Responsive Ad Slot

Calon Ketua BEM FP, Hipmagro, & Hipmagri Sampaikan Visi & Misi

Tidak ada komentar

Sabtu, 21 September 2013

Unswagati Cirebon – SetaraNews.com, Jumat (20/09) Mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) Unswagati mengadakan forum penyampaian Visi dan Misi calon gubernur  dan wakil gubernur Faperta juga ketua Himpunan mahasiswa Agroteknologi dan Agribisnis periode 2013 - 2014.

Bertempat di gedung Aula Grawidya Sabha Unswagati sekitar pukul 13.30 WIB, yang dihadiri oleh puluhan mahasiswa Faperta, turut andil juga bapak Dodi Budirokhman, SP., MTA selaku wakil dekan III, Anom Sutrisno selaku kaur kemahasiswaan Faperta dan jajaran Staf Unswagati beserta para dosen pembimbing.

Acara ini berlangsung dengan khidmat dan berbagai sambutan disampaikan mulai dari ketua Panitia Pemilihan Umum Mahasiswa (PPUM) Faperta “Kegiatan ini merupakan gambaran ideal sistem demokrasi, dan semoga para calon terpilih bisa menjalankan tugasnya dengan optimal.” tutur Reja Fauzi.

Begitu juga Cecep Sunanda selaku ketua Presidium Faperta, “Semoga para kandidat terpilih bisa merubah semua sistem organisasi yang tertinggal ” ujarnya.

Kegiatan ini di buka dengan resmi oleh Wakil Dekan III Dodi Budirokhman, SP.,MTA, “Setelah terpilih para kandidiat harus segera membentuk divisi organisasi ” ujarnya.

Selanjutnya pemaparan visi, misi dan program kerja dari masing – masing kandidat  yakni Ali Shidqi Fathan Selaku calon gubernur , Saeful Fatah Calon ketua Hipmagro, Ririn Rinanti Calon ketua Hipmagri yang juga diselingi dengan tanya  jawab dari setiap audiens.

Mahasiswa Faperta berharap agar para kandidat bisa konsisten dengan apa yang dipaparkan dalm forum tersebut, “Semoga apa yang dijanjikan bisa terealisasikan.” tutur  Muhammad Andita Bagas Prakoso kepada SetaraNews.

Adanya forum penyampaian visi dan misi tersebut perlu adanya pengkajian ulang dan pematangan kembali, ”Saya harap program kerja minimal 60% – 70% bisa terealisasikan, jangan sampai terlalu tinggi juga terlalu rendah karena semuanya itu harus di ukur sesuai kemampuan, waktu, tenaga, realistis dan bisa terlaksana.” ujar Dodi Budirokhman, SP., MTA selaku wakil dekan III kepada Setaranews saat diwawancarai di tempatnya.

Rencananya pemilihan para calon kandidat tersebut akan dilaksanakan pada hari senin 23 September 2013 di gedung Fakultas Pertanian Unswagati.

Kelompok KKN 34 Unswagati adakan Penyuluhan Apotek Hidup

Tidak ada komentar

Jumat, 20 September 2013

Cirebon - SetaraNews.com, Jumat (19/9) Salah satu Kelompok KKN dari kecamatan Pasaleman yakni kelompok 34 yang ditempatkan di desa Cigobang mengadakan program penyuluhan Apotek Hidup terhadap warga di sekitar mengenai pengobatan tradisional.

Acara tersebut dilakukan dari jam 10.00 WIB yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mereka selama KKN berlangsung dalam rangka pengembangan kesehatan khususnya pengobatan tradisional di desa Cigobang sendiri,dan warga yang mengikuti penyuluhan pun mengikuti materi yang disampaikan didalam balai desa agar bisa diterapkan di desa Cigobang.

“Menurut saya kegiatan ini sangat positif dan bisa berguna serta memberi pengetahuan tentang pengobatan tradisional.” ujar Sudar, pemateri acara penyuluhan apotek hidup saat ditemui SetaraNews setelah kegiatan selesai.

"Saya harap ibu-ibu PKK yang telah mengikuti penyuluhan tadi bisa lebih diberdayakan lagi” tambahnya.

Mahasiswa KKN Unswagati, Sukses Selenggarakan Penyuluhan

Tidak ada komentar
Cirebon  - SetaraNews.com, Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati yang mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) kelompok 15 yang ditugaskan di desa Panguragan, kecamatan Panguragan sukses selenggarakan penyuluhan kepada masyarakat tentang perilaku hidup sehat bersama Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Panguragan.

Warga dari desa Panguragan sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan yang diselenggarakan oleh mahasiswa dari Unswagati. Dalam penyuluhan tersebut dipaparkan beberapa hal mengenai pentingnya akan menjaga kebersihan. Karena dengan menjaga kebersihan mulai dari diri sendiri hingga ke lingkungan tempat tinggal merupakan faktor utama dalam meraih kesehatan.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan kegiatan utama dari serangkaian acara yang diselenggarakan oleh kelompok 15 KKN Tematik Unswagati. "Kegiatan ini merupakan rangkaian puncak dari KKN selama kita ada disini. Sebelumnya sudah ada kegiatan kerja bakti bersama warga, mengajar di Sekolah Dasar, ikut membantu dalam kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), dan turun langsung ke rumah warga dalam sosialisasi tentang pola hidup bersih di desa Panguragan." ujar Nia selaku salah satu pemateri dalam acara penyuluhan kepada SetaraNews di balai desa Panguragan (19/9).

Menurut H. Yuni warga dari blok 5 desa Panguragan, kegiatan penyuluhan ini sangat bermanfaat. "Ya seneng ikut acara penyuluhan sama adik-adik mahasiswa Unswagati ini. Karena bisa tahu tentang kebersihan dan kesehatan. Kalau tidak ikut kan gak dapetinformasi seperti ini." ujarnya.

Dalam penyuluhan ini turut dihadiri oleh dosen pembimbing KKN; Siti Zubaedah, S.E., M.Si., Ak - menurutnya indeks pembangunan masyarakat di desa Panguragan cukup baik dilihat dari segi daya beli masyarakat di desa Panguragan. Namun dalam pendidikan dan kesehatan masih perlu ditingkatkan lagi. Karena taraf pendidikan masih berkisar di tingkatan SMP dan SMA bahkan masih banyak ditemukan warga yang buta huruf, serta kesadaran tentang pola perilaku hidup sehat masih minim.

Tantangan yang dihadapi dalam sosialisasi program hidup sehat yang dicanangkan oleh kelompok KKN ini adalah merubah pola kebiasaan yang ada di masyarakat. "Hingga saat ini kehidupan perekonomian warga Panguragan sangat bagus dilihat dari daya beli, namun di sektor pendidikan dan kesehatan perlu diperbaiki. Saatnya meninggalkan budaya (buang hajat) di 'Helikopter' (sebutan jamban di sungai)." ujar dosen pembimbing KKN kepada SetaraNews.

Kedepannya diharapkan masyarakat desa Panguragan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Karena hal tersebut merupakan kebutuhan dan merupakan tanggung jawab bersama.

"Kita berharap agar masyarakat (disini) selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat bersama-sama. Mengingat dari temuan kami bahwa masih banyaknya warga yang buang hajat di sungai, dan membangun sumur di dekat kali. Dengan adanya penyuluhan ini kita berharap ada perubahan dari pola perilaku." ujar Zulham Yachya selaku ketua tim mahasiswa KKN kelompok 15.

Unik, Kambing Asal Mayung Ini Punya 4 Tanduk

Tidak ada komentar
Cirebon - SetaraNews.com, Kambing khas asal desa Mayung, kecamatan Gunung Jati ini memiliki tanduk empat buah. Warga desa Mayung, Wantoka (24) pemilik kambing bertanduk empat ini mengaku bahwa kambing yang bertanduk empat itu adalah keturunan asli dari kambing daerah Mayung.

"Pada saat masih kecil, kambing tidak menunjukkan gejala-gejala yang aneh. Namun pada saat besar, dari kepalanya muncuk empat tanduk yang besar. Dua mengarah ke depan, dan dua mengarah ke belakang. Ini baru pertamakalinya terjadi, menurut ahli bilogi yang pernah berkunjung, ini adalah kejadian mutasi alami." ujar Wantoka saat ditemui SetaraNews di rumahnya (19/9).

Hingga saat ini kambing di desa Mayung yang memiliki tanduk empat, berjumlah empat kambing. Keempat kambing tersebut hasil persilangan dengan kambing milik warga yang lain.

"Awal kejadiannya bermula pada tahun 2004 yang lalu, saat itu kambing milik kakek saya bertubuh besar dan bertanduk empat. Banyak awak media yang datang untuk meliput kejadian ini. Hingga akhirnya kambing saya dilelang dan tembus mencapai lima juta." tambahnya.

Warga di desa Mayung kini mengembangbiakan kambing yang khas memiliki empat tanduk ini untuk dapat dilestarikan. Pasalnya, kambing empat tanduk ini dapat berpotensi untuk menjadi kambing yang khas dan unik asal desa Mayung.

 

Mahasiswa FE Bakal Bentuk Forum Diskusi

Tidak ada komentar

Unswagati Cirebon - SetaraNews.com, Beberapa Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE)  akan  membentuk Forum diskusi  Mahasiswa Fakultas Ekonomi (Fodisma-FE) yang rencananya akan direalisasikan pada minggu-minggu ini (19/9).


Forum Diskusi Mahasiswa Fakultas Ekonomi (Fordisma FE) dibentuk secara independent (berdiri sendiri),  tujuannya untuk menumbuhkan kembali jiwa kritis kepada mahasiswa.


”Saya melihat mahasiswa-mahasiswa sekarang lebih  condong melakukan hal-hal yang tidak penting, makanya kenapa saya bentuk Fordisma sebagai jembatan dan wadah aspirasi rakyat dalam menciptakan keseimbangan baik dalam maupun luar kampus, target melahirkan mahasiswa yang bisa mengembangkan sikap kritis dan toleran dalam menyikapi arus gelombang demokrasi.” Ujar Warsono sebagai salah satu pencetus Fordisma-FE.


Selain untuk menumbuhkan kembali jiwa kritis, Fordisma ini sebagai salah satu ruang dialektika sesama mahasiswa khususnya di lingkungan Fakultas Ekonomi.


”Cukup apresiatif, memang dirasa perlu ruang dielektika di tingkat Fakultas sebagai bentuk pendidikan, penyebarluasan kesadaran mahasiswa serta membangun budaya kritis mahasiswa lewat diskusi, harapan saya semoga keinginan ini disambut baik oleh seluruh kalangan di lingkungan FE.” Ujar Airlangga sebagai mahaiswa Ekonomi sekaligus mantan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2011-2012 ketika diwawancarai oleh SetaraNews  melalui  pesan singkat (19/9).


Pembentukan Forum Diskusi Mahasiswa Fakultas Ekonomi (Fordisma- FE) ini mendapat sambutan yang baik dari mahasiswa Fakultas Ekonomi.


”Ya saya setuju dan saya harap forum diskusi ini bisa menjadi wadah para mahasiswa untuk tempat pembelajaran bersama dan bisa dilakukan secara continue kedepannya buat Fakultas Ekonomi. Ujar Hari Saptarengga selaku mahaiswa FE ketika di wawancarai setaranews melalui pesan singkat.


Akan tetapi sangat disayangkan Fordima-FE ini kurang mendapat tanggapan dari Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi (Ormawa-FE).


”Ya forum ini dibentuk untuk mengembalikan Fungsi mahasiswa, dimana mahasiswa sekarang cenderung lebih apatis terhadap keadaan yang ada di sekitarnya. Awalnya fordisma ini berusaha untuk merangkul Ormawa yang ada di FE, tetapi kenyataannya respon dari ormawa itu sangat kurang, jadi Fordisma ini independent tanpa didomplengi siapapun, semua yang masuk forum ini ‘Lepas Baju’ semua.” Ujar Frendi sebagai salah satu anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJ-Manajemen) yang merasa kecewa terhadap Ormawa yang ada Fakultas Ekonomi.



Pola Hidup Sehat ala Mahasiswa Unswagati

Tidak ada komentar

Kamis, 19 September 2013

Unswagati Cirebon - SetaraNews.com, Kuliah memang sibuk dan terkadang membuat stres karena pasti banyak tugas yang menghantui kita semua. Apalagi jika tugasnya membuat laporan atau makalah yang mengharuskan kita lembur sampai pagi.

Kesibukan tersebut pasti kita sampai melupakan kesehatan tubuh kita sendiri. Terkadang hambatan saat perkuliahan yakni mengantuk, kepala pusing, mata terasa berat, dan masih banyak kendala yang dialami juga. Budi (21) Mahasiswa Fakultas Kedokteran dari Universitas Swadaya Gunung Jati menuturkan, "Walaupun kita sedang dihadapkan dengan tugas perkuliahan yang menumpuk sehingga kurang istirahat dan mengganggu kesehatan tubuh kita, tetapi hal tersebut dapat kita cegah."

“Banyak yang dapat kita lakukan agar tubuh tetap fit walaupun temen-temen mahasiswa sedang mengerjakan banyak tugas hingga larut malam yang terkadang lembur hingga pagi."  Tuturnya di sela-sela kesibukan dia saat merapikan tanaman hiasnya waktu Senin lalu (16/09).

“Saya menyarankan bagi temen-temen mahasiswa jangan terlalu sering begadang, karena biasanya mahasiswa sering sekali begadang nonton bola atau mengerjakan tugas kuliah saat tugas hampir dikumpulkan karena sebelumnya malas mengerjakan dengan cara kebut semalam yang membuat tidak tidur semalaman kan. Sebaiknya mulai sekarang hentikan kebiasaan seperti itu. Tubuh kita itu seperti mesin yang perlu untuk di panaskan supaya tetap dalam kondisi yang baik dan bagus. Jika tubuh dipaksa terus-terusan bekerja tanpa istirahat seperti mesin pasti tubuh akan rusak yang membuat tidak sehat.” tambahnya.

Para mahasiswa juga sering melupakan pola makan yang sehat dengan makan sembarangan. Ketika sarapan jangan terlalu sering mengonsumsi mie instan. Mie instan tidak baik bagi pencernaan terlebih lagi mie instan tidak mengandung banyak energi bagi tubuh kita untuk aktifitas kita seharian di kampus. Konsumsilah makanan yang memiliki sumber energi bagi tubuh kita. Jangan sampai meremehkan apa yang kita makan di pagi hari karena itu merupakan sumber energi untuk mengisi aktivitas-aktivitas kita sepanjang hari di kampus.


Saat berada di kampus pasti sangat sibuk dengan banyaknya aktivitas, katanya itu sudah termasuk olahraga karena cukup menguras energi. Tetapi sebenarnya itu salah, karena tubuh membutuhkan untuk diolah agar tubuh tetap sehat. Olahragalah secara teratur di pagi hari sebelum berangkat ke kampus dengan lari-lari kecil atau joging bisa juga dengan senam atau peregangan tubuh.

“Menurut saya selain jalan kaki saja misalnya dari kost-an sampai ke kampus, itu masih belum cukup, apalagi mahasiswa yang mengendarai sepeda motor atau mobil, sebaiknya untuk tetap menjaga tubuh agar tetap fit dan sehat kita rutin melakukan olahraga minimal dua minggu sekali.” ujar mahasiswa yang biasa dipanggil Dede anggota UKM Olahraga yang ditemui SetaraNews di Sekretariat UKM Olahraga Kampus 1 Unswagati (16/09).

Untuk mahasiswa yang tengah disibukan dengan tugas-tugas kuliah yang mengurangi jam istirahat kita, sebaiknya sekarang mulailah hentikan kebiasan-kebiasaan buruk pola hidup kita dan mulailah menganti dengan pola hidup yang sehat. Dengan begitu tubuh Anda akan selalu sehat dan bugar supaya dalam menjalani aktivitas-aktivitas harian di kampus menjadi semangat dan kerjakan tugas di hari-hari sebelumnya dan hilangkan rasa malas pada tubuh kita.

 

 

Duh, Ada Kampanye Hitam di Pilbup Cirebon

Tidak ada komentar
Cirebon - Setaranews.com,  Belum juga masa kampanye calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon dimulai, genderang saling sikut untuk menjatuhkan lawan politik sudah terasa. Pagi tadi (18/9) di sepanjang Jalan Pantura Tegal Gubuk, warga setempat dibuat heboh dengan banyaknya selebaran yang berserakan dan isinya menjatuhkan dua pasang Calon Bupati sekaligus.

Dalam selebaran tersebut disebutkan bahwa calon Bupati nomor urut empat (Nurul Qomar) memiliki istri lebih dari lima selain itu pelaku penyebaran pun menuding jika ada ibu-ibu yang memilih Qomar sama artinya setuju dirinya untuk dimadu. "Saya ingatkan kepada ibu-ibu yang memilih Qomar berarti setuju untuk dimadu (jadi isrti kedua/ketiga dan selanjutnya)." tulis pelaku pada selebaran tersebut.

Selain Qomar, pasangan nomor urut enam (Heviana) juga tak lepas dari tudingan pelaku black campaign, dalam selebaran tertulis, "Dedi Supardi orang Kuningan istrinya di mana-mana, sekarang istrinya (Heviana) mau mencalonkan lagi emangnya ini kerajaan!"

Selain isinya menjatuhkan dua pasang calon bupati, di dalam selebaran tersebut pun mendukung salah satu Calon Bupati lain dengan menyebutkan calon bupati yang dimaksud sudah teruji dan telah memberi bukti nyata.

Kampanye Bupati Cirebon sendiri baru akan dimulai 19 September hingga 2 Oktober 2013 mendatang. Sedangkan pemilihan calon Bupati akan dilaksanakan pada Minggu 6 Oktober 2013.

Komik Setara: Akhirnya Dibangun Gedung Baru

Tidak ada komentar

Rabu, 18 September 2013

Unswagati - SetaraNews.com, Masa-masa bimbingan mahasiswa baru telah selesai, baik tingkat Universitas dan Fakultas. Semua mahasiswa baru senang dan gembira saat pertama kalinya masuk kuliah. Namun apa jadinya jika ternyata fasilitas yang ada belum siap, sehingga terpaksa kegiatan perkuliahan harus diselenggarakan di tempat lain.

Fasilitas yang belum memadai ini mendapatkan tanggapan dari mahasiswa, dan dibukalah forum audiensi antara mahasiswa (Fakultas Ekonomi) dengan pihak Universitas untuk menyelesaikan persoalan fasilitas ini. SetaraNews mencoba mengikuti hingga akhirnya pihak Universitas Swadaya Gunung Jati membangun gedung baru untuk fasilitas mahasiswa penghuni Kampus 1 Unswagati.

Harapannya adalah; agar kegiatan perkuliahan nantinya tidak terkedala lagi dengan minimnya fasilitas yang tersedia di kampus.

Mahasiswa Fakultas Hukum Tuntut Kelayakan Fasilitas

Tidak ada komentar

Selasa, 17 September 2013

Unswagati Cirebon – SetaraNews.com, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati melakukan aksi menuntut hak atas fasilitas yang disediakan  pihak Universitas, sekitar pukul 10.00 pagi tadi persis di depan Gedung Fakultas Hukum.

Mahasiswa mengutarakan kekecewaannya dengan pelayanan sarana prasarana kampus, hal ini dipertegas oleh Wawanto (gembor) yang juga salah satu  anggota aksi tersebut “Masa di musholla gak ada airnya, terus perpustakaan kurang komplit bukunya.” ujarnya ketika di temui SetaraNews di Kampus 3 Unswagati, pada pukul 11.45 wib (16/09).

Begitupun dengan janji – janji pihak universitas yang sampai sekarang ini belum terealisasikan, “Rencananya sih mau di bikin tempat parkir sampai tiga tingkat.” tambahnya.

Dengan kejadian ini  mahasiswa mengharapkan agar permasalahan seperti ini tidak terulang kembali, dan selayaknya untuk dibenahi.

Kejadian masalah fasilitas ini juga dirasakan pula oleh mahasiswa fakultas lainnya seperti Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan.

Mengatasi Dampak Negatif Penggunaan Keypad Qwerty

Tidak ada komentar

Senin, 16 September 2013

Unswagati Cirebon - SetaraNews.com, Apakah belakangan ini sering merasakan nyeri pada ibu jari alias jempol? Jika iya, mungkin saja terkena penyakit baru yang sedang banyak dialami yaitu, "BlackBerryThumb", tapi Qwerty keyboard-nya, juga berlaku juga ke ponsel lain.

Lalu, apakah yang dimaksud dengan penyakit "BlackBerry Thumb" (Bahasa Indonesia: jempol BB) SetaraNews mengutip dari Situs Times of India yang menyatakan ini merupakan nama yang diberikan untuk cidera regangan berulang yang disebabkan oleh pemakaian ponsel berlebihan ketika mengirim e-mail, chat atau sms. Blackberry atau PDA bisa menyebabkan tendonitis (peradangan atau iritasi dan pembengkakan pada tendon di bahu) akibat ibu jari  mengetik di atas keypad yang kecil, Ungkap ToI (Times of India).

"Namun masalahnya adalah orang melakukan aktivitas yang sama untuk periode lama padahal tubuh tidak diciptakan untuk melakukan hal seperti itu. Penyakit ini baru bisa dirasakan setelah penggunaan smartphone jangka panjang." ujar Kristen Crowe, seorang terapis kepada Usnews.

Margot Miller, presiden dari American Physical Therapy Association's Occupational Health Special Interest Group menambahkan
pula, "Karena keypad smartphone sangat kecil  dan ibu jari merupakan jari yang yang paling cekatan lalu ditambah dengan kebiasaan
mengirim pesan. Maka itulah yang menyebabkan cidera." Gejala BlackBerry Thumb biasanya adalah rasa sakit atau mati rasa pada ibu jari dan sendi tangan.

Jika anda mulai merasakan sakit, istirahatkanlah ibu jari Anda. Jangan mencoba untuk tetap  bekerja dengan jari anda dan berpikir
bahwa sakit tersebut akan segera hilang. Rekomendasi lain untuk lebih banyak menggunakan komputer atau buku agenda. Jangan menulis agenda pada SmartPhone atau PDA Anda. Jadi, jangan terlalu sering mengetik sms, chat, atau pun yang lainnya pada qwerty
yang cenderung kecil  bentuknya, istirahatkan juga jempol kita agar tidak cidera.

Tips Awet Muda di Ruangan Ber-AC

Tidak ada komentar

Minggu, 15 September 2013

Unswagati Cirebon - SetaraNews.com, Anda menggunakan banyak waktu dengan berdiam di area ber-AC ? Keluhan orang yang banyak berdiam di ruangan ber-AC yaitu kulit kering, kurang terkena cahaya matahari serta stress pada kulit. Kali ini SetaraNews.com akan mengulas bagaimana tips agar kulit selalu segar di ruangan ber-AC.

Tips Agar Kulit Selalu Segar di Ruangan ber-AC ini aman bagi semua jenis kulit, jadi anda tidak perlu khawatir ketika anda memiliki jenis kulit kering maupun lembab. Usahakan tips ini anda lakukan setiap hari.

1. Siapkan Pelembab. Penting sekali untuk melindungi kelembaban kulit apa pun kondisinya. Simpan pelembap didalam tas atau lemari kerja serta gunakan dengan teratur sepanjang berada dalam ruangan ber-AC. Cara ini dapat menolong agar terhindar dari kulit yang kering serta kurang lembap.

2. Istirahat. Penting untuk anda ketika waktunya istirahat tinggalkanlah ruangan yang ber-AC. Bila sangat memungkinkan, istirahatlah dengan teratur untuk meregangkan badan serta sedikit olahraga. Melindungi berat tubuh juga jadi di antara cara melindungi kulit terus sehat.

3. Keluarlah sesekali. Berikan beberapa waktu sebentar agar kulit dapat merasakan udara alami di sekitar. Cara ini tidak hanya membuat sel kulit memperoleh kesegaran dari udara luar namun akan menurunkan temperatur tubuh yang menolong menambah kesehatan kulit anda.

4. Tetaplah aktif. Tidak ada yang lebih baik dari pada berolahraga. Pakai cara yang lebih sehat menuju kantor atau tempat perkuliahan, layaknya menggunakan sepeda atau tangga, antarkan dokumen sendiri ke departemen lain serta janganlah menyuruh orang lain mengerjakannya. Biasakan setiap hari anda lakukan aktivitas ini.

5. Buka jendela. Ubahlah udara buatan dari ac dengan udara fresh dari luar. Buatlah sirkulasi udara fresh yang baik ke dalam ruangan agar dapat memberikan kontribusi besar untuk kesehatan kulit Anda.

Demikianlah Tips Agar Kulit Selalu Segar di Ruangan Ber AC. Semoga anda dapat mengambil manfaatnya, dan rasakan perbedaan setelah anda lakukan tips di atas semoga kulit anda dapat selalu fresh dan sehat.

Unswagati Bangun Gedung Baru untuk 10 Kelas

Tidak ada komentar


Unswagati - SetaraNews.com, Sabtu (14/9) Pembangunan gedung baru di depan Ruang Tata Usaha Fakultas Ekonomi direncanakan selesai pada empat hingga lima bulan ke depan. Gedung baru tersebut bakal di bangun untuk sepuluh kelas, diantaranya lima kelas di lantai bawah dan lima kelas pada lantai atasnya.


Adanya pembangunan Gedung baru ini bermula karena mahasiswa dari berbagai Jurusan maupun Fakultas, dan dari berbagai Forum Organisasi menyatakan sikap "Menolak" tentang peminjaman Gedung SMA KARTIKA yang dimulai pada awal perkuliahan Semester Ganjil pada Senin lalu (9/9) untuk dijadikan sebagai tempat perkuliahan.


"Lahan kosong ini yang sudah dibuat pembatasnya itu akan dibuat  sepuluh kelas, yaitu lima kelas di lantai bawah dan lima kelas di lantai atas dan akan selesai empat bulan sampai lima bulan lamanya." Ungkap Karnin selaku mandor lapangan pada saat ditemui SetaraNews pagi tadi.


"Untuk masalah biaya dalam pembuatan gedung ini, saya tidak tahu menahu tentang biaya yang dikeluarkan atau yang dibutuhkan. Saya hanya mengatur para pekerja di lapangan, dan untuk masalah gaji, para pekerja digaji perhari sudah termasuk uang makan dan minum untuk gajinya pun saya tidak tahu." ujar Kanin sebagai mandor.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews