Responsive Ad Slot

Meriah, Kwartir Jabar Buka Jambore di Kebon Pelok Cirebon

Tidak ada komentar

Sabtu, 23 November 2013

Cirebon, SetaraNews.com – Jumat (22/11) Kwartir Cabang (Kwarcab) kota/kabupaten Cirebon mengadakan Jambore Cabang yang bertemakan "Dari Pramuka Oleh Pramuka Untuk Masyarakat" bertempat di Lapangan Kebon Pelok, Jalan Pramuka Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon.

Acara yang dimulai dari hari kamis 21-23 November 2013 tersebut telah di buka oleh Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat yakni Dede Yusuf dan telah berjalan dengan begitu meriah. Kemeriahan tersebut karena peserta didominasi oleh para remaja, yang diikuti oleh Siaga SD kelas 1-4 kota Cirebon, Penggalang SD kelas 4-6, SMP, MTs, SMA, MA dan dua racana dari IAIN Syekh Nurjati serta Universitas Swadaya Gunung Jati.

Jambore Cabang Gebyar pribadi pramuka bangsaku ini menindaklanjuti bergulirnya kurikulum 2013 dimana kegiatan pramuka akan dijadikan ekstrakulikuler wajib di sekolah-sekolah.

“Maka dengan itu kami mengadakan sosialisasi dengan adek-adek siaga, penggalang, penegak serta pandega untuk membuka diri kesiapan mereka bahwa pramuka ini dipercaya oleh pemerintah untuk melaksanakan amanah yang begitu beratnya meningkatkan kesatuan dan persatuannya juga karakternya untuk menjadi pramuka yang diinginkan masyarakat.” Ujar Amien Muari selaku wakil ketua di bagian operasional lapangan dan kegiatan kepada SetaraNews tadi siang (22/11).

Kegiatan ini juga merupakan program kerja daerah Jawa Barat, kota Cirebon hanya sebagai pelaksana ”Harapannya di gelorakan sedemikian rupa supaya citra pramuka bisa mengena di masyarakat” Ujar Amien Muari.

Tidak hanya kegiatan kemah yang akan diikuti oleh peserta, peserta juga akan mengikuti kegiatan bakti sosial, kerja bakti di rumah-rumah ibadah, pembagian sembako, dan rencananya juga siswa akan ikut membangun sebuah masjid di kawasan perkemahan dengan membawa batu-bata yang telah dibawa dari rumah masing-masing peserta.

Muhammad Rizal salah satu peserta kemah dari MTSN 2 Kota Cirebon mengatakan, dirinya senang bisa ikut dalam acara perkemahan ini. "Enak buat pengalaman." Dirinya pun merasa dengan mengikuti kegiatan ini, dapat mengasah kemandirian dan keterampilan sejak dini.

Pengurus Rusunawa Unswagati Mengadakan Pengajian

Tidak ada komentar
Unswagati Cirebon, SetaraNews.com - Kamis (21/11) Pengurus rumah susun sewa (Rusunawa) Unswagati Cirebon mengadakan acara pengajian bersama penghuni rusunawa yaitu para mahasiswi Unswagati Cirebon.

Saat di wawancarai oleh SetaraNews H. Komarudin selaku sekretaris rusunawa mengatakan “Tujuan dari acara pengajian ini yaitu untuk meningkatkan iman dan taqwa para penghuni rusun,selain itu juga mempererat tali silaturahmi antar penghuni rusun agar penghuni rusun bisa saling mengenal antara satu dengan yang lainnya, jangan sampai dengan kakak tingkat atau teman-teman yang lain tidak saling mengenal.”

Acara rutin ini mengundang 40 peserta dari 140 orang penghuni rusunawa yang ada. “Mungkin ada penghuni yang mempunyai urusan di luar, ada yang sedang halangan atau ada yang telat datang sehingga malas untuk turun kembali ke bawah untuk mengikuti acara pengajian.” Ujar Dea penghuni rusunawa lantai satu.

Antusiasme para peserta sangat positif dikarenakan selain acara shalat berjamaah dan mengaji bersama juga diselingi oleh acara sharing yang dipandu oleh Komarudin yang membahas tentang masalah-masalah kehidupan nyata yang dialami oleh para mahasiswi.

“Harapan kami untuk acara selanjutnya bisa lebih baik lagi, misalnya di saat sharing ada minuman dan snack agar peserta tidak jenuh dan mengantuk, biasalah anak rusun.” Tambah Dea.

Penghuni rusunawa menginginkan acara pengajian seperti ini dapat dilakukan setiap minggu, satu kali sehingga tali silaturahmi tettap terjaga dan mahasiswa bisa mendapatkan motivasi-motivasi dari pemateri yang membuat semangat para mahasiswa tidak cepat hilang.

Maraknya Pencurian Helm di Rumah Makan Sederhana

Tidak ada komentar

Kamis, 21 November 2013

Cirebon, SetaraNews.com - Mulai maraknya pencurian helm di Rumah Makan Sederhana khas Jawa Timur, tepat nya di  jalan Perjuangan dikeluhkan pengunjung. Helm tersebut diketahui hilang ketika  pemilik Sunarti, Mahasiswi Fakultas Hukum Unswagati sedang menyantap hidangan pada (14/11)  lalu.

Modus pencurian helm ini ternyata sudah sering dilakukan di Rumah Makan ini, mereka sengaja berpura-pura parkir, makan, atau hanya berhenti di pinggir jalan depan Rumah Makan dengan memainkan handphonenya. Menurut beberapa saksi  yang pernah melihat kejadian tersebut.

"Memang disini sering terjadi pencurian helm, pihak kami sudah memberitahukan kepada para pelanggan sebelumnya untuk membawa helm dan mengunci gandakan motornya agar tidak terjadi pencurian, kami juga sudah menghimbau agar hati-hati dan waspada sebab jika terjadi kehilangan barang entah itu helm, motor, atau bahkan hp, pihak kami tidak bertanggung jawab atas kehilangan barang tersebut. Namun terkadang, para pelanggan sering mengabaikan pesan kami itu, alhasil sampai saat ini masih ada yang hilang akibat dicuri." Ujar Pelayan Rumah Makan khas Jawa Timur kepada Setaranews (14/11).

Pencurian helm ini disinyalir bukan saja terjadi di Rumah Makan Sederhana khas Jawa Timur, namun di Rumah Makan lainnya juga, bahkan Warung Makan pinggir jalan sekalipun.

"Padahal saya sudah berhati-hati, tetapi namanya juga musibah kehilangan helm ya, saya akui salah saya juga yang teledor menaruh helm dikaca spion motor, biasanya tidak apa-apa, mungkin ini sudah suratan takdir saja. Tetapi saya juga sudah memesan jika ada yang mengembalikan helm Ink saya yang warna hitam, nanti tolong hubungi saya saja, walaupun itu kemungkinan kecil" Ujar Sunarti.

Hingga saat ini (21/11) kasus hilang helm di Rumah Makan Sederhana khas Jawa Timur belum terpecahkan, mengenai siapa pelakunya karena dilokasi masih minim keamanan CCTV dan lainnya.

 

Reporter : Dian Aviyanti

Mahasiswa Teknik Sipil Kehilangan Tas di Masjid

Tidak ada komentar
Unswagati Cirebon, SetaraNews.com - Sabtu ( 16/11) lalu telah terjadi pencurian sebuah tas yang berisikan camera digital dan jaket yang tidak lain adalah milik Yuri Pradita Adhar salah satu mahasiswa Unswagati  fakultas Teknik Sipil  yang terletak di masjid Nurul Ilmi kampus satu Unswagati Cirebon.
        “Pencuri itu berhasil membawa kabur tas dan jaket milik korban, disaat korban tengah melaksanakan sholat dzuhur bejama’ah, kemudian si pencuri itu mengambil tas dan jaket milik korban lalu meninggalkan barang miliknya”, ujar Sugiarto satpam Unswagati yang sedang bertugas pada saat itu.

        Dugaan sementara, si pencuri itu memanfaatkan situasi yang ada dan sengaja meninggalkan tas beserta  jaket yang tidak berisikan apa- apa untuk kemudian ditukar dengan barang milik korban agar orang lain tidak curiga dan mengira si pencuri membawa barang miliknya sendiri.

            HIngga saat ini Kamis (21/11) kasus pencurian tersebut tengah ditangani untuk kemudian diusut siapa pelakunya dan mempelajari motif  pencuri. Satpam juga akan lebih memperketat penjagaan dan menghimbau kepada seluruh mahasiswa agar lebih waspada terhadap barang bawaan agar tidak ada lagi korban selanjutnya.



Reporter : Kamaludin

Fakultas Hukum Akan Adakan Kuliah Lapangan

Tidak ada komentar
   Unswagati, SetaraNews.com - Fakultas Hukum Unswagati akan mengadakan kuliah lapangan pada tanggal 29-30 November 2013 nanti.

Kuliah lapangan tersebut dilayangkan melalui surat No. 1100B FH/XI/2013 dan diedarkan oleh pihak fakultas.  Surat yang berisi undangan tersebut akan diikuti oleh semua mahasiswa fakultas hukum tingkat satu, yang mengagendakan pengamatan langsung kepada objek yang berkaitan dengan bahan pengajaran yang dapat dilihat atau ditemui.

Dengan diadakanya acara tersebut salah seorang peserta kuliah lapangan berharap "Dengan adanya kuliah lapangan tersebut mahasiswa bisa menambah wawasan dan bisa lebih dekat dengan masyarakat." ujar Yunita Rachmawati kepada SetaraNews pada hari ini Kamis (21/11).

Acara kuliah lapangan tersebut akan diadakan di dua tempat yaitu Kampung Naga Tasikmalaya dan Pusat Kerajinan Garut Selatan, untuk pemberangkatanya pada tanggal 29 November 2013 pukul 22:00 WIB yang bertempat di Kampus tiga Unswagati.

 

Reporter : Agung Setiawan

Gerimis, Tak Kurangi Antusias Penonton Arak-arakan

Tidak ada komentar

Minggu, 17 November 2013

Cirebon, SetaraNews.com - Antusias penonton arak-arakan dalam rangka haul Sunan Gunung Jati pada Jumat (15/11) kemarin sangat tinggi, walau pun hujan gerimis mengguyur daerah Gunung Jati dan sekitarnya.

Tingginya antusias warga yang ingin menyaksikan arak-arakan tersebut membuat jalan Raya Sunan Gunung Jati penuh dan ditutup dari arah Krucuk dan Celancang untuk menghindari kemacetan yang lebih parah. Acara budaya yang selalu dirayakan setiap tahun ini dalam rangka sedekah bumi atau penanda bahwa mulai masuk musim tanam.

Salah satu penonton, Alam (32) yang kami wawancarai mengatakan "Acara cuma sekali dalam setahun sayang untuk dilewatkan." Menurutnya, acara ini juga sebagai sarana rekreasi keluarga dan ikut mendukung kreasi anak muda yang kreatif membuat segala macam replika dalam bentuk besar. Lebih lanjut, Alam berharap agar acara ini bertambah lebih maju lagi dengan pengaturan lalu lintas, parkiran, dan pengelolaan sampah. Karena masalah yang dihadapi dari tahun ke tahun tidak mengalami perubahan.

"Ya seharusnya sih, harus ada pengelolaan lalu lintas yang lebih baik lagi. Agar kemacetan saat bubar lebih cepat terurai." ujar Alam.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews