Responsive Ad Slot

Dibuka Pendaftaran untuk Wartawan yang Mau Meliput Sidang di MPR RI

Tidak ada komentar

Sabtu, 06 September 2014

Jakarta - SetaraNews.com, Ada pembukaan untuk para pewarta dari seluruh Indonesia yang ingin melakukan peliputan di gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Adapun kegiatan atau agendanya sebagai berikut:

  1. Sidang Paripurna MPR RI Periode 2014-2019 pada 1 hingga 3 Oktober 2014 dan

  2. Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober 2014 nanti di Jakarta.


Pendaftarannya sendiri akan dibuka pada 8 hingga 24 September 2014, melalui berkas ke alamat Bagian Pemberitaan Dan Hubungan Antar Lembaga, Biro Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal MPR RI, Gedung Nusantara III, Lantai 5, Jakarta.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan download PDF ini.

Lambang Organisasi HMI Muncul Saat Acara Mabim FH Unswagati

Tidak ada komentar

Jumat, 05 September 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Hari pertama (4/9/2014) mabim (masa bimbingan) fakultas di Unswagati, salah satu fakultas yaitu Fakultas Hukum sempat terjadi indisipliner di mana terdapat panitia dari divisi kedisiplinan yang mengenakan seragam organisasi eksternal kampus yaitu HMI (Himpunan Mahasiswa Islam).

Hal tersebut sempat menjadi perdebatan setelah  salah satu mahasiswa fakultas hukum Zulvi, melihat panitia yang menggunakan seragam HMI tersebut melewatinya di salah satu ruangan di fakultas hukum sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut Zulvi itu merupakan pelanggaran keras di mana seharusnya tidak boleh ada atribut atau lambang organisasi yang bukan berasal dari kampus memasuki wilayah akademik dalam bentuk apa pun, apalagi dalam acara masa bimbingan seperti ini.

“Masa organisasi setingkat nasional seperti ini bisa masuk kampus, ini jelas perlu di beri sangsi tegas dan ini ga bisa dibiarkan.” ujar Zulvi saat perdebatan mengenai masalah ini (4/9).

Selama perdebatan berlangsung Presiden Mahasiswa Unswagati Tumpas dan Wakil Dekan III Fakultas Hukum hadir, dan mereka juga mengaku tidak mengetahui bahwa sampai ada lambang organisasi HMI yang masuk ke acara mabim fakultas hukum.

Terkait masalah tersebut ketua pelaksana Egi Indra Nugraha tidak mengetahui masalah tersebut karena banyak yang dia urus.

“Saya tidak tahu kalau ada panitia yang menggunakan baju tersebut, tadi pagi setahu saya tidak ada bahkan saya punya foto-fotonya.” ujar nya saat ditanya SetaraNews di gedung Fakultas Hukum.

Sementara itu Wakil Dekan III Agus Diniyat sangat menyayangkan kejadian tersebut.

“Ya saya sangat menyesalkan hal ini kita kan keluarga di fakultas hukum, saya akan bicarakan masalah ini dengan dekan sebagai evaluasi sore ini.” tegasnya.

Saat berita ini ditulis, anggota panitia Mabim Fakultas Hukum yang menggunakan atribut HMI tersebut,  meminta maaf tetapi beberapa mahasiswa yang hadir di tempat tersebut tetap berpendapat harus ada sangsi tegas kepada yang melanggar indisipliner.

Panitia Mabim FKIP Coba Tingkatkan Maba Agar Lebih Kritis & Transformatif

Tidak ada komentar

Kamis, 04 September 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Masa Bimbingan (Mabim) Mahasiswa Baru (Maba) tingkat fakultas akhirnya dimulai pada hari ini (4/9/2014) di setiap fakultas masing-masing.

Kali ini panitia Mabim Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mencoba membangun jiwa kritis dan transformatif kepada Maba.

Seperti yang diutarakan oleh ketua pelaksana Mabim FKIP, Muhammad Adib dari jurusan Pendidikan Inggris kepada SetaraNews siang tadi (4/9).

"Bisa berperan aktif, entah itu masuk organisasi. Kita ingin peserta mabim lebih kritis tetapi transformatif. Mereka kritis tidak cuma mengkritik tetapi juga memberikan solusi." ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Mabim Fakultas pada tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya, karena pada hari ke dua rencananya akan menampilkan musik khas dari Jawa Barat yakni Karinding.

Acara mabim fakultas ini setidaknya diikuti sekitar 800 mahasiswa baru dari berbagai jurusan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Swadaya Gunung Jati.

 

Mabim di Gronggong, Panitia Mabim Univ Hemat Biaya Tempat

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Acara masa bimbingan untuk mahasiswa baru tingkat  Universitas yang diselenggarakan sejak tanggal 1 September hingga 3 September 2014, panitia Mabim Univ dapat menghemat biaya sewa tempat hingga sekitar 16 juta.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana acara Mabim Univ Unswagati kepada SetaraNews kemarin (3/9/2014) di sela-sela kegiatan.

“Untuk dua hari 44 juta di sini. Kalau di kota itu 30 juta baru satu hari.” ungkapnya.

Mengenai dipilihnya tempat Mabim Univ di gedung The Radiant, pihaknya mempertimbangkan akses fasilitas tempat ibadah untuk maba Unswagati.

“Tadinya ada dua gedung yang sempat hampir dijadikan gedum Mabim Univ, tapi ga jadi soalnya letaknya ga strategis soalnya pas di pusat kota, udah gitu jauh dari tempat ibadah.” jelasnya.

 

Kabel Laptop Rawan Terbakar, Perusahaan HP Akan Tarik Secara Masal

Tidak ada komentar
Teknologi - SetaraNews.com, Perusahaan yang memproduksi laptop dan alat eketronik HP dan Compaq dikabarkan akan menarik secara massal, terkait dugaan kabel adaptor yang rawan terbakar.

Kabel adaptor laptop dengan jenis kode LS-15 yang dipasarkan sejak bulan September 2010 hingga Juni 2012 ke seluruh penjuru dunia ini diduga memiliki cacat, setelah adanya 29 laporan tentang kebakaran yang diduga diakibatkan oleh kabel tersebut.

Sudah 6 juta kabel adaptor laptop ditarik dari peredaran seluruh negara ekspor. Selain laptop, kabel ini turut dibundel bersama komputer netbook dan docking station buatan HP dan Compaq.

"Sejak 26 Agustus 2014 lalu, HP mengumumkan penarikan produk secara global dan program penggantian melalui kerjasama dengan pemerintah." tulis HP dalam peryataan resmi di situsnya.

Para pelanggan yang memiliki kabel tipe ini disarankan agar  berhenti menggunakannya dan segera memesan pengganti yang disediakan secara cuma-cuma  dari situs HP.

Ini Komentar Maba Mengenai Konsumsi dan Persyaratan Mabim Univ Unswagati

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com -  Masa Awal Bimbingan Mahasiswa Baru (MABIM) Universitas Swadaya Gunung Jati, tingkat Universitas yang dimulai tanggal 1 September 2014 kemarin, dan berakhir pada hari ini (3/9).

Berbagai pendapat dari Mahasiswa Baru mewarnai kegiatan mabim tahun. Mulai dari persyaratan dan masalah konsumsi.

“Kalau masalah konsumsi tidak enaknya di nasi, karena nasinya kering dan keras, dan aku tidak suka ayam.” tutur Puput mahasiswa baru dari Fakultas Teknik hari ini (3/9).

Persyaratan yang diajukan pihak panitia ada yang diambil lagi seperti, minuman bersoda, roti, kopi, dan buah.

“Bawa coklat batang per-gugus disuruh ngumpulin 3, dan patungannya Rp2.000,-” ujar Randi mahasiswa baru Fakultas Ekonomi.

 

Editor: Dinda Ayu Lestari

Soal Tempat Mabim Univ Unswagati, Ini Kata Ketua Pelaksana

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Soal pemilihan Gedung The Radiant yang dijadikan tempat mahasiswa baru (Maba) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) yang terletak di daerah Gronggong - Kabupaten Cirebon, Ketua Pelaksana masa bimbingan mahasiswa (Mabim) Bambang angkat suara.

Tempat yang belum 100% rampung itu dipilih sebab harga sewanya paling terjangkau. Bambang menyatakan sebelumnya ada dua gambaran tempat di daerah kota Cirebon yang tadinya siap dipakai. Namun, karena sedikit kendala, tempat pun dipindah ke gedung yang terletak di Kecamatan Beber tersebut.

“Tadinya ada dua gedung yang sempat hampir dijadikan gedum Mabim Univ, tapi ga jadi soalnya letaknya ga strategis soalnya pas di pusat kota, udah gitu jauh dari tempat ibadah.” Sebut Bambang hari ini (3/9).

Mengenai harga sewa gedung, Bambang juga blak-blakan menyebut angka sewa the Radiant.

“Untuk dua hari 44 juta di sini. Kalau di kota itu 30 juta baru satu hari.” Tambah Bambang.

Sebelumnya banyak maba yang menyayangkan pemilihan tempat mabim Universitas yang terlampau jauh dari kampus utama Unswagati. Seperti halnya Ahmad Fikri. Mahasiswa baru fakultas Hukum ini menyayangkan dipilihnya The Radiant sebagai tempat Mabim Universitas.

“Menurut saya tempatnya jauh, (namun) luas. Tetapi tidak ada penghijauannya. Jadi terasa panas, itu yang membuat kurang nyaman.” Ujar Fikri kemarin (2/9) kepada SetaraNews.

Inilah Setara News Paper Terbitan Edisi Khusus Mabim 2014

Tidak ada komentar

Rabu, 03 September 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Kali ini Lembaga Pers Mahasiswa (Setara) Semua Tentang Rakyat menerbitkan koran edisi khusus Masa Bimbingan Mahasiswa Baru Universitas Swadaya Gunung Jati sebanyak 500 ekslempar yang akan dibagikan kepada 2560 maba Unswagati pada esok pagi (3/9/2014).

Koran yang memiliki 4 halaman ini akan mengupas tiga berita fenomenal hasil peliputan dari awak redaksi LPM Setara selama satu tahun. Dari tiga berita tersebut, ada berita yang paling terheboh yakni mengangkat isu Chveron. Beberapa yang menjadi isu hangat sepanjang tahun lainnya seperti isu proses penegerian Unswagati yang masih panjang.

Ada beberapa tulisan menarik lainnya, yakni mengupas tentang sejarah proklamasi Indonesia di kota Cirebon yang didengungkan pada tanggal 15 Agustus 1945 lalu, dan saksi bisu tugu yang biasa kita lewati.

Ada juga beberapa paragraf yang mengupas tentang manfaat berorganisasi di kampus, seperti soft skill, wawasan, networking, dan masih banyak lainnya.

Penasaran seperti apa Setara News Paper edisi khusus Mabim kita? Download disini.

Maba: Tempat Acara Mabimnya Jauh

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Masa awal bimbingan (Mabim) mahasiswa baru  (Maba) Universitas Swadaya Gunung Jati tahun ajaran 2014-2015, pada tanggal 2-3 September 2014 yang diselenggarakan di Gedung Radiant, kawasan Gronggong, kecamatan Beber, kabupaten Cirebon dirasakan cukup jauh bagi maba.

"Menurut saya tempatnya jauh, (namun) luas. Tetapi tidak ada penghijauannya. Jadi terasa panas, itu yang membuat kurang nyaman." ujar Ahmad Fikri Maba dari Fakultas Hukum kepada SetaraNews hari ini (2/9).

Sebagian dari mereka mengeluhkan mengenai transportasi yang sulit diakses. Dalam mengatasi hal tersebut, para peserta mabim mengaku secara berkelompok menyewa angkutan kota (angkot) untuk sampai ke lokasi.

"Kami harus nyarter angkot untuk sampai ke sini (Red: Gedung The Radiant)." tambahnya.

Reporter: Tuty Andriyani

Editor: Dian Aviyanti

Mabim Unswagati, 1 Maba Dibawa ke RS dan 50 Maba Sakit

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Masa bimbingan awal yang diadakan pada hari ini (2/9/2014) di Gedung The Radiant kawasan Gronggong, kecamatan Beber, kabupaten Cirebon banyak yang mengalami sakit.

Tercatat sebanyak 50 mahasiswa baru yang sakit dan telah mengalami penanganan khusus dari tim Korps Suka Rela dan Mahasiswa Pecinta Alam Unswagati, bahkan satu orang maba terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit.

Menurut anggota KSR yang di sela-sela penanganan medis kepada SetaraNews mengatakan bahwa, "Hari ini banyak yang sakit, bahkan dari pagi hari kita sudah berkali-kali pindah tempat (mengurus maba yang sakit)." ujarnya hari ini (2/9).

Dari pantauan SetaraNews saat berada di lokasi, nampak beberapa maba yang jatuh sakit dan dengan dibantu tim dari KSR dan Mapala segera dibawa ke ruang unit medis untuk penanganan yang lebih lanjut.

Reporter: Dian Aviyanti

Fotografer: Tuty Andriyani

Editor: Reyva Noviyanti

Peserta Mabim Dikenakan Biaya, Lalu Apa Kata Maba?

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Mahasiswa Baru yang mengikuti bimbingan mahasiswa baru Universitas Swadaya Gunung Jati tahun 2014 yang diselenggarakan di Gedung The Radiant, Gronggong, kecamatan Beber, kabupaten Cirebon pada hari ini (2/9/2014) dikenakan iuran kepada mahasiswa baru.

Menurut panitia koordinator seksi kedisiplinan Rena, kepada SetaraNews hari ini (2/9) mengatakan bahwa, "Peserta diminta Rp50.000,- buat makan Rp20.000,- dan Rp30.000,- buat persyaratan dari pihak sponsorship." ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan bahwa mendapatkan informasi terbaru, bahwa peserta dikenakan Rp56.000,-. Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui dengan pasti mengenai hal tersebut.

Sementara itu beberapa mahasiswa baru Unswagati kepada SetaraNews mengaku bahwa ia dikenakan biaya sebesar Rp60.000,-, dana tersebut diperuntukkan untuk pembekalan dan makan untuk para peserta mabim. Beberapa diantaranya dialokasikan untuk makan peserta dua hari dikenakan biaya Rp20.000,- untuk dua hari, sedangkan Rp36.000,- (dalam dua hari) untuk pembekalan peserta.

 

 

Mabim Univ Diwarnai Kericuhan Antar Peserta dengan Sekdis

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Acara Masa Bimbingan Mahasiswa baru tahun 2014 yang diselenggarakan di gedung The Radiant  hari ini (2/9/2014) yang berada di kawasan Gronggrong, kecamatan Beber, kabupaten Cirebon berlangsung semrawut.

Acara yang diikuti oleh maba sebanyak 2560, dari berbagai fakultas se-Universitas Swadaya Gunung Jati ini sempat terjadi kericuhan antara anggota seksi kedisiplinan dari panitia penyelenggara dengan peserta mabim pada siang tadi.

Kericuhan yang terjadi sesaat setelah jam istirahat tersebut diduga timbul akibat ada anggota sekdis yang mengatakan hal-hal yang tidak menyenangkan. Rizal dari peserta Mabim Fakultas Pertanian yang terlibat dalam kericuhan mengaku bahwa, "Salah satu panitia ada yang mengatakan goblok, ke peserta mabim cewek." ujarnya.

Ryan dari maba Fakultas Ekonomi pun membenarkan hal tersebut, "Ada yang digoblok-goblokin kami di sini." ungkapnya.

Dari pantauan SetaraNews saat berada di lokasi, beruntung kedua belah pihak berhasil direlai dan didamaikan.

 

 
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews