Responsive Ad Slot

Warek III : Presma dan DPMU Apa Kerjanya?

Tidak ada komentar

Rabu, 15 Juli 2015

Unswagati-Setaranews.com Habisnya masa jabatan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas nampaknya masih menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi yang bersangkutan. Terang saja hingga masa jabatanya selesai, Presma dan DPM belum juga menyerahkan laporan pertanggung jawaban baik secara tertulis maupun di sidangkan di depan mahasiswa banyak.

Hal ini ditanggapi Wakil Rekor III dengan ketus. Dudung Hidayat terang-terangan menyebut BEM dan DPMU terlalu menyepelekan amanah yang telah diterimanya.

“Dua bulan terakhir sebelum 8 juli saya sudah ingatkan agar cepat buat laporan pertanggung jawaban, lalu kepada dpm  juga agar segera buat ppum tapi katanya mereka sibuk inilah sibuk itulah. Jauh sebelum ada kegiatan BEM yang dilapangan itu saya sudah ingatkan kapan buat LPJ? Untuk apa dilakukan kegiatan lagi, kapan LPJ nya? Ternyata sampai sekarang juga engga, jadi ngegampangin gitu.” Katanya dalam rapat penyikapan Presma dan DPMU pada (14/7) di ruang 19 gedung ekonomi yang juga dihadiri sebagian besar organisasi mahasiswa.

Lebih lanjut masih menurut Wakil Rektor III pihaknya sudah meminta program kerja BEM dan DPM diawal masa jabatanya, namun tak program kerja tak kunjung diserahkan.

“Dua bulan setelah mabim saya minta BEM U meyerahkan proker namun tidak kunjung di serahkan. Saya mendorong untuk segera study banding tapi tidak juga studi banding” lanjutnya.

Dosen Fakultas Hukum ini juga mempertanyakan kinerja Presma dan DPMU selama seperiode terakhir

“Saya sering menghadiri acara dari temen-temen UKM, temen-temen ormawa, tapi Presma tidak ada, DPM tidak ada. Ya terus apa kerjanya? “

Ini Empat Poin Kesepakatan Ormawa Unswagati Sikapi Presma dan DPMU

Tidak ada komentar
Unswagati-Setaranews.com Rapat pembahasan penyikapan Presiden Mahasiswa dan DPMU munculkan empat poin penting yang akhirnya di sepakati oleh semua peserta sidang yang dalam hal ini adalah perwakilan dari masing-masing Organisasi Mahasiswa (Ormawa)di Universitas Swadaya Gunung Jati(Unswagati)

Berikut Setara tampilkan berita acara yang menjadi kesepakatan bersama Ormawa Unswagati :

  1. LPJ Terbuka DPMU dan BEM U beserta partai pengusung dengan seluruh kabinet awal sesuai SK pengesahan kepengurusan awal yang di fasilitasi oleh WR III pada tanggal 27 Juli 2015 dengan sebelumnya mensosialisasikan copian berkas LPJ ke masing-masing Ormawa

  2. Apabila tanggal 27 Juli 2015 tidak terlaksana LPJ para Ormawa mendesak pihak Universitas untuk memberikan sanksi surat keterangan lulus dan ijazah ditahan dan black list nama-nama yang tertera di kabinet awal DPM dan BEM beserta partai pengusung.

  3. Apabila poin pertama tidak dan kedua tidak terealisasi maka kami forum Ormawa Unswagati mengusulkan kepada Rektor untuk meresuffle WR III dikarenakan kinerjanya buruk

  4. Dipilihnya dewan presidium mahasiswa dengan pengawasan Forum Ormawa


Telah terpilih selaku dewan Presidum Mahasiswa adalah  :

  1. Presidium 1 : BEM Fakultas Pertanian

  2. Presidium 2 : BEM Fakultas Ekonomi

  3. Presidium 3 : UKM Mapala Gunati

27 Juli, BEM dan DPM Universitas Wajib LPJ Terbuka

Tidak ada komentar
Unswagati-Setaranews.com Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Swdaya Gunung Jati (Unswagati) telah sepakat untuk meminta Presiden Mahasiswa Unswagati dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU) untuk menyampaikan Laporan Pertangung Jawaban (LPJ) pada Senin 27 Juli 2015.

Hal itu tertera dalam poin satu berita acara rapat penyikapan Presiden Mahasiswa dan DPMU yang dilangsungkan di ruang 19 Gedung ekonomi (14/7)

“LPJ Terbuka DPMU dan BEM U beserta partai pengusung dengan seluruh kabinet awal sesuai SK pengesahan kepengurusan awal yang di fasilitasi oleh WR III pada tanggal 27 Juli 2015 dengan sebelumnya mensosialisasikan copian berkas LPJ ke masing-masing Ormawa “ begitu kata Supriatna ketua BEM Fakultas Pertanian yang ditunjuk sebagai pemimpin rapat ketika membacakan poin pertama berta acara rapat yang dihadiri oleh 26 Ormawa tersebut.

Selain itu hampir seluruh perwakilan Ormawa yang hadir dan mengutarakan sikapnya mengaku kecewa akan kinerja Badan eksekutif mahasiswa  dan DPMU. Warsono, Ketua Mapala Gunati berpendapat bahwa partai beserta individu yang ada dalam partai pengususng Presma saat ini mesti di Black list dari keikutsertaan pemilu raya selanjutnya.

“saya rasa jika hanya partainya saja yang di black list, tidak akan efektif. Karena membuat partai itu menurut saya perkara mudah. Jadi individu-individu yang termasuk dalam partai tersebut juga harus di black list” ujar pria yang kerap dipanggil Jarot tersebut yang di ikuti dengan koor kesepakatan para peserta rapat.

Selain pembahasan soal penyikapan mengenai Presma, rapat ini juga membahas pembetukan Presidium untuk menggawangi proses berjalanya Sidang LPJ dan Mabim Universitas.

Ini Tiga Pasar Di Pantura Cirebon yang Kerap Buat Macet

Tidak ada komentar

Selasa, 14 Juli 2015

Cirebon-Setaranews.com Ramadhan sudah memasuki hari-hari terakhir. Itu artinya musim mudik lebaran sudah tiba. Bagi anda yang hendak mudik melewati jalan Pantura di wlayah Cirebon, ada baiknya anda menyimak sejenak pasar-pasar tumpah di wilayah Kabupaten Cirebon yang kerap menjadi biang kemacetan di kawasan Pantura Cirebon.

Pasar Tegal Gubug Arjawinangun

Pasar Tegal Gubug adalah salah satu pasar sandang terbesar di Indonesia. Terletak di Kecamatan Arjawinangun, pasar ini selalu ramai dikunjungi para pembeli, bahkan tidak hanya di bulan Ramadhan saja. Pasar tegal gubug menjadi pusat grosir pakaian di Cirebon dan daerah sekitar Cirebon, karena itu lah jalanan disekitar pasar ini selalu padat oleh kesibukan para penjual dan pembeli. Akan tetapi, pasar ini hanya ada di hari Selasa dan Sabtu saja.

Pasar Mundu Pesisir

Lain Pasar Tegal Gubug lain pula Pasar Mundu Pesisir. Pasar yang terletak tidak jauh dari Kota Cirebon ini memang tidak seramai pasar Tegal Gubug. Akan tetapi, banyaknya motor dan becak yang kerap parkir di pinggir jalan utama pantura ini sering mengakibatkan kepadatan lalu lintas di sekitar Pasar Mundu Pesisir.

Pasar Gebang

Pasar yang satu ini jelas berbeda dengan dua pasar di atas. Pasar Gebang adalah pasar yang terkenal sebagai pasar yang banyak menjajakan hasil laut seperti ikan, Cumi-cumi atau kepiting. Anda mungkin akan mencium bau amis ketika melintasi pasar yang letaknya di daerah Cirebon bagian timur tersebut. Selain itu para pedagang yang menjajakan barang daganganya tepat di pinggir jalan menjadi salah satu penyebab pasar ini selalu membuat kemacetan lalu lintas bahkan setelah jalan layang selesai dibuat di daerah pasar tersebut.

Itu tadi pasar-pasar di daerah Pantura Cirebon yang sering menimbulkan kemacetan. Bagi anda yang hendak mudik tetaplah berhati-hati dan patuhilah selalu rambu-rambu lalu lintas.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews