Responsive Ad Slot

Amanat Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam HUT TNI ke-72

Tidak ada komentar

Jumat, 06 Oktober 2017

Cirebon, Setaranews.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang pada tahun ini merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 tahun dengan menggelar upacara seremonial di Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon, Kamis 5 Oktober 2017 dengan mengusung tema “Bersama Rakyat TNI Kuat”.

Upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Korem 063/SGJ, Letnan Kolonel (Letkol) Wahyu Widodo, menyampaikan amanat dari Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam pidatonya kepada seluruh anggota TNI. Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas.

“Kedua, tugas prajurit TNI sangat berkaitan langsung dengan tegak atau runtuhnya negara bersatu atau bercerainya bangsa, oleh karena itu tempatkan tugas diatas segala-galanya. Ketiga, junjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan demi tetap kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulatan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” katanya dalam pidato tersebut.

Keempat, lanjut Letkol Wahyu, pegang teguh disiplin keprajuritan dengan berpedoman Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, taati hukum dan hormati hak asasi manusia. Kelima, bina solidita satuan, tegakkan rantai komando dan mantapkan satuan komando di setiap strata kepemimpinan satuan TNI, sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas.

“Keenam, selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dengan aktif berperan menyelesaikan masalah dan memberikan kontribusi positif demi kemajuan satuan dan lingkungan di mana pun berada. Selalu berinovasi dan berkreasi terhadap perkembangan IPTEK, sehingga mampu mengatasi segala bentuk ancaman terhadap negara ini. Ketujuh, laksanakan semua tugas dengan niat berbuat baik, berani, tulus dan ikhlas hanya untuk negara Indonesia,” ujarnya.

Letkol Wahyu Widodo pun mengatakan, bersama-sama dengan rakyat ke depannya untuk membuat situasi yang lebih kondusif, khususnya di Cirebon dan juga Indonesia.( Hashbi isma rabbani )

HMJ Akuntansi Gelar Seminar Karya Tulis Ilmiah

Tidak ada komentar

Rabu, 04 Oktober 2017

Unswagati, Setaranews.com - Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJ-AKA) Fakultas Ekonomi Unswagati mengadakan Seminar Karya Tulis Ilmiah yang bertemakan “Peran Penting Karya Tulis Imiah Dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa yang Kreatif Inovatif Serta Berwawasan Luas Dalam Menulis” pada hari Rabu tanggal 4 Oktober 2017 bertempat di Auditorium Unswagati Kampus I.

Acara ini diselenggarakan guna meningkatkan pengetahuan mahasiswa yang akan menghadapi skripsi, tugas laporan makalah atuapun karya tulis dalam keseharian kegiatan belajar mengajar, serta dapat berkarya dalam perlombaan karya tulis essay dan sejenisnya. "Harapannya sih tiap tahun bisa diadakan acara seperti ini karena kebetulan Program HMJA ini baru diadakan dan telah mendapatkan dukungan dari dekannya langsung,” ujar Marlina Ulfa Suryadi selaku Ketua Pelaksana Seminar.

Maka dengan acara tersebut peserta akan mendapatkan pengetahuan yang langsung dialami oleh pengalaman para pemateri langsung yaitu Isna Silvia, mahasiswa berprestasi Unswagati dan Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Hj. Ida Rosnidah, S.E, Ak, MM, CA.

Peserta yang mulanya dibatasi hanya 100 orang namun ternyata bisa mencapai 200 orang meskipun dikenakan tarif sebesar Rp. 15.000 tetapi banyak antusiasme mahasiswa yang ingin ikut serta terutama mayoritas Mahasiswa Tingkat Akhir. Salah satu peserta Seminar mengungkapkan, “Menurut saya acara ini sangat edukatif tereutama Mahasiswa Tingkat akhir karena bermanfaat untuk pembuatan Skripsi,” Ungkap Rizki Eko Gustaman, Mahasiswa Fakultas Ekonomi.

Diamku Adalah Suara

Tidak ada komentar

Selasa, 03 Oktober 2017

Aku yang menanti kepulangan sisa-sisa letihmu

Berharap bisa  menghirup nafas yang lagi lagi tersengal oleh waktu

Demi menuntaskan sebuah karsa

Sekurang dalam apa

Meski menjadi yang kesekian kali

Aku hampa pada  cemburu

Dan dicampakkan oleh rindu

Lalu kau tetap kokoh bertapa dengan membisu

 

Diamku adalah suara

Menahan hujatan  atas pertanyaan mereka

Menahan hasrat merontah rontah keletihan

Entah aku kan beri kata apa

Entah kan pada batas apa

Aku tak lagi kenal amarah

Aku tak peduli lagi dengan apa itu pasrah

Sebab lelahku menapaki janji janji yang tak jelas arah

 

Ini sangat tak baik

Sangat tak berlogika
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews