Responsive Ad Slot

Universitas Siapkan Program Beasiswa untuk UKM

Tidak ada komentar

Sabtu, 11 Oktober 2014

Unswagati, setaranews.com – Kabar gembira datang untuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada di lingkungan civitas akademika Unswagati, yaitu terkait program beasiswa dari Universitas. Beasiswa ini diadakan untuk memberikan apresiasi kepada Mahasiswa yang turut serta berperan aktif dalam organisasinya masing – masing. Perihal ini dilsampaikan langsung oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan.

“Rektor sudah menyetujui program ini, ini untuk memberikan apresiaasi kepada mahasiswa yang aktif dan memiliki prestasi di bidangnya” Ujar Dudung Hidayat. SH.,MH

Disampaikan Dudung terkait anggaran yang akan dikeluarkan tidak tanggung – tanggung yaitu senilai Rp. 200.000.000., yang akan dibagikan kepada seluruh UKM. Selain itu, pihak Universitas masih membicarakan terkait kriteria Mahasiswa yang akan diproses lebih lanjut agar program ini bisa berjalan dengan baik dan tentunya adil.

“untuk kriteria masih dibahas, ya harus seimbang antara akademik dan non akademik, rekomendasi tetap dari UKM masing – masing, tapi berikan wewenang kepada kami untuk menyeleksinya” Ucap beliau.

Terlepas dari anggaran Kemahasiswaa, Masih menurut beliau, program ini pada dasarnya agar mahasiswa tetap aktif dalam hal menjalankan program – programnya, dan terus berprestasi demi nama baik Unswagati.

“Ya ini agar mahasiswa tidak ada yang kabur dan tetap berprestasi” tuturnya.

Integritas Universitas

Tidak ada komentar
Apa motif sebuah Universitas melontarkan wacana menuju  Perguruan Tinggi Negeri (PTN)  tetapi tidak pernah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tentu, itu adalah cita-cita mulia untuk menjadikan sebuah Universitas bermutu yang akan menjadi pilihan bagi masyarakat sekitar. Tetapi itu akan menjadi problem etis jika hampir 5 tahun lebih tidak ada ujung kejelasannya.  Ingatan publik masih cukup baik, jika Rektor Unswagti memberikan janji melalui media cetak harian Cirebon, bahwa Universitas Swadaya Gunung Jati akan menjadi  PTN dibulan oktober 2014. Pernyataan ini akan menjadi serius karena berasal dari lingkungan Universitas, mengapa?

Kejujuran adalah syarat utama untuk menjadikan Universitas memiliki integeritas. Karena dari sinilah sumber intelektual dapat dipertanggungjawabkan.. Artinya,  publik sudah diberikan jaminan kepastian, dan publik mencatatnya dengan harapan. Jadi, dari kejujuran itulah seluruh keagungan Universitas tergantung.  Reputasi kampus berbanding dengan moral akademisinya. Bukan hanya sekedar memiliki pengetahuan yang luas, melainkan jaminan integritas dari akademisinya.

Kita dapat mengkonstruksi visi akademisi ketika wacana itu dilontarkan kepada publik. Pertama, pemimpin Universitas itu sudah membayangkan varibel apa saja yang menentukan untuk menjadi PTN. Itu berarti sejak awal sudah dapat menentukan apa-apa saja yang diperlukan dan berapa tahun target ini akan tercapai. Berbanding langsung dengan varibel itu, adalah kemampuan dan komitmen pemimpin Universitas dipertaruhkan.  Sebagai pemimpin Universitas ia terikat dengan etika publik dan sensitivitas sosial. Tetapi ia telah mengkesampingkan public etic, dan berubah menjadi seorang demagog. Karena sampai saat ini tidak ada kejelasaan mengenai PTN. Dan ia bukan hanya ingkar pada ucapanya, tetapi sudah membesar-besarkan sesuatu dihadapan publik yang tidak sesuai dengan fakta.

Tetapi sebuah rencana adalah produk kolektif sejumlah akademisi dan ahli. Itu berarti ada tahapan perumusan dan diskusi. Di situ kritisisme profesional harusnya terjadi, karena  untuk menyelesaikan rencana menyangkut tanggungjawab  profesi akademisinya, yaitu bertujuan  bahwa setiap perkembangan dan hasilnya terus di informasikan untuk diuji ulang kinerja dan komitmennya. Sedangkan impilkasi sosial adalah varibel etis dari sebuah janji yang terus didengungkan dari lingkungan Universitas, yaitu pertimbangan ekspetasi dan kepercayaan publik. karena itu, kedudukan rencana yang sudah dijanjikan “Pasti” kepada publik akan menyangkut reputasi intelektualnya. Dan juga hal yang akan menyangkut langkah selanjutnya untuk para akademisi beserta lembaga Universitas. Pada tingkat inilah sesungguhnya mutu dan martabat dari Universitas dipertaruhkan. Jadi, bila ternyata hasil dari yang dijanjikan tidak sesuai fakta, dan bahkan tidak ada keterbukaan kepada publik maka sungguh telah terjadi penyelewengan rencana. Dan itu direncang secara bersama-sama untuk menghianati integeritas Universitas. inilah kejahatan tertinggi dari akademisi.

Konsekuensi kejahatan ini amat dalam. Yang utama adalah, ia mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fakta. Fakta yang mestinya menjadi prinsip dasar untuk argumentasi sebagai tradisi ilmiah Universitas. Kebohongan ini mencerminkan kondisi etik dan epistemik yang sangat lemah dari Universitas Unswagati. Itu berarti sangat layak menduga ada banyak fakta yang tidak diketahui publik, yang mestinya menjadi hak konsumsi publik. Misalnya, bahwa bisa saja motif menuju PTN hanya sebuah menejemen agitasi agar banyak mahasiswa mendaftar di Unswagati. Debat moral inilah yang tidak terjadi dilingkungan Universitas, bahwa, rencana PTN menjadi informasi masif ketika memasuki ajaran baru. Dan ini adalah argumentasi yang tanpa metode ilimah rumit sekali pun dapat diukur untuk menjadi fakta. Karena itu terjadi berdasarkan pengalaman individu, yaitu mahasiswa maupun yang baru menjadi alumni.

Universitas adalah komunitas etis. “Kebohongan intelektual”  adalah sebuah penyelewengan bagi moral akademisi. Kini tuduhan itu menunjuk martabat dan reputasi lembaga Universitas Unswagati.

 


Oleh: Kris Herwandi


Mahasiswa Fisip Unswagati

 

 

 

 

Kopak Indonesia Tanggapi Isu Mutasi di Jajaran Pemkot Cirebon

Tidak ada komentar

Jumat, 10 Oktober 2014

Cirebon - SetaraNews.com, Menyikapi rencana Pemerintah Kota Cirebon yang akan melakukan mutasi terhadap jajaran di bawahnya, terutama jajaran Eselon III.

Ketua Kopak Indonesia (Komunitas Penggiat Awasi Korupsi), Syarif Hidayat kepada SetaraNews melalui pesan selulernya akan terus berkomitmen untuk tetap mengawasi proses tersebut.

"Kopak siap mengawal mutasi bila ada oknum BKD diklat yang main gratifikasi." katanya beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, "Ketelitian, kehati-hatian, dan waspada serta ikut peka untuk mengawasi aset pemerintah merupakan bentuk kepedulian ASN akan kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab." tambahnya.

Ia pun mengajak agar masyarakat dapat ikut bersama dalam mewujudkan ASN yang baik untuk negeri ini, "Bersama Kopak Indonesia kita wujudkan ASN yang baik." tandasnya.

Presma Tanggapi Aksi Terkait Kebijakan Parkir

Tidak ada komentar
SetaraNews.com-  Terkait dalam aksi hari ini yang dilakukan Persatuan Mahasiswa unswagati  Gerakan tanpa Mobil di kampus 3, Presiden Mahasiswa (Presma) Unswagati Cirebon menanggapi STATMENT yang di keluarkan oleh mahasiswa yang aksi tadi pagi, Presma mendatangi sekertariat Lembaga Pers Mahasiswa Semua tentang Rakyat (LPMS) mengatakan “ saya tidak pernah membuat keputusan sepihak apalagi menghianati dan berubah sebagai penjilat dari pihak Rektorat menanggapi STATEMENT tersebut, sebelumnya saya pribadi serta Badan Eksekutif Mahasiswa Unswagati (BEM U) sudah pernah menginformasikan untuk melakukan audiensi ke pihak rektoran serta para perwakilan mahasiswa yang di laksanakan pada tanggal 26 September 2014 tetapi pihak mahasiswa yang melakukan aksi tidak hadir dalam audiensi tersebut”. Tutur  Tumpas selaku Presma.

Serta menanggapi point 2 dalam surat edaran perihal pemberitahuan yang berbunyi “Untuk tempat parkiran kendaraan roda 2 di kampus 2 dan kampus 3 seluruhnya di arahkan ke areal parkiran kampus 4 dengan akses masuk dari jalan perjuangan samping SMK Parawisata Kosgoro samping kantor radar. Tumpas pun di sini sudah memberikan solusi dalam hal ini mengatakan “ untuk pembuatan parkiran di kampus 3 bangunan 2 lantai sedangkan kampus 2 lokasi parkiran di kampous 4 “.  Tambahnya.

Mahasiswa Lakukan Aksi Terkait Kebijakan Parkir Kampus 3

Tidak ada komentar
Unswagati, Setaranews.com – Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Unswagati Gerakan Tanpa Mobil di Kampus 3 Unswagati melakukan aksi pada pukul 10.00 WIB tentang kebijakan pihak kampus dalam masalah parkiran, aksi ini di ikuti oleh 3 fakultas yaitu fakultas keguruan dan ilmu pendidikan(FKIP) bahasa inggris,fakultas ilmu sosial dan politik (FISIP) dan fakultas Hukum.  Dalam aksi ini para mahasiswa memblokir area parkir dari fakultas FKIP b.inggris sampai FISIP di peruntukan agar kendaraan roda 4 di larang memasuki kawasan parkiran tersebut dan melakukan bebearapa orasi di dalam kampus.

Berdasarakan surat edaran perihal pemberitahuan no 848/UNIV/X/2014 tanggal 6 oktober 2014 terkait parkir yang di antaranya yaitu bagi mahasiswa di kampus 1 untuk tempat parkir roda dua bisa di gunakan di lahan parkir Nyi Iteung  Jl. Pemuda, Untuk tempat parkir roda dua di kampus 2 dan 3 di alihkan ke areal parkir kampus 4 melalui akses masuk dari jalan Perjuangan samping SMK Parawisata Kosgoro/samping kantor Radar, Area parkir kampus 3 semuanya digunakan untuk tempat parkir kendaraan roda empat

Menurut Kordinator lapangan ( korlap) Devateo mengatakan “fasilitas parkir motor tidak di luar kampus karena kurangnya keamanan dan terlalu jauh dari kampus yaitu letaknya di depan kampus 3 jl. Binawan 1, dan pada hari ini akan melakukan car free day (tidak ada mobil yang masuk dalam kawasan parkiran dari FKIP bahasa inggris sampai FISIP ini bentuk dari tanggapan surat edaran yang di atas”.

Di tegasakan juga melalui selebar STATEMEN yang di dapatkan bahwa hasil dari surat edaran ini para demonstran mengatakan sesungguhnya inilah bukti nyata Presiden Mahasiswa telah mengkhianati dan menjadi penjilat pihak rektorat dalam menyetujui keputusan dalam hal parkiran serta sudah bertentangan dengan statuta 2014 (jika sudah berlaku) BAB X pasal 66 ayat 2 point G serta pasal 25 ayat 2.

Mapala Gunati Akan Adakan MU Kepengurusan XVIII

Tidak ada komentar

Rabu, 08 Oktober 2014

Unswagati , Cirebon – SetaraNews.com  (08/10) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Gunati yang berada di Kampus 1 Unswagati melalui surat No: 155/MU/MGD-XVIII/USGJ/X/2014 mengundang kepada seluruh Organisasi Kemahasiswaan(Ormawa) Universitas Swadaya Gunung Jati.

Surat yang berisi undangan tersebut, intinya akan melaksanakan Musyawarah Umum (MU) Mapala Gunati Periode Kepengurusan XVIII.

Rencananya kegiatan Musyawarah Umum tersebut akan dilaksanakan pada hari Sabtu 11-12 Oktober 2014 bertempat di Ruang Fakultas Tekhnik.

Dalam acara tersebut akan dibahas Laporan Pertanggungjawaban Pengurus UKM Mapala Gunati Periode 2013-2014, pembahasan AD/ART, dan pemilihan ketua umum untuk kepengurusan selanjutnya.
Don't Miss
© all rights reserved
made with by setaranews