Responsive Ad Slot

Setara TV: Inilah Tema Mabim Unswagati Tahun 2014

Tidak ada komentar

Sabtu, 30 Agustus 2014


Unswagati - SetaraNews.com, Tema Masa Bimbingan (Mabim) Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati, pada 1-6 Sepetember 2014 nanti bertemakan Mahasiswa Unswagati sebagai insan akademis berkarakter yang berpola pikir kritis, inovatif, serta mempunyai nasionalis, terhadap almamater dan menjunjung tinggi tri dharma perguruan tinggi. Oleh Kamaludin, dan juru kamera Tuti Andriyani.

Indosiar dengan Fisip Unswagati Kerjasama Selenggarakan Acara Seminar

Tidak ada komentar

Jumat, 29 Agustus 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Ada kegiatan yang cukup menyedot antusias mahasiswa se-Cirebon pada hari ini (28/8), pasalnya seminar dibalik layar Indosiar TV bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati berlangsung cukup meriah.

Nampak ratusan mahasiswa yang bukan hanya dari Unswagati, tetapi juga dari mahasiswa UMC, dan IAIN mengikuti acara yang berlangsung dari pagi hingga siang tadi. Acara yang dipandu oleh Tina Talisa, Jemmy Darusman, dan Utrich Farzah mendapat respon yang luar biasa saat Tina Talisa menantang ratusan mahasiswa yang mengikuti acara tersebut untuk mencoba menjadi reporter berita secara langsung.

Setidaknya ada 86 mahasiswa yang sebagian dari Unswagati maju untuk mencoba unjuk gigi maju ke atas panggung. Tidak tanggung-tanggung bukan hanya mahasiswa Unswagati, tetapi juga Dekan Fisip Unswagati dan Bupati Cirebon turun langsung mencoba menjadi reporter berita Indosiar di atas penggung. Spontan mahasiswa yang menghadiri acara tersebut tepuk tangan memberikan semangatnya.

Dari 86 mahasiswa tersebut, terpilihlah 4 juara yang mendapatkan uang cash dari Indosiar. Juara 4 dari Unswagati mendapatkan Rp500.000,-, juara 3 mendapatkan Rp500.000,- dari UMC, juara 2 mendapatkan Rp1.000.000,- dari IAIN, dan juara 1 dari Unswagati mendapatkan Rp2.000.000,-.

Dalam penutupan, mahasiswa pun diajak syuting pengambilan gambar bersama dengan bersama-sama mengucapkan, "Indosiar memang untuk Anda."

Kenapa Harus “Maha”Siswa Bukan “Mbah”Siswa?

Tidak ada komentar

Kenapa Harus “Maha”Siswa Bukan “Mbah”Siswa?


oleh: Dede Tri Kurniawan


Kata MAHASISWA memang Unik. Mungkin sempat tersentil semacam pertanyaan konyol. Kenapa harus diberi nama Mahasiswa? kenapa tidak mbahsiswa saja? Mengapa makna MAHA melekat pada kata siswa di negeri ini? Memang tidak semua warga Indonesia dapat merasakan atau pernah berstatus sebagai mahasiswa.

Sebuah status yang sangat sakral dan penuh arti bagi bangsa ini.  Kenapa langka? Karena memang tak banyak masyarakat dapat merasakan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Jadi bersyukurlah kita sekarang menjadi semacam manusia “langka” di sekumpulan 250 juta warga negara indonesia.

Penuh arti? Banyak sejarah yang terukir di negeri ini oleh mahasiswa.  Jadi sadarkah kita sekarang berada di moment yang sangat langka? Dimana masyarakat mulai memandang kita “berbeda”?

Mahasiswa; "maha" dan siswa, seakan menyetarakan dengan penyebutan nama yang luar biasa, yaitu kata “MAHA”. Hal ini mencerminkan sebuah idealisme, harapan dan cita-cita yang tinggi. Di ketinggian itulah kita dapat melihat betapa indah dan luasnya bumi ini, tetapi di ketinggian itu pula terkadang kita terbuai dan bingung ke mana, di manakah berpijak nantinya. Terdapat Potensi yang dimiliki oleh mahasiswa karena mereka berada pada moment yang sangat langka yaitu pada massa yang dikatakan penuh semangat, penuh kreatifitas, sangat dinamais yaitu pada saat masa MUDA.

Potensi dan Tanggung Jawab Mahasiswa
Secara fitrah, masa muda merupakan jenjang kehidupan manusia yang paling optimal. Kematangan jasmani, perasaan dan akalnya, sangat wajar jika pemuda-mahasiswa memiliki potensi yang besar dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya. Kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan banyak dimiliki pemuda mahasiswa. Pemikiran kritis mereka sangat didambakan umat. Di mata umat dan masyarakat umumnya, mereka adalah agen perubahan (agent of change) jika masyarakat terkungkung oleh tirani kezaliman dan kebodohan. Mereka juga motor penggerak kemajuan ketika masyarakat melakukan proses pembangunan. Tongkat estafet peralihan suatu peradaban terletak di pundak mereka. Baik buruknya nasib umat kelak, bergantung pada kondisi pemuda dan mahasiswa sekarang ini.

Namun, potensi tinggallah potensi. Ibarat pedang yang sangat tajam; ketajamannya tidak menjadi penentu bermanfaat-tidaknya pedang tersebut. Orang yang menggenggam pedang itu-lah yang menentukannya. Pedang yang tajam terkadang digunakan untuk menumpas kebaikan dan mengibarkan kemaksiatan, jika dipegang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebaliknya, jika berada di tangan orang yang bertanggung jawab, ketajaman pedang itu akan membawa manfaat.

Demikian juga dengan potensi mahasiswa. Potensi yang begitu hebat itu bisa dipergunakan untuk menjunjung tinggi kebaikan, bisa juga untuk memperkokoh kejahatan dan kedurjanaan. Itulah sebabnya, begitu banyak contoh pemuda-mahasiswa yang berjasa menjadi pilar penentu kemajuan suatu peradaban, tetapi tidak sedikit di antara mereka yang mengakibatkan runtuhnya sendi-sendi peradaban, dan menghancurkan kemuliaan suatu tatanan kehidupan.

Mahasiswa sebagai bagian utuh dari bangsa Indonesia memiliki peran dan fungsi yang penting, strategis dalam mengisi kemerdekaan bangsa dan indonesia melalui pengembangan ilmu pengetahuan, minat dan bakat, serta kesejahteraan yang bervariasi kerakyatan humanis menuju tercapainya masyarakat madani. Luar biasa, tanggung jawab yang cukup besar yang disandang oleh mahasiswa ini.

SAATNYA BERGERAK
Sesungguhnya mahasiswa memiliki peran, fungsi, dan posisi yang sangat strategis dalam tatanan kehidupan masyarakat. Sebagai insan akademis mahasiswa diharapkan memiliki dua peran. Pertama, peran untuk selalu mengembangkan diri sehingga menjadi generasi yang tanggap dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Kedua, peran yang akan muncul dengan sendirinya apabila mengikuti watak ilmu itu sendiri. Watak ilmu adalah selalu mencari dan membela kebenaran ilmiah. Selalu mengikuti watak ilmu ini maka insan akademis mengemban peran untuk selalu mengkritisi kondisi kehidupan masyarakatnya di masa kini dan selalu berupaya membentuk tatanan masyarakat masa depan yang benar dengan dasar kebenaran ilmiah.

Perguruan tinggi sebagai tempat mahasiswa beraktivitas mempunyai Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi landasan tugas mahasiswa. Melihat kondisi bangsa yang sedang terpuruk Tri dharma perguruan tinggi ini harus disinkronkan dengan 3 peran mahasiswa yaitu sebagai Guardian of value (penjaga nilai), Iron stock, dan Agent of Change (agen perubahan) agar dapat menjawab tantangan bangsa.

Perlu diperhatikan adalah saat mahasiswa mengetahui perannya, pemahaman akan peran tersebut adalah pemahaman yang menyeluruh bukan parsial. Karena saat peran mahasiswa dipandang parsial, yang akan terjadi adalah mahasiswa sebagai penjaga nilai akan merasa selalu benar, sehingga kurang bisa membedakan antara nilai-nilai kebenaran dan tidak.

Sebagai agent of change, mahasiswa hanya akan merasa dia adalah agen perubah yang harus mengubah kondisi bangsa ini, yang terkadang mengubah tanpa tahu esensi dan konsekwensinya seperti apa. Mahasiswa yang berfungsi sebagai insan akademis (Insan akademis yang dimaksud di sini adalah insan yang memiliki dua peran.

Pertama, peran untuk selalu mengembangkan diri sehingga menjadi generasi yang tanggap dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Kedua, peran yang akan muncul dengan sendirinya apabila mengikuti watak ilmu itu sendiri. Watak ilmu adalah selalu mencari dan membela kebenaran ilmiah, konsepsi kemahasiswaan) harus bisa berpikir ilmiah untuk mencari kebenaran. Selanjutnya dalam posisi mahasiswa sebagai middle class, diharapkan mahasiswa bisa menjadi penghubung antara rakyat dan pemerintah.

Menyadari peran, fungsi dan posisi sebagai mahasiswa akan timbul sense of crisis peserta akan hal-hal yang seharusnya dilakukan, dihubungkan dengan kondisi bangsa. Kontribusi adalah buah, hasil yang nyata dari keseluruhan pemahaman dan kesadaran yang mereka miliki akan kemanusiaan dan kemahasiswaannya. Kesadaran akan kemanusiaannya sebagai manusia pembelajar, dan kesadaran akan peran, fungsi, dan posisinya sebagai mahasiswa.

“Saatnya berkarya, saatnya bergerak dan saatnya bertindak”
”Selamat Berkarya Anak Muda”


Riwayat Tentang Penulis

Dede Trie Kurniawan, S.Si, M.Pd  Lahir di Cirebon tahun 1987. Lulus pada tahun 2008 dari Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengethuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran Bandung dengan status mahasiswa beasiswa PPA (peningkatan prestasi akademik).

Pada Tahun 2010 Berhasil Lulus prorgram magisternya dengan jalur Beasiswa Pascasarjana Dirjen DIKTI di Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jurusan Pendidikan IPA Konsentrasi Pendidikan Fisika SL. Sekarang penulis menjadi staff Dosen tetap yayasan yang ditugaskan di Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon sejak maret 2009 untuk  mengajar matakuliah Fisika Dasar. Di tahun 2013 penulis berkesampatan melajutkan studi ke program Doktoral (S3) di Universitas Pendidikan Indonesia mengambil bidang pendidikan IPA konsentrasi Pendidikan Fisika Sekolah Lanjut.

Kontak yang dapat diakses adalah di www.dhetik.weebly.com atau email di dhe3kurniawan@gmail.com.

Inilah Status Pengurus LPM Setara Unswagati Per-Agustus 2014

Tidak ada komentar

Kamis, 28 Agustus 2014

Selayang Pandang

Lembaga Pers Mahasiswa Semua Tentang Rakyat (LPM Setara) merupakan lembaga otonom yang berada di dalam kampus Universitas Swadaya Gunung Jati - Cirebon yang bergerak di bidang  jurnalistik tingkat Universitas.

Organisasi kemahasiswaan yang berusaha memiliki korelasi terhadap kemajuan wahana intelektual, dengan cara memberikan informasi yang faktual dan aktual, mengontrol, mengkritik, memberi saran serta yang lainnya. Berpegang pada kode etik pers yang berlaku berdasarkan kemampuan berpikir yang tercurahkan lewat ide atau gagasan demi terciptanya kehidupan kampus yang ideal khususnya dan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur pada umumnya.

Lembaga Pers Mahasiswa Setara berdiri pada tanggal 20 Mei 2010 yang kemudian disahkan dalam Surat Keputusan (SK) Rektor per-tanggal 04 Oktober 2011 dengan No: SKEP/136/UNIV/X/2011. Saat ini LPM Setara terus berkiprah memberikan kontribusi demi tersampaikannya kebenaran melalui media info berita dan data informasi.

Asas Organisasi :

LPM Setara berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, kebebasan, demokrasi, kesetaraan, dan keadilan.

Tujuan Organisasi :

  1. Sebagai ajang tukar pikiran dan peningkatan kapasitas pengalaman bagi sivitas akademika baik mahasiswa, para dosen maupun cendekiawan pada umumnya dalam menghadapi fanomena dan realita yang sedang terjadi di masyarakat.

  2. Sebagai media penyampai ide dan gagasan yang berkaitan dengan pikiran yang berkembang di masyarakat baik di dalam maupun di luar kampus.

  3. Sebagai media penyalur aspirasi minat dan bakat mahasiswa dalam rangka ikut serta memperluas wawasan dalam bidang keilmuan.


Lingkup Kegiatan LPM Setara :

  • Melakukan liputan harian di ruang lingkup kampus, wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

  • Mengadakan pelatihan / workshop / training untuk sivitas Unswagati dan non-Unswagati baik dalam skala lokal, regional, maupun nasional.

  • Mengadakan kajian ilmiah, diskusi, bedah buku, dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan trend di masyarakat.

  • Riset / penelitian dan Publikasi

  • Sosiopreneur


Struktur Organisasi, Status Terkini Agustus 2014:

  • Pelindung __________________Rektor Unswagati, Prof. Dr. H. Dhojan Rochanda Wiradinata, MP,

  • Penasehat __________________Wakil Rektor III Unswagati, Dudung Hidayat, SH. MH,

  • Pembina ___________________ Siti Khumayah, SE. SH. MSi.,



  • Pemimpin Umum ____________ Santosa

  • Sekretaris __________________ Hari Saptarengga

  • Keuangan __________________Putu Eka Teguh

  • Pemimpin Redaksi ___________ Muhamad Wildan

  • Pemimpin Perusahaan & SDM___Tri Utomo Rubianto



  • Redaktur Utama_____________Ali Fikri

  • Redaktur Online_____________Efri Fahmi Aziz

  • Radio Setara________________Adrian Nurwansyah

  • Majalah Online______________Ririn Rinanti

  • Setara TV__________________Faldi

  • Humas dan Periklanan________Ari Putra

  • Penata Layout______________Ade Fadliyah


Awak Redaksi : Santosa, Hari Saptarengga, Tri Utomo Rubianto, Putu Eka Teguh, Muhamad Wildan, Siti Ade Fadhliah, Adrian Nurwansyah, Efri Fahmi Aziz, Faldi, Ririn Rinanti, Ali Fikri, Ari Putra, Jazila, Nurazizah, Wulan Ismariyani, Anke Ayu Wulan, dan Kamaludin.

Anggota Magang  :  Ayu Rosita, Agus Mauludin, Aris Munandar Pamungkas, Ekky, Kurniawan, Setiawan, Syafiq.

Setiap anggota redaksi LPM Setara Unswagati dalam menjalankan tugas peliputan disertai dengan tanda pengenal resmi berupa ID CARD (bukan seragam).

Office

Gedung Kemahasiswaan Lantai 1, Kampus satu Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
Jalan Pemuda No. 32 Kota Cirebon 45132. Telp/SMS: 0231-9201814

Facebook : LPM Setara (Unswagati)
Twiter : @LPM_Setara

email:
kontak@setaranews.com
Redaksi menerima kiriman tulisan dalam bentuk hasil riset, karya ilmiah, opini atau surat pembaca kirimkan ke email kontak@setaranews.com cc lpm.setara@gmail.com dengan menyertakan data diri dan photo terbaru.

Setiap opini yang berhasil terbit melewati meja redaksi akan mendapatkan merchandise menarik dari LPM Setara.

Inilah Pengurus UKM LPM Setara Unswagati Periode 2013-2014

Tidak ada komentar
Struktur Organisasi, Periode 2013-2014:

  • Pelindung __________________Rektor Unswagati, DR. H. Dzakaria Machmud S.E., S.H., M.Si.,

  • Penasehat __________________Wakil Rektor III Unswagati, Amanan Drs., M.Si.,

  • Pembina ___________________ Dudung Hidayat, SH., MH.,



  • Pemimpin Umum ____________ Santosa

  • Research & IT Development ____ Muhamad Wildan

  • Sekretaris __________________ Tri Utomo R.

  • Keuangan __________________Siti Ade Fadhliah

  • Pemimpin Redaksi ___________ Putu Eka Teguh Prasetya

  • Pemimpin Perusahaan_________Hari Saptarengga



  • Sumber Daya Manusia________Ali Sidqi

  • Majalah Setara______________Jenny Purnamasari

  • Radio Setara-Idental (proses)___Adrian Nurwansyah

  • Redaktur Online_____________Efri Fahmi Aziz

  • Setara TV__________________Faldi

  • E-Magazine Setara___________Ririn Rinanti

  • Editor Umum ______________Ali Fikri

  • Humas dan Periklanan________Ari Putra

  • Event_____________________Triyuli Kistina


Awak Redaksi : Santosa, Hari Saptarengga, Tri Utomo Rubianto, Putu Eka Teguh, Muhamad Wildan, Siti Ade Fadhliah, Siti Ade Fadhliah, Jenny Purnamasari, Adrian Nurwansyah, Efri Fahmi Aziz, Faldi, Ririn Rinanti, Ali Fikri, Ari Putra, Triyuli Kistina, Ali Sidqi.

Anggota Magang  :  Nindi Aulia Rahmah, Bayu Yanuar Prakoso, Asep Prianto, Tajudin, Masdirah, Hidayat Ramadhan, Genta Wijaya, Rio Fazri, Lisna Aulia Rahmi, Agung Setiawan, Wulan Ismariyani, Jazila, Dian Aviyanti, Angga Muhamad Gifari, Leni Melani, Kamaludin, Egi Saputra, Moh. Umar Alwi, Reiva Nvianti, Anke Wulan Ayu, Nurazizah, Rislah Diana, Dinda Ayu Lestari, Supriyatna, Muhamad Fanni Alfarisi, Rizky Amalia Syafitri, Siti Ismi Nurjanah, Muhammad Bisyri Musthofa.

Inilah Status Pengurus LPM Setara Unswagati 2011-2013

Tidak ada komentar
Struktur Organisasi, Periode 2011-2013:

  • Pelindung __________________Rektor Unswagati, DR. H. Dzakaria Machmud S.E., S.H., M.Si.,

  • Penasehat __________________Wakil Rektor III Unswagati, Amanan Drs., M.Si.,

  • Pembina ___________________ M Noupel SH., MH.,



  • Pemimpin Umum ____________ Kurniawan T. Arief

  • Sekretaris __________________Morhara Hotlan

  • Bendahara _________________ Erviana Puspa Dewi

  • Pemimpin Redaksi ___________ Hari Sapta Rengga

  • Research & IT Development ____ Santosa

  • Fotografer _________________  Tri Utomo R.

  • Editor Content ______________ Santosa

  • Marketing dan Periklanan______ Putu Eka Teguh


Awak Redaksi : Kurniawan T Arief, Santosa, Hari Saptarengga, Erviana P Dewi, Tri Utomo, Anisa Hakim, Yunita Irina H, Putu Eka Teguh, Lenny lestari.

Anggota Magang #2 :  Ririn Rinanti, Okta Dwi,  Sanori, Moh. Wildan, Moh. Faldi, Siti Ade Fadliah, Ali Shidqi, Gali Sinaga, Lucky.

Siapkan Kader Anggota, LPM Setara Adakan Diskusi Manajemen

Tidak ada komentar

Rabu, 27 Agustus 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Setara (Semua Tentang Rakyat) Universitas Swadaya Gunung Jati mengadakan diskusi materi manajemen organisasi dan kepanitian bersama calon anggota pada hari ini (27/8) di sekretariat.

Bersama dengan para calon anggota, anggota LPM Setara mengikuti acara diskusi rutin yang kembali digalakkan setelah lama off selama masa libur kuliah semester kemarin. Dalam sesi diskusi kali ini diberikan oleh Hari Saptarengga dari Sekretaris Umum LPM Setara dan dipandu oleh Muhammad Wildan sebagai moderator.

Dalam sesi diskusi kali ini beberapa peserta berdiskusi mengenai implementasi dalam teori planning, organizing, actualing, and controlling. Bukan hanya konsep POAC yang didiskusikan, tetapi juga konsep SEWOT dicoba diimplementasikan di lingkungan Unswagati apakah efektif dan efisien jika diterapkan.

Para peserta antusias mendiskusikan mengenai kendala-kendala yang dihadapi para organisasi mahasiswa dalam menjalankan sebuah acara di kampus berikut dengan antusiasme dari mahasiswa Unswagati saat acara digelar.

 

Mirip Dosen Unswagati, Pria Ini Umbar Kata-kata Jorok di Facebook

Tidak ada komentar
Unswagati - SetaraNews.com, Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati dikejutkan dengan akun facebook mirip dosen Unswagati yang mengumbar kata-kata jorok di sebuah grup media sosial "APAKAH TUHAN ITU SATU ATAU BANYAK" pada beberapa hari yang lalu (18 Agustus 2014).

Berikut kalimat yang diucapkan oleh seseorang yang mirip dengan dosen Unswagati tersebut;
Kok banyak yg mau keluar grup ini sih… gak kuat imannya ya.. memang, ada salah satu ajaran agama yg sekedar berkoar” doank, tanpa ada iman ketuhannannya, salah satu contoh: kau wanitanya disuruh harus pake jilbab dengan alsan menutup aurat, biar kontol laki-lakinya gak bangun ketika harus melihat paha, padahal kalo memang dia mempunyai iman kuat gak mungkin ada nafsu bejat, hanya iman-imanan doank kayaknya.. hahahahahah.

Namun ketika dicek di dalam grup tersebut pada hari ini (26/8), postingan di dalam grup tersebut sudah dihapus oleh pemilik akun facebooknya.

Sudah sepatutnya baik mahasiswa atau dosen atau masyarakat lainnya dapat menjaga kata-katanya baik di dalam dunia nyata atau pun di dalam dunia maya, karena bagaimana pun insan terdidik tidak hanya berkualitas dalam pengetahuannya tetapi juga luhur dalam beretika di mana pun dia berada.

13 Dosen Unswagati Raih Penghargaan dari Rektor

Tidak ada komentar

Selasa, 26 Agustus 2014

Unswagati - SetaraNews.com, Ada 13 dosen Universitas Swadaya Gunung Jati yang meraih apresiasi dari Rektor Unswagati Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata, MP berkat keberhasilannya dalam meraih hibah penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada Senin kemarin (25/8).

Beberapa dosen tersebut diantaranya;

  1. Ira Rahayu, S.Pd., M.Pd dari program studi Pendidikan Bahasa Indonesia,

  2. Andi Sutisno, S.Pd., M.Pd dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia,

  3. Bela Nurzaman, S.Pd., M.Pd Pendidikan Bahasa Indonesia,

  4. Muchamad Subali Noto, S.Si., M.Pd dari Program Studi Pendidikan Matematika,

  5. Laelasari, M.Pd Program Studi Pendidikan Matematika,

  6. Cita Dwi Rosita, M.Pd., Program Studi Pendidikan Matematika,

  7. Mira Nuryanti, S.Pd., M.P dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia,

  8. Riskha Arfiyanti, S.Pd., M.Pd dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia,

  9. Hesti Muliawati, S.S., M.Pd dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia,

  10. Dodi Budirokhman, SP., M.TA dari Program Studi Agroteknologi,

  11. Siti Wahyuni, SP., MP dari Program Studi Agroteknologi,

  12. Bhakti Nur Avianto, S.Ip., M.Si dari Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik, dan

  13. R. Eviyati, Ir., M.Si dari Program Studi Agroteknologi.


 

Inilah 13 Mahasiswa Unswagati yang Menerima Beasiswa Bank BJB

Tidak ada komentar


Unswagati - SetaraNews.com, Inilah 13 Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati yang menerima beasiswa dari Bank Jabar Banten Cabang Cirebon. Ke-13 mahasiswa tersebut diantaranya;

  1. Khaelani dari Program Studi Ilmu Hukum,

  2. Gusak Tilas Wangi dari Program Studi Manajemen,

  3. Ali Fikri Program Studi Akuntansi,

  4. Ninit Kartikosari Program Studi  Pendidikan Bahasa Indonesia,

  5. Sairoh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris,

  6. Muhammad Absirbi Program Studi Pendidikan Matematika,

  7. Walidin Program Studi Pendidikan Ekonomi,

  8. Hydra Davidson Program Studi Ilmu Administrasi Negara,

  9. Jimmy Agussies Program Studi Ilmu Komunikasi,

  10. Sigit Nugraha Program Studi Teknik Sipil,

  11. Aziz Maulana Pamungkas Program Studi Agrotekhnologi,

  12. Jujun Junari Program Studi Agribisnis dan

  13. Unique Hardianti dari Pendidikan Kedokteran.


Beasiswa Bank BJB tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mahasiswa. Dana CSR itu sendiri akan digelontorkan sebesar 65 juta rupiah, dan setiap mahasiswa akan menerima dana sebesar 5 juta rupiah selama satu tahun. Penerima beasiswa ini merupakan mahasiswa dari setiap Program Studi yang ada di Unswagati Cirebon.

Antrean di SPBU Cirebon Kembali Normal

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Antrian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di sejumlah SPBU kembali normal, pada hari ini (26/8).

Beberapa SPBU seperti di Kapetakan, Gunung Jati, Krucuk, dan Jalan Cipto Mangunkusumo terpantau normal tidak seperti empat hari kemarin.

Dari pantauan SetaraNews saat berada di salah satu SPBU di Cirebon antrian hari ini pukul 12:00 siang tadi, nampak hanya beberapa saja yang mengantre untuk mengisi premium.

Sebelumnya dalam empat hari kemarin terjadi kekurangan pasokan premium di wilayah tiga Cirebon, sehingga sempat terjadi kelangkaan. Masyarakat pun panik dan bukan hanya premium, pertamax pun habis di sejumlah SPBU di Cirebon dan berakibat naiknya harga premium di tingkat eceran.

1 September 2014 Ada Pembukaan Beasiswa BCA Finance

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Bank Central Asia akan membuka pendaftaran beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu dan mahasiswa berprestasi. Pembukaan ini akan dimulai pada 1 September 2014 hingga masa penutupan 30 September 2014 nanti.

Beasiswa ini rencananya akan diberikan kepada 70 mahasiswa, dan total yang akan diberikan dananya sebesar Rp1.290.000.000,- (satu miliar dua ratus sembilan puluh juta rupiah). Beasiswa akan diberikan hingga semester 8.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya:

  1. Minimal sedang menempuh program S1 (sarjana)

  2. Minimal telah menyelesaikan semester 2

  3. IPK Minimal 3,0 untuk PTN dan PTS minimal 3,4

  4. Tidak sedang menerima beasiswa

  5. Beasiswa ini bebas dari ikatan dinas apapun

  6. Aktif dalam berorganisasi

  7. Melakukan regristrasi via online

  8. Masa seleksi, Penentuan penerima calon beasiswa sebanyak 150 orang. Ke 150 orang calon penerima beasiswa tersebut harus mengirimkan berkas yang berisi; Kartu mahasiswa, surat keterangan tidak mampu, kartu keluarga, rekening listrik dan air, surat anggota aktif organisasi yang ditandatangani ketua organisasi kampus setempat.

  9. Jika lolos, penerima beasiswa akan menerima Rp3.000.000,-/semester

  10. Proses seleksi dilakukan oleh BCA Finance


Jadwal proses seleksi beasiswa BCA Finance:

  • 1 September - 30 September 2014: Pendaftaran beasiswa secara online

  • 24 Oktober 2014: Pengumuman 150 calon penerima beasiswa

  • 29 Oktober - 14 November 2014: Verifikasi pengiriman berkas calon penerima beasiswa

  • 26 November 2014: Pengumuman 70 penerima beasiswa BCA Finance

Bensin di Cirebon Terbatas, Warga Mulai Pakai Pertamax

Tidak ada komentar

Senin, 25 Agustus 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Kelangkaan bahan bakar minyak jenis premium di wilayah tiga Cirebon (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) dalam empat hari terakhir ini membuat warga beralih ke pertamax.

Warga asal desa Kapetakan Fajar saat mengisi BBM untuk motornya kepada SetaraNews mengaku (24/8) bahwa dirinya terlanjur memakai pertamax lantaran tidak kebagian premium di SPBU wilayah Kapetakan, Cirebon.

"Apa boleh buat, kita beli pertamax. Ini juga bawa botol untuk persediaan." ujarnya singkat (24/8) malam kemarin.

Kelangkaan bahan bakar minyak bersubsidi ini  diakibatkan oleh pembatasan kuota BBM bersubsidi dalam Rancangan Anggaran Pemasukan dan Belanja Negara-Perubahan tahun 2015, yang kemudian pihak Pertamina mengatur pembatasan penyaluran BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2014.

Kuota BBM Bersubsidi Akan Dibatasi Hingga Akhir Tahun 2014

Tidak ada komentar
Jakarta - SetaraNews.com, Pembatasan jumlah kuota BBM di kota Cirebon membuat harga eceran melambung tinggi hingga ke posisi Rp8.000,-/liter dan pertamax naik ke Rp14.000,-/liter.

Sehubungan hal tersebut VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir mengaku bahwa terjadinya fenomena antrean dan disusul habisnya BBM bersubsidi di sejumlah SPBU bukan merupakan kelangkaan BBM, tapi konsekuensi dari penyaluran BBM bersubsidi yang disesuaikan dengan kuota yang tersedia.

Ia menegaskan bahwa habisnya alokasi harian BBM bersubsidi di SPBU merupakan implementasi dari akibat UU APBN-P 2014.

"Dengan pengaturan ini, sangat diharapkan pengertian dan kesadaran masyarakat pengguna mobil pribadi mulai membiasakan diri menggunakan BBM non subsidi," kata Ali Mundakir hari ini (24/8/2014) ke sejumlah awak media.

PT Pertamina saat ini sebagai salah satu badan usaha penyalur BBM bersubsidi, mulai mengatur kuota BBM bersubsidi guna memastikan agar kuota Solar dan Premium cukup hingga akhir tahun sesuai dengan amanat UU No.12 Tahun 2014 tentang APBN 2014.

Berdasarkan APBN-P 2014, kuota BBM bersubsidi dikurangi dari 48 juta KL menjadi 46 juta KL. Maka Pertamina harus melakukan pengaturan kuota per harinya untuk memastikan BBM bersubsidi cukup hingga akhir tahun 2014.

"APBN-P 2014 telah menggariskan kuota BBM bersubsidi tidak boleh melampaui kuota yang telah ditetapkan," katanya
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews