangan para pengurus lama terutama merealisasikan program kerja yang tertunda dalam periode sebelumnya.

"Saya harap kawan-kawan LPM Setara dapat semakin solid, terutama dalam merealisasikan program kerja yang tahun sebelumnya dan memajukan LPM Setara di dalam program kerja selanjutnya." katanya.

Lebih lanjut Santosa berharap agar anggota LPM Setara dapat berperan sebagai layaknya seorang petani, yang menanam, merawat, dan memupuk tanaman hingga tumbuh besar. Kemudian para petani itulah yang akan memanen hasil kerja mereka di dalam organisasi.

Sementara itu Muhammad Wildan pemimpin umum terpilih, ia berharap agar para rekan kerja LPM Setara agar dapat bersama-sama membudayakan Baca, Tulis, Diskusi, dan Lawan di dalam hari-hari kepengurusan untuk periode 2014-2015 mendatang.

 

 

Kelas Digabung, Mahasiswa Kebingungan Cari Kelas

Tidak ada komentar

Jumat, 03 Oktober 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Kamis siang  sekitar pukul 13:45 Terlihat beberapa  mahasiswa fakultas ekonomi jurusan Manajemen yang membawa kursi belajar dan masuk ke dalam salah satu ruangan kuliah di Fakultas Ekonomi, di sela-sela kuliah salah satu dari mahasiswa tersebut keluar dan sempat ditanyakan pendapatnya mengenai kursi tersebut.

Mahasiswa tersebut yang bernama Martin, ia melakukan hal tersebut karena adanya penggabungan kelas sehingga kelasnya tidak memiliki kursi yang cukup dan hal tersebut membuat beberapa mahasiswa terlihat kebingungan mencari kursi sebelum menjalani perkuliahan.

''Ini mas kelas nya digabungin pas giliran saya masuk tidak kebagian kursi.jadi saya harus  mengambil kursi dari kelas lain yang
kosong." ujar salah satu mahasiswa saat hendak mengambil kursi.

Fenomena mahasiswa membawa kursi sebelum kuliah kerap terjadi di Fakultas Ekonomi , dan setidaknya harus menjadi perhatian bagi pengelola universitas khususnya Fakultas Ekonomi.

 

Kontributor: Wahyu Erlangga

Warek III Sosialisasikan Anggaran untuk Ormawa Unswagati

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com – Wakil Rektor III Unswagati, Dudung Hidayat melakukan sosialisasi yang dihadiri hampir seluruh ormawa (organisasi mahasiswa) Unswagati di aula grawidyasabha sekitar pukul 09.00 hari ini (2/10).

Dalam sosialisasi tersebut seluruh undangan diberikan keterangan mengenai rencana anggaran belanja yang akan mereka gunakan dalam kegiatan kemahasiswaan untuk satu tahun ke depan.

Dalam penjelasannya, Dudung Hidayat mengungkapkan bahwa "Anggaran untuk seluruh kegiatan ormawa dialokasikan sebesar Rp513.000.000,00." katanya.

Selain itu khusus ormawa, Universitas juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 200.000.000,00 untuk beasiswa kepada mahasiswa yang aktif organisasi dan berprestasi karena mereka dinilai memberikan kontribusi yang positif terhadap lembaga.

Dalam pemaparan tersebut nominal anggaran belanja yang dianggarkan tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, dan wakil rektor III Dudung Hidayat mengaku sudah mengajukan peningkatan anggaran kemahasiswaan sebesar dua kali lipat kepada universitas, namun hal tersebut tidak dapat terealisasi karena keterbatasan dana.

Selain itu beliau juga berharap agar setiap ormawa bisa mencari sumber dana selain dari Universitas.

“Saya apresiasi beberapa ormawa yang sudah menggandeng pihak ketiga, dan jangan sampai kreativitas mahasiswa berkurang karena keterbatasan dana.” tandas Dudung.

 

UKM Seni Budaya Pecat Beberapa Anggota PSM

Tidak ada komentar

Selasa, 30 September 2014

Unswagati, SetaraNews.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon memecat beberapa anggota Paduan Suara Mahasiswa.

Pemecatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Umum UKM Seni Budaya Nomor : SKEP/001/UKM_SB/IX/2014 Tentang Pemberhentian Anggota UKM Seni dan Budaya Unswagati. Isi dari surat tersebut mengenai diberhentikannya status keanggotaan secara tidak hormat kepada anggota PSM (Paduan Suara Mahasiswa) sejumlah sembilan belas orang.

Tindakan ini dilakukan dengan alasan anggota yang dipecat telah melanggar AD/ART UKM Seni dan Budaya Unswagati Cirebon. Adapun salah satu poin menyebutkan bahwa mereka telah mencemarkan nama baik UKM Seni dan Budaya Unswagati Cirebon dengan memblow up persoalan internal UKM Seni dan Budaya Unswagati Cirebon kepada pihak eksteral. Pada akhirnya persoalan tersebut menjadi konsumsi publik di lingkungan Kampus Unswagati Cirebon.

“Saya sudah mengajak anggota, ayo kita mulai awal lagi tanpa melihat masalah yang dulu.” Ujar Khory Alfarizi selaku Ketua Umum UKM Seni dan Budaya kepada SetaraNews hari ini (29/9).

Dalam SK tersebut juga menyebutkan telah ada perencanaan tindakan melepaskan bidang PSM (Paduan Suara Mahasiswa) dari UKM Seni dan Budaya yang telah empat belas tahun menjadi bagian/bidang dari UKM Seni dan Budaya tanpa ada pembicaraan di tingkat internal UKM Seni dan Budaya Unswagati Cirebon.

“Usaha saya akan membentuk PSM dari nol lagi. Saya sudah siapkan pelatihnya. Masih ada kesempatan bagi anggota yang dipecat untuk melakukan pembelaan.” Tambah Khory.

Sampai saat berita ini diturunkan masih belum ada penyelesaian yang berlanjut. Belum ada respon dari anggota-anggota yang dipecat tadi.

Sementara itu pihak Rektorat ketika diminta tanggapannya mengenai hal ini, tidak ada yang mau turut campur dalam masalah tersebut.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews