Responsive Ad Slot

Pengaruh Film Terharap Budaya Bangsa

Tidak ada komentar

Jumat, 11 April 2014

Opini - SetaraNews.Com - Seiring dengan perkembangan zaman nilai-nilai budaya dalam masyarakat Indonesia terus berubah begitu juga dengan perkembangan film di Indonesia.

Erat kaitannya hubungan antara film dengan budaya. Mengapa? Karena film dan budaya bersifat timbal-balik. Budaya mempengaruhi film dan sebaliknya film juga dapat mempengaruhi budaya.

Film merupakan cerminan masyarakat karena di satu pihak film itu sendiri sebagai media. Budaya yang ada pada masyarakat disajikan melalui film yang dibuat. Akan tetapi budaya negatif bangsa Indonesia tak lepas dipengaruhi oleh film. Kepercayaan sebagian masyarakat terhadap film yang mengangkat mitos dan horor, tindakan kekerasan, serta gaya hidup hedonisme karena pengaruh oleh film yang ditonton.

Sayangnya pembentukkan budaya di Indonesia seperti cinta tanah air hanya sebagai slogan atau semboyan. Ironisnya masyarakat kita lebih bangga terhadap hasil karya bangsa asing. Faktanya bahwa masyarakat cenderung menggemari film asing, dibanding film bangsa sendiri. Masalah ini terletak pada film yang disajikan di Indonesia sering mempertontonkan budaya yang tidak mendidik.

Alangkah baiknya jika film yang diproduksi oleh bangsa Indonesia seyogianya turut bertanggung-jawab menanamkan nilai-nilai budaya lebih positif seperti mengangkat budaya kemandirian, ketekunan, keanekaragaman tradisi, serta toleransi antar suku-ras-agama.

Dengan begitu selain masyarakat kita dapat mengapresiasikan film-film Indonesia, juga dapat memperoleh manfaat yang besar dalam membangun nilai-nilai budaya kearah yang lebih positif.

Puisi: Berharap 'Nyaman' Tanpa Terbelenggu

Tidak ada komentar

Kamis, 10 April 2014

Terbelenggu

Oleh: Wulan Ismariyani

Terdiam

Hening dan merenung

Lucu Rasanya

Tak pernah ada kata suka

Tak pernah ada rasa sayang

Apalagi kata sayang

Apalagi kata cinta

Lalu apa arti kita selama ini?

 

Saling memberi tanpa perlu meminta

Memahami tanpa perlu penjelasan

Mengasihi tanpa perlu suatu ikatan

Terkadang aku berharap lebih

Menanti sebuah kepastian dan ikatan

Tapi, bukankah ini lebih baik?

 

Bukankah ikatan hanya membuat kita terpaku oleh keterbatasan?

Bukankah ikatan hanya membuat kita terbelenggu

Oleh berbagai macam aturan?

Maka untuk saat ini, aku merasa cukup

Dengan aku, kamu dan kenyamanan ini

Namun, entah nanti..

'Money Politik' dan Golput Masih Warnai Pemilu 2014

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Pemilihan umum (Pemilu) legislatif yang serentak diselenggarakan hari ini (9/4) ternyata masih diwarnai dengan tindak money politik. Hal tidak terpuji itu masih dijumpai di sejumlah tempat, termasuk di Cirebon.

Sejumlah Calon legislatif dengan diam-diam maupun terang-terangan menyebar amplop yang berisikan sejumlah uang dan kartu nama identitas Caleg pengirim tersebut.

Hal demikian disampaikan Yeni, Pemilih asal Kabupaten Cirebon tersebut, mengaku menerima serangan fajar pagi tadi saat hendak menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya.

“Ada yang kasih saya uang di amplop, isinya Cuma Rp10.000  malah ada juga yang Rp5000. Saya sih ambil-ambil aja. Tapi masalah nyoblos siapa itu rahasia.” Ujarnya saat ditemui SetaraNews pagi tadi.

Selain Money Politik, masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya atau yang akrab disebut Golongan Putih (Golput) juga masih marak di Pemilu tahun ini. Seperti halnya Ade, Warga asal Kecamatan Pabuaran ini mengaku enggan memilih karena tidak tahu akan mencoblos siapa.

“Saya ga ngerti mau nyoblos siapa. Banyak yang umbar janjinya saja, jadi lebih baik Golput.” Kata Ade.

Pemilu legislatif ini adalah kali ke 11 diselenggarakan di Indonesia. Sebanyak 6608 Caleg dari 12 Partai politik berebut suara untuk mendapat kursi di parlemen.

Dibuka Pendaftaran Beasiswa untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan

Tidak ada komentar

Rabu, 09 April 2014

Jakarta - SetaraNews.com, Sekarang Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) sedang membuka program beasiswa untuk Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN) bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan.

Pembukaan pendaftaran penerima beasiswa ini mulai dari tanggal 31 Maret 2014 jam 23:59 WIB hingga 30 Mei 2014 jam 23:59 WIB. Adapun syarat utama calon penerima beasiswa ini adalah :

  1. Bagi pelamar BPP-DN Dosen wajib memiliki NIDN dan berstatus Dosen Tetap dan Aktif pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  2. Bagi pelamar BPP-DN Tenaga Kependidikan harus berstatus Pegawai Tetap pada PTN dilingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kopertis dan Ditjen Dikti.


Pendaftaran untuk mendapatkan beasiswa ini sendiri dilakukan secara online ke sistus beasiswa.dikti.go.id/bppdn Bagi Anda yang masih bingung mengenai informasi beasiswa ini, dapat menghubungi Dikti melalui e-mail ke: bpps@dikti.go.id (non-teknis/kebijakan) dan
bppdn.dikti@gmail.com (teknis pendaftaran) atau lewat media sosial Twiiter : @bppdndikti.

Besok, Rakyat Indonesia Tentukan Wakilnya

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Pemilhan umum (Pemilu) legislatif akan dilaksanakan besok serentak di seluruh Nusantara. Ini adalah kali ke 11 Indonesia mengadakan Pemilu legislatif. Tahun 1955 adalah kali pertama Indonesia mengadakan pemilu dan belum ada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) seperti sekarang.

Sebanyak 12 Partai politik nasional dan 3 Partai lokal Aceh akan bersaing mendapat kursi untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) DPR Daerah Provinsi (DPRD Provinsi) dan DPRD Kota/Kabupaten.

Untuk kabupaten Cirebon jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yanng memiliki hak suara sebanyak 1.745.059 pemilih (881.257 laki-laki dan 863.802 Perempuan) yang terbagi di 4.425 Tempat Temungutan Suara (TPS) dalam tujuh Dareah Pemlihan (Dapil) *sumber : Data KPU Kab.Cirebon *Sumber KPUD Jawa Barat

Sedangkan untuk kota Cirebon sendiri jumlah DPT tersebar di tiga Dapil. 117.184 untuk pemilih laki-laki. 118.390 untuk pemilih perempuan sehingga berjumlah 235.574 yang akan memilih di 649 TPS diseluruh Kota Cirebon *Sumber KPUD Jawa Barat

Dalam ruang lingkup yang lebih luas. Di Indonesia terdaftar calon pemilih tetap sebanyak 186.612.255 pemilih, yang dibagi kedalam 34 Provinsi 497 kabupaten atau kota, 6.980 kecamatan, serta 81.034 desa dan kelurahan. Jumlah 186.612.255 pemilih tetap itu akan mencari nama baik dari 6.608 orang Caleg untuk kursi DPR RI yang diperebutkan di 77 daerah pemilian.

Dikti: Deadline Izin & Akreditasi PT 10 Agustus 2014

Tidak ada komentar

Selasa, 08 April 2014

Jakarta - SetaraNews.com, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi kembali menyosialisasikan mengenai pengajuan izin penyelenggaraan perguruan tinggi dan akreditasi institusi pada hari ini (8/4) melalui surat online.

Melalui Kopertis4, mereka menyampaikan surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 194/E.E3/AK/2014 tanggal 25 Februari 2014 perihal izin Penyelenggaraan dan Akreditasi Institusi. Mengingat  pengundangan Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Berdasarkan Pasal 97 huruf a UU No. 12 Tahun 2012, izin pendirian Perguruan Tinggi dan izin penyelenggaraan Program Studi yang sudah diterbitkan sebelum tanggal 10 Agustus 2012 dinyatakan tetap berlaku.

Berhubung izin pendirian Perguruan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas tetap berlaku maka berdasarkan pasal 60 ayat 4 UU No. 12 Tahun 2012, Perguruan Tinggi yang telah memperoleh izin pendirian sebelum tanggal 10 Agustus 2012 sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan izinnya masih berlaku serta Perguruan Tinggi tersebut belum terakreditasi, dinyatakan memenuhi standar minimum; kreditasi sampai dengan tanggal1 0 Agustus 2014.

Setelah tanggal 10 Agustus 2014 sebagaimana dimaksud pada angka 3 terlampaui, tetapi Perguruan Tinggi tidak mengajukan surat permohonan akreditasi ulang kepada BAN-PT, izin pendirian Perguruan Tinggi tersebut dicabut.

Agar lebih jelas lagi mengenai surat tersebut, download disini.

Asik, Sekarang Mahasiswa Bisa Membina Desa Lewat PHBD

Tidak ada komentar

Minggu, 06 April 2014

Jakarta - SetaraNews.com, Ada kabar gembira bagi mahasiswa Indonesia, demi meningkatkan penerapan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyelenggarakan Program Hibah Bina Desa (PHBD).

Melalui surat yang diterbitkan oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah 4, mengenai Undangan proposal Program Hibah Bina Desa (PHBD) Bagi Organisasi Kemahasiswaan 2014. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemdikbud kembali mengundang berbagai bentuk organisasi mahasiswa, baik Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), untuk mengikuti program hibah bina desa tahun 2014.

Program ini sendiri bertujuan untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan, melalui program pengabdian kepada masyarakat. Bagi organisasi mahasiswa yang tertarik, silakan akses ke www.phbd.dikti.go.id  sebelum tanggal 19 April 2014. Ketentuan lebih lanjut, dapat dilihat dalam situs Dikti.

 

Tahun Ini Ada 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Baru di Indonesia

Tidak ada komentar
Jakarta - SetaraNews.com, Presiden Republik Indonesia; Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru di Indonesia pada beberapa waktu yang lalu. Didampingi Wapres Boediono, SBY juga meluncurkan ‘Indonesia Presidential Scholarship’ atau Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI) di Istana Negara, Jakarta.

PTN tersebut adalah Universitas Teuku Umar (Aceh Barat), Universitas Tidar Magelang, Universitas Siliwangi (Tasikmalaya), Universitas 19 November (Kolaka), Politeknik Negeri Subang, Politeknik Negeri Ketapang, dan Politeknik Tanah Laut, Tanah Laut (Kalsel).

Di sisi lain BPRI ini, dijalankan oleh LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan), dan data terakhir jumlah penerima BPI sudah ada sekitar 1.500 orang. Anggaran untuk dua jenis program beasiswa itu adalah Rp 500 miliar per tahun. Dana itu merupakan bagian dari hasil pengelolaan dana abadi pendidikan yang berjumlah Rp 15 triliun lebih.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews