Responsive Ad Slot

Peluang Mendapat Beasiswa Jenjang S1,S2, dan S3 ke Norwegia

Tidak ada komentar

Sabtu, 12 Oktober 2013

Jakarta , SetaraNews.com - Pemerintah Norwegia tahun ini kembali membuka  beasiswa bagi mahasiswa jenjang studi S1,S2, dan s3, beasiswa ini lebih  diutamakan untuk mahasiswa - mahasiswa di negara - negara  berkembang, termasuk Indonesia.

Tujuan dari skema ini adalah untuk mempromosikan internasionalisasi pendidikan tinggi . Saat ini , skema ini memberikan beasiswa penuh untuk total 1 100 siswa , dimana 800 berasal dari negara-negara berkembang dan 300 dari Eropa Timur dan Asia Tengah . Setiap tahun universitas dan perguruan tinggi universitas di Norwegia dialokasikan sejumlah siswa kuota . Skema ini biasanya mencakup kursus yang diajarkan dalam bahasa Inggris di tingkat Master dan PhD , di samping gelar profesional tertentu.

Sebagian besar universitas dan perguruan tinggi universitas di Norwegia berpartisipasi dalam skema Kuota . Lembaga-lembaga yang terlibat dialokasikan sejumlah siswa di bawah program setiap tahun, untuk lebih jelasnya mengenai Universitas - universitas yang terkait dengan program beasiswa ini  silahkan kunjungi situs berikut http://www.infobeasiswa.com

mengenai tata cara dan syarat yang harus di penuhi atau dokumen - dokumen yang harus dilengkapi  bisa di lihat di situs resmi Universitas - Universitas yang terkait, akan tetapi mengenai informasi lebih rinci tentang cara pengajuan beasiswa bisa kunjungi situs resminya yaitu http://siu.no/eng/Front-Page/Global-menu/Study-in-Norway/Quota-Scheme
Batas akhir Pendaftaran Paling Lambat 1 Desember 2013, mulai belajar 2014.

 

Meng-KRETEK adalah Budaya Indonesia

Tidak ada komentar

Jumat, 11 Oktober 2013

Opini, Setaranews.com - Kretek merupakan budaya Indonesia sekaligus merupakan Rokok khas Indonesia, industri tembakau Nasional lebih khusus lagi industri rokok kretek telah hidup dan berkembang lebih dari seratus tahun , setara dengan kegiatan ekspolitasi migas di negri ini, jumlah penerimaan Negara dari industri rokok jauh lebih tinggi dari jumlah eksploitasi sumber daya alam tambang yang slama ini menjadi andalan investasi di indonesia. Namun ironisnya, industri rokok nasinal dan sektor-sektor terkait termasuk pertanian juga perkebunan tembakau justru semakin tersisihkan, bahkan terancam akan “punah” akibat aturan–aturan hukum yang disponsori oleh kepentingan-kepentingan bisnis internasional.


Kampaye regulasi anti rokok yang dimulai di Negara–negara maju membuat perusahaan–perusahaan multinasional seperti Philip Morris berhasil meng-akuisisi PT HM Sampoerna, dan British Amerikan Tobacco berhasil meng-akuisisi PT Bentoel. Disisi lain, perusahaan–perusahaan farmasi internasional dengan sigap berdiri dibelakang kampanye–kampanye itu, seraya menyiapkan produk terapi anti nikotin mereka untuk dipasarkan demi meraup keuntungan yang menggiurkan.

Kegiatan merokok “dikriminalkan” secara sitematis, namun potensi keuntungan yang ada dilahan indutri ini dengan cepat dimonopoli secara “ilmiah”. Maraknya kampanye anti tembakau yang diikuti dengan dibuatnya berbagai peraturan hukum oleh pemerintah pusat atau daerah yang seakan menjadikan kegiatan produksi, perdagangan, serta konsumsi tembakau dan rokok sebagai kegatan KRIMINAL (Baca: Kriminalisasi Berujung Monopoli).

Tidak banyak masyarakat yang tau bahwa rujukan yang digunakan oleh PARA PEMBUAT KEBIJAKAN untuk membuat aturan–aturan anti tembakau dan rokok di berbagai level itu adalah Framework Convention On Tobacco Control (FCTC). Perjanjian FCTC yang diadopsi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) tidaklah  “murni untuk kesehatan", terdapat kepentingan bisnis internasional yang bermain cantik dibelakangnya. Kepentingan–kepentingan tersebut tampak dari pembiayaan kampanye anti rokok dan pembuatan UU, Peraturan Daerah (PERDA) serta berbagai regulasi anti tembakau dan rokok lainnya dengan alasan Klasik yaitu “KESEHATAN PUBLIK” padahal alasan itu masih menjadi perdebatan banyak kalangan dikarnakan NIKOTIN juga bisa digunakan sebagai obat penyakit KANKER, HEPATITIS, DIABETES, SAKIT GIGI, LUKA BAKAR, dan sebagainya.

Kampanye tersebut bersumber dari perusahaan–perusahaan farmasi dan perusahaan rokok multinasional dibawah yayasan Michael Bloomberg dengan gerakan filantropinya yang mengatasnamakan “kesehatan masyarakat dunia” (Baca: Muslihat Kapitalis Global).

Kampanye anti tembakau berawal dari persaingan bisnis nikotin antara industri farmasi dengan inustri tembakau di Amerika Serikat, perusahaan farmasi berkepentingan menguasai nikotin sebagai bahan dasar produk Nicotine Replacement Therapy (NRT), adanya perang global melawan tembakau terutama kretek yang merupakan ciri khas Indonesia yang terkenal dengan aromanya, ini membuat perusahaan multinasional industri Rokok Putih ketakutan akan persaingan pasar global, sehingga membuat slogan ‘LOW TAR, LOW NIKOTIN’ semboyan ini mempengaruhi pasar global dikarenakan Kretek mengandung Tar dan Nikotin yang melebih Rokok Putih, kemudian membuat isu bahwa Tar dan Nikotin berbahaya bagi kesehatan (Baca:Membunuh Indonesia).

Seharusnya kita secara Kritis menyikapi Kampanye anti tembakau dengan mengatasnamakan “Kesehatan Publik” dengan tidak mengiakannya sebagai kebenaran yang absolut (Mutlak) tanpa adanya skeptime (Keraguan/kecurigaan) dibalik Kampanye tersebut, Hegemoni dari “Rezim Pengetahuan” seolah - olah merasionalkan opini publik, mari kita telaah bersama–sama ada apa dibalik Kampanye Anti Rokok tersebut.  Save Kretek For Indonesian!!!

 

Unswagati Edarkan Surat Larangan Merokok

Tidak ada komentar
Unswagati-SetaraNews.com (11/10)– Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) edarkan surat no 029/Rektor/X/2013 perihal himbauan dilarang merokok di ruangan lingkungan Unswagati Cirebon yang disampaikan pada Jum’at 11 Oktober 2013 .

Surat edaran tersebut di sampaikan kepada seluruh unsur pimpinan, karyawan, dan dosen serta Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan Unswagati untuk pengaplikasian daripada UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 115 ayat 1 yang mengatur mengenai "Kawasan Tanpa Rokok antara lain ; fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan."

Larangan merokok di ruangan tersebut mempertimbangkan

1) Setiap ruangan baik ruangan administrasi maupun kelas di lingkungan Unswagati sudah terpasang Air Conditioner (AC).

2) Bahwa asap rokok terbukti dapat membahayakan kesehatan individu, masyarakat (perokok pasif ) serta lingkungan, sehingga perlu dilakukan tindakan perlindungan atau menetapkan larangan kawasan tanpa rokok (merokok diruangan).

3) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan Unswagati Cirebon  adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok diantaranya adalah tempat bekerja (kantor), tempat belajar mengajar (kelas), tempat beribadah (masjid) dan tempat umum (WC, Lab. Komputer, Perpustakaan, pos satpam, dan dimana tempat yang biasa dimanfaatkan bersama-sama).

 

Editor : Ali Fikri

Inilah Jadwal Serangkaian Acara Kampus dan Hari - Hari Besar

Tidak ada komentar

Kamis, 10 Oktober 2013

Unswagati Cirebon, SetaraNews.com -  Inilah jadwal serangkaian acara dan event yang bakal digelar di Aula Graha Widya Sabha Kampus 1 Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati), jadwal ini SetaraNews himpun dari Kepala Bagian Umum Unswagati.  (9/10)

Acara-acara tersebut SetaraNews himpun dari tanggal 10 Oktober 2013, hingga 10 November 2013 yang akan datang, berikut serangkaian jadwal acara kegiatan yang akan diselenggarakan di Aula Grawidya Sabha Unswagati:











































No

Waktu Pemakaian



Agenda Acara



1



10 Oktober 2013


HMJ Akuntansi; Rapat Tahunan

2



12 Oktober 2013


Basic Traning Organition FKIP B. Inggris

3



16, 17, 18 Oktober 2013


USB

4



21 dan 27 Oktober 2013


BEM FISIP ; FISIP FEST

5



22, 26, 29 Oktober 2013


KSR & PMI ; DIKLATSAR

6



1, 5, 8, 12, 19 November 2013


KSR & PMI ; DIKLATSAR

7



7 - 10 November 2013


MENWA ; NAPAKTILAS RAOS

Dari data tersebut, dapat di lihat bahwa penggunaan Aula cukup padat untuk satu bulan ke depan, bagi Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang akan menyelenggarakan kegiatan tidak usah khawatir karna masih ada waktu disela - sela jadwal tersebut, yakni pada tanggal :

  • 11 Oktober

  • 13, 14, 15, Oktober

  • 20 Oktober

  • 23, 24, 25, 28 Oktober

  • 2, 3, 4, November

  • 6, 7, November

  • 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, dan 18 November


Tidak hanya jadwal pemakaian Aula yang bakal dijadikan sebagai tempat acara bagi Ormawa dan UKM  Unswagati yang SetaraNewa paparkan, Tidak luput pula SetaraNews paparkan  hari-hari penting baik itu ditaraf Nasional atau Internasional yang bakal kita lalui di bulan Oktober hingga November 2013, diantaranya yaitu:

  1. 1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila

  2. 2 Oktober: Hari Batik Nasional

  3. 3 Oktober: Hari Arsitektur Dunia-World Architecture Day UIA dan Hari Kretek Nasional

  4. 5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)

  5. 8 Oktober: Hari Tata Ruang Nasional

  6. 9 Oktober: Hari Surat Menyurat Internasional

  7. 10 Oktober: Hari Kesehatan Jiwa

  8. 15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang dan Hari Raya Idul Adha

  9. 16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia dan Hari Pangan Sedunia

  10.  24 Oktober: Hari Dokter Nasional dan Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

  11. 27 Oktober: Hari Listrik Nasional dan Hari Blogger Nasional

  12. 28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda

  13. 30 Oktober: Hari Keuangan

  14. 3 November: Hari Kerohanian

  15. 5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

  16. 10 November: Hari Pahlawan dan Hari Ganefo

  17. 12 November: Hari Ayah Nasional dan Hari Kesehatan Nasional

  18. 14 November: Hari Brigade Mobil (BRIMOB) dan Hari Diabetes Sedunia

  19. 21 November: Hari Pohon

  20. 22 November: Hari Perhubungan Darat

  21. 25 November: Hari Guru

  22. 28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia

  23. 29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)


setidaknya dengan memaparkan hari - hari besar diatas bisa menyegarkan skaligus mengingatkan kembali ingatan yang barang kali lupa dikarenakan kesibukan - kesibukan di dunia perkuliahan.

 

Redaktur: Efri

 

Unswagati Adakan Loka Karya Di Bappeda

Tidak ada komentar
Cirebon, Setaranews.com (09/10) Mahasiswa peserta KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik Unswagati tahun akademik 2013/2014 melakukan loka karya hasil kegiatan mereka jalani selama kurang lebih satu bulan. Loka karya tersebut diadakan di Kantor Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) kabupaten Cirebon pada rabu(9/10) pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam acara tersebut masing-masing koordinator dari lima kecamatan yang menjadi tempat KKN yaitu kecamatan Pasaleman, kecamatan Gunung Jati,kecamatan Beber, Kecamatan Kaliwedi, dan kecamatan Panguragan memaparkan laporan hasil kegiatannya dalam bentuk presentasi.

Terlihat para peserta KKN begitu semangat mempresentasikan laporan mereka masing-masing dari 40 kelompok yang tersebar di lima kecamatan, meraka memaparkan langsung kepada Bappeda kabupaten Cirebon.

Setelah Loka karya ini masing-masing laporan tiap kecamatan akan dikirimkan ke pemerintah provinsi sebagai masukan kepada pemerintah mengenai setiap permasalahan di setiap desa untuk melakukan pembangunan lebih lanjut sesuai dengan tema KKN Tematik ini , yaitu Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pendidikan, kesehatan dan daya beli.”Semoga bermanfaat untuk para mahasiswa, bagi Bappeda loka karya ini bisa menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam membangun masyarakat” Ujar Alfandi selaku ketua Pelaksana KKN Tematik kepada SetaraNews.

Dari pihak Bappeda mereka menyambut positif kegiatan loka karya yang diadakan oleh Unswagati ini, mereka menilai mahasiswa akan mendapatkan pengalaman yang berharga dalam kegiatan KKN ini. “Cukup bagus, mahasiswa kalau bisa kedepannya harus lebih peka terhadap lingkungan, karena minimal para mahasiswa harus tau dulu potensi daerahnya.” Ujar Narti staff Bappeda saat diwawancarai SetaraNews setelah acara selesai.

 

Editor : Ali Fikri

FISIP Kembali Adakan KBS

Tidak ada komentar

Rabu, 09 Oktober 2013

 Unswagati, setaranews.com Rabu (09/10) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) kembali mengadakan Kemah Bakti Sosial (KBS) pada 10 Oktober 2013 nanti, di daerah Cipucung Kuningan Jawa Barat. KBS yang rencanyanya akan di helat selama tiga hari dua malam ini mengambil tema ‘Menciptakan Mahasiswa yang Peduli Terhadap Masyarakat dalam Menginterpretasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi'.


KBS kali ini diikuti 154 Mahasiswa angkatan 2013-2014 yang di bagi menjadi 13 kelompok mahasiswi dan delapan kelompok mahasiswa.


Tujuan diadakanya KBS kali ini agar mahasiswa FISIP dapat terjun langsung kemasyarakat sebagai bentuk tindak nyata dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. “Tujuanya supaya mahasiswa ini bisa terjun langsung  ke masyarakat”. Ujar Fandi selaku ketua pelaksana kepada SetaraNews.


Sampai saat ini dalam pelaksanaanya belum menemui masalah yang berarti, namun tidak di menutup kemungkinan masalah dapat  terjadi saat pelaksanaan.


”Sejauh ini sih ga ada, tapi ga tau nanti di lapangan.” Ungkap Fandi.


Rencananya kegiatan tersebut akan dibuka oleh perwakilan pihak dosen serta diikuti oleh beberapa alumni FISIP.



Foto : keperawatan-poltekesdepkes-sby.ac.id


Editor : Ali Fikri

Tips & Perlengkapan Mendaki Gunung

Tidak ada komentar
Cirebon Unswagati , SetaraNews.com  - Mendaki Gunung adalah  salah satu kegiatan yang sangat menantang, selain itu kegiatan mendaki gunung menguras adrenalin dan fisik para pendaki, karena itulah banyak orang berkeinginan untuk melakukannya, selain menantang para pendaki disajikan keindahan Alam serta pemandangan yang menawan.

Mental serta fisik  merupakan modal utama dikarenakan hal itulah yang memacu kita untuk bisa sampai ketujuan. Berikut beberapa tips ketika akan mendaki gunung:

  • Sebelum mendaki sebaiknya kita melihat kondisi kita terlebih dahulu, karena sangat riskan apabila kita memaksakan kondisi kita yang sedang kurang baik untuk mendaki.

  • Setelah mempersiapkan diri dengan baik, kita juga harus tau tentang peta geografis gunung yang akan di daki, serta harus mempelajari lingkungan disekitar gunung tersebut, Sehingga bisa mempersiapkan bekal dan alat apa saja yang akan dibawa.

  • Di usahakan tidak boleh gengsi ketika sedang melaksanakan pendakian, jika letih istirahatlah, apabila lapar, cari sesuatu yang bisa dimakan ataupun bekal yang telah kita bawa.

  • Jangan sesekali kita lengah, lihat di sekitarmu, tersandung batu atau memegang dahan pohon yang salah bisa membuatmu terluka.

  • Dirikanlah tenda di lahan yang terbuka.

  • Pilih barang yang berfungsi ganda, fungsinya untuk meringankan berat beban yang harus dibawa.

  • Packing barang dengan baik, simpan barang yang paling berat di posisi paling atas agar pada saat carier digunakan beban terberat berada dipundak anda dan memudahkan kaki kita untuk melangkah pada saat pendakian, ataupun pada saat turun.


Selain itu  ada beberapa peralatan serta barang yang harus di bawa seperti :  Tenda, Sleaping bad, Carier , Peralatan masak, Peralatan makan dan minum, Senter, Jaket parasit, Subtabel (berisi benang, jarum dan sebagainya), obat-obatan/P3K, sepatu khusus(sepatu olahraga), serta Golok.

Makanan yang harus dibawa pada saat perjalanan adalah : Madu, Agar-agar (Jelly), Coklat , Roti, botol Air mineral (perjalanan dan camp)

Sumber : Blepot (Logistik Mapala Gunati)

 

Redaktur: Ali Fikri

Harga Hewan Kurban Naik, Ini Penyebabnya

Tidak ada komentar
Cirebon, SetaraNews.com - Memasuki minggu ke dua  menjelang hari raya Idul Adha 1434 H harga hewan kurban seperti kambing dan sapi mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa bulan terahir secara tidak langsung mempengaruhi terhadap harga pakan dan ongkos transportasi pengiriman hewan kurban, hal itu  mengakibatkan kenaikan harga sekitar 20% - 30%/ekor ketika dijual ke konsumen.

"Harga kambing dan sapi naik sekitar 20% - 30% mas. kalo kambing saya ternak sendiri tapi kalo sapi saya pesan lagi ke orang mas. ya malum BBM kan naik mas, harga pakan juga naik, belum buat ngirimnya".Ujar Asmadi kepada SetaraNews ketika ditemui di kediamannya yang bertempat tinggal di Desa Kacang Suuk blok karang anyar. (9/10)

Tahun sebelumnya harga kambing paling murah Rp1.000.000 - Rp 1.250.000 tergantung kondisi hewan tersebut, tapi  saat ini  bisa mencapai Rp1.500.000,- sampai Rp2.000.000,- itu juga tergantung dengan kondisi hewan, jika kondisinya sehat bisa mencapai Rp3.000.000/ekor, untuk harga sapi  paling murah Rp10.000.000,- dan paling mahal Rp20.000.000,-  itupun melihan kondisi dari hewan tersebut.

Kenaikan harga hewan kurban tidak lantas membuat orang - orang malas untuk berkurban, permintaan terhadap hewan kurban terus berdatangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1434 H.

"Harga emang naek, tapi yang mesen ada aja mas" Tutup Asmadi.

Kelas Sosial, Picu Buruknya Pendidikan di Indonesia

Tidak ada komentar
Jakarta, SetaraNews.com - Sistem pendidikan di Indonesia yang kerap kali 'mengkotak-kotakkan' pelajar dalam pengajaran di sekolah, memicu buruknya pendidikan di Indonesia.

Finlandia yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia saat ini merupakan negara yang layak untuk dicontoh oleh Indonesia. Aspek kesetaraan kelas sosial pada layanan pendidikan di Finlandia tidak mendiskriminasi orang kaya, terdidik, miskin, dan tidak terdidik. Berbeda halnya ketika di Indonesia, layanan pendidikan akan mengkotakkan antara si kaya dan si miskin. Seperti kasus pada tahun lalu, dimana RSBI dan SBI menjadi isu nasional tentang kastanisasi pendidikan di Indonesia.

Guru Besar (Gubes) Ilmu Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB); Prof. Dr. Iwan Pranoto mengatakan, "Finlandia, kesetaraan layanan pendidikan sangat penting. Orang kaya, terdidik, miskin, maupun tidak terdidik harus mendapat layanan pendidikan sebaik-baiknya," ujar di Auditorium Gedung D, Kemdikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2013) yang kami kutip dari laman Okezone.

Selain Finlandia, Iwan juga membandingkan sistem pendidikan Indonesia dengan Singapura. Saat ini, Singapura juga gencar menghapus kastanisasi di sekolah.

"Di Indonesia ada sekolah baik dan buruk, sebenarnya itu juga tidak boleh. Kalau seperti itu, maka pendidikan kita akan semakin jauh dan semakin buruk. Di Singapura, cap sekolah baik tidak bisa hanya dari sisi mata pelajarannya atau dari satu sisi yang menonjol saja." pungkasnya.

 

Kekecewaan Warga Berujung Dengan Aksi

Tidak ada komentar

Selasa, 08 Oktober 2013

Majalengka, SetaraNews.com -  Masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Majalengka kembali dihebohkan dengan  aksi unjuk rasa  para buruh kapur yang tergabung dalam paguyuban keluarga besar kuli kapur Majalengka – Cirebon (PKBKKMC), aksi yang berjalan di depan kantor Bupati Majalengka ini didasarkan atas kekecewaan terhadap kebijakan H. Sutrisno (Bupati Majalengka) yang akan menutup sejumlah pabrik kapur di Majalengka.

Kekecewaan pun tidak hanya datang dari organisasi buruh yang tergabung dalam PKBKKMC, akan tetapi  sebagian masyarakat Majalengka yang tergabung dalam Forum Masyarakat Majalengka Lintas Generasi (FMMLG) ikut kecewa terhadap kinerja H.Sutrisno (Bupati Majalengka) yang dianggap gagal dalam mengemban tugasnya sebagai Bupati Majalengka.

aksi ini merupakan aksi ke dua yang sebelumnya aksi digelar di depan kantor Kejaksaan Majalengka (27/8). Dalam aksi yang pertama para demonstran menuntut Kejaksaan secepatnya memproses kasus – kasus korupsi yang dilakukan oleh Bupati Majalengka,  kemudian  Disusul dengan aksi ke dua yang terjadi pada tanggal (26/9) di depan kantor Bupati Majalengka.

“Ini adalah proses demokrasi, masyarakat memang sudah seharusnya seperti ini. Karena sebagian masyarakat sudah mulai mengetahui buruknya kepemimpinan Bupati yang sekarang. Walaupun salah satu masyarakat sudah ada yang melapor kepada KPK, tapi tetap kita sebagai masyarakat harus giat mencari keadilan,  jangan hanya mengharapkan pihak – pihak tertentu.” ujar AMN salah satu mahasiswa Universitas Majalengka saat ditemui SetaraNews (7/10).

Aksi kedua yang bertemakan “aksi damai” ini dipenuhi juga oleh ormas - ormas yang ada di kabupaten majalengka,   akan tetapi  peserta aksi merasa kecewa dengan adanya barisan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang juga turut serta mengamankan proses berjalannya aksi tersebut, akan tetapi aksi mulai memanas ketika aparat yang berwajib mencoba membubarkan aksi tersebut sehingga memicu terjadinya konflik yang mengakibatkan kericuhan antara ormas dan Satpol PP.

“Jika masyarakat masih melihat kerusakan yang terjadi pada aksi kedua, maka tolong kalkulasikan berapa uang negara dan berapa uang rakyat yang habis dikeruk oleh Bupati yang sekarang? Silahkan tindak pidana orang – orang yang melakukan hal – hal yang tidak seperlunya pada aksi tersebut sesuai dengan prosedur.” Ujar  Kosasih kepada SeataraNews.

 

Redaktur: Efri

PEMILUKADA Cirebon, Warga Babakan Tentukan Pilihan

Tidak ada komentar

Senin, 07 Oktober 2013

Cirebon,  SetaraNews.com – Hari ini  masyarakat Kabupaten Cirebon khususnya Desa Babakan Gebang  berdatangan ke Tempat Pemilihan Sura (TPS) dalam  rangka Pemilihan Umum Kepala Daerah (PEMILUKADA) untuk menentukan Pemimpin baru di kabupaten Cirebon (Bupati Cirebon).

Mayarakat Desa Babakan terlihat antusias dalam PEMILUKADA ini, menurut sebagian masyarakat  harapan besar untuk kemajuan kabupaten Cirebon tidak lepas dari momentum PEMILUKADA ini.

“Saya sangat berharap di pemilukada ini. Disini  saya  berharap pemimpin yang kami pilih bisa menepati janji – janjinya. Tadinya anak istri gak mau nyoblos, tapi  saya sampai bujuk anak dan istri saya supaya ikut milih mas”. Ujar Jihad kepada SetaraNews pasca mencoblos di TPS 06 Desan Babakan Gebang. (6/10)

Akan tetapi momentum ini juga tidak terlalu menarik bagi sebagian masyarakat yang lain, ada yang menilai PEMILUKADA hanya dijadikan ajang merebutkan ‘Kursi kekuasaan’ demi melanggengkan kepentingan – kepentingan yang ada dibalik PEMILUKADA ini. Mereka menilai Pemimpin sekarang tidak ada yang bisa dipercaya, masyarakat hanya dibutuhkan ‘Suaranya’ dalam Pemlihan Umum, untuk kedepannya suara masyarakat tidak akan berpengaruh besar . Pandangan seperti ini lah  yang membuat tidak sedikit masyarakat yang Golput (Tidak memcoblos/ absen) dalam PEMILUKADA ini.

“saya tidak percaya dengan parpol yang ada di Indonesia, saya juga tidak pecaya dengan system pemilunya, kalo dari awalnya aja udah gak bener kedepannya juga gak bakalan bener, KKN akan tetap melanda kabupaten Cirebon. Lagian saya tidak ada yang sreg sama  Para cabup dan cawabup, lebih baik saya golput aja” Ujar Salam ketika didatangi oleh SetaraNews dikediamanya .  (6/10)

Sejauh ini PEMILUKADA  berjalan dengan baik,   sore ini perhitungan suara akan segera dilaksanakan. Sampai berita ini diterbitkan belum ada kepastian Pasangan sapa yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Cirebon.

Darurat MK, Petinggi Negara Hasilkan Lima Kesepakatan

Tidak ada komentar

Minggu, 06 Oktober 2013

Jakarta, SetaraNews.com - Sabtu (5/10) Paska penangkapan Akil Muchtar, ketua Mahkamah Konstitusi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu lalu (2/10) beberapa petinggi negara bahas masa depan MK di Istana Negara.

Para pimpinan lembaga negara tersebut diantaranya; Ketua MPR Sidharto Danusubroto, Ketua DPR Marzuki Ali, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki, Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Hatta Ali, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Purnomo, serta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam pertemuan tersebut, fokus membahas langkah-langkah yang akan ditempuh dan kesepakatan bersama untuk menyelamatkan MK sesuai mekanisme hukum yang berlaku, seperti yang kami kutip dari laman setkab.go.id bahwa; ada "lima agenda penyelamatan Mahkamah Konstitusi" sesuai dengan kesepakatan bersama.

Lima butir kesepakatan tersebut diantaranya;

  1. Dalam peradilan MK, Presiden dan para pimpinan Lembaga Negara berharap dijalankan sangat hati-hati, dan jangan ada penyimpangan baru.

  2. Presiden dan pimpinan Lembaga Negara berharap penegakan hukum yang dilaksanakan oleh KPK dapat dilaksanakan lebih cepat dan konklusif. Hal ini agar dapat membuktikan kepada rakyat bahwa jajaran MK yang lain bersih.

  3. Presiden berencana menyiapkan Perpu, untuk diajukan ke DPR RI, yang antara lain akan mengatur persyaratan, aturan dan seleksi hakim MK. Presiden berharap bila Perpu ini diberlakukan tidak dijudicial review di MK sendiri kemudian dibatalkan atau digugurkan, sebab kalau itu dilakukan tidak ada yang bisa dilakukan perbaikan.

  4. Perlu juga diatur proses peradilan di MK. Menurut Presiden, dirinya dan  para pemimpin Lembaga Negara juga berpendapat yang sama, Komisi Yudisial diberikan kepercayaan untuk melakukan pengawasan terhadap Hakim Konstitusi sebagaimana melakukan pengawasan terhadap hakim lainnya.

  5. Dalam fase konsolidasi yang dilakukan MK saat ini, MK juga melakukan audit internalnya. Bahkan, Presiden dan pimpinan Lembaga Negara berpendapat perlu dilakukan audit eksternal oleh lembaga yang memiliki kewenangan itu. Presiden mengaku mendengar banyak pihak agar hakim konstitusi sekarang ini mengundurkan diri, namun Presiden SBY menyerahkan sepenuhnya kepada MK.


Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah jangka pendek, menengah maupun panjang di Indonesia ini. Lebih lanjut, Presiden meminta insan pers untuk meneruskan informasi ini kepada seluruh rakyat Indonesia dan juga disampaikan secara utuh serta tidak terjadi bias.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews